Showing posts with label CATPER. Show all posts
Showing posts with label CATPER. Show all posts

Saturday, May 9, 2026

Reviu Rute Jogging di Kota Tua Semarang dan Polder Stasiun Tawang


Selamat siang semuanya, kali ini saya akan mencatat lagi reviu rute lari di daerah Kota Lama/Tua Semarang, bagi yang penasaran silahkan baca terus tulisan di bawah ini.


Catper kesana
Angkutan umum
Perjalanan berangkat naik KA Menoreh JNG 13:46 - SMT 19:22
13:10 WIB (36 menit sebelum jadwal)
Start awal

13:20 WIB (26 menit sebelum jadwal)
Sampe Halte awal, transit di JNG, TJ 11 lama sekali datangnya, akhirnya turun halte jalan kaki lari kecil ke stasiun,

13:25 WIB(21 menit sebelum jadwal)
Sampai Stasiun, dengan kondisi penuh keringat, langsung masuk menuju lantai 2, print tiket di mesin cek in mandiri dengan memasukkan kode booking.



Catper versi II
12:47 WIB
Start awal

13:10 WIB
Sampai Stasiun (masih 36 an menit)
jadi kesimpulannya sebaiknya 1 jam sebelum keberangkatan start awalnya


13:46 WIB
Start JNG
ternyata konfigurasi kursi memakai kelas ekonomi model terbaru versi 1 yang awal awal banget yang sempit, yang kapasitasnya 88 kursi terdiri dari 22 baris x 4 kursi per baris=88kursi.
yang ternyata benar terlalu sempit menurut saya, terutama di bagian kaki, karena di depan kaki tulang kering ada besi kursi depan kita yang terlalu rendah. Selain itu pijakan tangannya juga keras, tidak ada pelapisnya. Positifnya kereta ini yaitu berhenti di stasiun sangat singkat.

19:20 WIB
Sampai St Tawang, sampai sini isi perut dulu langsung.

Makan malam
untuk makan malam, dulu saya pernah ke warung sego bancakan pawone Simbah1, entah sekarang masih buka apa tidak, karena kali ini, saya makan di stasiun saja. Bagi yang paham kuliner disini silahkan komentar saja di bawah ya.

Nginap dimana?
Lari tanpa tidur menurut para ahli, sangat berisiko bagi jantung, jadinya tidak ada salahnya merencanakan akan nginep dimana sebelum lari.
Untuk nginep, bisa saja langsung nginep di tempat teman/saudara, atau juga bisa menginap di hotel sekitar sana, ada yang mahal ada yang murah, kalau saya pernah mencoba hotel sleep and sleep, dari hasil pencarian dari google mana yang dekat, tarif promo 45K semalam, diskon karena memang pas bukan hari libur/weekend.

Untuk menuju penginapan tadi, dari Stasiun Tawang jalan kaki sekitar 1 km, sayang sekali beberapa titik, harus turun ke jalan raya bersanding dengan kendaraan umum, karena tidak ada trotoar pejalan kakinya, kalau bawa koper sesekali harus diangkat karena melewati jalur paving.

Fasilitas penginapan
Hotel dengan model kamar kapsul ala backpacker, fasilitasnya buka 24 jam, CCTV, AC, loker pribadi, kamar tidur dan kamar mandi terpisah laki-laki dan perempuan, kamar mandinya khusus di luar kamar semua, mushola, bagi yang pengen jajan, disitu dijual makanan ringan pop mie kopi dll, terpantau juga jual kemeja batik, mungkin menyediakan bagi yang lupa bawa baju batik saat kondangan ya.

Di dalam kapsul ini dilarang telepon, karena pemisahnya bukan tembok beton, selain itu dilarang makan di dalam kapsul, ya memang agar kecoa/tikus tidak datang, tapi tenang saja ada tempat khusus di luar, bagi yang pengen makan/minum/telepon.
Biaya tambahannya seperti handuk 10K, dan alat mandi 10K, jika pindah tingkat 1, ada tambahan lagi 20K(yang 45K tadi ternyata tingkat 2)


Bentuk kapsulnya seperti ini, untuk lantai 2 dan 3 perlu memanjat melalui besi, unik juga


Rute lari
Selesai urusan istirahat, kita back to the topic, Rute larinya dimana? ya di sekitar kota tua saja, keliling-keliling saja, ternyata yang paling ramai orang lari adalah rute lari melingkar di polder Tawang dengan jarak melingkarnya sekitar 400 meter.

Apakah bebas asap?
bila larinya habis subuh pas, tentunya kendaraannya masih sedikit, jadinya begitu lepas jam 6 pagi, jalur utamanya sudah sangat ramai kendaraan dari arah timur, apalagi pas hari kerja. Namun masih bisa disiasati dengan memilih jalur di gangnya saja, yang tidak dilewati jalur kendaraan umumm.

Jalurnya rata?
jalurnya tidak serata jika lari di trek lari stadion, namun tetap masih bisa dipakai untuk lari, namun juga tidak sampai harus melompati undakan beton/portal.

Lokasi toilet
bagi yang kebelet pipis, terpantau ada toilet umum di depan gereja, namun entah buka atau tidak pagi itu, tidak mengeceknya.

beberapa spot foto










Alternatif Rute lari
Bagi yang pengen bener-bener lari di trek khusus, bukan di jalan umum, bebas lalu lalang kendaraan, bisa pergi ke gelanggan Tri Lomba Juang, namun kekurangannya harus menempuh perjalanan naik kendaraan umum untuk kesana dari penginapan tadi, karena kalau jalan kaki atau langsung lari kesana, jaraknya sudah lumayan jauh, sekitar 3-4km, sudah menghabiskan kuota lari 5 km ya.

Lokasi yang menurut saya berpotensi bisa dikembangkan untuk dibuat trek lari
saat melewati di daerah bangunan Syahbandar Kota Tua Semarang, terpantau sekilas lapangan di depannya menggoda sekali untuk dijadikan trek lari, sebuah lapangan terbuka, pinggirnya pepohonan, tidak bersebelahan dengan jalan raya, hanya bersebelahan dengan jalur rel kereta yang sudah dipisahkan tembok. Entah akan dijadikan apa lokasi tersebut ya, apakah dijadikan museum atau dijadikan tempat komersial. Kalau dijadikan rute lari, kondisinya lumayan juga sebagai alternatif selain jalur polder, apalagi jika jalurnya dibuat mulus seperti di bawah ini, tanpa pagar, akan menjadi destinasi ruto jogging baru di tempat ini.


Sarapan?
Untuk sarapan pagi sebenarnya ada penjual pecel di warung arah Stasiun Tawang, Warung Senggol Bu Yanti, jaraknya hanya 60 meteran dari hotel, hanya saja sayang sekali saat itu belum sempat kesana, karena taunya pas pulang.

Angkutan umum keluar kota?
Bila akan menuju ke selatan, dari penginapan bisa langsung menuju Halte Bata Johar, dengan jalan kaki sekitar 300 meter saja.

Catper dari sini
07:30 WIB
Start Sleep and sleep
jalan kaki ke arah halte Bata Johar

07:35 WIB
Sampai Halte
disini sempat ada Trans Jateng lewat, namun karena penuh, nunggu di belakangnya, pas bus belakang datang, saya kelewatan lagi karena kodenya lain, saya kira harus naik Trans Jateng kode 2 ya. Ternyata bisa naik yang kode K1 untuk menuju TIC.

07:40 WIB
Bus K1 datang, naik dari jalan raya, karena berhentinya nanggung ya.

07:50 WIB
sampai di TIC ganti bus sekitar 10 menit, lalu lanjut perjalanan arah selatan
jalur TIC sampai Bawen hanya macet di daerah Semilir Bawen, disini melewati Bus AC Lux yang jalannya pelan banget, entah rusak atau sedang ngepur bus belakangnya.

09:00 WIB
Finish Terminal Bawen
nunggu bus sebentar, ternyata Safari Lux tadi baru sampai sini, sebenarnya pengen nunggu belakangnya saja, karena terpantau Safari Lux ini tadi jalannya seperti siput. Namun akhirnya tetap naik ini saja daripada lama nunggu, kalau dulu mungkin masih berani nunggu karena jaraknya dekat, kalau sekarang jarak bus belakangnya relatif lebih jauh, jadinya naik apa yang ada saja, ternyata, diluar perkiraan, Bawen Salatiga ngebut juga.

09:35 WIB
Sampai di Terminal Tingkir, tidak masuk terminal, hanya berhenti di pinggir jalan.

10:15 WIB
sampai, total perjalanannya 2 jam 45 menit

Ongkos Trans Jateng 5K
Safari Lux 25K Bawen By

Reviu lokasi sleep and sleep
-Jalur menuju kesana dari Stasiun Tawang, beberapa melewati jalur yang tidak ramah pejalan kaki
+Dekat dengan halte Trans Semarang
-tidak ada kunci khusus kapsul, hanya tirai saja
-harus hati-hati saat akan naik ke capsul lantai 2 atau 3, karena harus memanjat
+bersih, worth it untuk sekedar tidur agar tidak kecapekan

Reviu lokasi lari
-Beberapa lorong jalan melewati bangunan yang rawan roboh sesuai plang tulisannya, jadinya harus hati-hati memilih rute.
+Ada indomaret sekitar Gereja yang sudah buka di pagi hari, saat itu menjual buah potong seperti jambu biji, pepaya, cocok untuk menambah nutrisi golden time habis lari.

Biaya
TJ 3K, KA Menoreh 230K, Hotel 45K+Ametis 10K, Handuk 10K=65K, Trans Semarang 5K, Safari Lux 5K, SJ2 221K,
=530K(belum termasuk makan, beli akua)

Referensi
1https://myspacenote.blogspot.com/2024/04/perjalanan-arus-balik-lebaran-2024.html
2https://myspacenote.blogspot.com/2026/05/sinar-jaya-78re-angkatan-pagi-matesih.html
Read More...

Sinar Jaya 78RE Angkatan Pagi Matesih Solo Boyolali Salatiga Jakarta Parung


Selamat siang semuanya, kali ini saya akan mencatat perjalanan naik bus Sinar Jaya Angkatan pagi jurusan Matesih Parung Angkatan pagi, seperti apa perjalanannya, silahkan simak terus tulisan di bawah ini ya.

Pencarian tiket
Beli melalui redbus, yang sekarang tampilannya berbeda, Harga tiket naik dari Boyolali Rp220K+Admin 1,5K
Sebagai perbandingan, harga tiket bus yang lain
Rosin 290K didiskon jadi 270K keberangkatan pagi hari turun di Kampung Rambutan
Rosin Tingkir sama tentunya 270K, tapi nambah ongkos bus 10K
Gunung Harta 250K +Ongkos bus 10 K dari Salatiga
Harapan Jaya 240K turun Pasar Rebo

Hari H Keberangkatan
Pagi hari diberitahu agen agar siap di agen jam 09:30 WIB, berbeda dengan bus-bus lainnya yang meminta 30 menit sebelum jadwal sudah di agen, kali ini benar-benar sesuai jadwal ya.

09:01 WIB
Sampe agen Sruwen, namun belum ada siapa-siapa, maklum saja, karena memang bukan hari libur/weekend, Agen juga tidak ada di tempat, namun tetap aktif Wa-nya, sehingga bisa cek in langsung melalui WA, dengan cara mengirimkan nomor tiketnya. Agen membantu cek in di rumah karena memang paketan handphonya habis, jadi pakai internet wifi di rumah he he. Tidak berselang lama, agen tiba, menginfokan bus sudah lepas Boyolali, langsung tiket dicetak, ternyata armada yang datang nanti kodenya 78 RE

09:40 WIB
Bus tiba, kru bus hanya satu, saya langsung naik tanpa periksa lagi KTP, memang Sinar Jaya ini tidak konsisten, kemarin harus cocok persis, kali ini tidak dicocokkan sama sekali, seharusnya dicocokkan dulu, biar kalau beda bisa langsung diperbaiki, bukanya malah bablas atau malah ditolak naik.

Tampilan interior Sinar Jaya sekatnya seperti ini, entah kenapa harus diblok dengan stiker hitam ya.


10:25 WIB
Berhenti sebentar untuk angkut barang, di pintu tol Salatiga, entah barang apa yang diangkut.

10:40 WIB
Mampir di Rest Area Salatiga KM 445

11:00 WIB
GT Banyumanik
di turunan Srondol ini terjadi macet, entah karena apa

12:05 WIB
Sampai RM Sari Rasa, kali ini ada improvement daripada sebelumnya1 ya, ayam dan kerupuknya lebih empuk

12:45 WIB
Berangkat lagi dari rumah makan, jumlah penumpang dicek dua kali, satunya dicek sopir, satunya dicek orang dari rumah makan

16:50 WIB
GT Cikampek,
Macet parah di Cikarang, sering terjadi, penyebabnya juga tidak begitu jelas, sepertinya hanya karena penyempitan jalan saja, hanya bisa menduga-duga karena memang pandangan luar bus ini tertutup lakban di kacanya.

18:55 WIB
Muacet di Bulak Kapal Bekasi Timur sampai 1 jam, padahal jaraknya hanya 1 kilometer saja agennya dari pintu tol, maklum saja karena jam pulang kerja, cukup buang-buang waktu karena sebenarnya penumpang bisa turun di pintu tol saja daripada harus bermacet-macetan sampai 1 jam dengan jarak hanya 1 km saja.

19:25 WIB
Sampai di Terminal Pulo Gebang


Langsung menuju halte Trans Jakarta, pas sampai, ternyata busnya sudah baru saja berangkat, jadinya nunggu bus berikutnya ya.

19:40 WIB
Start Trans Jakarta 11, transit di Flyover Jatinegara

20:23 WIB
Halte akhir

Total waktu perjalanan 11 jam 22 menit, lama gara-gara macet di Tol Semarang, Tol Cikarang, dan Bekasi Timur


Reviu
Sinar Jaya 78RE AC Toilet, Makan 1x, Tanpa Mampir Pom Bensin
Istirahat 1 x, Kursi Hai Rimba Kencana
+Sudah suspensi udara
-Ga konsisten mengenai nama KTP
-Bersekat+dilakban hitam
--Terkadang bau rokok walau bersekat
+-Ada CCTV tapi entah hidup apa tidak
+-Tanpa Snack

Referensi
1https://myspacenote.blogspot.com/2026/04/harapan-jaya-h522-b48-sragen-salatiga.html#google_vignette
Read More...

Friday, April 17, 2026

Harapan Jaya H522 B48 Sragen Salatiga Jakarta Pulo Gebang Jatiasih


Selamat siang, ini adalah catatan perjalanan naik bus Harapan Jaya lagi, Perjalanan ini merupakan lanjutan perjalanan sebelumnya1


19:35 WIB
Start awal

20:45 WIB
Bus sampai Pasar Ampel, Okupansi penumpang sekitar 80% atau sekitar 29 pax, Bus lanjut ambil penumpang di Tingkir, di Tingkir ini seperti biasa ada penjual bakpia 10K.

Macet di Weleri

Bus keluar Pintu Tol Weleri, namun sampai di jalur pantura disambut kemacetan, kurang lebih 15 menit bus terjebak macet sebelum bisa masuk rumah makan, ternyata ada kecelakaan truk gandeng yang lompat median jalan di tengah.


22:45 WIB
Sampai Rumah Makan Sari Rasa, namun sayang sekali, kerupuk dan ayam kecapnya terasa keras, jadinya makan seadanya saja, disini istirahat sekitar 30 menit, namun realitanya bisa sampai 40 menit ya.

23:25 WIB
Berangkat dari rumah makan.

05:20 WIB
Bekasi Timur

05:40 WIB
Sampai Pulo Gebang
langsung menuju lantai 2 keberangkatan TJ 11

05:47 WIB
Alhamdulilah pas naik, TJ langsung berangkat

06:17 WIB
Sampai Jatinegara, 30 menit saja perjalannnya, cepat juga, transit disini, langsung dapet bus TJ10

06:22 WIB
Halte tujuan

Reviu
-Kursi terasa keras, entah karena umur
-Makanan Ayam keras, Krupuk juga keras, tidak termakan
+Sudah suspensi udara
+On time
-Belum ada CCTV
+Snack melimpah

Akhir kata terima kasih kepada para pembaca dan para pihak yang terlibat.

Referensi
1https://myspacenote.blogspot.com/2026/04/harapan-jaya-h649-b51-jakarta-madiun.html
Read More...

Harapan Jaya H649 B51 Jakarta Madiun Munculkan Inovasi Footrest Model Terbaru


foto bus harapan jaya HD
Halo selamat pagi semuanya, kali ini saya catat lagi perjalanan naik bus Harapan Jaya Jakarta Ciledug Magetan, yang ternyata memakai footrest model terbaru, seperti apa perjalanannya, silahkan simak terus tulisan berikut ini ya.

Beli tiket melalui easybook
Harga tiket Rp446.500 Tiket PP Jakarta ke Boyolali/Salatiga (harga sudah didiskon easybook sekitar 20K)

Tiket hangus karena telat sampai Terminal
18:15 WIB
Berangkat dari posisi awal, naik motor, dengan estimasi perjalanan 45 menit, ternyata kondisi jalan sore itu diluar prediksi ya, macet parah dari Cipinang sampai Buaran, semua kendaraan motor dan mobil tidak bisa bergerak, entah karena apa. Sempat share loc ke agen, ternyata setelah sampai Terminal Gebang, jam 19:30 WIB, bus sudah berangkat, yang jam keberangkatannya memang jam 19:00 WIB

Tiketnya berangkat pun hangus, padahal sudah beli tiket PP, Akhirnya memutuskan cancel tiket pulang saja sekalian, tiket Salatiga Jakarta keberangkatan lusa. Saya cancel melalui aplikasinya langsung dengan mengklik menu pembatalan tiket, namun anehnya, tidak ada konfirmasi uang kembali, apakah masuk ke saldo easybook, atau langsung dikirim ke rekening bank. Akhirnya menghubungi wa center easybook, jawabannya mengejutkan.

Menurut informasi wa center easybook tersebut, tiket keberangkatan lusa, Salatiga Jakarta tidak bisa dibatalkan karena kebijakan dari Harapan Jaya. Yasudah, daripada mubazir, akhirnya beli lagi tiket berangkat Jakarta Salatiga, keberangktan esok paginya.
Dear Customer, Mohon maaf sebelumnya, kami informasikan sesuai dengan peraturan dari pihak Harapan Jaya untuk semua tiket yang sudah terkonfirmasi tidak dapat dilakukan perubahan apapun, termasuk perubahan jadwal dan pembatalan tiket. Hal ini merupakan kebijakan dari pihak Harapan jaya/ Terima kasih.


Ya begitulah sisi negatif beli melalui online, jika telat langsung ditinggal, jika batal, tidak bisa dicancel, walaupun perjalanannya masih lusa atau 3 hari ke depan.

Berbeda dengan beli di agen, walau telat, biasanya agen masih bisa menegosiasi bus, agar bus mau nunggu, soal pembatalan pun, bila beli melalui agen, kemungkinan besar masih bisa dibatalkan.

Akhirnya beli lagi tiket, keberangkatan esok pagi hari, dengan start awal dari Pool Pasar Rebo, dapat harga Rp236.000,- Jakarta Salatiga (memakai diskon poin 4K)

04:45 WIB
Berangkat dari titik awal, kali ini agar tidak kecolongan kemacetan yang sampai menghanguskan duit 250K, sengaja spare waktu sampai 2,5 jam dari jam keberangkatan jam 07 pagi yaitu berangat jam 04:45 WIB, atau habis subuh pas.

Trans Jakarta mulai ada sekitar jam 5 pagi
05:05 WIB
Berangkat dari Halte Awal, Sempat menunggu di halte sebelum TJ 10 tiba, dari sini, nanti turun di Cawang Sentral.

15:15 WIB,
Turun di Cawang Central untuk ganti bus TJ 7, disini menunggu kurang lebih 8 menit

05:23 WIB
berangkat dari Cawang Sentral naik TJ 7

05:50 WIB
Turun di halte Fly Over Raya Bogor, lanjut jalan kaki ke Pool Harapan Jaya Pasar Rebo yang jaraknya sekitar 1 km.

Jalur pejalan kaki yang kurang representatif
Jalur trotoar disini bisa dibilang kurang bagus buat pejalan kaki, karena trotoarnya tidak rata, rawan kesandung, selain itu beberapa titik terdapat kabel entah pln atau kabel optik yang menjuntai mengganggu pejalan kaki yang tampak dibiarkan begitu saja. Entah ini ada listriknya apa tidak, daripada risiko terkena tegangan tinggi, saya lewat bahu jalan raya saja.


Sementara di badan jalan seperti biasa ada galian yang digaungkan sebagai proyek strategis nasional membuat saluran seawage, menampung air kotoran rumah tangga agar tidak lari ke sungai yang dikeluhkan pengguna jalan karena biasanya lama selesainya, misalnya di Cikini yang sampai setahun lebih.

Mampir beli nasi kuning,
di sepanjang jalan ini ternyata melewati keramaian penjual bubur dan nasi kuning, akhirnya beli nasi kuning dulu, karena tadi belum sempat sarapan.

06:15 WIB
sampe pool Harapan Jaya Pasar Rebo, ini merupakan pengalaman kedua berangkat dari sini, tempat cek in masih sama, di lantai 2. Tampak sekitar 5 orang juga sedang antri tiket, sempat saya catat nomor agen pool Pasar Rebo 082331861419 atau 081119999711.
Selesai cek in, langsung mendapatkan selembar kertas tiket, Sambil menunggu, iseng cek posisi bus, ternyata sekarang sudah tidak tersedia, mungkin sedang efisiensi ya.

07:10 WIB
Bus tiba juga, Ternyata busnya model Jetbus 5, single glass, kernet langsung memanggil penumpang agar naik, okupansi penumpang yang naik dari pool sekitar 10 orang.

Busnya istimewa karena kali ini dapat yang single glass Jetbus 5, namun ternyata untuk posisi depan ternyata masi kehalang pelindung ya



Inovasi footrest dari Harapan Jaya
ternyata ada yang baru dari bus ini, yaitu hadirnya inovasi berupa footrest model terbaru


bisa dilipat sesuai kebutuhan

ada plus minusnya juga

07:40 WIB
Mampir agen Jatiasih, dari sini bus lanjut masuk tol,
Sopir pertama lari maks 100 kmh, namun setelah pergantian sopir di Subang, Sopir kedua rata-rata lari 120kmh di tol, walau begitu, kalau siang memang tidak terasa kecepatannya.

13:10 WIB
Sampai Rumah Makan Sari Rasa

13:45 WIB
Berangkat lagi dari rumah makan Sari Rasa
Ternyata snack baru dibagikan disini, seperti biasa snacknya berupa makanan ringan Mayashi 20gram, Taro 17gram, Marie Duo 20gram, air minum Cheers 600ml


15:20 WIB
Melewati Gerbang Tol Tingkir

15:40 WIB
Pasar Ampel, seperti biasa sampai sini mampir dulu ke Mie Ayam Amboy depan pasar.



Harapan Jaya AG7096UT AC Toilet, Suspensi Udara
Copasan di Spionam1
BERIKUT HASIL PENCARIAN ANDA :

Nomor Kendaraan : AG7096UT
Nama Perusahaan : PT HARAPAN JAYA PRIMA CABANG JAKARTA
Jenis Angkutan : AKAP
Nomor Kartu Pengawasan (KPS) : SK.00009/AJ.205/4/DJPD/2020/100003719-00036
Masa Berlaku KPS : 22 Juli 2026
Kode Trayek : 3171350202
Trayek Kendaraan : TERMINAL PULO GEBANG (JAKARTA TIMUR) - TERMINAL SELO AJI (PONOROGO)
Rute Trayek : Terminal Pulo Gebang - Terminal Harjamukti - Terminal Tegal - Terminal Mangkang - Terminal Giri Adipura - Terminal Selo Aji
Jenis Pelayanan :
Seat : 43
Nomor Uji Berkala : TA-14940-B
Masa Berlaku Uji Berkala : Cek disini
Merek : HINO
Nomor Rangka : MJERM8JSLRJQ1****
Nomor Mesin : J08EWDJ3****
Nomor SRUT : 527470/XI/SRUT-596/DJPD-SPD/07/2024


Reviu
-Gps mati di aplikasi, jadinya tidak bisa mengecek, namun tidak menjadi masalah karena ternyata bus bisa tiba tepat waktu
-footrest terbaru, sedikit mengorbankan ruang kaki, kurang lebih sepanjang 10 cm, mungkin yang posturnya tinggi, sulit selonjor ya
+footrest terbaru memberikan nilai plus pada orang yang biasanya pahanya nggantung di kursi bus, jadinya tidak membuat pegal
-kemasannya snack masih memakai plastik/totebag, jadinya kurang ramah lingkungan
+Sudah suspensi udara
+Single glass
-bus masih memakai gantungan bermacam-macam dan memakai winglet
+-Servis makannya pas jam makan siang, jadinya sebelum berangkat wajib sarapan dulu, saat itu terpantau ada penjual nasi rames depan pool, berbeda dengan kebrangkatan malam hari2 yang servis makannya di KM 102

Terima kasih kepada pembaca dan para pihak yang terlibat.

Referensi
1https://spionam.dephub.go.id/?noken=AG7096UT#kendaraan
2https://myspacenote.blogspot.com/2026/03/arus-mudik-2026-harapan-jaya-ag7314us.html
Read More...

Sunday, March 29, 2026

Arus Balik Lebaran 2026 Cititrans CTB 06 Salatiga Jakarta Pulo Gebang Kelapa Gading BSD 425K

sumber gambar bluebirdgroup.com1
Selamat pagi semuanya, kali ini saya kan reviu perjalanan naik bus Cititrans dari Salatiga tujuan Jakarta pada arus balik lebaran 2026, seperti apa perjalanannya?, silahkan simak terus tulisan di bawah ini.


Harga Tiket Bus naik tinggi
Entah ini harga bus AKAP selisihnya jauh sekali antar PO, ada yang 700 an ada juga yang 425, padahal jarak dan tujuannya sama, malah lebih aneh lagi Sinar Jaya, terpantau Salatiga Jakarta 750K info redbus, tapi yang lebih jauh Kediri Jakarta, malah harganya 320K, info agen, berdasarkan pantauan harga, didapatkan beberapa informasi harga sbb:
Rosin Reguler 710K Salatiga Gebang
Indorent 750K Salatiga Gebang
Sinar Jaya 550K Sruwen Gebang
Sinar Jaya 320K Kediri Bogor
CityTrans 425K Salatiga Jakarta Kelapa Gading
Rosalia Indah Bantuan Pariwisata 515K 40an seat non toilet

Pembelian tiket
Akhirnya diputuskan beli Cititrans saja, dengan jadwal di websitenya 22:30 WIB dari Salatiga Tingkir dan dijadwalkan sekitar pukul 07:00 WIB sampai di Blue Bird Kelapa Gading, saat membeli okupansi penumpang masih sekitar 30% dari total kursi, pembelian sekitar h min 20 untuk keberangkatan 25 Maret.

Pembelian tiket
Pembelian tiket sendiri bisa melalui website dengan manyiappkan kuota internet, email aktif, nomor wa aktif, dengan mengakses ke situs resminya yang saat itu beralamat di https://www.cititrans.co.id/

Rincian perjalanan
20:50 WIB
Start dari titik awal, perjalanan lancar walau suasana lebaran, hanya macet sedikit di Klero, berbeda sebelum ada jalan tol, kemacetan dari Tingkir bisa jauh sampai Ampel, cuaca terang, tidak hujan.

21:31 WIB
Sampe di Terminal Tingkir, disini langsung menuju lantai 2 untuk cek in, melalui lift, namun ternyata agen tidak ada di tempat, padahal kita hanya pengen tau nomor busnya berapa, akhirnya menghubungi melalui whatsapp dan ternyata dijawab juga. Dari WA tersebut malah diminta langsung menuju lantai 1, tidak disebutkan busnya nomor berapa, mungkin saja bus yang berangkat hanya satu unit ya, jadinya tidak perlu disebutkan nomor lambungnya. Akhirnya menuju lantai 1.

Nomor agen Cititrans Salatiga
Agen Salatiga terpantau dipegang Pak Ahmad yang dulu pegang Sudiro Tungga Jaya, nomornya pun terpantau masih sama dari 10 tahun yang lalu, 082220141919, disini juga ada agen Rosalia Indah Tingkir 081567704736, sebagaimanana terpampang di bannernya.

22:00 WIB
Bus citytrans tiba, entah bus saya atau tidak, memang pelayanan agen cititrans tidak begitu jelas, saya harus menanyakan sendiri ke kru busnya yang saat itu turun, dan ternyata benar itu busnya. Bus ternyata datang terlalu cepat 30 menit dari keberangkatan, jadinya harus menunggu jadwal aslinya dan sekaligus menunggu beberapa penumpang yang belum datang.

Titik turun tidak sesuai aplikasi
Ternyata berdasarkan konfirmasi kernet, bus bisa juga turun di Terminal Pulo Gebang, akhirnya saya turun di situ saja.

Okupansi penumpang full
Terpantau sekitar 5 sampai 6 orang naik dari Terminal Tingkir. Okupansi penumpang tidak perlu ditanya, di tengah lonjakan harga tiket yang rata-rata sampai 700 Ribuan, Cititrans memberikan angin segar dengan harga tiket yang hanya 425K.

22:30 WIB
Bus diberangkatkan, benar-benar pas sesuai jadwal,

Fasilitas di dalam bus
fasilitas di dalamnya lengkap, snacknya juga termasuk banyak untuk ukuran rata-rata bus Salatiga Jakarta.

Selain itu ada juga fasilitas lain, seperti dispenser, air panas, kopi, footrest, selimut ac toilet colokan charger dsb, bandingkan dengan rosalia indah, dengan harga yang lebih mahal 510K, namun hanya memakai bus bantuan pariwisata 40 seat, tanpa toilet, tanpa snack, apalagi kopi dan pop mie, kalau hari biasa memang Rosalia Indah lebih murah.

Tidak ada pandangan ke depan
karena desain bus ini yang bersekat antara kelas super eksekutif dan kelas suite, jadinya saya memilih tidur saja sepanjang perjalanan, karena startnya sendiri juga sudah sangat malam sekali, yaitu jam 10 malam.

Makam malam berupa ayam CFC
Ternyata bus tidak berhenti di rumah makan, servis makannya ternyata berupa nasi ayam saus tomat dan saus sambal, jadinya sesekali boleh lah makan fast food, jam makannya pun juga malam, jadinya bila naik bus ini harus mempertimbangkan juga jadwal makannya. Ternyata di dalam kotak CFC tersebut juga sudah disediakan sarung tangan plastik agar tidak belepotan saat makan pakai tangan, namun terpantau tidak semua nasi kotak disediakan sarung tangan plastik.

04:20 WIB
Keluar tol Brebes Barat melewati jalur non tol Kanci
Melintasi Rumah Makan Haryanto Cirebon, ternyata bus keluar tol, melewati pantura, untuk menghindari macet, memang saya cek di google map, jalur tol berwarna merah menyala, sedangkan jalur non tol berwarna hijau.

05:05 WIB
Bus keluar lagi dari tol, karena memang jalur tol macet, exit tol plumbon, bisa dilihat di gambar jalur tolnya lumayan macet

sedangkan kondisi saat keluar Brebes tadi pas tidak saya screenshot,

Salah seorang penumpang protes kenapa keluar masuk tol, mengejar jadwal pesawat terbang
Menjelang Cikampek, terdengar sayup-sayup penumpang ibu-ibu yang akan terbang ke Sumatera yang protes mengapa busnya tadi keluar tol, padahal kalau tadi memperhatikan google map, jalur tol memang warnya merah pekat, atau lagi macet, jadinya bus diarahkan keluar tol melalui jalan pantura yang lebih lancar.

Hal tersebut terbukti dalam pantauan mata, saat melewati persimpangan antara jalan non tol dan jalur tol di daerah Ciwaringin, laju bus di jalan raya terpantau lebih cepat daripada kendaraan di dalam tol yang padat kendaraan. Beberapa PO seperti Harapan Jaya bermain aman dengan tetap memerintahkan kru bus melewati tol, sesuai rutenya.

08:35 WIB
Akhirnya sampai di Pulogebang, ternyata penumpang yang protes tadi turun juga di sini juga, langsung pesan taksi menuju bandara, Saya perkirakan bus sampai di Kelapa Gading jam 09 an pagi, atau telat 2 jam dari estimasi awal, jika perjalanan lancar.

Naik Blue Bird
Memang perjalanan kali ini, kita kebetulan memperkaya emiten berkode BIRD, karena memang entah kenapa saat akan pesan gocar, tarifnya naik gila-gilaan. Biasanya 50an, eh ini dicek di aplikasi bisa naik sampai 107K, rute Pulo Gebang Jatinegara, padahal jarak tidak terlalu jauh juga, dan tentunya belum macet, karena orang-orang rata-rata masih cuti dan anak sekolah masih libur, memang GOTO ini saat ini mulai makin mahal dan aneh pelayanannya. Berdasarkan informasi, driver yang cancel, malah customer yang dikenakan rating buruk. Akhirnya balik lagi ke taksi Blue Bird saja, dan benar saja, perjalanan naik taksi ini menghabiskan ongkos lebih murah, 94K+6K, ditambah lagi dengan armada yang bisa dibilang lebih proper.

09:40 WIB
Sampai tujuan,
Total perjalanan 12 jam 50 menit, untuk ukuran hari normal memang terasa lama, tapi coba anda bandingkan saat belum ada tol, yang bisa sampai dua hari baru sampai2.
Tambang Raras
3h
·
30 jam arus balik Lebaran Kudus - Jakarta tahun 2014
Naik Nusantara dapat armada tambahan Symphonie. 18;30 start dari garasi Karanganyar, Demak.
Jam 12 siang baru sampai RM Trio Indah, Losarang Indramayu. Badan cape, gerah dan lapar. Yang tersisa di rumah makan nasi, telor bulet ama kuah opor doang. Kalau roti2 sih masih banyak tuh numpuk di meja.
Kalau musim mudik/balik lebaran gini NS kelas executive turun tahta jadi VIP, gak dapat service makan juga. Jadi bayar dewe2.
Masih lumayanlah masih via pantura, macet2 masih bisa melipir2 cari makan. Jalanan dekar RM penuh dengan sampah pemudik/pebalik Lebaran.
Mendarat di terminal Rawamangun jam 00:30 lapar lagi, langsung pesen sate padang langganan di terminal.
Jangan diulangi yah....cukup buat cerita nostalgia aja






Reviu
Agen
-Agen tidak berada di tempat, namun positifnya tetap aktif menjawab Whatsapp.
-Tidak ada fitur cek in mandiri berdasarkan geotag lokasi, jadinya bingung naik bus nomor berapa, ditambah agen kurang informatif mengenaik nomor bus yang akan dinaiki

Bus
+Kursi lega, bisa selonjor, footrest model meja, dengan jok footrestnya terpantau lebih empuk daripada Rosalia Indah
+Harga tidak naik segila po lain Sinar Jaya dan Rosalia Indah di musim lebaran
+Snack melimpah, ada juga kopi, pop mie dan air panas di dalam bus
+Walau posisi toilet di tengah, tidak menimbulkan bau, padahal saya posisinya tepat di belakang toilet. Dispensernya pun diatur sedemikian rupa agar posisi toilet tidak mendominasi.
+Posisi toilet di tengah, minim goncangan
-Titik penurunan tidak sesuai yang tercantum di website, misalnya bus ternyata berhenti di Pulo Gebang, padahal di website hanya ada tujuan Blue Bird Kelapa Gading, BSD, atau Baranangsiang.
-Toilet Sempit, namun bersih, entah beberapa tahun kemudian.
+-Namun entah beberapa tahun kemudian, apakah kerapatan pintu toilet bisa terjaga atau tidak agar tidak menimbulkan bau
-Kelas Super Eksekutif tidak ada pandangan ke depan
-Tidak semua nasi kotak CFC ada sarung tangan plastiknya
-Tidak ada fitur rating, masukan, dan saran setelah perjalanan di aplikasi website, namun hal tersebut mungkin kita bisa chat wa ke kontak center Bebi atau blue bird contact center di nomor wa +62 811-1794-1234, klaimny aktif 24 jam.
+-ada wifi, namun belum sempat mencoba apakah benar-benar ada, dan bagaimana kecepatannya.
+-tidak tercium baru rokok, namun entah beberapa tahun kemudian, terbukti bus lama yang bersekat akan tetap bocor bau rokok dari ruang sopir, contoh pengalaman di Sugeng Rahayu, Eka, Laju Prima.

Itu dia reviu singkat dari saya, akhir kata terima kasih kepada kru yang bertugas mengantar hingga sampai tujuan, dan para pembaca yang menuangkan waktunya membaca sampai akhir.

Ref
1https://www.bluebirdgroup.com/product/cititrans?lang=id
2https://web.facebook.com/terminal.bis/posts/26844717198468739?ref=embed_post
Read More...

Arus Mudik 2026 Harapan Jaya AG7314US Rp850ribu Jakarta Kediri


Selamat siang semuanya, kali ini saya akan catat lagi perjalanan naik bus di arus mudik lebaran tahun 2026 ini, seperti apa perjalanannya, silahkan simak terus tulisan di bawah ini ya.


Pembelian tiket
Beli tiket langsung di agen Pulo Gebang Bayar 850K Jakarta Kediri (sisa kursi 8 di h min 15), keberangkatan hari kamis, hari kedua libur lebaran.
PO lain seperti Sinar Jaya, Rosalia Indah, sudah habis di tanggal tersebut.

Hari H Keberangkatan
11:24 WIB
Start dari titik awal, jalan kaki, kurang lebih 6-7 menit sampai di halte I

11:30 WIB
Halte I

11:45 WIB
halte flyover Jtng
sambil menunggu bus TJ datang, lihat map, ternyata warna merah sudah geser ke timur dari Bekasi timur s.d. Karawang Timur, padahal tadi pagi saya cek macetnya diawali dari Cawang.

11:50 WIB
Bus TJ 11 datang, langsung naik dari Halte Fly Over Jatinegara, penumpang tidak terlalu penuh.

12:20 WIB
Sampai di Pulo Gebang, langsung turun satu lantai menuju lantai 2 atau lantai Mezanine, tempat dimana agen bus berada. Konfirmasi agen, bus ternyata tidak telat, hanya telat wajar-wajar saja 30 menit an, tidak sampai berjam-jam, bahkan sampai nginep di agen, seperti po lain yang menerapkan tek-tok seperti PO Haryanto, Agra Mas, Gunung Harta.

Dari sini mendapatkan bus dengan kode B04, sedangkan platnya sama seperti yang tertera di tiket, berarti bus yang berangkat ini sudah direncanakan jauh hari bahkan dari sejak penjualan tiket sudah ada plat busnya, salah satu kelebihan PO ini ya.

13:05 WIB
Menunggu di ruang tunggu, saat akan naik, kita menuju konter dishub yang entah apa gunanya harus kesini, untung saja masih sepi, kalau antri, bisa lama, menghambat perjalanan, dan akhirnya nanti bakal terjawab apa manfaatnya. yaitu...

kertas lembaran boarding passnya ternyata bisa ditempel bagasi ya, he he.

Sambil menunggu di ruang tunggu, ternyata kemacetan kendaraan mulai berangsur bergeser ke timur sampai pintu tol Cibitung,

padahal tadi pagi saya cek kemacetan diawali dari Simpang Cawang, artinya sebagian besar pemudik memutuskan berangkat pagi di hari kedua libur, sedangkan yang pulang hari rabu kemarin, terpantau relatif tidak semerah hari kedua. Apalagi dipicu isu bahwa lebaran jatuh hari jumat, yang memaksa pemudik pulang bersama-sama di hari kamis pagi, seperti yang dilakukan salah satu teman saya yang pulang ke Bandung.


13:35 bus datang
Harapan jaya 4B AG 7314 US
Sekilas profilnya di spionam1

Nomor Kendaraan : AG7314US
Nama Perusahaan : PT. HARAPAN JAYA PRIMA
Jenis Angkutan : AKAP
Nomor Kartu Pengawasan (KPS) : SK.00013/AJ.205/4/DJPD/2018/100000270-00052
Masa Berlaku KPS : 20 November 2026
Kode Trayek : 3672510301
Trayek Kendaraan : TERMINAL MERAK (CILEGON)-TERMINAL MENGWI (BADUNG)
Rute Trayek : TERMINAL MERAK - TERMINAL PAKUPATAN - TERMINAL PORIS PLAWAD - TERMINAL HARJAMUKTI - TERMINAL TEGAL - TERMINAL MANGKANG - TERMINAL PURBOYO - TERMINAL OSOWILANGUN - TERMINAL PASURUAN - TERMINAL BANYUANGGA - TERMINAL SRI TANJUNG - TERMINAL MENGWI
Jenis Pelayanan : NON EKONOMI
Seat : 42
Nomor Uji Berkala : TA-10703-B
Masa Berlaku Uji Berkala : Cek disini
Merek : SCANIA DOBLE DECKER
Nomor Rangka : MKLK6X23DHK00****
Nomor Mesin : 699****
Nomor SRUT : 0000048


13:45 WIB
Bus mulai diberangkatkan, luar biasa sekali hanya telat 15 an menit dari jadwal semula, hal ini karena tidak menerapkan sistem tek-tok, kalau PO lain sudah pasti beralasan macet, satu arah, antri feri, dan sebagainya, padahal jelas sekali po bus yang menerapkan sistem tektok jam berangkatnya sudah terbukti dan pasti telat berjam-jam, dan penumpang sebaiknya bersiap diri terhadap hal tersebut, dengan mengidentifikasi mana po yang menerapkan, mana yang tidak, sejauh ini po yang mengumumkan telat karena alasan tersebut ada sudiro tungga jaya, haryanto, agra mas.

14:00 WIB
macet di GT Cibitung
begini suasana macet tol Cikampek


ini juga


14:00 WIB
mampir di agen Cikarang

16:00 WIB
Melewati sodetan kedua contra flow di KM 47 lebih 100 meter, disitu tulisannya contra flow s.d. km 70, sodetan pertama dari barat tidak saya catat posisinya dimana.

16:45 WIB
Melewati GT Cikampek

17:10 WIB
RM Taman Selera, disini nanggung banget istirahatnya, karena jadwal berbuka masih jam 6 sore, jadinya makanan dibungkus saja.

17:55 WIB
berangkat lagi dari rumah makan, oiya salah satu kekurangan bus ini ada di bagian interior, dimana muncul suara akibat longgarnya rak atas, suara yang terekam seperti ini.


Snack melimpah
oiya di bus ini snack yang dibagikan relatif melimpah, seperti Ichi Ocha Teh Botol, Guribee Layers, Beng-beng, Mayasi, Gery coklat malkist,

Macet lebaran
jalan malam hari, kadang macet di semua jalur, termasuk jalur contra flow


20:00 WIB
masih macet di Subang, jalur kanan lancar saja, di sini sempat tidak ada sinyal telepon, sehingga tidak bisa cek warna di google map

20:10 WIB
melewati GT Cikamurang

23:30 WIB
bangun-bangun ternyata sedang melintasi Tegal

00:15 WIB
ngepom di rest area wilayah Pekalongan, kelebihan bus ini tangki bisa dibuka dari sebelah kanan, jadinya tidak perlu antri seperti bus yang lain.

02:45 WIB
exit GT Klodran, Solo

03:00 WIB
Terminal Tirtonadi

05:20 WIB
Sampai terminal Madiun
Selesai menurunkan penumpang, bus lanjut perjalanan non tol, ternyata kalau berada di posisi bawah, laju bus kencang juga


07:15 WIB
Finish di Tamanan Kediri, total perjalanan 19 jam 50 menit, sebagai perbandingan, jika naik kereta api memakan waktu 12 jam, berangkat jam 12 malam, sampai kediri jam 12 siang.

Reviu
-Budaya orang Indonesia yang nyampah di sembarang tempat, tampak banyak sampah berserakan di bahu jalan tol, bekas pemudik yang istirahat, padahal kalau hanya menyalahkan orang lain ini urusan itu ya sama saja.
- AC bus kurang dingin, alasan kru karena siang hari sehingga masih panas, kebalikannya
+di malam hari, suhu terasa tidak terlalu dingin
- Tuas kran air rusak, jadi tidak bisa isi air toilet, ternyata harus diputar dan dicopot sampai kerannya ya, buat isi air
- Suara berisik interior bus, apalagi saat melewati jalan yang tidak rata, memang maklum body lama, sehingga bagian interior ada yang sudah longgar
+ Sudah suspensi udara
+Bisa isi tangki dari kanan, jadi tidak perlu antre seperti bus lain


Ref
1https://spionam.dephub.go.id/?noken=AG7314US+#kendaraan
Read More...

Tuesday, March 10, 2026

Rosalia Indah Ponorogo Solo Jakarta 320 Perjalanan saat Puasa Ramadhan 2026


Halo selamat pagi, kali ini saya seperti biasa akan mencatat trip report naik angkutan umum lagi, seperti apa perjalanannya, silahkan simak terus tulisan di bawah ini.

09:00 WIB
Sampai di Agen Klodran, Karanganyar, lanjut bus langsung tol, tanpa lewat Kartasura dan Solo, bus langsung keluar tol Boyolali menyusuri jalur bawah/non tol.

10:30 WIB
Bus Sampai Pasar Ampel, telat 30 menit dari jadwalnya.

10:40 WIB
Sampai di Rumah Makan Rosin Pemalang, karena puasa, banyak yang bungkus saja


13:15 WIB
berangkt lagi, setelah istirahat kurang lebih 30 menit,
bus lanjut isi solar di Rest Area tersebut.

15:55 WIB
Mampir Rosin Subang, disini hanya nummpang absen saja, tidak sampai turun istirahat.

17:00 WIB
Sampai agen Cikarang

17:30 WIB
Sampai Terminal Kampung Rambutan, lalu jalan kaki kurang lebih 800 meter menuju halte terdekat, disini jalur pejalan kaki masih kurang representatif, karena adanya proyek drainase dan juga trotoarnya tidak begitu bagus disini, jadinya sesekali lewat jalan raya, dan harus sesekali toleh ke belakang karena saking ramainya.

17:45 WIB
Halte Tanah Merdeka

17:45 WIB
Beruntung tidak terlalu lama menunggu, kira-kira beberapa detik kemudian, bus TJ datang dengan kode 7F Kampung Rambutan tujuan juanda, langsung naik, menyusuri jalur Jalan Raya Bogor, masuk tol setelah Halte Pasar Induk, keluar tol Rawamangun langsung masuk halte Utan Kayu.

18:10 WIB
Sampai Halte Utaka

18:25 WIB
Sampai


Kesimpulan
Rosalia Indah 320 Mercedes Benz 1626 Air Suspension AD7264OA Boyolali Jakarta 7 jam 40 menit saja, AC, Toilet, Suspensi Udara, Makan 1 kali, air minum 600ml

Copasan di spionam1
BERIKUT HASIL PENCARIAN ANDA :

Nomor Kendaraan : AD7264OA
Nama Perusahaan : PT. ROSALIA INDAH TRANSPORT CB. SRT
Jenis Angkutan : AKAP
Nomor Kartu Pengawasan (KPS) : SK.00089/AJ.205/4/DJPD/2018/100000285-00119
Masa Berlaku KPS : 06 Januari 2027
Kode Trayek : 3672350901
Trayek Kendaraan : TERMINAL MERAK (CILEGON)-TERMINAL TAWANGALUN (JEMBER)
Rute Trayek : TERMINAL MERAK – TERMINAL PORIS PLAWAD – TERMINAL PULOGEBANG – TERMINAL MANGKANG – TERMINAL TIRTONADI – TERMINAL PURBOYO – TERMINAL PURABAYA – TERMINAL BAYUANGGA – TERMINAL TAWANGALUN
Jenis Pelayanan : NON EKONOMI
Seat : 38
Nomor Uji Berkala : SLO-30786
Masa Berlaku Uji Berkala : Cek disini
Merek : MERCEDES BENZ
Nomor Rangka : MHL368100CJ00****
Nomor Mesin : 906998U098****
Nomor SRUT : 551.23/16572/SRUT-VI/104/2012


+Tanpa asap rokok, on time, jarak kursi lega, dst

Referensi
1https://spionam.dephub.go.id/?noken=AD7264OA#kendaraan

Read More...

Saturday, February 28, 2026

Naik Kereta api KA Bandara KA Airlangga Ekonomi Jakarta Senen Semarang Poncol


Sumber gambar https://soekarnohatta.injourneyairports.id1
Selamat pagi semuanya, kali ini saya akan mencatat lagi perjalanan menggunakan kereta api dan bus, perjalanan kali ini dimulai dari Bandara Soekarno Hatta menuju Solo, seperti apa catatannya? silahkan simak terus tulisan di bawah ini ya.

Pembelian Tiket
KA Bandara
Beli melalui website online, dengan biaya ongkos 70 K jurusan Bandara Soetta-Stasiun Duri

KA Airlangga
114K beli via website tiket.com dengan log in aplikasi, ini merupakan harga paling murah di aplikasi

Perjalanan
07:03 WIB
Kalayang start dari T3, jamnya sama persis dengan di jadwal onlinenya yang bisa dicek di situs https://airportskytrain.angkasapura2.co.id

07:11 WIB
sampai stasiun Kereta Bandara 07:11 WIB, benar-benar sesuai jadwal ya, keluar Kalayang, langsung menuju stasiun Bandara mengikuti papan petunjuk, yaitu turun satu lantai, melalui lift atau eskalator, waktu tempuh dari keluar Kalayang sampai masuk ruang tunggu KA bandara sekitar 5 menit dengan jalan santai, jika lari, bisa lebih cepat. Disini saya membuat spare waktu 15 menit yang ternyata terlalu lama ya, tidak ada antrian juga.

KA Bandara
Saya ikut yang jadwal start 07:26 WIB sampai di Stasiun Duri 07:55 WIB, dengan begini masih ada spare waktu 80 menit dari Stasiun Duri ke dalam kereta di Stasiun Senen,
jika ikut jadwal kedua, rasanya mepet banget yaitu 07:57 WIB, sampai Stasiun Duri 08:28 WIB, ini berarti hanya spare waktu 47 menit dari Stasiun Duri ke dalam kereta di Stasiun Senen.

Ternyata pekerja kantoran juga ada yang naik Kereta Bandara ini, penumpang terbanyak adalah saat masuk Stasiun Rawa Buaya, yang kemungkinan besar mereka bakal turun di Stasiun Sudirman. Entah gajinya berapa bisa mampu naik Kereta Bandara yang tarifnya jauh lebih mahal daripada KRL, he he, Sebagai informasi tarif Rawa Buaya turun di Sudirman 35K.

07:50 WIB
Mulai pesan gojek walaupun Kereta belum sampai stasiun Duri,

Ditolek driver gojek sampai dua kali
saat pesan gojek hemat ini, ternyata saya sampai 2 kali ditolak driver, tidak begitu jelas apa alasannya, setelah mendapat driver, beberapa detik kemudian status kembali lagi menjadi "sedang mencari driver". Hal ini terjadi sampai 2 driver.
Akhirnya di pesanan yang ketiga, pesanan saya ada yang mengambil, dan tidak dicancel lagi, namun posisi driver masih otw ke Stasiun Duri, 5 menitan untuk sampai, namun tidak masalah, karena saya juga butuh waktu 5 menitan sampai di titik penjemputan.
Entah kenapa gojek sekarang sekarang tidak seperti dulu, dengan gampangnya driver main cancel tanpa alasan yang jelas dan cenderung subjektif, apakah gara-gara gojek ini juga membaca posisi saya realtime, jadinya dikira saya masih jauh dari posisi penjemputan ataukah hanya penilaian subjektif driver saja berdasarkan jumlah sumbangan yang diberikan.

Sekitar 07:48 WIB
Realitanya sampai Stasiun Duri telat beberapa menit. Beruntung tidak ada antrian keluar stasiun, jadinya bisa langsung menuju titik penjemputan gojek di depan SMA. Di lokasi penjemputan, sudah banyak penumpang dan driver saling mencari di situ.

07:05 WIB
Start Duri naik gojek, melewati jalan yang ada proyek strategis nasional yang menimbulkan macet, menurutmu apakah dengan adanya proyek ini, kali/sungai menjadi bersih? bebas sabun dan kotoran manusia?

08:25 WIB
Sampai Stasiun Senen, begitu turun langsung masuk ke dalam, tidak perlu print tiket, karena sudah memakai tiket elektronik ya, sebelumnya sempat pergi dulu ke toilet yang berada di ujung timur stasiun.

08:40 WIB
sudah berhasil masuk Kereta Api Airlangga, total waktunya sekitar 45 menit, dihitung dari sampainya Kereta Bandara di Duri, sampai berada di dalam Kereta Airlangga, ternyata jika saya ikut KA Bandara yang 07:57 sampai Duri 08:28 WIB, kemungkinan masih bisa juga, namun sangat mepet 2 menit sebelum kereta berangkat, yaitu 47 menit, itupun masih dengan catatan, tidak pergi ke toilet, gojeknya gampang didapat, tidak ada antrian di loket kereta, dan jalan raya tidak macet, jika salah satu saja tidak sesuai prediksi, bisa saja ketinggalan kereta.

Perjalanan Naik KA Airlangga
09:15 WIB
Start 09:15 Stasiun Senen, okupansi penumpang cenderung penuh, penumpang silih berganti antar kota, begitu ada penumpang turun, langsung terisi penumpang lain dari kota yang lain, gerbong makanan terletak di gerbong nomor 4. Posisi duduk kursi saling berhadapan, dua kiri 3 kanan.

16:58 WIB
Finish 16:58 WIB Stasiun Poncol
total waktu perjalanan 7 jam 43 menit
langsung menuju Mushola yang letaknya di luar sebelah pojok barat, beda dengan stasiun Tawang Musholanya di dalam, pojok timur.

Perjalanan Naik Trans Jateng
17:35 WIB
Naik Trans Jateng, yang posisi busnya bisa dipantau aplikasi, jadinya tidak perlu nunggu lama di halte, namun sayang sekali tidak semua trans jateng terdapat fitur posisi ini, ada satu bus yang arah barat, namun dicek di aplikasi di posisi halte tersebut, tidak ada bus. Selain itu, kekurangan yang lain, harus download aplikasi android, tidak bisa diakses melalui website.

Okupansi penumpang mahrib terpantau tidak terlalu sesak, cenderung rata tempat duduk.

Mahrib berbuka di jalan
bus hampir sampai Tourist Center saat tiba waktu berbuka, beberapa penumpang yang naik berbuka seadanya dengan air mineral.

Transit di TIC
langsung transit di TIC berganti bus, tidak enaknya transit, beberapa penumpang tampak berlomba naik armada untuk mendapatkan kursi, ya memang kursi di bus ini menjadi barang yang berharga, karena perjalanan sampai Bawen tidak bisa dibilang dekat, memakan waktu hampir 1 jam dari TIC.

18:35 WIB sampai sukun
Perjalanan Poncol Sukun memakan waktu 1 jam, disini saya Sholat Mahrib dulu di pizza hut dan sekalian beli makanan.

beli spgt 67K
beli kurma dan oleh-oleh di Indomaret
selesai berbuka lanjut naik bus jurusan Solo Semarang, tampak Bus Eka Cepat lagi ngetem disitu, karena takut digetok lagi seperti dulu2, dimana Amp Bawen sampai Rp40K, jadinya saya naik yang bus lokalan saja yang juauh lebih murah 50%, Bwn Amp hanya 20K3, Sambil menunggu mengabsen beberapa bus yang lewat, ada Efisiensi Yogyakarta, Budiman juga sedang angkat jangkar. Agen Budiman ternyata berada di depan Alfamart, sebuah kios kecil ala umkm.

19:40 WIB
Bus yang dinanti datang juga, ternyata Ismo jurusan Mangkang Solo, Ismo ini selisih sekitar 30 menit dari Eka yang tadi, saya pun langsung naik, di dalamnya sudah ada penumpang, namun okupansi masih sedikit 10% saja. Bus tidak ngetem dan langsung berangkat.

20:20 WIB
Macet di Bawen, karena pengaspalan jalan, bus ini tidak masuk terminal Bawen dan Tingkir, jadinya jika kalian akan naik, naiknya dari luar terminal.

21:30 WIB
Sampai di Ps Amp

21:35 WIB
sampe tujuan


Total Biaya
Kalayang gratis
KA Bandara 70K
Gojek 20K+sumbangan 5K
KA Airlangga 114K
Trans Jateng 5K
Ismo 35K

Total 249K, ya dengan waktu tempuh 14 jam 35 menit, termasuk istirahat dan makan, cukup lama juga, namun sangat worth it, mengingat tidak ada keberangkatan bus di jam tersebut. Bus-bus rata- rata berangkat jam 07 pagi.

Revieu Perjalanan Kali ini:
Kereta Api Bandara
-Tidak bisa register di situs resminya https://airport-train.kci.id/register, eror selalu muncul setelah mengisi isian dengan lengkap, entah ini karena servernya atau memang hanya dibuka untuk kalangan tertentu saja, Keuntungan bila mendaftar akun adalah, harganya yang lebih murah, misalnya jurusan Bandara Soekarno Hatta - Manggarai saja bila menjadi member, terpantau harganya 70K, sedangkan bila tanpa member harganya 85K.

Si Anteng
- Mengecek si anteng harus download dulu aplikasi dan membutuhkan koneksi internet
-Tidak semua Trans Jateng muncul di gps si anteng
+Pembayarannya mudah, bisa QRIS, kartu, dan cash, sangat memudahkan, kalau saya paling enak pakai kartu, kalauu qris, sulit karena goncangan saat scan QRIS.

Kereta Api Airlangga
+Bisa cek in online, tidak perlu antri, paperless, dan hemat kertas

Sekian, terima kasih telah membaca. Tulisan ini juga dibantu edit menggunakan meta ai, misalnya saat menghitung lama perjalanan.


Referensi
1https://soekarnohatta.injourneyairports.id/access/city-transportation/airport-train/2/ka-bandara?from=singleData
2https://myspacenote.blogspot.com/2024/04/perjalanan-arus-balik-lebaran-2024.html
3https://myspacenote.blogspot.com/2026/01/perjalanan-dengan-kereta-api-tawang.html
Read More...

Tuesday, February 24, 2026

Transportasi Umum Trans Jakarta dari Bandara Soekarno Hatta ke Pulo Gadung


sumber gambar kompas.com1
Selamat pagi semuanya, kali ini saya akan catat lagi perjalanan naik bus angkutan umum di Kota Jakarta, bagaimana perjalanan dan catatan waktunya? simak terus tulisan di bawah ini ya.


07.45 WIB
Start T2, jalan kaki menuju stasiun Kalayang T2, tinggal ikuti saja papan arah ya. Stasiun Kalayang ini ada di lantai 2

08.00 WIB
Start dari Stasiun Kalayang, naik Kereta Kalayang Bandara

08.05 WIB
nunggu Trans Jakarta kode SH1 di Stasiun

08.15 WIB
naik SH1, setelah tadi menunggu 10 menitan

08.50 WIB
Sampai Terminal Kalideres

09.05 WIB
Start dari kaliderer naik TJ 03

09.25 WIB
Melewati halte Grogol, dekat dengan daytrans grogol di pom bensin

09.40 WIB
Finish Monas, lalu transit ke TJ 02

09.45 WIB
start naik TJ 02

10.05 WIB
Sampai halte Cempaka Mas, tempat transit dengan koridor yang cukup panjang

10.30 WIB
Sampai halte tujuan


Total Biaya 3,5K+3,5K
Total Waktu 07:45 sd 10:45 yaitu 3 jam
jauh lebih lama dibandingkan naik kendaraan umum taksi yang kalau lancar hanya membutuhkan waktu 40 menit, namun dengan biaya yang juga lebih mahal sampai 200K

Referensi
1https://otomotif.kompas.com/read/2024/06/18/160100615/mulai-19-juni-transjakarta-kalideres-bandara-soetta-sampai-jam-24.00#google_vignette

Read More...

Sinar Jaya Sruwen Pulo Gebang Depok


Selamat malam semuanya, kali ini saya akan mencoba lagi bus yang belum pernah saya reviu perjalanannya, yaitu PO Sinar Jaya, apakah tickettingnya konsisten dimana pun, ataukah masih ada perbedaan perlakuan seperti perjalanan Rosalia Indah sebelumnya ya2, silahkan simak terus tulisan di bawah ini ya.

Pembelian tiket
Rp.220K beli via redbus, bayar via qris gopay agar tidak terjadi hal-hal seperti sebelumnya yang berhasil bayar, namun kursi malah tidak bisa1

18:40 WIB
Start titik awal

18:50 WIB
Sampai agen Sruwen, belum ada siapa-siapa,

19:00 WIB
agen baru datang, langsung print tiket dan dapat sebotol air mineral 600ml

20:00 WIB
Dikabarkan bus kelewatan, bus putar balik ke Sruwen

20:50 WIB
Start Sruwen, okupansi penumpang kurang lebih 80% terisi ya

21:30 WIB
Sampai Bawen, menaikkan beberapa penumpang

22:50 WIB
Sampai Rumah Makan Sari Rasa

22:30 WIB
berangkat dari rumah makan, setelah istirahat 40 menit

03:50 WIB
Melewati Gerbang Tol Cikampek

04:15 WIB
Karawang Timur/Klari

04:20 WIB
berhenti lama karena macet di pintu keluar tolnya

05:05 WIB
Sampai di Pool Cibitung

05:40 WIB
Sampai di Pulo Gebang

05:50 WIB
Trans Jakarta koridor 11 berangkat

06:25 WIB
Sampai Fly Over Jatinegara, transit bus menuju atas jalur 5

06:40 WIB
Sampai halte tujuan


Reviu
-asap rokok di agen
-pengecekan nama tidak konsisten, kali ini tidak dicek KTPnya sama sekali
+harga tiket murah
-bau rokok di bus, walaupun sudah bersekat
+Sistem Ticketting yang masih konsisten, walau beli online tetap dilayani dengan baik
-tidak ada gps, tidak ada informasi bus sampai mana, masih mengandalkan status grup agen

Referensi
1https://myspacenote.blogspot.com/2026/01/kramat-djati-jakarta-solo-yogyakarta-b.html
2https://myspacenote.blogspot.com/2026/02/tangerang-jakarta-ke-solo-naik-bus.html
Read More...

Tangerang Jakarta ke Solo Naik Bus Rosalia Indah 3032


pic by masgaslex3371

Selamat pagi guys, kali ini saya akan menulis lagi catatan perjalanan naik Rosalia Indah jurusan Kalideres Boyolali, Kali ini saya akan mencoba naik dari titik awal yang dekat dari Bandara Soekarno Hatta, yaitu Terminal Kalideres, bagaimana perjalanannya? naik apa saja?, simak terus tulisan di bawah ini ya.

Pencarian tiket
Pembelian tiket melalui website online desktop, namun tetap melalui akun yang sudah dibuat agar bisa menikmati fitur tracking bus
Harga tiket 240K
Bayar 241K via Online Website
okupansi h min 1 terisi 13 kursi dari 28 kursi

Hari H Keberangkatan
15:35 WIB
Start dari titik awal menuju halte SH1 di Bundaran

15:40 WIB
Sampai bundaran, disana ada seorang wanita menanyakan naik apa, kemungkinan besar kru/penjaga/calo angkutan umum, entah angkutan umum apa, karena yang lewat juga banyak, ada damri, agra mas, sinar jaya bandara, blue bird, dan berbagai macam angkutan omprengan. Dengan sigap dan meyakinkan bahwa bus Trans Jakarta SH1 akan segera tiba sebentar lagi namun entah sebentarnya itu berapa lama.

15:55 WIB
Bus SH1 datang, oiya, pembayaran menggunakan kartu e money ya, dengan melakukan tap in dua kali, yaitu saat masuk dan tap out saat akan turun. Saat masuk terdengar bunyi beep satu kali, kalau tap out terdengar bunyi beep dua kali

Tarifnya flat jauh dekat Rp3.500,-
Okupansi penumpang cukup ramai, ini adalah foto dari tempat duduk paling belakang


16:05 WIB
macet di arah keluar bandara

16:55 WIB
Sampai di Terminal Kalideres
perjalanan memakan waktu 1 jam 20 menit dari titik awal
Turunnya bus SH1 ini tidak tepat di halte busway, namun langsung berada di tempat parkiran bus, bagi yang melanjutkan trans jakarta lain tentunya harus bayar lagi ya.

Menghadapi calo Termnila Kalideres
Kalau search google memang Terminal Kalideres isinya memang aga lain, misalnya jika malam hari, kita diminta turun di dalam terminal, jangan di luar terminal, dan lain sebagainya, Terakhir saya kesini tahun 2014 atau 2015 an saat naik Bejeu, cuman saat itu saya jarang menulis trip reportnya ya. Nah kali ini penasaran juga kondisi terbaru sekarang bagaimana di pagi hari.

Begitu turun, kita tidak langsung diserbu calo/copet seperti di Pulo Gadung ya, tapi setelah kita menuju ruko-ruko warung agen barulah para calo mulai mendekat, menanyakan tujuan kemana, naik apa, seperti biasa, karena sudah beli tiket, jadinya lebih pede menjawab, berbeda jika saya belum bertiket, sudah pasti akan ditarik-tarik calo untuk naik busnya, dan biasanya busnya pun tidak jelas akan naik bus apa.

Hanya saja saya kali ini hanya buta lokasi tiket bus Rosalia Indah ada di sebelah mana, saya coba bertanya kepada seorang calo yang sedang menawarkan Bus Sudiro Tungga Jaya, ternyata lokasi Rosin ada di ujung loket nomor 2, tidak lupa saya ucapkan terima kasih, lalu langsung menuju loket. Unik juga loket di sini ada nomor urutnya dimulai dari posisi selatan.


Seorang bapak tua agen Rosalia Indah terlihat sibuk dengan printer mini untuk mencetak tiket, kata beliau nunggu sebentar, duduk dulu, karena internetnya sedang eror, jadinya tiketnya belum berhasil tercetak, ternyata di situ sudah ada beberapa orang menunggu tiket dicetak, setidaknya ada 7 orang. Cukup banyak juga.

Fitur gps
Beberapa saat kemmudian Bapak tua agen mendatangi saya menyerahkan lembaran tiket yang disampul, akhirnya berhasil juga cetak tiketnya ya. Selesai cek in, saya cek di aplikasi ternyata juga sudah muncul kode armada di aplikasi, yaitu 3032, sesuai di tiketnya. Namun posisi GPS, ternyata masih jauh di Tangerang dengan kondisi jalurnya yang merah pekat. Saya perkirakan bakalan telat 2 jam dari jadwal awal jam 17:30 WIB sore.

Sayang sekali hal seperti ini tidak diinfokan ke penumpang dari agen, karena tentu tidak semua orang pasti paham aplikasi rosin, siapa tau ada yang belinya tidak melalui aplikasi ya, seharusnya paling tidak ada pemberitahuan busnya posisinya ada dimana saat ini, dan bakal telat sampai jam berapa.

Karena terpantau jalur ke Kalideres dari Tangerang macet di google map, jadinya masih bisa leluasa waktunya untuk mengisi perut , ganjal sebelum makan malam di rumah makan nanti, segelas mie goreng sedap Rp13K dan kacang atom seharga 12K, menemani sore itu. Beruntung cuaca sedang tidak hujan.


Sholat Mahrib di Masjid
Di samping Terminal ada Masjid Besar, namun entah kalau malam apakah dikunci atau tidak, cara kesana kalau dari Terminal, jalan kaki keluar Terminal dulu, lalu belok kanan arah barat, di situ ada Masjid Besar.

Panggilan mendadak
saat leyeh-leyeh di teras masjid untuk Sholat Mahrib yang waktunya hanya tinggal 10 menit an, tiba-tiba ada panggilan nomor asing, sampai menelpon dua kali. Entahlah mungkin telepon penipuan yang marak akhir-akhir ini, saya cek nomornya di gooogle tidak ketemu siapa, lalu saya cek foto profil whatsappnya, oalah, ternyata Agen Kalideres Mas Robarulah, 085725734950, ada apa ni kok tiba-tiba telepon, padahal busnya masih 1 jam baru tiba.

ternyata saya diminta langsung naik bus yang sudah tiba di depan ya. Ternyata pindah busnya terlalu mendadak ya, jadinya menimbulkan ketidaknyamanan bagi busnya dan bagi saya ya karena tidak diberitahukan di awal kalau busnya ganti. Langsung saja saya bergegas jalan kaki tergopoh-gopoh menuju Terminal lagi.



18:05 WIB
Bus diberangkatkan dari Terminal Kalideres, Ternyata yang saya naiki ini Bus Jurusan Wonosobo, kru wonosobo ternyata sudah koordinasi sebelumnya, nanti akan di transit di rumah makan, sementara bus saya bisa langsung bablas ke Grogol.

OK lah sampai saat ini masih aman ya.

Okupansi bus ini hanya 7 orang saja, sayang sekali di bus transitan ini ternyata, tidak mendapatkan fasilitas seperti Rosalia Indah pada umumnya, naik bus ini ibarat naik bus patas, misalnya seperti nomor kursi yang acak, tidak ada fasilitas selimut, sopir merokok, dan sebagainya.

Pindahnya bus juga mendadak tidak diberitahukan dari awal, sehingga membuat kepanikan karena mendadak, selain itu tidak ada kejelasan barangnya ditaruh mana saat di rumah makan nanti, beruntung saya tidak terlalu membawa barang banyak, apakah nanti ditinggal saja di rumah makan apa tetap disimpan di kabin, tidak jelas.

21:20 WIB
Sampai di Rumah Makan Subang

21:50 WIB
3032 bus yang asli baru tiba, sementara bus 3047 berangkat melanjutkan perjalanan

22:30 WIB berangkat naik 3032

02:30 WIB
Menurunkan penumpang di jatingaleh

03:30 WIB
Sampai Pasar Ampel

dst

Rosalia Indah 3032
-sudah tidak ada promo ulang tahun
-belum sinkron akun di website dengan akun di aplikasi, akun sudah sinkron antara pemesanan di website dengan aplikasi, namun harus menunggu beberapa hari pemesanan yang kita pesan dari desktop muncul di aplikasi kita.
-Pergantian bus mendadak, tidak diberitahukan dari awal
-Pergantian bus tanpa disertai pelayanan yang setara, misalnya kursi tidak sesuai, tidak ada selimut, dan kru/sopir merokok

Referensi
1https://www.instagram.com/p/DEy2l0-TEt9/?img_index=1
Read More...

Friday, January 23, 2026

Laju Prima Pagi 170 dan 183 Matesih Solo Boyolali Salatiga Semarang Jakarta Cileungsi


Selamat siang semuanya, kali ini saya kan menulis lagi trip report bus Laju Prima naik dua bus sekaligus, 183 dan 170, bagaimana perjalanannya?, silahkan simak terus tulisan di bawah ini.

Pembelian Tiket
Harga 250K beli langsung ke agen Sruwen, terpantau agen sudah memakai sistem elektronik, namun sayang sekali hanya agen yang bisa akses dan hanya beberapa rute saja yang bisa diakses calon penumpang.
Disini sempat mencatat juga beberapa nomor agen bus Sruwen siapa tahu dibutuhkan :
Agen Sruwen:
Sinar Jaya 082138859620
Agramas 085225641123
Agung Sejati 085225641123
Agung Sejati 2 085293997321
Hiba Putra 085293997321
Haryanto 085293997321
Bhaladika 085293997 dst sda
Cahaya Trans 081393776350
Laju Prima 089543…

Keberangkatan jam 9 pagi

Hari H Keberangkatan

08:40 WIB
Start dari posisi awal, cuaca mendung, karena musim hujan

08:55 WIB
Walau online, ternyata bisa geser-geser bus juga
Sampai agen Sruwen, langsung diminta menunggu langsung, tanpa konfirmasi nomor tiket dan nomor bus, hanya diinfokan busnya ganti, dari 179 ke 183, dan kursinya geser ke kiri D1 ke B1, ternyata walau elektronik, tetep bisa pindah bus ya, anehnya di tiketnya tidak diganti dengan yang baru. Hanya pemberitahuan lisan saja.



09:50 WIB
Akhirnya bus tiba di lokasi, telat hampir 1 jam dari jadwal semula. Bus Laju Prima 183 seperti yang diberitahukan sebelumnya. Akhirnya langsung naik, dan bus putar arah di dalam terminal, dan langsung berangkat. Jalur arteri tidak terlalu macet, hanya ketemu truk pelan lepas Mbangsari.
Okupansi penumpang saat naik hanya terisi 8 orang dari kapasitas 32 kursi, kombinasinya 7 baris di sebelah kiri, dan 9 baris di sebelah kanan. Jadinya secara logika baris kiri lebih lebar. Bus sudah suspensi udara, namun rasanya lebih empuk daripada suspensinya rosalia indah, dan 11 12 sama suspensinya harapan jaya. Interior bus ini memiliki sekat.


foto bus 183




Pandangan ke depan memakai sekat


interior


kursi kelas eksekutif



10:05 WIB
Melewati Terminal Tingkir tanpa masuk untuk menaikkan penumpang, langsung bablas masuk tol

11:25 WIB
Exit Tol Batang, lalu berhenti sebentar di Mushola Al Huda, untuk semprot filter sejenak.

11:30 WIB
masuk RM Sendang Wungu
disini istirahat makan dulu, sambil menunggu azan zuhur jam 11:55 WIB waktu setempat, di rumah makan ini tersedia beberapa menu pilihan, yaitu sate bumbu kacang, nasi rames, dan soto, pilih salah satu saja, namun sayang sekali nasinya sudah dijatah, tidak bisa menyesuaikan sendiri porsi nasinya.
menu makanan


Panggung, bisa buat acara pernikahan


Para penjaga nasi


ini bus laju prima 183, terparkir sendiri, karena yang lain belum pada datang, B7193TGC

cek di spionam1
BERIKUT HASIL PENCARIAN ANDA :

Nomor Kendaraan : B7193TGC
Nama Perusahaan : PT. WARGA BARU EKSPRESS CAB. JAKARTA
Jenis Angkutan : PARIWISATA
Nomor Kartu Pengawasan (KPS) : SK.00119/AJ.202/6/DJPD/2018/100001466-00042
Masa Berlaku KPS : 21 Agustus 2026
Seat : 60
Nomor Uji Berkala : JKT1633544
Masa Berlaku Uji Berkala : Cek disini
Merek : HINO
Nomor Rangka : MJERN8JSKGJS1****
Nomor Mesin : J08EVTJ1****
Nomor SRUT : -


Ternyata di rumah makan ini ada Pahala Kencana yang sudah terbengkalai



12:00 WIB
Laju Prima berangkat dari rumah makan, tiba-tiba

di kontrolan saya langsung diturunkan karena ganti bus, padahal tadinya tidak ada pemberitahuan dari awal ya. Entah 170 sampai mana tidak jelas juga, hanya disuruh menunggu, perjalanan yang penuh kejutan ya, awalnya ganti bus, sekarang ganti lagi.

12:05 WIB
Ternyata bus 170 baru datang, disusul 199, menuju rumah makan, berarti saya harus nunggu 40 menitan lagi disini ya, Sementara itu ada juga bus lain yang singgah disini seperti Raya dan Kalingga Jaya.

12:40 WIB
Laju Prima 242 datang

12:50 WIB
Berangkat, kali ini naik bus 170, bus ini sesuai tiket asli, dan tempat duduknya pun tidak berubah, sesuai tiket.

13:05 WIB
berhenti kolong tol Batang, ketemu sama Bus Paketan Rosalia Indah yang juga berhenti, entah tranksaksi apa itu ya,
Okupansi penumpang
Okupansi 170 ini lebih baik daripada 183, yaitu terisi hampir separuhnya, 18 kursi dari kapasitas 32 kursi, 7 baris kiri, dan 9 baris kanan.

17:15 WIB
Sampai di GT Cikampek, turun 1

17:35 WIB
Sampaidi Klari, Karawang Timur

18:00 WIB
Karawang Barat

18:10 WIB
mampir sebentar di rest area setelah Karawang Barat, KM 42, menolong penumpang 342 yang mogok

19:00 WIB
menurunkan penumpang di exit tol Bekasi Timur, pilihan tepat mengingat jalan menuju agen terpantau macet berwarna merah di google map

19:30 WIB
sampe Pasar Rebo, langsung menuju shelter transjakarta menunggu TJ 7, yang ternyata sekarang ada layanan lewat tol

19:40 WIB
Bus TJ 7 datang, langsung saya naik, nanti transit di cawang sentral, kali ini naik bus listrik, jadinya lebih kedap suara di dalam, kecepatannya bus ini di lock sekitar 50 kmh, namun hal tersebut tidak terlalu pengaruh, karena sering terkena macet.

20:30 WIB
Sampai di halte tujuan, dengan cuaca yang sudah terang, namun lingkungan masih basah sisa hujan sore tadi. Langsung menuju penyetan lele 18K, harganya tidak jauh dengan di Boyolali, lele bakar lengkap dengan bumbu dan lalapan, 15K/ekor

Reviu
+Sudah ada nomor bus saat pemesanan tiket, padahal pesan h min 2 keberangkatan, sesuatu yang luar biasa di dalam pertiketan bus
-Tidak semua bus memiliki colokan USB, jadinya fasilitasnya random, 170 tidak ada colokan, kalau 183 ada colokan USB A
----bau rokok, walau bersekat
--walau elektronik, masih bisa terjadi pindah bus, tidak dijelaskan alasannya dan perkiraan ke depan apakah pindah lagi, tapi yang jelas bisa sampai tujuan
--tidak ada GPS bus sampai mana yang bisa diakses penumpang
-penamaan denah kursi di tiket elektroniknya yang tidak lumrah, A1, A2, A3 dst
-penamaan denah kursi di aplikasi tidak sama dengan penamaan kursi di armada, misalnya di aplikasi huruf dulu baru angka, kalau di armada ditulis angka dulu baru huruf
-Keberangkatan telat sekitar 50 menit dari jadwal semula, ditambah waktu menunggu bus asli di Rumah Makan 40 menit, jadinya total telat 1,5 jam
-Beberapa toilet bus terpantau sudah rusak, misalnya tidak ada airnya seperti yang ada di 183
-Terkadang berhenti tidak jelas di pinggir jalan, untuk maintenance, misalnya semprot filter, entah kenapa tidak dilakukan sebelum berangkat ya
-Porsi nasi fix, tidak bisa ambil sendiri/menyesuaikan sesuai porsi sendiri
+Rasa menu makanan sate enak

Akhir kata terima kasih kepada para pembaca dan seluruh pihak yang berpartisipasi hingga sampai tujuan dengan selamat, menurut kamu dengan harga Rp250K, apakah worth it naik bus ini?

Referensi
1https://spionam.dephub.go.id/?noken=B7193TGC#kendaraan
Read More...