Showing posts with label pendapat. Show all posts
Showing posts with label pendapat. Show all posts

Thursday, September 10, 2020

Kritik buat Teman Bus


pic by tribun bali
Teman Bus, sebuah program yang baru berjalan beberapa bulan terakhir, intinya dibuka trayek Bus baru di beberapa daerah dengan sistem cashless, diklaim dari situs resminya, teman bus ini menggunakan aplikasi yang harus didownload untuk memantau bus real time, tapi coba mari kita lihat.
Gambar jadwal ketika dipilih menu dari GOR ke Bandara


Gambar jadwal ketika dipilih menu dari Bandara ke GOR
Gambar di atas adalah salah satu tampilan real time bus berdasarkan halte yang dilaluinya yang saya screenshot pada waktu yang sama, tapi coba perhatikan bus dengan plat DK 7139 AE, cukup membingungkan bukan?
Bus tersebut terlihat di dua layar jurusan jadi tidak terdeteksi mengarah kemana, jadi bisa saja bila anda siap2 di titik A, mengira bus dari B sedang menuju A, tapi ternyata malah mengarah ke C.
Jadi saran saya sebaiknya kata-katanaya di aplikasi jangan hanya meninggalkan terminal bla-bla bla, tapi meninggalkan ... menuju...


Perkiraan tiba Bus ini sangat penting, jika ini bisa diatasi, tentu ngga menjadi masalah, mau jumlah bus banyak mau sedikit, mau busnya bobrok sekalipun, jika calon penumpang tau kapan bus akan tiba tentu akan sangat membantu, apalah artinya bus bagus dan banyak, tapi waktu tunggunya ngga menentu, yang ada orang malah jadi enggan memanfaatkan karena tidak efisien dan membuang waktu. Sebenarnya masih banyak kritik2 yang lain yang kalau disebutkan bisa banyak, tapi menurut saya yang paling signifikan tentu adalah apa yang ada di atas.

Read More...

Tuesday, August 28, 2018

Pohon Belimbing

Pohon belimbing, buahnya kuning, rasanya masam, jatuh sendiri bila sudah waktunya.
Pohon Belimbing di depan rumah, buahnya masam, warnanya kuning bila sudah matang, dan kadang jatuh langsung ke bawah bila tidak segera dipetik. Pohon belimbing depan rumah, tingginya sekitar empat meter berbuah tidak terlalu manis, entah dulunya ini adalah asalnya dari biji yang dibuang ataukah dari bibit tanaman yang dibeli di pasar, karena sejak kecil pohon ini sudah ada, atau mungkin pohon ini sudah ada sejak jaman rumah ini belum ada masih berupa kebon, lengkap dengan pohon kelapa yang berada di samping barat pohon belimbing ini yang sekarang sudah ditebang.
Pohon belimbing buahnya masam sudah ada sejak aku kecil, pernah aku memanjatnya untuk menggoyang shuttle kok yang nyangkut di dahannya. Pernah pula ku memanjatnya untuk menurunkan layangan yang tersangkut. Di malam lebaran pohon ini pernah kulempari dengan kembang api yang menyala di malam hari tersangkut di pohon belimbing.
Pohon belimbing depan rumah berada tepat di samping tumpukan batu, disamping pohon jambu air yang sering dipakai untuk memasang jemuran, batu yang dipakai sarang ular yang entah sekarang kemana.

Read More...

Friday, June 8, 2018

Mudik 2018

Mudik telah tiba, perlahan orang bergerak menuju tempat yang dinamakan kampung halaman, meninggalkan Kota untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.



Jakarta pun juga patut dimengerti, jangan kau jadikan dia tempatmu menguras ambisi semata, namun saat kau telah selesai kau terang-terangan berkata "Aku ingin meninggalkanmu segera" seolah hadirmu disini hanya sebuah terpaksa, cobalah lebih arif, berbisiklah pelan kepadanya "Jakarta, terimakasih atas segalanya, izinkan aku pulang sejenak melepas rindu, suatu saat kita pasti kembali bertemu". Dia bukanlah lading eksploitasi, Jakarta adalah teman kita mendewasakan diri, karya siapa ini yang tahu tolong berikan sumbernya ya.

Ini baru keren...! Info jalan arus mudik 2018 semoga bermanfaat.....

Silahkan dicoba Real Time CCTV jalan TOL se Pulau Jawa, lumayan untuk tahu situasi macet atau tidaknya:

http://rttmc.dephub.go.id/rttmc/m/page/cctv

CCTV Mudik 2018

Read More...

Thursday, April 26, 2018

Pesan terakhir Feedjit

Berita mengejutkan dari situs feedjit yang selama ini menemani kalian para pembaca blog saya selama kurang lebih 4 tahunan, feedjit membantu kita menganalisis situs kita dengan mengetahui dari mana saja kita melihat. hari ini saya mencoba mengakses feedjit.com ternyata muncul pesan yang menyatakan bahwa feedjit berhenti melayani karena terkait perubahan kebijakan, entah itu kebijakan internal mereka atau eksternal dari luar akan aturan semacam pembatasan, Di situ juga menyatakan feedjit ini hanyalah bagian dari hobi yang ternyata karena terkait aturan tertentu, hobi ini terpaksa berhenti sebagai sebuah bagian dari situs yang free, kecuali bila dikenakan biaya. pada bagian akhir pesan si Mark ini menyarankan kita untuk menggunakan google analytic untuk mengetahui statistik halaman web kita. OK hal ini tentu.

Mungkin kalian ada yang mengetahui situs serupa? di dalam feedjit ini memang kita bisa melihat lokasi pengakses situs kita. Melihat kalimat persyaratan aturan dan risiko cyber kita tentu ingat pada kasus yang juga berkaitan dengan risiko syber saat ini, yaitu tidak lain dan tidak bukan adalah kasus facebook karena ada aplikasi yang ternyata menyimpan data profil pengguna facebook melalui aplikasi permainan. Tentunya kalian ingat ada aplikasi di FB yang meminta persetujuan kalian kalau aplikasi A bakal mengakses data profil fb kamu, lalu dengan yakin kamu klik allow. Entah kasus yang menimpa facebook ini kasus seperti apa, Aplikasi yang mana? bagaimana bisa si pembuat aplikasi yang terintegrasi dengan facebook, apakah awalnya pengaksesan data tersebut melalui jalan seperti pilihan Allow Not Allow dsb. saya kurang paham.

code
Read More...

Saturday, March 11, 2017

Dari Luar Kereta Api Eksekutif Sekilas Tidak ada Bedanya dengan Kereta Api Ekonomi

Kereta api ekonomi sekarang tidak seperti dulu, kalau dulu orang masih bisa membeli tiket berdiri, sekarang sudah tidak boleh, dulu banyak asongan lewat, sekarang sudah dilarang, Kereta api ekonomi sekarang sudah dilengkapi Air Conditioner. Kursi bangku masih sama dengan kombinasi kursi tegak salilng berhadapan, berbeda dengan kelas eksekutif, apa saja yang membedakan ekonomi dengan eksekutif? karena kalau dilihat dari luar, memang sepertinya tidak ada bedanya antara kelas ekonomi dan eksekutif.

Pertama kursi
Kursi di kelas eksekutif menggunakan kombinasi tempat dua dua, sehingga lebih leluasa daripada kelas ekonomi. Kursi dilengkapi dengan fasilitas recleaning seat agar bisa rebah, kemudian ada juga tempat makan

kedua Televisi yang tersedia di depan
televisi ini hidup sepanjang perjalanan, entah ditonton atau tidak,

Selimut
selimut ini penting dalam menangkis dinginnya suhu akibat AC di dalam gerbong kereta

Bantal kecil
Bantal kecil

Pengumuman di dalam kereta
di dalam KA Eksekutif kita akan mendengar pengumuman dari rekaman suara seorang perempua yang sudah terprogram, isinya tentang keterangan stasiun tujuan

Video keselamatan di dalam kereta
Di dalam kereta ini ada hal yang tidak kita temui di kereta ekonomi, yaitu video tentang keselamatan di dalam kereta api, ya mirip video keselamatannya Garuda Indonesia, di dalamnya menjelaskan pintu darurat, kalau melangkah harus perhatikan langkah, taruh barang di bagasi atas, jangan naruh barang di koridor, dan lain sebagainya.

Apa aja yang sama KA Eksekutif dengan Ekonomi?
sama-sama dingin
Bentuk gerbong

Apa saja gak enaknya?
memang manusia tidak ada puasnya, menurut saya gak enaknya KA Eksekutif adalah suhu AC yang terlalu dingin, posisi tidur yang kurang pw, karena kursi tidak bisa direbahkan banget, juga lampu gerbong tidak dimatikan, tapi sebenarnya memang tidak dimatikan kemungkinan karena alasan keamanan ya.
Read More...

Wednesday, January 27, 2016

Honda Bebek 150 cc, Bertambah Lagi Bebek Siluman


Honda 150 cc, cc segini seimbang lah bila dibandingin sama mx king 150 cc nya yamaha, yang pasti motor2 jaman sekarang larinya byuh, kenceng2, dulu kalo di tanjakan pake honda GL cepek tahun 88, beratnya minta ampun, kemudian pake supra 100 cc lebih kuat, trus pake honda 125 cc wuh, enteng banget, sekarang ada lagi motor bebek 150 cc, motor 125 cc aja, larinya udah kayak siluman, was wus was wus, apalagi ini, tapi yang jelas, dari dulu motor yang cc nya lebih besar, pasti bobot motornya juga lebih berat ya, alhasil manuver tidak selincah cc kecil, namun soal top speed pasti kayak siluman, tiba2 tiba ngilang gitu aja di depan. Ditambah lagi sekarang beli motor terbilang gampang, menambah ruwet jalan hehe.

Oiya kenapa ane ga bandingin sama satria 150, gampang aja, kan bentuknya aja beda, ane bandingin yang bebek sama bebek, yang bentuk2 body stangnya hampir sama, tingkat ergonomisnya juga ga jauh amat, kalau satria fu kan yang jelas beda sama bebek rasanya. Apalagi sama cbr 150 cc, dah beda lagi bentuknya. Ini ngomongin bebek, yang dulu ada yang bilang motor cewek, tapi sekarang lebih sering dengernya motor bebek, kalo dulu kan kesan motor bebek memang motor cewek, meskipun sekarang cewek rata2 pada suka motor matic, yang menurut ane malah ngeri pake matic, engine brake terasa kurang, ditambah lagi kalo pas gasnya eror trus ah sudahlah hha.
Read More...

Wednesday, April 16, 2014

My Best Favourite Stand Up Comedy Indonesia (Stand Up Komedi saat ini yang paling bagus lucu menurut Guwe)

Awalnya ane emang jarang nonton stand up comedi Indonesia, karena emang jarang nonton TV dan menurut gw ya emang kurang suka sama aja stylenya, gitu gitu aja. Padahal SUC di Indonesia itu udah bertahun-tahun lho. Ceritanya kemaren liat Dodit di Stand Up Comedy Indonesia Kompas yang nongol di Popular Youtube in Indonesia, akhirnya tertarik juga buat ngeklik, setelah diliat, emang keren pembawaannya, stylenya lain daripada yang lain, diliat-liat lagi pas dia audisi, juga keren, dari situ saya berpendapat Doditlah juaranya, eit tapi pendapat saya berubah ketika liat dodit pas SUCI 4 SHOW 6 dengan tema Pemilu, terus terang kurang sreg, mungkin karena udah liat stylenya dulu kali ya. Dari Dodit ini rasa penasaran saya berlanjut, hasil pencarian saya ternyata bukan cuman dodit yang menurut gw unik.

Nah, berikut ini list Stand Up Comedi Indonesia yang menurut gw punya style tersendiri, Mungkin gak menang SUCI atau audisi macem-macem lainnya ga apa apa, karena menurut gw mereka ini udah jadi pemenang. Istilah kerennya The Real Stand Up Comedi Ala Gw, Ini cuman pendapat pribadi ya, bersifat subjektif. Bisa saja ada yang pendapatnya sama atau ada yang pendapatnya ga sama. Dan hal ini bukanlah mutlak lho ya, maksudnya karena tidak setiap episode orang yang sama harus bisa lucu terus, kadang memang harus serius untuk memabakan sesuatu hal yang serius. dan tidak semua hal itu bisa dijadikan lelucon, yang saya cantumkan disini memang tidak setiap penampilan bisa saya suka, tapi secara keseluruhan saya menyukainya, silahkan lihat sendiri :


Cak Lontong (Lis Hartono)
Dzawin (Dzawin Nur Ikram)
Dodit (Dodit Mulyanto)
Sule (Entis Sutisna)
Hifdzi (Hifdzi Khoir)
Coki (Nama Asli belum tau)
David (Nama Asli belum tau)
Mudy Taylor (Dhimas Mudiarto Ramelan Soetarto)
Beny (Nama Asli belum tau)
Pulung Siswantara
Fajar Ramadhan
Bintang Bete

siapa lagi ya? kalau tidak percaya silahkan search penampilan mereka di Youtube
Read More...

Friday, March 28, 2014

Suatu Malam di Perempatan Jalan

Jam 19.40 gerimis masih turun, tidak deras, namun kalau keluar tanpa mantol, badanmu pasti basah. Di sebuah perempatan jalan raya, tampak kendaraan sedang antri di menunggu lampu menjadi hijau, tidak saling berebut, dan saling bergantian. Saya lihat lebih banyak kendaraan dari arah timur. Sedangkan dari arah barat terlihat lebih sedikit, lebih sedikit lagi adalah kendaraan dari arah utara, dan yang paling sedikit adalah kendaraan dari arah selatan.
Perbedaan yang bisa saya identifikasikan dari keempat arah perempatan tersebut ialah, jika dari timur lebih sering melihat bus, dari barah lebih sering melihat truk yang mengangkut tanah dalam keadaan penuh, dari utara lebih sering melihat truk pengangkut tanah yang kosongan, dan terakhir dari selatan, lebih sering melihat mobil dan motor.

Jalan basah, menciptakan suara gemericik menciprat ke kiri dan kanan ketika roda melintas, kaca mobil basah disapu wiper tak henti-hentinya. Kadang kala kaca kendaraan berembun, menciptakan penglihatan yang kabur bagi pengendara di dalamnya. Embun ini bisa diatasi dengan menghidupkan Air Conditioner di dalam kendaraan.

Kadang juga beberapa kendaraan tidak menunggu hijau, tapi menunggu kosongnya kendaraan dari arah lain. Ya memang karena kondisinya memungkinkan untuk melakukan hal tersebut. Blind spot tidak ada.

Bus bus yang dari timur ini kebanyakan menuju Jakarta, mengantarkan penumpang yang mungkin memang sedang pulang kampung ke Jakarta, atau bisa saja orang yang mengurus kepentingan disana. Sedangkan dari arah barat terlihat pula motor-motor yang memakai mantol, para pekerja pulang malam, yang tak menyerah begitu walau terkena hujan
Read More...

Wednesday, March 26, 2014

Apa yang kamu Sukai dari Hujan?

Hujan selalu dikaitkan dengan memori seseorang, pengingat masa lalu, pengingat sebuah peristiwa, pengingat kampung halaman, dan pengingat- pengingat yang lain, sedih maupun senang. Mau di kota A atau di kota B, suara hujan tidak berubah, sensasi dan suasana saat titik-titik air menghantam genteng rumah/atap itu tetap sama, mungkin ini pula yang menyebabkan hujan bisa menjadi semacam pemicu untuk membuka memori lama. Meskipun demikian, walau suara dan sensasi hujan sama, memori yang terbuka tidak sama, mungkin bagi yang merantau pas hujan langsung teringat kampung halaman, mungkin pas hujan pula, kamu jadi ingat dengan seseorang, ingat dengan sebuah peristiwa, kisah hidup yang pernah kamu lalui, dan ingat akan hal lain apapun bentuknya. Hari ini Maret 2014 di tempat saya ternyata masih hujan. Pengen tahu juga kira-kira apa yang membuat kamu seneng dari hujan itu? dimulai dari saya :

Saat ada bau tanah terkena hujan
Saat ada wedang ronde diwaktu hujan
Saat hujan menghapus debu di jalan
Saat hujan bisa menghilangkan rasa asing
Saat jalanan jadi lancar karena hujan
Saat Kendaraan melintas dijalan yang terkena hujan
Saat hujan memenuhi kebutuhan tanaman
dst
Read More...

Monday, December 2, 2013

Ekonomi Islam

Berawal dari kunjungan ke blog seseorang yang saya lupa alamatnya, lalau saya telusuri orang itu dan sampailah saya pada artikel tentang perekonomian islam. Dimana Islam memiliki perekonomian yang handal dibandingkan sistem yang lain.
Pertama penggunaan mata uang dinar dan dirham atau emas dan perak, sejak jaman Rasul dahulu satu dinar bisa untuk seukuran membeli seekor kambing, sampai sekarang satu dinar pun tetap berukuran sama. satu dirham dulu pas untuk beli ayam, sampai sekarang pun masih pas untuk membeli ayam, terbukti mata uang ini tidak terpengaruh inflasi seperti mata uang kertas.

Yang kedua Islam mengharamkan riba, seperti melarang tambahan biaya kepada orang yang bertranksaksi ekonomi, seribu ya harus ditukar dengan uang seribu, Islam juga melarang orang berjualan sementara barang yang diperjual belikan tidak berpindah tangan, hanya semu, dalam Islam jual beli harus nyata, tidak ada jual beli saham, transaksi modal, obligasi, yang menjual dan membeli sesuatu tapi barang tersebut tidak berpindah tangan dari orang pertama.

Kalau sistem bunga dipakai maka keuntungan hanya berada di pihak yang berpiutang/orang yang memberi hutang, sebaliknya orang yang berhutang akan merugi, dan terlilit masalah yang lebih besar, selain itu juga bisa menimbulkan permusuhan.
sumber : lupa (yang jelas bukan dari saya)
Read More...

Kijang Kotak Tua dengan Kode KF 40 Super Short

Halo, selamat pagi kawan, hari ini semoga cerah ya kawan, dan listrik tentu tidak mati lagi. Memang enak kalau pagi ini buat nulis, kantuk sudah hilang, pikiran jernih, dan tentu suasana tenang, karena di komputer saya masih menunjukkan pukul 04.38 waktu Indonesia Timur.
Sudah banyak tentang rivew menggunakan super Short... apalah namanya saya lupa soalnya tidak ingat tulisan di stnknya, oleh karena itu saya sebut saja mobil kotak. Karena memang generasi yang bentuknya masih didominasi dengan bentuk menyudut. Apa yang ada di tulisan ini bisa saja berbeda dengan yang lain, karena penilaian ini bersifat subjektif sebagai orang awam.

Yang pertama soal pendapat secara umum, pengalaman setelah bertanya dengan orang sekitar saya mengatakan rata-rata mobil jenis ini memiliki mesin yang kuat, masih dipakai sampai sekarang, suku cadang lebih mudah didapat, dan bengkel sebagian besar lebih paham mesin ini dibandingkan mesin dengan teknologi baru. Jadi saya mendapat kesan mobil ini mudah cari bengkel, mesin tangguh walau sebenarnya tampilan luarnya sudah sekarat.

Kedua yaitu transmisi dengan empat kecepatan, gigi pertama dalam pemakaian normal mencapai 20 kmh, gigi dua 40 kmh, gigi 3 mencapai 60 kmh, dan gigi 4 mentok di 80 kmh. Saya jadi inget periode seperti ini seperti kecepatan motor saya yang 100 cc itu. bedanya motor saya masih kuat buat kecepatan 100 kmh dengan gigi empatnya. Sebenarnya sih mobil ini juga masih kuat dengan kecepatan 100 kmh, kalau dipaksa. Saya tulis 80 ini karena saya menganggap mobil sudah tua, tidak perlu digas sekuat tenaga. Terlalu hati-hatikah saya?

Ketiga aksesori, tampilan luar memberi kesan seperti mobil penjahat, haha, guratan-guratan menghias body mobil disana dan disini, bemper sisi kiri yang peyok, kemudian pintu yang tidak tertutup rapat, sehingga perlu dikunci setiap kali ingin memakai. Secara umum sudah perlu diperbaharui, namun secara fungsi, masih berfungsi dengan baik, tidak ada karat yang berarti.

Berlanjut ke sisi dalam, tak ada Air Conditioner (AC), tak masalah jika jalan tidak macet, masalah muncul manakala jalan macet ditambah kondisi cuaca terik, membuat geraah siapa saja. Soal gerah pengalaman menunjukkan orang yang menjadi sopir ternyata lebih gerah daripada orang yang jadi penumpang hehe.

Soal kebisingan, tentu lebih berisik karena celah-celah yang sudah longgar di pintu, jendela yang masih menggunakan model geser kiri kanan, dibandingkan keluaran terbaru yang lebih rapat. Oleh sebab itu memang lebih baik tidak dipasang CD player di dalam jika kondisinya demikian, cukup dengarkan musik alam dari mesin dan lalu lintas saja :)

Nah kelebihannya menurut saya cocok bagi yang pertama kali belajar mobil, karena mudah dipakai, dan kap depan terlihat oleh sopir. berbeda dengan generasi sesudahnya yang kap depan tidak kelihatan. Namun menurut saya kemahiran mengemudi memang lebih banyak ditentukan dengan jam terbang dan pengalaman pengemudi di jalan raya.
Read More...

Tentang Handphone SE C 510


Lagi-lagi kali ini saya pengen mereview sesuatu.
Tak ada salahnya sebagai konsumen yang awam mencurahkan barang yang pernah dibelinya kepada khalayak ramai, sekaligus ingin memberi informasi. Jaman sekarang jaman terbuka, orang bisa bebas membuat blog pribadi seperti ini yang bisa dibaca orang-orang, dengan mudahnya mereka menyebar informasi dan mencari informasi dengan bantuan Google tentunya. Mau mencari resep masakan?, mencari berita surat kabar? atau yang lain, semuanya ada.

Pertama alasan saya pilih ponsel ini, karena fungsinya yang pas, ada fitur foto mencapai 2 Mega Pixel. Lebih dari cukup untuk sebuah ponsel, apalagi Setelah membandingkan 2 MP nya ponsel ini dengan ponsel yang lain. Lebih jernih yang ini. Namun kekurangnan tentu saja karena ini hanya kamera dari hp, tidak bagus untuk memotret di malam hari. Jika dipotret pun, cahaya masih kurang dalam memotret objek gelap. Memang pada intinya dengan kamera apa saja jika memang objeknya itu bagus tentu hasilnya juga bagus, mau difoto dengan gaya manapun. Karena saya memang lebih banyak biasa membidik objek / peristiwa di siang hari. Jadi intinya cocoklah buat saya.

Kemudian fitur yang lain yang menjadi daya tarik saya yaitu keypad yang nyaman buat nulis, karena pengalaman yang lalu dengan desain keypad stick, seiring berjalannya waktu stick menjadi lebih susah dikendalikan, membuat repot saat ingin bergerak dari menu satu ke menu yang lain. Kemudian fitur dimensi yang sederhana, tanpa bentuk macam-macam seperti slide, atau flip, pengalaman menggunakan barang elektronik berbentuk flip lebih cepat rusak.

Yang terakhir saya terdorong membeli ini karena tahan bantingnya, dulu pernah punya hape satu pabrikan tapi beda tipe, pernah jatuh ke lantai porselen, dari genggaman tangan, tapi masih bisa digunakan, hanya microphonenya yang rusak. nah C510 ini juga pernah jatuh dari atas tempat tidur ke lantai porselen, tapi masih oke punya, walau pasti ada kerusakan yang kita tidak tahu dimana, yang jelas sampai saat ini masih dalam kondisi seperti saat baru.

Kemudian faktor layanan internet bisa mendapat sinyal HSDPA, memory sampai 1 GB, lama waktu baterai dan fitur yang lain. Itulah sebagian besar alasan saya membelinya. Semoga bisa memberikan referensi bagi anda yang ingin membeli ponsel.

gambar saya comot dari sono
Read More...

Helm yang Gw Pengen itu kayak Gini Lho

Pengalaman menggunakan helm kadang terbesit sekilas desain helm impian. Walaupun itu hanya seberkas bayangan sejenak, tapi menurut saya bisa menjadi inovasi helm jaman sekarang. Bayangan saya tentang helm yang memiliki double visor, karena jika hanya satu visor pasti punya kelemahan.
Kelemahan itu antara lain, visor gelap pasti membuat pandangan tidak jelas di malam hari, namun di siang hari begitu bagus menghindari silau. Sebaliknya visor yang terang bagus di malam hari, tetapi kurang cocok di siang hari, kalau siang hari visor terang lebih mudah terkena silau, bisa terjadi manakala sinar matahari datang dari arah depan.

Terus helm yang saya maksud itu seperti apa? helm itu punya dua visor, visor luar untuk bening, sedangkan yang dalam memakai visor gelap, kan pasti enak jika malam pake visor luar, jika siang pake dua-duanya, sip deh. Dan berita baiknya sudah ada yang menjualnya, namun berita buruknya harganya selangit.

Bayangan saya muncul gara-gara sering bepergian naik motor dulu. pakai visor bening eh muka jadi item, pake yang item eh pernah terjebak di lubang jalan, akhirnya kuputuskan pilih yang visor pelangi saja, mengingat lebih banyak bersepeda di siang hari daripada malam hari, ga enaknya tentu malam hari tentu visor harus saya buka dan merelakan kedua mata ini menembus angin dengan mata telanjang, tanpa perlindungan.
Read More...

Kesan

Kesan pertama memberikan penilaian yang subjektif, karena saat itu kita hanya melihat hanya sesaat setelah mengenalnya. seperti saat pertama kali melihat orang, pastilah penampilan menjadi pendukung kesan pertama, sikapnya, tutur katanya, serta bagaimana cara bicara dia. Sebuah kota pun punya kesan tersendiri walau hanya dari melihat lalu lintasnya saja.
Walau hanya kesan pertama, dan tidak menjadi tolak ukur bagus tidaknya sebuah daerah, namun ingatan seseorang akan sebuah kota yang pernah disinggahinya tidak akan pernah lepas dari sebuah kesan pertama. Seperti saat kamu melewati sebuah daerah, dan disana terlihat pengguna jalan yang semrawut, tidak disiplin, tentu meninggalkan kesan berbeda saat yang dilihat adalah pengendara yang teratur, tidak ugal-ugalan

Contohnya Makassar (kotanya) punya kesan jalan lebar, situasi lalu lintas bisa saya bilang lebih rendah kepadatannya dari Jakarta, tetapi fasilitas jalan cukup memadahi. Terlihat kesannya juga saat perempatan dimana lampu hijau dari dua arah menyala bersamaan, belum ada pengaturan kendaraan yang berbelok ke kiri/kanan. Dilihat dari lampu lalu lintasnya Kota ini masih menganggap kendaraan tidak terlalu macet, walaupun menurut saya lebih baik ada pengaturan lampu antara yang lurus dengan yang belok kiri, jadi lampu dari arah yang satu ada jedanya sebentar, tidak sama-sama dengan lampu hijau dari arah berlawanan. Jika tidak jelas hubungi saya saja hehe.

Ambon punya kesan seperti kota lama, lampu penerangan yang kurang di daerah pinggiran, pasar yang tumpah ke jalan dan becek, dan tentu pantai yang indah. Bagi saya memang bukan kesan yang penting tapi dibalik kesan itulah yang penting, maksudnya gimana to hehe. Maksudnya mungkin lebih melihat pada orang-orangnya
Read More...

Thursday, November 21, 2013

Kategori Risiko

Risiko Fraud itu tandanya adanya kecurangan, melanggar hukum, disengaja, merugikan negara.
Misalnya korupsi, kolusi
Risiko Strategik dan kebijakan itu ya gara-gara kebijakannya berubah,
Misalnya kebijakan ganti tarif PPN nya jadi rendah

Risiko Operaisonal itu tandanya disebabkan pihak eksternal, satker lain, pengguna jasa, karena orang kurang kompeten, proses, sistem
Misalnya, Pegawai kurang kompeten, SOPnya yang geje, Jaringan komunikasi jelek

Risiko Kepatuhan itu ciri-cirinya adanya peraturan yang dilanggar
Misalnya telat, SOP ga dijalanin, ga bawa SIM A waktu mengemudi

Risiko Finansial cirinya ada kontrak/ perjanjian sebelumnya
Misalnya supplier ga memenuhi spesifikasi, Kontraktor pelaksana ga nyelesein pekerjaannya.

La ini Fraud kok hampir sama sama Financial ya? Sama-sama berkaitan dengan uang. Hmm kalo yang Fraud itu mengarah ke situ deh pokoknya, kalo yang Financial pokoknya ada pihak ketiga, ada Kontrak. Bedanya lagi ama yang operasional yang operasional itu ada pengguna jasanya.
kalo salah mohon dibenerin ya...tx
Read More...

Monday, November 11, 2013

Walau Dianggap Kurang Aman, Menurut Saya Mantol Ponco Lebih Anti Rembes

Setidaknya saya pernah mencoba tiga jenis mantol model jaket plus celana yang berbeda-beda, pada mulanya dulu memang saya adalah pemakai mantol ponco, kemudian tertarik untuk mencoba memakai mantol model jaket plus celana, karena kayaknya lebih “rapet”. Namun ternyata tidak demikian Bro n Sist.
Pertama kali saya memakai mantol model jaket celana dari bahan parasut, modelnya yang seperti jaket motor membuat saya tertarik, warna biru tua, dilengkapi stiker Scothlite garis di punggung yang menambah keamanan. Pertama dipake emang rapet, anti hujan dan rembes, tapi semakin lama dipake mulai loyo, bagian yang sering tertekuk-tekuk terutama siku mudah sekali rusak, salah satu lapisan dari dua lapisan mantol tersebut hancur, tinggal satu lapisan yang tidak anti air. sehingga kalau hujan deras, sudah bisa dipastikan pasti basah kena rembes, namun bagi saya ini bukan rembes lagi namanya tapi sudah kategori banjir haha. Akhirnya diakali dengan ditambah Lakban pada bagian yang retak-retak / bocor di siku, tapi tetep aja rembes dikit.

Kemudian mungkin karena bahan parasut kali ya biangnya, akhirnya beli lagi tapi dicari bahan yang bukan parasut, bahan yang tebel pokoknya, oiya yang bahan parasut tadi bukan hanya bagian sikut yang rembes, tapi juga resleting depan, bagian perut. Kali ini saya pake yang bukan dari parasut, pokoknya yang bahannya kayak mantol-mantol biasa, modelnya tetep jahitan, hasilnya : sama saja, rembes bagian depan.

Yang ketiga dicari lagi yang model cetak langsung, jadi modelnya tidak ada jahitan, langsung sambung, namun setelah dipakai pas hujan deras juga sama saja, rembes di bagian resleting depan (dada, perut), iya sih kalau baru sih gak rembes, ini rembesnya udah lama. Tapi dibandingkan dua jenis di atas, Keunggulan model terusan ini menurut saya bagian celana depan dan bagian siku tangan gak rembes. Lebih baik lah daripada dua sebelumnya, Tapi tetep tidak untuk bagian resleting depan yang masih sama aja, rembes, sampai sini nyerah deh hehe, mungkin ada yang punya rekomendasi dan pengalaman?

Akhirnya kembali lagi pilihan jatuh pada mantol ponco dikombinasi celana, inilah yang paling nyaman, anti rembes di bagian dada, jadi tetep kering. Celana juga gak basah, Kekurangannya sih emang hambatan angkin bakal nambah (terasa bedanya waktu jalan kenceng), kemudian kalo pake ini harus lebih mikir dua kali kalo mau nyelap nyelip, jubahnya itu kadang bergoyang kiri dan kanan, hiii. Kekurangan yang lain seperti yang dikatakan orang-orang yaitu kurang aman. Menurut saya biar lebih aman, diduduki saja bagian belakang agar kalo pas jalan kenceng ga kayak betmen, atau pas jalan pelan ga menjuntai juntai ke bawah. Hmmm yang penting lihat lihat mantolnya dulu sebelum jalan.
Read More...

Thursday, February 7, 2013

Pilih pake hitung mundur atau pake lampu kuning

sebagai pengguna jalan raya pasti gak bakalan lepas dari yang namanya lampu merah. belakangan saya lihat lampu merah yang dilengkapi dengan alat penghitung mundur diubah lagi dengan menggunakan lampu kuning, dan lampu penghitung mundurnya dihilangkan, entah pertimbangan apa penghitung mundur tersebut dihilangkan, yang jelas secara pribadi menurut pendapat saya sih lebih enak pake penghitung mundur.
Kalau ada penghitung mundur dari jauh kita bisa memperkirakan kapan berubah menjadi lampu merah, misalnya angka masih menunjukkan angka enam maka kita akan memelankan kendaraan, berbeda dengan lampu kuning yang menimbulkan persepsi berbeda setiap orang, karena ada lampu kuning kemudian dianggap orang tancap gas, parahnya sampai di tengah lampu berubah jadi merah dan ini malah dianggap pelanggaran oleh pak polisi. Ada lagi yang lihat lampu kuning langsung cepat-cepat mengerem, sehingga mengagetkan kendaraan yang ada di belakang.
Keuntungan yang lain menurut saya jika ada hitungan mundur yang agak lama bisa menghemat bensin, karena hitungan yang lama misalnya 50 detik banyak pengguna kendaraan akan mematikan mesinnya sambila menunggu angka habis, baru mulai hitungan belasan atau satuan kendaraan mulai dihidupkan, untuk kendaraan yang mudah dihidupin saya biasanya mulai menghidupkan pada 5 detik terakhir, tapi kalau kendaraanya agak sulit dihidupin mending antisipasi mulai detik 20 ya,.
Beda dengan kalau tanpa penghitung mundur, kalau kita kira lama, trus mesin dimatikan, tapi tiba-tiba lampu berubah jadi hijau, pastinya kita butuh waktu untuk menghidupkan motor kita, meskipun pasti ada lampu kuning terlebih dahulu, tetapi itupun hanya beberapa detik saja tidak cukup memberikan waktu. Karena pada saat lampu kuning biasanya klakson sudah pada bersahutan, bukan malah hemat bensin tapi malah menimbulka macet kendaraan yang dibelakang kita.
Keuntungan lain kalau dapat memperkirakan kapan saat berubah jadi hijau kapan berubah jadi merah, mungkin ini sedikit tehkik aja ya, kalau lampu merahnya masih lebih dari 30 detik bisa dimanfaatkan tuh belok kiri boleh jalan, lalu putar balik lalu memanfaatkan belok kiri boleh jalan lagi, tapi dengan catatan harus lihat situasi dan kondisi, jangan sampai saat balik kanan malah memotong kendaran yang lain, atau saat belok kiri memotong orang yang lagi menyeberang jalan, selain tidak menimbulkan penumpukan kendaraa, kita juga bisa lebih efisien di jalan. Istilahnya cepat dan aman, kalau bahasa jawanya kan alon alon asal kelakon, tapi kalau ada pilihan cepat dan aman, ngapain pilih yang pelan?, tapi ini semua tergantung masing masing ya mungkin ada yanbg berpendapat ah cuman beda lima menit doang, buat apa, tapi yang namanya keselamatan tak pernah mengenal beda lima atau beda sepuluh, mau cepat atau lambat yang penting hati-hati di jalan raya.
Read More...

Tuesday, September 11, 2012

23.53

Tak Kurang dari tiga puluh menit mobil biru melaju membelah dengan cahayanya di tengah gelapnya malam, lampu penerangan yang kadang hidup kadang mati tak terlalu menghambatnya, karena memang dia sudah hapal jalan tersebut, dia tau posisi lubang jalan di setiap titiknya, dia tau dimana separator yang tidak keliatan di malam hari itu biasa diletakkan, 80 100 80 60 80 100 80 dan seterusnya, menembus gelapnya malam, membelah jalan yang berliku dan sepi.
tampaknya sepasang mata mulai terpejam dengan sesekali tubuhnya terdorong ke kiri dan kanan mengikuti irama jalan, namun hal itu tak dihiraukannya karena mungkin saja dia memang sudah terlalu, atau mungkin juga dia memang memilih sambil selalu berdoa di sepanjang perjalanan.

kaki kanan mentok sampai dasar, tapi si biru tetap seperti tak menambah lajunya, kuperhatikan terus menerus jarum kecil sebelah kiri yang hampir sejajar dengan garis, paling bawah, ah cepet banget turunnya? maklum memang terkenal dengan keborosannya. Perhitunganku dengan sisa yang ada cukup untuk kembali kemudian berangkat menuju tempat pengisian.

Selamat malam bintang-bintang, semoga cerahnya malam ini juga secerah hatiku esok pagi.
Read More...

Saturday, May 26, 2012

Wayame


Malam ini, suasana lebih sepi hujan telah reda tapi masih menyisakan rintik-rintiknya, kabar buruknya listrik Poka dipadamkan demi perbaikan di gardu pln yang entah kapan selesainya. Hujan di Ambon tergolong unik, karena terjadi sampai berhari-hari, hampir tidak pernah berhenti air jatuh dari langit. Mulai pagi sampai pagi lagi rintik-rintik hujan terdengar membuat sebuah suara berisik karena menabrak atap seng rumah, yap memang atap rumah rumah disini tidak ada yang memakai genteng, jadi kalau hujan suaranya lebih bising daripada atap genteng,
Tadi pergi ke Wayame, naik kijang kotak yang sudah tua umurnya, benar-benar harus lebih hati-hati, jarak pandang yang terbatas, ditambah embun yang menempel di kaca memaksa saya melaju dengan kecepatan rendah(sekali). Walau jalan di ke Wayame tidak terlalu ramai seperti di Jawa, jalan harus tetap hati-hati karena gelapnya jalan yang termakan guyuran hujan. Sampai di Wayame, biasanya kami makan di warung yang menjajakan di pinggir jalan, warungnya pun bermacam-macam, berjejer mulai dari samping minimarket "J medi" sampai Pom Bensin. mulai dari mi rebus, mi goreng, nasi goreng, soto Wayame, sampai coto Makassar pun ada, sedangkan saya sendiri biasanya mampir ke Warung bertuliskan "Sri Solo" atau warung "Lamongan" kalau pengen makan mi saya ke Warung lamongan, kalau pengen ayam, atau tempe penyet saya ke Sri Solo. Harganya untuk seporsi mi rebus/goreng 10 ribu, tempe penyet 10 ribu, ayam 15 ribu, lebih mahal di Jawa, karena pengaruh transportasi. Wayame adalah Desa di seberangnya kota Ambon, Pulau Ambon berbentuk u, nah Kota terletak di satu ujung, wayame ini di ujung satunya, jika malam hari di Wayame ini kita bisa melihat pemandangan gemerlap lampu Kota Ambon, pemandangan ini biasanya didapatkan dengan berhenti di pinggir jalan, kemudian duduk di pinggir pantai sampai mendengarkan deburan ombak yang samar, melihat Kota Ambon yang berada di seberang lautan. Pasti yang baru lihat tentu bisa memberi kesan tersendiri, namun bagi saya yang sudah 2 tahun disini ini terasa biasa saja. Soal listrik memang di Poka sering mati lampu, dari malam sekitar jam 9 sampai pagi. Entah sampai kapan penduduk sini mengalami hal seperti ini. jadi lilin, senter amat dibutuhkan disini.
Read More...

Saturday, April 14, 2012

Antara Etika dan Etiket



Saat itu pelajaran sudah dimulai, dari luar terlihat pengajar yang baru saja memulai materi. Tanpa mengetuk pintu saya langung masuk, membungkukkan badan sambil melewati pengajar menuju tempat duduk saya, teman sebelah saya bilang "Eh ijin dulu, itu etika..." kurang lebih seperti itulah yang diucapkannya yang saya pikir sebenarnya juga ga segitunya kali :D, Saya jadi ingat antara etika dan etiket itu berbeda.
Kita juga pernah membaca "Etika bertelpon dengan pelanggan" antara lain harus menggunakan intonasi yang jelas, memilih kata-kata yang halus, harus menjaga sopan santun, dan lain sebagainya. sebenarnya seperti itulah yang dinamakan etiket, karena berhubungan dengan sopan santun, kalau yang dimaksud etika misalnya "bicara di telepon tidak boleh bohong" etika berhubungan dengan moral.

Etika dan etiket dua kata yang hampir sama tapi punya makna yang berbeda, saya ambilkan contoh lain seperti saat menerima telepon dari seseorang yang mengaku dari acara kuis televisi memberitahukan anda mendapat hadiah, dengan tutur bahasa yang halus dan menjaga sopan santun etiketnya bisa dibilang baik, namun sebenarnya dia bermaksud menipu sehingga etikanya buruk.
Read More...