Showing posts with label Blueline. Show all posts
Showing posts with label Blueline. Show all posts

Friday, January 9, 2026

Blueline BL21 Rp200k Sragen Cileduk Arus Balik Tahun Baru 2026


Selamat pagi, kali ini, saya catatkan lagi catper naik PO Blue Line, PO AKAPnya dari bus pariwisata Blue Star yang kini membuka kembali layanan AKAPnya. Bagiamana perjalananya? apakah ada upgrade setelah off beberapa bulan? masih ugal-ugalan? 1bagi yang penasaran silahkan simak terus tulisan di bawah ini.

Pencarian PO
Sebenarnya akan naik Rosalia Indah lagi, namun karena habis, terpaksa, mencari bus yang lain, kebetulan Blueline buka AKAP lagi, karena penasaran seperti apa pelayanannya apakah masih ugal-ugalan1 atau sudah berubah?, jadinya diputuskan naik ini saja.

Pencarian nomor agen
Agen Salatiga tercatat di hp saya +62 813-2521-4787. Namun itu masih dulu, sebelum PO ini off AKAPnya dan masih ragu itu apa bukan nomornya, untuk meyakinkan lagi, akhirnya cek postingan terdahulu1, saya cek nomor tersebut dengan nomor di lembaran tiket yang pernah saya catat di blog saya dulu, dan ternyata memang sama dan itu nomornya ya. Coba hubungi melalui Whatsapp, ternyata masih aktif, selanjutknya melakukan tranksaksi melalui transfer bank.

Oiya dari hasil penelusuran dan pengecekan melalui grup facebook, mendapatkan nomor beberapa agen blue line yang lain, ada agen ciledug pak heri 085887390966, dan agen pulo gebang 085719357337. Silahkan tuliskan di kolom komentar apakah nomor agen tersebut asli apa nomor penipu, karena Blueline sendiri tidak ada list/link tree nomor resmi yang terbaru, adanya nomor agen yang lama3, bahkan baru-baru saja, masih ada kejadian penipuan nomor agen di facebook.2.

Pencantuman nomor resmi penting, namun itu saja belum cukup, PO Rosalia yang sudah mencantumkan nomor resmi di websitenya saja, masih ada mengalami penipuan karena masih percaya nomor di google map, apalagi ini Blue Line yang tidak punya list resminya sama sekali. Namun memang jalan paling utama adalah jangan malas pergi ke terminal untuk memastikan daripada mencari melalui facebook atau google map. Kalau saya masih mempercayai nomor tersebut karena memang benar-benar tercantum di tiket resminya dan bisa dicek langsung1




Harga tiket
harga tiket entah ini harga promo atau harga reguler tidak disebutkan juga, yaitu Rp200k Salatiga ke Pulo Gebang
pembayaran melalui transfer bank dengan biaya transfer Rp1500,-

Bisa beli di situs online
saat tulisan ini ditulis, ternyata tiket blueline bisa dipesan online melalui tiket.com

Pilih menu (new)
hal yang baru kali ini, yaitu sebelum berangkat ditawari menu makanannya, terlihat menarik dan terlihat wah ya, walau rasanya entah bagaimana.


Okupansi penumpang
Bus yang saya tumpangi tertulis di sketsa tiket, memiliki jurusan Sragen Ciledug, okupansi penumpang h min 3 keberangkatan arus balik tahun baru 2026 masih terisi 14 kursi saja dari kapasitas 36 kursi, namun pada hari h terpantau penuh.


Catatan perjalanan
17:45 WIB
menunggu bus di titik awal, menunggu bus Solo Semarang sampai sekitar 25 menit, cukup lama juga ya, ternyata bus baru muncul sekitar 18:10 WIB, itu pun bukan Solo Semarang, tapi Sugeng Rahayu dari Surabaya.

18:10 WIB
Naik Sugeng Rahayu W7283, banyak penumpang berdiri. Ternyata tarikan busnya masih khas Suroboyonan, kencang, lepas Sruwen hujan deras turun, hal ini tak menghentikan semangat bus melaju kencang.

Kabar bagus buat PO lokal Solo Semarang?
saat naik Sugeng Rahayu ini dengan tarif harga Rp10.000,-, tidak diberi tiket, entah ini kebijakan po atau apa, menurut kamu ini kabar bagus atau kabar buruk buat po lokal Solo Semarang?

18:35 WIB
Sampai di Tingkir, turun di lampu bangjo karena bus tidak masuk terminal. cuaca rintik, lanjut berjalan menyeberang jalan ke Terminal, langsung naik ke lantai 2, tempat kumpulan agen.

Naik ke lantai 2, ketemu agen
Penampakan tiket, aneh juga bayar Rp200.000,- tapi dapat kelas Patas yang harganya Rp190.000,-, entah apa sebabnya ya, silahkan yang berkomentar kira-kira apa penyebabnya ya.


dan ini nomor agennya, secara desain dan tampilan, masih seperti dulu, entah nomor nomornya ada yang berubah apa tidak semenjak off


Selesai agen, langsung menuju ruang tunggu yang ternyata sudah ramai.


Salah naik Bus
Oleh agen saya diminta naik bus kelas Patas yang tulisan di tiketnya Rp190.000,- itu.
Menunggu di ruang tunggu bawah, muncul bus BL21 kelas bisnis, ternyata nama saya dipanggil, bahkan dengan nomor seat, dan tujuan sama, namun tetap tidak diperbolehkan naik agen karena menurut agen, saya harusnya naik kelas patas, anehnya, agen juga terus menerus memanggil nama saya, dengan kursi yang sama dengan tiket saya, dan tujuan yang sama dengan tiket saya.

Aneh juga agen di Salatiga ini bingung sendiri ha ha, padahal secara probabilitas sangat kecil kemungkinannya, ada dua orang di dunia ini, dengan nama sama, berangkat dari terminal yang sama, berangkat pada hari yang sama, menuju kota yang sama, bahkan nomor kursinya pun sama, itu bisa terjadi.

Ya seperti yang kita duga, sampai kering petugas yang memanggil-manggil, tetap tidak muncul orang tersebut, akhirnya bus berangkat meninggalkan "orang" tersebut.

Beberapa saat kemudian, saya dikabari kalau harusnya bus saya benar BL21, bukan Patas, sudah bener busnya yang tadi, akhirnya diikutkan bus berikutnya yaitu BL03 sampai rumah makan.

Keuntungan bagi saya karena bisa merasakan dua armada sekaligus pada perjalanan kali ini ya.



BL03

20:45 WIB
Berangkat dari Terminal Salatiga naik BL 03, okupansi BL03 hampir 90% terisi,

Bus BL03 Bocor
malang nasib penumpang 2D yang basah barangnya, karena terkena kebocoran air hujan. ternyata body BL3 ini bocor di bagian samping, tepatnya di posisi tiang jendela, penumpang menggerutu di dalam bus, sambil menyumpal lubang tersebut dengan korden bus. Kru berjanji menyampaikan masalah tersbut di rumah makan agar segera ditangani.

Beruntung bus hanya mampir di Agen Ungaran dan Banyumanik, sebelum sampai Rumah Makan Sari Rasa.

22:45 WIB
BL03 sampai Rumah Makan Sari Rasa, di rumah makan hanya terparkir 1 Blue Line, BL21, penumpangnya terpantau masih belum selesai makan. Ternyata kok selisihnya tidak lama ya, padahal tadi berangkatnya 40 menit lebih dulu dari Tingkir.

Menu bervariasi sesuai pesanan
saat mengambil makanan, ternyata makanan sudah siap, hanya saja, sayang sekali, makanan sudah dingin.


23:10 WIB
Berangkat dari Rumah Makan Sari Rasa naik BL21.

Sekilas interior BL21


23:20 WIB
Berhenti sekitar 15 menit, sebelum pintu tol Weleri, entah apa tujuannya tidak jelas.
Perjalanan di tol
Entah bus ini masih ugal-ugalan/kencang seperti dulu atau tidak, tidak bisa teridentifikasi karena posisi duduk saya yang di belakang. Saya pun memilih tidur, meskipun tidak benar-benar tidur ya, ya namanya juga di dalam kendaraan.

Suara gardan khas mobil lama yang berisik
suara gardan bus ini nyaring sekali ketika berada di kecepatan atas, mungkin sekitar 50 kmh ke atas muncul suara tersebut.


04:25 WIB
Mampir di Rumah Makan Markoni, entah ini tidak jelas mau berhenti lama apa cepet ya, jadinya penumpang bingung mau turun apa tidak, harusnya ada pengumuman ya, minimal perkiraan berapa lama berhenti. Tapi bagi yang terbiasa seharusnya sudah tidak bingung.

04:40 WIB
Ternyata bus hanya berhenti untuk cek penumpang saja, walau begitu penumpang yang ke toilet tetap ditunggu, total waktu berhenti sekitar 25 menit karena menunggu penumpang ke toilet tadi, ada juga penumpang yang turun membeli kopi di pagi hari.

05:10 WIB
Menurunkan penumpang di Cikopo, Cikampek

Masuk tol bayar 2 kali di GT Cikopo dan GT Cikampek
Oiya terpantau saat menuju jakarta dari Cikopo ini ternyata melewati gerbang tol dua kali dengan jarak yang dekat, yang pertama pintu tol Cikopo, yang kedua bayar lagi di pintu tol Cikampek. Entah kenapa bisa dua kali ya, mungkin ada yang tahu?

05:50 WIB
Menurunkan penumpang di Karawang Barat, lepas Karawang Barat, langsung disambut kemacetan, diperkirakan google map bisa lepas macet setelah 35 menit via tol, realitanya lebih dari itu, kali ini google mapnya bisa nguawur juga, silahkan baca di bawah.
disini terpantau ujung kemacetan masih di Karawang Barat



07:15 WIB
Sampai 1,5 jam, masih terjebak macet, bahkan terpantau kemacetan saat ini ekornya mencapai Karawang Timur, terbukti kali ini google map nguawur estimasinya, estimasi 35 menit lepas macet, eh sudah 1,5 jam masih posisi macet.


07:30 WIB
lepas macet, alasannnya ternyata...
ternyata tidak ada kejadian apa-apa di ujung kemacetan, murni hanya penyempitan lajur saja, tidak tampak kejadian kecelakaan, hanya tampak beberapa truk besar yang parkir di bahu jalan,
ternyata hal seperti ini saja bisa membuat macet sampai Karawang Timur. Mungkin efek arus balik ya.

07:35 WIB
Cikarang barat, turun di pinggir tol, di bawah kolong jalan, entah ini penumpang nanti naik dari mana.

07:50 WIB
macet masuk bekasi timur
Banyak PO lain juga telat
disini terpantau banyak PO lain telat masuk Jakarta. ada PO Mawar jurusan Surabaya Malang Jakarta, PO Rosalia Indah Madiun, Semin juga baru sampe sini. Mtrans Kediri juga baru sampai sini.

08:00 WIB
Baru bisa menurunkan penumpang di agen Bekasi Timur



08:30 WIB
Baru bisa lepas dari kemacetan Bekasi Timur, butuh waktu sampai 30 menit hanya untuk menurunkan penumpang di sini ya.

08:45 WIB
Sampai finish di Terminal Pulo Gebang

Bayar parkir motor Rp29.000,- dari Jumat malam sampai Senin pagi, atau 2 hari 12 jam


09:20 WIB
Sampai tujuan, perjalanan hanya sekitar 30 menit karena memang tidak ada macet.

Biaya
Bus Sugeng Rahayu Rp10K
Bus Blue Line Rp201K
Parkir motor Rp29K
Total Rp240K

Kesimpulan
Reviu Blue Line BL21 AC Toilet, Suspensi Udara, Reclining seat, arm rest, non leg rest, non footrest, non snack, makan 1 kali sesuai pilihan menu, non USB charger.

Agen
-Belum ada list agen terbaru sejak buka AKAP lagi, sempat harus mencari di facebook, yang rawan penipuan
-Salah kelas bus, bayar bisnis dapatnya patas, namun akhirnya direvisi lagi sesuai pembayaran, yaitu kelas bisnis

Perjalanan
-Sering berhenti tidak jelas untuk apa
-tidak ada pengumuman berhentinya buat apa, lama apa cepat, bisa ke toilet apa tidak, seperti saat di Markoni, jadinya bagi yang pertama naik pasti bingung mau turun apa tidak
+Kru tidak merokok di dalam bus +-Ampiran banyak, tapi wajar dan bisa diterima karena sudah ada jalan tol

Armada Bus
-Suara gardan muncul di kecepatan atas
-tidak ada colokan usb charger di atas penumpang, namun sebenarnya bisa colok di samping sopir, atau cas penuh sebelum berangkat
-harus mampir isi solar, apesnya dapat rest area yang muacet hari libur tahun baru, BL21 sampai menghabiskan 1,5 jam hanya buat antri isi solar.
-Ada unit yang bocor saat hujan seperti BL03
-menurut pendapat pribadi, tebalnya kursi tidak menggambarkan empuknya kursi ya, selama ini banyak kursi yang hanya menghabiskan space saja.
+Suspensi udara
+Single glass

Agen Terminal Bekasi Timur
-Akses masuk dan keluar macet, bahkan bisa sampai 40 menit di agen ini, terpantau penyebabnya karena lampu merah dan banyak bus berputar arah. Solusinya tentunya membuat fly over, atau para agen di sini patungan membeli tanah untuk dijadikan kumpulan agen, ruang tunggu dan akses berputar bus.

Akhir kata, terima kasih kepada para pembaca sekalian dan para pihak yang berperan dalam perjalanan kali ini sehingga sampai tujuan dengan aman.


Referensi
1https://myspacenote.blogspot.com/2023/03/blue-line-bl10-jakarta-salatiga.html
2https://www.facebook.com/groups/214887290190710/posts/1394753862204041/
3https://www.instagram.com/p/Ck-PDuKvZF3/?img_index=3
Read More...

Saturday, January 6, 2024

Perjalanan Blue Line BL09 Salatiga Jakarta Arus Balik Natal Tahun Baru 2024


Selamat malam semuanya, Kembali lagi saya akan menulis catatan perjalanan lagi naik bus, memang ya, saat ini berbagai PO bus bermunculan dengan berbagai macam rutenya berikut fasilitasnya. Beberapa pernah saya coba dan saya reviu dalam bentuk tulisan dan gambar yang bisa baca sendiri dengan mengklik tag bernama "catper". Nah kali ini saya akan mereviu lagi bus Blue Line kelas Eksekutif, kira-kira fasilitasnya apa saja ya? bedanya sama kelas eksekutif plus1 apa ya? silahkan simak terus tulisan di bawah ini.




Pemesanan tiket
Pemesanan dilakukan H-5 keberangkatan momen nataru, saya coba tanya agen melalui WA, apakah masih? ternyata masih ada, namun tinggal kursi di bagian belakang saja, akhirnya satu kursi deret 7 berhasil saya amankan, Untuk nomernya dapat dari mana? bagaimana cara mencarinya bisa melihat postingan sebelumnya1, Harga tiket Terminal Tingkir ke Jakarta momen nataru dipatok Rp.255.000,-, pembayaran bisa transfer ke Bank BRI, bila beda bank, biasanya akan ada tambahan biaya administrasi, contohnya dari Mandiri ke BRI maka ada tambahan biaya Rp.2.500,-. Keberangkatan dijadwalkan pukul 19:00 WIB.

Hari H Keberangkatan
Saya datang jam 19:00 langsung menuju loket Blue Line yang berada di lantai 2. Selembar tiket kemudian diserahkan kepada saya, ternyata estimasi kedatangan mundur menjadi sekitar jam 19:30 WIB.

Sembari menunggu saya sempatkan foto-foto dan absen dulu apa saja yang ada di terminal Tingkir ini ya

Papan nama agen diseragamkan, namun....
Terpantau papan nama agen sekarang dalam kondisi diseragamkan warnanya, namun beberapa malah tidak mencantumkan informasi nomor handphone ya, padahal saya pengen mencatat nomor2 PO yang belum pernah saya coba, alhasil hanya mencatat seadanya saja, seperti Nomer agen PO Agung Sejati 085329102810. Kemudian saya turun ke bawah menuju ruang tunggu.


Keramaian arus balik Nataru Desember 2023
Kondisi terminal ramai, terpantau kursi yang tersedia sudah tidak mencukupi. Memang aneh ya, terminal sudah dibuat bagus dan terlihat mewah, namun kebutuhan pokoknya malah tidak terpenuhi. Memang orang Indonesia lebih suka hanya memikirkan estetika saja tanpa memikirkan kebutuhan yang seharusnya itu malah ada, terkurung dalam birokrasi yang rumit, karena mungkin pengadaan kursi saja harus mendapat persetujuan ini itu, padahal secara kasat mata jumlah kursi sudah tidak sebanding dengan kebutuhan, penumpang duduk seadanya dimanapun berada.

Hanya satu yang cerdas pada desain Terminal ini, yaitu lokasi toilet dekat dengan parkir bus, sehingga mereka di atas bus yang pengen ke toilet tidak perlu jauh-jauh meninggalkan bus saat berhenti.


Beberapa PO yang parkir disini, ada Rosalia Indah 202 datang jam 19:15 WIB


Hasta Putra terpantau parkir di jam 19:20 WIB



Sindoro Satria Mas dengan aksesoris yang meriah, terpantau berangkat jam 19:20 WIB



Rosalia Indah lagi Madiun Solo Merak jam 19:20 WIB


PO Semeru yang PO Baru membuka rute baru menggunakan kelas sleeper datang jam 19:30 WIB


Pariwisata SS Traveling terpantau parkir jam 19:40


PO Agramas jam 19:55 WIB


Harapan Jaya livery kamuflase double decker yang lewat jam 20:00 WIB


Blue Star entah lupa BL berapa


Blue Line BL 06 datang jam 20:00 WIB
Blue Line BL 18 datang jam 20:05 WIB


Akhirnya datang juga bus yang saya naiki
Bus datang sekitar jam 20:15 WIB, telat 1,25 jam dari jadwal semula. Namun untuk ukuran bus masih bisa dikatakan wajar telatnya, tidak wajar ketika telat 3 sampai 4 jam seperti yang pernah saya alami dulu sekitar tahun 2018 atau 2019 saya lupa, pernah naik Sudiro Tungga Jaya, telat sampai 3,4 jam, ternyata usut punya usut berdasarkan informasi kernet, bus barusan dari arah barat puter walik owalah, alias masih menerapkan sistem puter walik, sistem yang menguntungakan PO, namun sangat merugikan penumpang karena bisa telat sampai sehari dan harus ijin atau cuti. Entah untuk saat ini PO ini apakah masih menerapkan hal seperti itu, atau tidak, belum mendengar kabarnya. Sedangkan bus yang saya naiki ini tidak menerapkan sistem puter walik di momen natal tahun baru liburan panjang ini, jadinya wajar tidak telat.

Reviu Bus
Bus menggunakan bentuk Jetbus HD, dengan mesin Mercedez Benz berjulukan Ratu Alisya dan yang terpenting sudah menggunakan suspensi udara.


20:15 WIB
Bus berangkat dari terminal tingkir dengan okupansi penumpang sudah full dari Terminal Tingkir, jadinya langsung menuju rumah makan Sari Rasa Kendal via tol

Reviu Interior Bus
Kondisi kabin di dalam


Bus Malam Tanpa selimut
Ternyata di kelas ini, tidak ada fasilitas selimut, jadinya saya coba mengakalinya dengan menutup kepala dengan kain slayer agar terhindar dari hembusan AC, dan kuping ditutup menggunakan earmuf, cara ini terbukti ampuh bagi saya membantu mengurangi kebisingan.

Footrest yang membantu sekali

Ini adalah pendapat objektif saja ya, jadi untuk ukuran saya dengan tinggi sekitar 160 cm, ternyata saya lebih nyaman menggunakan footrest model seperti ini


namun sayang sekali saya mendapatkan footrest dalam kondisi rusak, sehingga tidak bisa diatur ketinggiannya sesuai kebutuhan, ya masih bisa dipakai sih, namun hanya posisi yang paling bawah, karena memang kebutuhan penumpang berbeda tergantung tinggi tubuhnya, contohnya sesuai pengalaman, penumpang dengan tinggi 150 cm biasanya merasakan pegal di paha jika posisi kaki gantung, makannya butuh footrest dengan settingan paling tinggi, dan sebagainya.

footrest jika kondisinya masih bagus seharusnya bisa di-setting ketinggiannya seperti ini


Kekurangan dari model footrest ini yaitu menurut saya desainnya masih kurang lebar, kaki masih harus rapat ke tengah.



kru kemudian membagikan snack dan akua yang terdiri dari kacang atom, roti, permen, dan akua







21:50 WIB
Istirahat di Rumah Makan Sari Rasa selama kurang lebih 50 menit.
Disini turun lalu menuju rumah makan, saya lalu menyerahkan kupon makan kepada petugas, menu makannya ada dua pilihan, nasi rames, atau pop mie, untuk menu nasi rames termasuk standard ukuran bus malam, ayam dengan tekstur keras, dijatah 1, sayur, dan lauk lainnya, standard. Saya ingat dulu disini juga pernah menjadi tempat istirahat Rosalia Indah kelas Non AC, yang di tahun 2006 saat itu harga tiketnya masih Rp.60.000,-, berarti sudah lama juga, namun ternyata belum ada perkembangan yang berarti, apa itu?


Saat hujan belum dilengkapi kanopi
saat akan berangkat, ternyata hujan mengguyur deras, ternyata posisi naik bus dalam kondisi hujan deras, tanpa kanopi. wah padahal sudah berdiri bertahun-tahun, namun hal sepele seperti ini terabaikan dan belum ada perkembangan, padahal di luar sana rumah makan bermunculan dan sedang berlomba-lomba menyajikan pelayanan maksimal, dari rasa makanan, kebersihan, dan lain sebagainya.

Solusi yang ada, bus harus digeser di lokasi yang teduh, menyerong.

22:40 WIB
Melanjutkan perjalnan kembali,
Saatnya menguji fasilitas bus malam yang sesungguhnya, jadi ini bukan masalah gede gedean cc mesin, atau desain bus seperti apa, nyenyaknya tidur menjadi faktor nomor satu bagi saya, karena berpengaruh pada kesehatan dan aktivitas di hari berikutnya.
Saya mencoba tidur dengan posisi rebah sedikit, ditambah dengan memanfaatkan footrest, ternyata masih lebih nyenyak tidurnya di bis ini dibandingkan perjalanan sebelumnya3, mungkin ergonomi kursi dan kaki sudah sesuai dengan postur tubuh saya, jadinya bisa lebih nyenyak. Jadi intinya apa yang dikatakan di youtube belum tentu semua orang pas. Contohnya pernyataan "penumpang lebih suka bus bertopi, kenyataannya tidaklah demikian, contohnya bus ini full seat juga.


04:00 WIB macet cikrang

entah ini kenapa, macet yang dirasakan bukan tipe macet antri jalan tol yang sedikit sedikit bisa maju, namun macet ini benar-benar sampai berhenti tidak bergerak sama sekali, analisa awal ada kecelakaan yang memblokir jalan tol,
Bus tidak diparkirkan mepet ke depan, memberi space untuk geser ke kanan, akhirnya setelah ditunggu 15 menit tidak bergerak sama sekali, diputuskan penumpang sini diturunkan di pinggir jalan tol, karena kendaraan di depan tidak bergerak sama sekali. Kalau saya hitung penumpang tersebut masih harus berjalan kurang lebih 1 km sampai pintu tol, cukup membakar kalori juga.

Update info beberapa hari kemudian2, ternyata diketahui penyebab macetnya cikarang karena ada truk mogok di tikungan, kemudian ditambah ada bus Murni Jaya nyangkut saat akan melewati truk mogok tersebut, sehingga menyebabkan stuck,

pantauan google map, sekitar Pukul 05:30 pagi, atau 1,5 jam kemudian, kemacetan sudah terurai ditandai dengan jalur yang sudah berganti warna hijau.


04:25 WIB
Pintu tol Bekasi timur, lalu langsung putar balik

04:40 WIB
Sumber Arta
Saat masuk Sumber arta ini terpantau bus harus muter muter dulu

04:50 WIB
Pulo Gebang
Sampai di Pulo Gebang, ternyata banyak juga yang baru sampai sini, bahkan saat masuk parkiran harus antre sekitar 5 sampai 6 bus.
Turun Bus langsung menuju mushola untuk sholat subuh. Sedangkan bus diketahui melanjutkan menuju Pasar Rebo


05:00 WIB
Trans Jakarta Pulo Gebang Kampung Melayu angkatan pertama
angkatan pertama trans jakarta jurusan ini ternyata banyak sekali penumpangnya, bahkan sampai berdesak-desakan, benar-benar moda transportasi yang nyaman.


Rekap
Blue Line Kelas Eksekutif

Fasilitas
AC Toilet
Snack+Air Minum, Makan 1 kali
Reclining Seat
Footrest
Arm Rest

Suspensi udara

Tanpa Selimut

Kelebihan
+++walau fasilitas minim, kombinasi ergonomi kursi, suspensi udara, dan suhu AC, nyatanya lebih bisa membuat tidur nyenyak daripada perjalanan sebelumnya3
++tidak menerapkan sistem puter walik, jadi tidak telat
+AC tidak terlalu dingin, tidak terlalu panas, pas, sesuai kebutuhan yang tanpa fasilitas selimut.
++Laju bus kalem, tidak terlalu ngebut, namun ini masih bisa diperdebatkan, karena posisi saya berada di deret belakang, jadinya belum bisa menganalisis kecepatan dan cara sopir membawa bus, namun yang dirasakan secara umum kecepatannya terpantau kalem, cocok buat istirahat.
+sudah bersuspensi udara


Kekurangan
--beberapa footrest rusak di bagian pengunci pijakan, atau sudah dol, sehingga pijakan tidak bisa diatur ketinggiannya sesuai kebutuhan penumpang, masih bisa dipakai, namun hanya bisa diatur di posisi yang paling rendah.
- desain footrest menurut saya masih kurang lebar
- Tidak ada selimut
- waktu istirahat yang terlalu lama, 50 menit, seharusnya 30 menit saja sudah cukup, entah apa alasannya, mungkin sedang merencanakan jalur dimana yang macet dimana yang lancar, karena malam nataru
- Armada masih sedikit, belum ada informasi Bus Cadangan, bila armada utama trouble
- Toilet sempit, ya memang semua bus toiletnya sempit, tapi di bus ini masih ditambah ember di tempat berdiri.
- Belum ada gps posisi bus memantau bus sampai mana, akan lebih bagus lagi bisa dipantau sampai mana agar tidak galau agen/penumpang yang menunggu
- Rumah makan belum ada kanopi, pelindung hujan, jadinya bus harus digeser ke kanopi teduh


1https://myspacenote.blogspot.com/2023/03/blue-line-bl10-jakarta-salatiga.html
2https://www.youtube.com/watch?v=C1p_oz1J7P8
3https://myspacenote.blogspot.com/2023/12/mengulas-perjalanan-po-baru-po-sembodo.html
Read More...

Friday, July 7, 2023

Blue Line Salatiga Pasar Rebo Sampai 14 Jam Arus Balik Idul Adha 2023


Melihat judulnya saja seharusnya sudah jelas ya, ini blog bercerita tentang apa, namun kali ini saya akan catatkan saja perjalanan yang lain daripada biasanya ini, karena perjalanan yang biasanya ditempuh dengan waktu 7 sampai 8 jam via tol, bisa telat hampir 7 jam, gara-gara apa? silahkan disimak saja catper berikut ini ya.


Pesan tiket
seperti biasa pesan tiket melalui Whatsapp, saya mencari nomor agen dari selembar tiket yang saya beli dulu1. disana tertera agen
salatiga, dan ternyata cukup responsif menjawab dan bisa melakukan transfer bank.
Harga tiket ternyata masih normal, tidak mengalami kenaikan, yaitu Rp.245.000,- jika sebelumnya2 mengalami kenaikan Rp.15.000,- ya.

Hari H keberangkatan
Bus dijadwalkan datang jam 19:00 WIB, sambil menunggu saya coba abadikan kedatangan bus bus di Terminal Tingkir Salatiga ini


19:20 WIB Eka cepat surabaya
19:30 WIB Cahaya Trans
1930 WIB Putra Remaja
19:45 WIB Sugeng Rahayu Cirebon
19:48 WIB Laksmi langgeng
19:48 WIB Sindoro Satria Mas
Ternyata sempat juga ada bus tua yang sedang jalan pariwisata yang berhenti di sini

Kondisi Terminal Salatiga yang sesak, membutuhkan kursi tambahan sebenarnya ya




19:50 WIB
Bus baru datang, dengan kode BL 007 seperti sebelumnya,
Bus ternyata menggunakan mesin langka Mercedez Benz 1632 OH, dengan body SHD
Jurusan Matesih Parung



19:55 WIB Berngkat dari Terminal Tingkir
21:00 WIB Lampu Merah Krapyak
22:05 WIB Rumah Makan Sari Rasa
22:50 WIB berangkat dari Rumah Makan
05:00 WIB Subang (Efek macet dari Cirebon)
06:20 WIB GT Cikampek
07:25 WIB Cikarang Barat
07:45 WIB Exit Tol Bekasi Timur
07:55 WIB agen bulak kapal
08:20 WIB sumber artha
08:30 WIB Pulo Gebang
09:00 WIB pasar Rebo

Kesimpulan
Blue Line BL 007 Matesih Parung
Harga tiket Rp.245.000,-

Fasilitas
AC, Toilet, leg Rest, arm rest, selimut, makan 1 kali, non snack, non akua,


Kelebihan : sudah air suspensi, driver santai, jadi tidur lebih nyaman
Kekurangan : belum ada footrest yang bisa di adjust ketinggian sesuai tinggi dan kebutuhan penumpang, karena ada penumpang dengan tinggi 160 cm yang jika hanya leg rest, paha menjadi pegal,

1https://myspacenote.blogspot.com/2023/03/blue-line-bl10-jakarta-salatiga.html
2https://myspacenote.blogspot.com/2023/06/perjalanan-blue-line-pasar-rebo-boyolali.html
Read More...

Friday, June 30, 2023

Perjalanan Blue Line Pasar Rebo Boyolali


Selamat siang semuanya, kali ini saya akan mencatatkan lagi catatan perjalanan catper menggunakan armada bus Blue Line Parung Madiun. Saya naik dari Jakarta Pasar Rebo dan turun di Pasar Ampel Boyolali yang dilakukan pada malam Idul Adha 2023, bagaimanakah situasinya? kelebihan dan kekurangan bus ini, apakah ada perkembangan dibandingkan trip sebelumnya1 ataukah sama saja, silahkan simak terus tulisan di bawah ini.


18:35 WIB
Tiba di Pasar Rebo
Baiklah untuk pra perjalanan kurang lebih sama dengan trip sebelumnya1 ya, menuju tempat penitipan motor, untuk tarif dan keterangan parkir motor bisa dilihat di trip sebelumnya dengan link yang berada di bawah ya, hanya saja bedanya saat ini tempat penitipan motornya terpantau lebih penuh, bahkan sampai parkir di gangnya, namun masih bisa menampung.

Kemudian langsung menuju loket agen Blue Star/Blue Line, sampai di agen ternyata baru diinformasikan ada kenaikan Rp.15.000,-, sehingga saya harus membayar kekurangannya. Sebelum membayar saya diminta wa agen dulu ya (mungkin biar gak salah orang), setelah bayar, selanjutnya saya mendapatkan selembar tiket, yang di dalamnya juga ada informasi nomor agen yang bisa dihubungi. Fotonya bisa dilihat postingan sebelumnya juga1

Menunggu di depan warung agen, terpantau beberapa bus melintas di malam itu, ada Blue Line BL 08, Agra Mas, dan masih banyak lagi, polisi juga terlihat berjaga disitu, menghalau bus-bus yang parkir. Bus bus Cianjuran yang biasanya ngetem lama disitu juga ikut diminta langsung jalan. Begitu sibuk Pak Polisi mengatur jalan tersebut. Kondisi penumpang lebih ramai dari biasanya, ya maklum karena ada libur panjang juga.

19.00 WIB
Bus tiba, di Pasar Rebo, Bus menggunakan mesin Mercedez Benz, 30 seat, dengan model SHD dengan julukan Mongli. Entah ini Blue Line berapa karena kode busnya yang terlalu kecil, jadinya saya sempat harus mendekat dulu BL berapa ya. dan ternyata BL 007 sesuai tiket. Saya dan beberapa penumpang langsung naik, Okupansi penumpang sekitar 75 % saja dari kapasitas kursi sekitar 30 kursi.

19:30 WIB
Bus mampir di Pulo Gebang, di Terminal ini, informasi terakhir yang saya dapat, harus memperlihatkan sertifikat vaksin jika naik dari sini, untuk sekarang saya kurang update. Naik dari sini sekitar 5 penumpang. Bus tidak berhenti lama disini.

20:05
Mampir agen akses tol Cikarang
dari sini bus mulai terisi penuh.
kondisi agen disini ternyata cukup ramai juga ya.




21:50 WIB
Sampai di Rumah Makan Markoni di Subang, disini saya tukarkan potongan tiket dengan nasi, sate, tempe mendoan, dan sayur sop, berbeda dengan sebelumnya, rasa mendoan di sini ternyata sudah pas menurut saya, entah untuk prasmanan bus lain apakah sama atau beda ya. karena prasmanan nasi dibedakan jenis busnya. Disini terpantau beberapa bus seperti Gunung Mulia, Nusantara, Raya.


istirahat kurang lebih 30 menit, namun saat panggilan penumpang melalui speaker tidak terdengar jelas dari mushola karena tertutup suara mesin bus, jadinya pastinya berpotensi penumpang telat dipanggil ya.


Jalannya bus ini sudah tidak sengebut perjalanan sebelumnya1, kondisi jalan juga ramai lancar, walaupun ramai, terpantau beberapa bus terpantau masih ada yang bisa menyalip-nyalip di tengah padatnya jalan, namun bus saya ini tidak tergoda untuk ikut ngebut ya (Mungkin manajemennya sudah membaca trip report sebelumnya saya1, atau karena memang tergantung masing masing kru bus ya, ada yang banter ada yang kalem). Terpantau malam itu bertemu bebearapa bus seperti bus 27 Trans yang ternyata cepet juga jalannya, juga ada Haryanto, selain itu tidak terpantau bus apa saja, karena saya sendiri lebih memiliih istirahat.

03:30 WIB
Bus menurunkan penumpang di depan terminal Bawen

selain itu juga sempat menurunkan penumpang di pinggir tol di Salatiga, karena daripada penumpang harus ke Terminal Tingkir yang tentunya lebih jauh.

03:50 WIB
Bus keluar tol melalui pintu tol Salatiga, kali ini bus tidak mampir garasi Salatiga dulu, langsung menuju Solo melalui jalur non tol.

04:00 WIB
Sampai di Pasar Ampel

Harga Tiket Idul Adha Rp.260.000,-, harga tiket normal Rp.245.000,-

Fasilitas
AC, Toilet, kursi rimba kencana dengan tengah dari beludru, tidak dingin, hangat dilengkapi leg rest,
makan 1 kali, tanpa snack, tanpa akua

Kelebihan
Sudah Air Suspensi
Relatif on time, jadwal jam 18:30 WIB, bus datang jam 19:00 WIB

Kekurangan
Belum ada footrest yang bisa disesuaikan ketinggiannya sesuai dengan kebutuhan penumpang, karena kursi bus saat ini belum mengakomodir orang dengan tinggi 165 cm, (karena kaki akan gantung).

Terima kasih kepada para pembaca sekalian yang sudah membaca catatan saya.

Referensi
1https://myspacenote.blogspot.com/2023/03/blue-line-bl10-jakarta-salatiga.html
Read More...

Saturday, March 25, 2023

Blue Line BL10 Jakarta Salatiga



Selamat siang semuanya, kali ini saya akan menulis lagi catatan perjalanan menggunakan PO Bus Blue Line jurusan Jakarta Salatiga, Ini merupakan pengalaman pertama saya mencoba PO ini ya, jadinya cerita akan dimulai awal sekali dari pencarian nomor agen, jadinya tentu memiliki perspektif tersendiri bila dibandingkan reviu youtube kebanyakan.
PO ini bisa dibilang PO Baru dalam membuka jalur AKAP karena baru membukanya sekitar setahun yang lalu, sebelumnya PO ini hanya membuka PO Pariwisata saja dengan nama Blue Star. Kemudian membuka AKAP dengan nama awalnya sama, Blue Star, entah karena regulasi atau karena apa, AKAP Blue Star kemudian berubah namanya menjadi Blue Line, namun dengan livery yang sama. Jadinya bila naik Blue Line ini kesannya malah seperti naik bus pariwisata ya karena livery yang sama seperti Blue Star tadi. Kira-kira detail perjalanan dan pelayananya seperti apa ya? silahkan baca terus tulisan di bawah.


Pencarian nomer agen tiket bus
PO Blue Line memang tidak menyediakan situs resmi untuk bus akapnya, yang ada hanya website bus pariwisatanya BlueStar, jadinya pencarian tiket harus melalui datang langsung ke agen/terminal. Namun saya tetap memilih mencari melalui media sosial karena jarak lokasi saya dengan agen cukup jauh, sekitar 15 an Kilo meter.

Di media sosial facebook, ketemulah sebuah Grup Blue Line yang di dalamnya ada nomor yang bisa dihubungi, saya pun mencoba menghubungi nomor yang tertera di facebook tersebut, yang ternyata cukup responsif menjawab, walaupun jawabannya tidak langsung detik itu juga ya, harus menunggu beberapa menit. Dari sini didapatkanlah nomor Agen Pasar Rebo namanya Pak Iwan +62 852-1659-3907.

Ini agen asli apa abal-abal?
Memang mencari nomor agen hanya dari sebuah grup facebook memiliki risiko penipuan, karena bisa saja nomor yang tertera di media sosial facebook bukan nomor agen, tapi nomor penipu yang mengaku agen. Misalnya seperti pengalaman kemarin saat mencari nomor agen Rosalia Indah dari google map1, yang ternyata malah mendapat nomor yang mengaku agen, kecurigaan saya muncul ketika agen Rosin abal-abal ini minta foto KTP dengan alasan untuk registrasi. Masuk akal juga, namun jarang dilakukan agen bus.

Back to the laptop, tips yang lain apakah agen ini asli apa abal-abal bisa dengan membaca isi grup facebook, apakah ada komentar-komentar yang mempermasalahkan nomor tersebut misalnya ya.

alasan kedua yang meyakinkan ini agen asli, yaitu saat si agen memiliki screenshot aplikasi booking kursi, dengan jumlah sisa kursi yang sama dengan di website redbus. Tips dan trik mencari nomor agen secara online kapan-kapan akan saya buat catatan tersendiri ya.

Bisa dipesan di redbus ya? Kenapa tidak beli di Redbus?
PO ini sebenarnya juga menyediakan pemesanan tiket melalui redbus, hanya saja saya males dengan risikonya yaitu:
- Pemesanan tiket di redbus akan ada biaya tambahan
- Pemesanan tiket di redbus memiliki risiko salah kelas bus, karena redbus tidak akan memberitahu kita mana kala bus berganti kelas
- Pemesanan tiket di redbus juga memiliki risiko salah jam berangkat, karena redbus juga tidak akan memberi tahu kita saat bus telat
- Redbus ini milik asing/luar negeri
jadinya aplikasi redbus masih belum mengakomodir hal-hal tersebut, masih setengah-setengah melayani, jadinya saya lebih memilih melalui cara pesan Whatsapp agen langsung, lalu bayar transfer/cash saat berangkat.

Pemesanan kursi
Pemesanan kursi H-3 keberangkatan weekend PO Blue Line masih menyisakan banyak kursi kosong.

Pembayaran tiket
Ternyata agen juga menyediakan pilihan pembayaran tiket melalui transfer, bahkan agen juga menyediakan pembayaran saat keberangkatan, jadinya cukup mudah.

Jadwal berangkat
kumpul di agen jam 18:30 WIB
Keberangkatan jam 19:00 WIB

Kenapa tidak naik dari Kampung Rambutan
Pertama alasannya karena saya sendiri masih belum paham betul kondisi lokasi terminal Kampung rambutan, dimana lokasi parkir motor, berapa tarif parkir inap, lokasi agena dimana, jauh tidak dengan parkiran motor, warung makan dimana, musola dimana, lokasi rawan calo, dan lain sebagainya. Memang aneh, sekelas Terminal Besar Kampung Rambutan tidak ada satupun yang menyediakan informasi denah hal-hal di atas, harusnya ada, minimal denah agennya ya.

Kondisi agen Pasar Rebo
Fasilitas yang tersedia di Pasar Rebo
Tempat penitipan Motor 24 Jam, di belakang agen Haryanto dengan tarif Rp.5000,- per hari dan Rp.7000 per 15 jam.

Lokasi agen Blue Line/Blue Star terletak di samping Agen Gunung Harta, agen Blue Line lokasinya berupa lapak warung agen campuran PO Bus. Kondisi kursi tunggu penumpang terbatas, jadinya harus numpang di kursi warung penjual warung sampingnya ya, untung malam itu masih sepi penumpang, jadinya masih ada tempat buat duduk kursi.

jam 18:05 WIB saatnya berbuka puasa, saya pun memilih makan nasi yang saya bawa tadi dulu daripada menunda makan di rumah makan yang jamnya pasti sudah telat untuk makan malam. belum lagi jika kena macet, pasti tambah telat.

Selesai makan, saya lapor kepada agen dan diberikan tiket lembaran, di dalamnya ternyata ada nomor-nomor agen Blue Line yang bisa dihubungi

silahkan di klik saja gambarnya untuk memperbesar.

Reviu Bus

Bus yang datang ternyata menggunakan model body Jetbus HD, sasis Marcedez Benz 1626 Air Suspension, single glass dengan kode BL10. Bus yang cukup istimewa karena walaupun single glass namun masih terlihat baru catnya. Tampak modifkasi sana sini, mulai dari pemasangan strobo di bagian atas dan bawah, stiker tambahan, serta di bagian dalam juga sudah dimodifikasi dshboardnya. Bus ini melayani trayek Parung Matesih.

Catatan perjalanan
18:35 WIB
Bus berangkat dari Pasar Rebo, dengan pandangan depan seperti ini terasa cukup lega


19:13 WIB
Sampai di Agen Bekasi Timur

18:30 WIB
Ketemu macet di ruas tol

19:40 WIB
Agen Cikarang Barat
disini berhenti selama 15 menit karena penumpang belum datang

Insiden nabrak cone
Jalannya bus ini cukup mosak masik, salip kiri-kanan, saat nyalip truk dari kiri, ternyata di depan ada cone yang menutup bahu jalan, karena bus tidak cukup untuk manuver, jadinya bus lebih milih nyenggol cone daripada nyenggol truk, cone tersebut kena tabrak bus di sisi kiri menyisakan bekas berupa winglet kiri yang pecah, bekasnya bisa dilihat pada gambar paling atas ya, lihat winglet kirinya, klik gambar untuk memperbesar.

21:10 WIB

Mampir berhenti selama 40 menit di Rumah Makan Markoni, disini juga menjadi tempat istirahat bus-bus yang lain. beberapa diantaranya yaitu:


Blue Line BL18


Bus Nusantara yang biasanya digunakan rombongan PJKA Gatsu


Raya


Gunung Mulia Jakarta Wonogiri


Reviu makanan
disini disediakan berbagai macam pilihan, soto, dan lainya saya lupa, karena mbaknya cepet sekali menyebutkannnya, saya sendiri memilih mengambil nasi sayur dan lauk plus segelas teh manis, lauk ayam dan tahu disini dijatah ya. Untuk rasa ayam terasa keras, semoga ke depannya ada perbaikan.


Beli oleh-oleh
di Rumah Makan ini sayang sekali pilihan oleh-olehnya terbatas keripik kering, padahal pengen membeli oleh-oleh seperti jenang kudus malah tidak ada ya disini.




Selesai makan, dilanjutkan ke Mushola yang terletak di samping rumah makan, kondisinya cukup bersih, karena terpantau karpet masih baru,



21:50 WIB
petugas Rumah Makan kru Blue Line mengecek penumpang sebelum berangkat, setelah selesai, bus meninggalkan rumah makan.
Sekarang bus dibawa sopir kedua, kernet menanyakan satu-satu penumpang turun di mana, terpantau pemberhentian pertama nanti di daerah Krapyak.

Perjalanan melalui Tol Trans Jawa, kecepatan bus cukup banter juga, bahkan saya sampai susah tidur karena selain kencang, juga suara angin ternyata cukup bising juga. Namun karena sudah suspensi udara jadinya ngebutnya tidak terlalu terlihat, bahkan orang menyebutnya banter alus, padahal aslinya ini kenceng.


01:40 WIB
Menurunkan penumpang di Krapyak, lalu langsung putar balik masuk tol.
Memasuki tol Semarang Salatiga bus dipacu cukup kencang, apalagi saat melintasi turunan yang panjang, jadinya mau tidur malah jadi kurang tenang karena ditambah suara anginnya yang terdengar kencang.

02:20 WIB
Keluar Gerbang Tol Salatiga, cukup cepat juga Krapyak Salatiga 40 menit saja.

02:30 WIB
Mampir garasi menurunkan peralatan bengkel
di garasinya ini sedang tertidur beberapa unit AKDP Royal Safari yang masih teguh mempertahankan single glasnya



02:50 WIB
Sampai di Pasar Ampel, kru bus menawari penumpang makan sahur di warung, namun karena penumpang nanggung, jadinya bablas saja.




Blue Line BL10 Mercedez Benz 1626 Air Suspension
Parung Matesih
Harga tiket Rp.245.000,- (Jakarta-Salatiga, 8 jam)
Fasilitas Selimut, Reclining Seat, Leg Rest, Makan 1 X di RM Markoni Subang, 30 seat, AC, Toilet
Non Snack, Non TV

Kesimpulan
Kelebihan
Bus sudah suspensi udara
Single Glass
Makan Sahur (optional tergantung kesepakatan)

Lain-lain
Titik turun sesuai tiket/jalur
Tanpa mampir pom bensin



Kekurangan
- Sopir terlalu ngebut, susah tidur, tidak ada kontrol dari PO, baik melalui kontrol waktu tiba, pantauan gps, maupun alarm (sayang sekali suspensi udara dan mesinnya)
- Lokasi agen yang belum representatif, kursi yang terbatas
- Belum ada gps posisi bus bagi calon penumpang


1https://myspacenote.blogspot.com/2023/02/rosalia-indah-jakarta-salatiga-hdd-464.html
Read More...