Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Saturday, January 30, 2016

Slayer Hijau Bercorak putih


sore yang mendung karena kata kamu sore itu habis hujan,
jalan raya digenangi air di beberapa tempat, bahkan ada sisi jalan yang berlumpur yang cukup membuat aku harus mengeset jadwal cuci roda duaku dalam waktu dekat
aku ingat jalan itu lebih ramai setahun yang lalu, dan kamu disana
di persimpangan itu mahasiswa berlalu-lalang, angkot mencari penumpang, pedagang berjubel mencari nafkah.

sore itu aku kehilangan slayer, entah jatuh dimana,
tapi kemarin aku menemukan slayer itu kembali, terselip di sisi tas, yang tidak luput dari pemeriksaanku, jadilah saat ini aku punya dua slayer yang wajib kusimpang baik-baik, satu berwarna hijau, satu berwarna ungu, slayer ungu yang kubeli dipinggir jalan sore itu.

dan kemarin itu juga bersamaan dengan ketemukan slayer itu kumenemukan dirimu disana
Read More...

Wednesday, March 26, 2014

Apa yang kamu Sukai dari Hujan?

Hujan selalu dikaitkan dengan memori seseorang, pengingat masa lalu, pengingat sebuah peristiwa, pengingat kampung halaman, dan pengingat- pengingat yang lain, sedih maupun senang. Mau di kota A atau di kota B, suara hujan tidak berubah, sensasi dan suasana saat titik-titik air menghantam genteng rumah/atap itu tetap sama, mungkin ini pula yang menyebabkan hujan bisa menjadi semacam pemicu untuk membuka memori lama. Meskipun demikian, walau suara dan sensasi hujan sama, memori yang terbuka tidak sama, mungkin bagi yang merantau pas hujan langsung teringat kampung halaman, mungkin pas hujan pula, kamu jadi ingat dengan seseorang, ingat dengan sebuah peristiwa, kisah hidup yang pernah kamu lalui, dan ingat akan hal lain apapun bentuknya. Hari ini Maret 2014 di tempat saya ternyata masih hujan. Pengen tahu juga kira-kira apa yang membuat kamu seneng dari hujan itu? dimulai dari saya :

Saat ada bau tanah terkena hujan
Saat ada wedang ronde diwaktu hujan
Saat hujan menghapus debu di jalan
Saat hujan bisa menghilangkan rasa asing
Saat jalanan jadi lancar karena hujan
Saat Kendaraan melintas dijalan yang terkena hujan
Saat hujan memenuhi kebutuhan tanaman
dst
Read More...

Monday, November 25, 2013

Hantu Penggerak Daun Pisang Depan Rumahku

Malam ini tetap kusebut kau itu “Hantu”
Sebuah sebutan yang sama dengan saat aku kecil dulu
Entah “Hantu” atau mungkin hewan yang sedang berlalu
Menggerakkan pelepah pisang waktu itu
Kau tau “Hantu”?
waktu kamu menggerakkan pelepah pisang itu, kamu berhasil menaikkan bulu kudukku
Kau gerakkan Pelepah pisang ke kiri dan ke kanan, padahal daun lainnya diam membisu
Kau tau “Hantu”?
Waktu itu kukira itu bukan kamu
Namun semakin kuperhatikan kusadari ternyata aku lebih suka menyebutmu“Hantu”
Yang berhasil menaikkan bulu kudukku.
Sebuah pemikiran si kecil yang sederhana di waktu itu
Dan Sekarang
Malam ini Hari Minggu pukul 23.30, kutatap tanaman-tanaman di depan rumahku
Melewati celah korden, jendela kamarku
Entah kenapa tiba-tiba kuingat kamu, padahal sekarang kamu sedang berlalu
Kemana kamu perginya “Hantu”
Aku merindukanmu,
Merindukan gerakan tak lazim daun pelepah pisang seperti waktu itu
Hingga sanggup menaikkan bulu kudukku
Kamu sekarang tidak menakutkan bagiku
Tahukah kamu kenapa?
Yap Betul
Mereka yang lebih menakutkan darimu
Boyolali, 25 November 2013
Semoga kita diberikan petunjuk, kekuatan dan diberikan barokah dari Allah SWT.
Read More...

Wednesday, July 6, 2011

Kebakaran

Dapet berita dari temen katanya kampus dibakar
dapet berita dari temen dua peleton brimob disiagakan
dapet berita dari temen itu keributan antar fakultas
dapet berita dari temen dua gedung terbakar

hujan turun dengan derasnya
menghapus amarah
menghapus benci
menghapus api yang membara

meredakan semuanya
brimobpun pulang
saya pun juga pulang
jalan menjadi tenang
hanya ada satu suara
suara ban berdecit di jalan raya

Malam ini Pattimura,
tenang, damai,
Sudahlah kawan untuk apa berperang
apalagi antar sesama negara
antar sesama kampus
antar sesama teman

raihlah impianmu,
ditengah lingkungan yang gelap
semoga kelak
engkau memperoleh jalan yang terang

Denger-denger sih
Read More...

Tuesday, July 5, 2011

SMS

Malam itu kau hanya mengirim beberapa kata di smsmu,
Hanya sapaan menjelang ingatan malam
dimana saat itu burung dapat terbang
tanpa tetesan langit menyapa

Malam ini cerah
bintang berkelipan, cahaya malam pun hinggap
mendung tak bisa dicegah,
dicaci dan dipuji

apapun yang terjadi
usaha dan doa selalu menyertai




Bikin puisi kok mikir, kata-kata apa ya nanti yang muncul, akhirnya pokoke nulis puisi, entah jelek atau baik. Karena seperti kita tahu puisi ya seperti itu, tidak terpatok-patok. Mungkin demokrasi juga adalah seni, bisa berubah-ubah, sesuai dengan seninya. Dan kita tahu sendiri ditangan merekalah seni itu bisa berhasil atau belum.

La ini kalau puisi mungkin saja tidak berhasil dalam memilih kata-katanya, bisa jadi malah menjadi rongsokan tulisan, dijadiin satu. oleh karena itu diperlukan evaluasi, review, perbaikan disana disini, mungkin bisa jadi kamu yang tahu kesalahan saya, atau mungkin saya yang tahu duluan. Tapi tahu duluan juga tidak selalu benar.
Read More...