foto bus harapan jaya HD
Halo selamat pagi semuanya, kali ini saya catat lagi perjalanan naik bus Harapan Jaya Jakarta Ciledug Magetan, yang ternyata memakai footrest model terbaru, seperti apa perjalanannya, silahkan simak terus tulisan berikut ini ya.
Beli tiket melalui easybook
Harga tiket Rp446.500 Tiket PP Jakarta ke Boyolali/Salatiga (harga sudah didiskon easybook sekitar 20K)
Tiket hangus karena telat sampai Terminal
18:15 WIB
Berangkat dari posisi awal, naik motor, dengan estimasi perjalanan 45 menit, ternyata kondisi jalan sore itu diluar prediksi ya, macet parah dari Cipinang sampai Buaran, semua kendaraan motor dan mobil tidak bisa bergerak, entah karena apa. Sempat share loc ke agen, ternyata setelah sampai Terminal Gebang, jam 19:30 WIB, bus sudah berangkat, yang jam keberangkatannya memang jam 19:00 WIB
Tiketnya berangkat pun hangus, padahal sudah beli tiket PP, Akhirnya memutuskan cancel tiket pulang saja sekalian, tiket Salatiga Jakarta keberangkatan lusa. Saya cancel melalui aplikasinya langsung dengan mengklik menu pembatalan tiket, namun anehnya, tidak ada konfirmasi uang kembali, apakah masuk ke saldo easybook, atau langsung dikirim ke rekening bank. Akhirnya menghubungi wa center easybook, jawabannya mengejutkan.
Menurut informasi wa center easybook tersebut, tiket keberangkatan lusa, Salatiga Jakarta tidak bisa dibatalkan karena kebijakan dari Harapan Jaya. Yasudah, daripada mubazir, akhirnya beli lagi tiket berangkat Jakarta Salatiga, keberangktan esok paginya.
Dear Customer, Mohon maaf sebelumnya, kami informasikan sesuai dengan peraturan dari pihak Harapan Jaya untuk semua tiket yang sudah terkonfirmasi tidak dapat dilakukan perubahan apapun, termasuk perubahan jadwal dan pembatalan tiket. Hal ini merupakan kebijakan dari pihak Harapan jaya/ Terima kasih.
Ya begitulah sisi negatif beli melalui online, jika telat langsung ditinggal, jika batal, tidak bisa dicancel, walaupun perjalanannya masih lusa atau 3 hari ke depan.
Berbeda dengan beli di agen, walau telat, biasanya agen masih bisa menegosiasi bus, agar bus mau nunggu, soal pembatalan pun, bila beli melalui agen, kemungkinan besar masih bisa dibatalkan.
Akhirnya beli lagi tiket, keberangkatan esok pagi hari, dengan start awal dari Pool Pasar Rebo, dapat harga Rp236.000,- Jakarta Salatiga (memakai diskon poin 4K)
04:45 WIB
Berangkat dari titik awal, kali ini agar tidak kecolongan kemacetan yang sampai menghanguskan duit 250K, sengaja spare waktu sampai 2,5 jam dari jam keberangkatan jam 07 pagi yaitu berangat jam 04:45 WIB, atau habis subuh pas.
Trans Jakarta mulai ada sekitar jam 5 pagi
05:05 WIB
Berangkat dari Halte Awal, Sempat menunggu di halte sebelum TJ 10 tiba, dari sini, nanti turun di Cawang Sentral.
15:15 WIB,
Turun di Cawang Central untuk ganti bus TJ 7, disini menunggu kurang lebih 8 menit
05:23 WIB
berangkat dari Cawang Sentral naik TJ 7
05:50 WIB
Turun di halte Fly Over Raya Bogor, lanjut jalan kaki ke Pool Harapan Jaya Pasar Rebo yang jaraknya sekitar 1 km.
Jalur pejalan kaki yang kurang representatif
Jalur trotoar disini bisa dibilang kurang bagus buat pejalan kaki, karena trotoarnya tidak rata, rawan kesandung, selain itu beberapa titik terdapat kabel entah pln atau kabel optik yang menjuntai mengganggu pejalan kaki yang tampak dibiarkan begitu saja. Entah ini ada listriknya apa tidak, daripada risiko terkena tegangan tinggi, saya lewat bahu jalan raya saja.
Sementara di badan jalan seperti biasa ada galian yang digaungkan sebagai proyek strategis nasional membuat saluran seawage, menampung air kotoran rumah tangga agar tidak lari ke sungai yang dikeluhkan pengguna jalan karena biasanya lama selesainya, misalnya di Cikini yang sampai setahun lebih.
Mampir beli nasi kuning,
di sepanjang jalan ini ternyata melewati keramaian penjual bubur dan nasi kuning, akhirnya beli nasi kuning dulu, karena tadi belum sempat sarapan.
06:15 WIB
sampe pool Harapan Jaya Pasar Rebo, ini merupakan pengalaman kedua berangkat dari sini, tempat cek in masih sama, di lantai 2. Tampak sekitar 5 orang juga sedang antri tiket, sempat saya catat nomor agen pool Pasar Rebo 082331861419 atau 081119999711.
Selesai cek in, langsung mendapatkan selembar kertas tiket, Sambil menunggu, iseng cek posisi bus, ternyata sekarang sudah tidak tersedia, mungkin sedang efisiensi ya.
07:10 WIB
Bus tiba juga, Ternyata busnya model Jetbus 5, single glass, kernet langsung memanggil penumpang agar naik, okupansi penumpang yang naik dari pool sekitar 10 orang.
Busnya istimewa karena kali ini dapat yang single glass Jetbus 5, namun ternyata untuk posisi depan ternyata masi kehalang pelindung ya
Inovasi footrest dari Harapan Jaya
ternyata ada yang baru dari bus ini, yaitu hadirnya inovasi berupa footrest model terbaru
bisa dilipat sesuai kebutuhan
ada plus minusnya juga
07:40 WIB
Mampir agen Jatiasih, dari sini bus lanjut masuk tol,
Sopir pertama lari maks 100 kmh, namun setelah pergantian sopir di bahu tol, wilayah Subang, Sopir kedua rata-rata lari 120kmh di tol
13:10 WIB
Sampai Rumah Makan Sari Rasa
13:45 WIB
Berangkat lagi dari rumah makan Sari Rasa
Ternyata snack baru dibagikan disini, seperti biasa snacknya berupa makanan ringan Mayashi 20gram, Taro 17gram, Marie Duo 20gram, air minum Cheers 600ml
15:20 WIB
Melewati Gerbang Tol Tingkir
15:40 WIB
Pasar Ampel, seperti biasa sampai sini mampir dulu ke Mie Ayam Amboy depan pasar.
Harapan Jaya AG7096UT AC Toilet, Suspensi Udara
Copasan di Spionam1
BERIKUT HASIL PENCARIAN ANDA :
Nomor Kendaraan : AG7096UT
Nama Perusahaan : PT HARAPAN JAYA PRIMA CABANG JAKARTA
Jenis Angkutan : AKAP
Nomor Kartu Pengawasan (KPS) : SK.00009/AJ.205/4/DJPD/2020/100003719-00036
Masa Berlaku KPS : 22 Juli 2026
Kode Trayek : 3171350202
Trayek Kendaraan : TERMINAL PULO GEBANG (JAKARTA TIMUR) - TERMINAL SELO AJI (PONOROGO)
Rute Trayek : Terminal Pulo Gebang - Terminal Harjamukti - Terminal Tegal - Terminal Mangkang - Terminal Giri Adipura - Terminal Selo Aji
Jenis Pelayanan :
Seat : 43
Nomor Uji Berkala : TA-14940-B
Masa Berlaku Uji Berkala : Cek disini
Merek : HINO
Nomor Rangka : MJERM8JSLRJQ1****
Nomor Mesin : J08EWDJ3****
Nomor SRUT : 527470/XI/SRUT-596/DJPD-SPD/07/2024
Reviu
-Gps mati di aplikasi, jadinya tidak bisa mengecek, namun tidak menjadi masalah karena ternyata bus bisa tiba tepat waktu
-footrest terbaru, sedikit mengorbankan ruang kaki, kurang lebih sepanjang 10 cm, mungkin yang posturnya tinggi, sulit selonjor ya
+footrest terbaru memberikan nilai plus pada orang yang biasanya pahanya nggantung di kursi bus, jadinya tidak membuat pegal
-kemasannya snack masih memakai plastik/totebag, jadinya kurang ramah lingkungan
+Sudah suspensi udara
+Single glass
-bus masih memakai gantungan bermacam-macam dan memakai winglet
+-Servis makannya pas jam makan siang, jadinya sebelum berangkat wajib sarapan dulu, saat itu terpantau ada penjual nasi rames depan pool, berbeda dengan kebrangkatan malam hari2 yang servis makannya di KM 102
Terima kasih kepada pembaca dan para pihak yang terlibat.
Referensi
1https://spionam.dephub.go.id/?noken=AG7096UT#kendaraan
2https://myspacenote.blogspot.com/2026/03/arus-mudik-2026-harapan-jaya-ag7314us.html























