Sunday, January 29, 2023

Pasang Heksos CEF 20


Salah satu solusi kamar/rumah panas tanpa menggunakan AC adalah menggunakan Exhaust fan. Exhaust fan atau orang menyebut heksos fan dapat berjalan dengan efektif bila terdapat ventilasi dengan posisi yang berseberangan. Heksos fan juga bagus diaplikasikan pada kamar/rumah dengan kondisi udara yang bagus, jauh dari sumber polusi, seperti jalan raya, jalan tol, pabrik, atau yang lain. Karena kan sifatnya yang mengalirkan udara dari luar ke dalam ruanganan sehingga membutuhkan udara yang bersih. Nah Kali ini saya akan menulis salah satu pengalaman saya memakai heksos fan Maspion CEF 20.



Fitur dan harga
Heksos ini merupakan heksos 1 arah, dengan model seperti tampak pada gambar, heksos ini memiliki daya 30 Watt rendah seperti yang tertera di kardusnya, namun berapa watt tidak disebutkan disitu, ukuran heksos ini 8 inchi. Harganya sekitar Rp.200.000,-


Pemasangan
Untuk pemasangan dengan cara dicantol, caranya cukup mudah, pertama siapkan alat dan bahannny:
Bor Listrik
Mata Bor 6 (6mm) harga Rp.15.000,-)
Mata Bor 3 mm (harga 25.000.-)
Fisher ukuran 6
Paku cantolan ukuran 6
Kawat tebal
Timer listrik kaiser

Peralatan sambung kabel
Obeng
Isolasi kabel
Tang

Untuk cara pasaNgnya pertama-tama kita tentukan dulu posisi heksosnya,
Tentukan juga aliran udaranya mana udara yang akan dimasukkan, mana yang dikeluarkan, karena ini penting agar udara yang masuk bukan malah udara yang bau, tinggal bandingkan sisi luar mana yang udaranya lebih bersih.

Untuk melakukan pengeboran, bila tembok terasa keras dan sulit dibor, kita paku dulu tembok tersebut, barulah kita lakukan pengeboran,
Pasang Fisher
Pasang paku cantolan
Cantolkan heksos menggunakan kawat
atur sedemikian rupa agar angin efektif



Kerusakan
Umur 1 tahun Heksos ini pernah mengalami kerusakan tidak mau berputar sama sekali, padahal listrik sudah dicolok. dibawa ke tukang servis kipas, ternyata ada masalah pada kabel yang menempel di kumparan, sehingga perlu disambung ulang, setelah dipasang, heksos ini juga mengalami masalah pada kapasitornya. sehingga perlu diganti. Setelah itu heksos bisa hidup kembali, biaya perbaikan Rp.50.000,-

Ini adalah gambar kapasitor asli bawaan heksos ini




Kekurangan Heksos ini
Usut punya usut, penyebab kerusakan tersebut adalah masalah klasik semua alat kipas angin, yaitu panas, yang menyebabkan kabelnya putus dan kapasitor rusak. Memang pernah saya menghidupkan heksos 24 jam tanpa henti untuk mengalirkan udara ya. Sebaiknya menyalakan heksos ini maksimal 3 sampai 4 jam saja, namun tentu repot jika kita harus menghidupkan dan mematikannya secara manual.



Solusi Kekurangan Heksos ini
Solusinya adalah dengan memakai timer dimana kita atur saja kapan hidup dan kapan matinya agar tidak terlalu lama beroperasi. Saya memakai timer Kaesar dengan harga Rp.50.000,- yang saya beli di toko offline, Timer ini memiliki durasi timer 24 jam dengan settingan waktu secara manual, jadinya tidak membutuhkan baterai.
Untuk Heksos ini, saya atur waktu maksimal heksos menyala 2 jam saja, dengan istirahat 15 menit.


Read More...

Benda Sebesar Kuku Bikin Supra 125 Tidak Mau Pindah Gigi


Pengalaman ini saya alami ketika menggunakan Motor Honda Supra 125 DD Limited Edition tahun pembuatan 2006, dimana motor ini merupakan varian motor Supra 125 CC yang saat itu sedang mulai memperkenalkan cakram belakang. Knalpot varian ini masih menggunakan model knalpot Karisma dengan posisi mendatar, dan dilengkapi dengan pelindung, yang di varian Supra 125 selanjutnya, diganti dengan model tabung racing tanpa pelindung panasnya. Berikut ini ceritanya ya.




Sekitar tahun 2017 atau 2018
saya melakukan penggantian kampas kopling satu set beserta mangkoknya di bengkel Ahass L**** M**** Pisangan Lama III. Namun setelah penggantian kampas kopling tersebut, perseneling terasa jadi lebih keras daripada sebelumnya, kalau sebelumnya hanya diinjak sedikit saja, langsung bisa pindah gigi dengan gampang, kali ini harus diinjak dengan lebih keras untuk pindah gigi.

Saya coba tanyakan kepada mekaniknya dan kemudian dijawab, bahwa nanti kalau sudah pemakaian lama, perseneling akan lebih lunak dengan sendirinya, namun setelah setahun pemakaian perseneling masih tetap lebih keras, tapi karena memang selama pemakaian motor tidak menemui masalah yang serius sampai tidak bisa jalan, lama kelamaan saya anggap itu menjadi hal yang biasa saja dan dapat dimaklumi. Padahal kerasnya perseneling tersebut bisa saja menjadi indikator awal terjadinya kerusakan berikutnya ya.


Pertengahan Tahun 2022,
saat melaju pelan di gigi 1, untuk pindah ke gigi 2, perseneling terasa keras diinjak, saya pun menginjak persenlingnya dalam-dalam dengan lebih keras, ladalah ternyata malah muncul masalah baru, yaitu perseneling mengunci di gigi 2, tidak bisa pindah ke gigi 1 atau 3. Sedangkan untuk kopling masih bekerja dengan baik.

Akhirnya dibawa ke Bengkel Ahass Honda Dwijati Motor Tukad Pakerisan, Denpasar, Bali untuk diperiksa apa masalahnya. Ternyata ada masalah pada per perseneling seperti tampak di gambar panah di atas. Per perseneling yang kecil itu ya, bukan yang besar, ukurannya hanya sekitar 1 kuku saja. namun info dari mekaniknya, sparepart tersebut sudah tidak tersedia di bengkel tersebut. Bagaimana kelanjutannya?

Akhirnya oleh mekanik Ahass ini, mengakalinya, namun entah mengakalinya bagaimana, apakah per tersebut kemudian dibentuk manual agar bisa nyantol, atau entah bagaimana, saya saat itu memang tidak terlalu memikirkan bentuk mengakalinya seperti apa, dan belum tergambar sparepartnya seperti apa, saya hanya mengikuti saran mekanik saja kalau pindah perseneling pelan-pelan saja.

Saat itu juga sekalian dilakukan penggantian kopling beserta mangkoknya karena menurut montir, sudah terjadi keausan.

Sejak saat itu, penggantian gigi persenling selalu saya lakukan dengan halus dan pelan sekali, namun ternyata saran dari mekanik Ahass II ini tidak sesuai praktiknya, karena walau sudah melakukan perpindahan perseneling dengan halus, ternyata tetap saja muncul kembali masalah yang sama.


Desember 2022
Saat itu motor melewati jalan yang jelek sehingga membuat goncangan motor yang cukup keras, ternyata sehabis itu, masalah kembali terulang, motor tidak bisa pindah gigi, kali ini motor terkunci di gigi 3. Posisi gigi 3 ini motor hanya terkendala saat angkatan awal yang terasa berat sehingga membuat kampas kopling cepat aus, namun masih bisa melaju di kecepatan 60 kmh dengan akselerasi yang pelan pelan.


Bengkel Ahass Putra Sesetan Jalan Sesetan Denpasar
Menurut bengkel Ahass, masalah terjadi pada per persenling, diagnosanya sama dengan diagnosa Ahass Tukad Badung, namun lagi-lagi mengalami kendala pada ketersediaan sparepart, ya mungkin karena motor tua ya, jadinya sparepartnya susah dicari.

Perburuan per
Sayapun berburu sparepart sampai pusatnya langsung Ahass di jalan Dewi Sartika, Jakarta, Sampai di pintu gerbang, ditanya satpam akan menuju bagian mana, karena di dalam ternyata ada beberapa bagian, ada bagian sales, ada bagian sparepart, saya pun bilang akan beli sparepart, lalu saya pun dikasih kertas bertuliskan nomor antrian, sistem yang cukup bagus agar tidak rebutan ya. saat itu saya antri sampai 30 menit dengan menunggu di ruang tunggu berAC di dalam. Sebenarnya jika males antri bisa juga menanyakan langsung melalui Whatsapp yang saya dapat nomornya di banner wa.me/6285881536743. Giliran tiba antrian saya, ternyata sparepart yang dicari kosong stoknya. Padahal ini adalah pusat sparepartnya di Indonesia ya, tapi malah kosong.



Bengkel Tambal Ban
Saya coba bawa motor ke bengkel tambal ban pinggir jalan, oleh bengkel tambal ban, eh malah diganjel-ganjel di bagian pijakan kaki perseneling dengan harapan agar as bisa berputar, namun hasilnya nihil.


Bengkel Ahass Sartika Utan Kayu
Usaha selanjutnya membawa motor ke bengkel Ahass yang lain, kali ini saya membawanya ke bengkel Ahass Sartika Motor di Utan Kayu, Mekanik kemudian memprediksi ada masalah di bagian perseneling dan harus membongkar turun mesin terlebih dahulu untuk mengetahui apa masalahnya, dan membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 4 hari, biaya bongkarnya mencapai 1 Juta. Saya menanyakan apa saja kemungkinan-kemungkinan penyebabnya, dijelaskan kemungkinan bisa saja karena as persenelingnya patah, pernya yang patah, bintang aus, dan lain sebagainya.

Bengkel Ahass Langgeng Jaya di Jalan Bekasi Timur Raya
Usaha yang lain adalah datang ke bengkel ini, ternyata jawabannya juga sama, yaitu harus dilakukan pembongkaran mesin dengan biaya 1 sampai 2 juta dan juga waktunya tidak bisa sehari jadi untuk mengetahui kerusakannya.

Bengkel Ahass Pandan Surya Jalan Pandan
Saya pun pasrah saja dengan langsung memasukkan motor ke bengkel Ahass ini, tanpa menanyakan perkiraan biaya, hanya menyampaikan keluhan dan saya suruh langsung kerjakan, namun karena kemungkinan lama antri, motor saya tinggal saja dengan meninggalkan nomor telepon saya.

Sore hari saya ditelepon, ternyata masalahnya hanya pada bagian per perseneling yang sudah patah dan sparepartnya akan dicarikan. Kemudian Mahrib, motor ternyata sudah jadi dengan biaya tidak sampai 300 ribu, karena memang untuk masalah per ini ternyata tidak perlu melakukan pembongkaran sampai turun mesin yang memakan biaya jutaan.

Itulah pengalaman saya ketika mengalami masalah pada perseneling motor ya, barangkali ada yang pernah mengalami hal yang sama. Kerusakan per perseneling ini menurut mekaniknya merupakan kerusakan yang cukup jarang terjadi, dan juga spare partnya saat ini susah dicari. Bagaimana pendapatmu mengenai hal ini? apakah bisa sparepart Supra terbaru dipasang di Supra lama?

Kesimpulan

- Saat membeli kendaraan/motor, sebaiknya simpan juga katalog suku cadangnya dari internet, siapa tahu suatu saat akan membutuhkan
- Bila motor terasa berbeda/aneh sebaiknya langsung waspada akan kemungkinan masalah yang lain.
- Untuk penggantian sparepart memang lebih pasti ke bengkel resmi, namun untuk diagnosa masalah, masing-masing bengkel resmi terkadang memiliki pandangan yang berbeda, contohnya di atas, bengkel 1 berpendapat harus turun mesin dulu untuk mengetahui masalah persenelingnya, sedangkan ada juga bengkel yang lain perlu dibongkar bertahap untuk mengetahui masalahnya.
- Ada kalanya perlu mencari tahu pendapat kedua, ketiga, mengenai masalah pada motor kita, tak lupa juga, perlu menggali informasi dari sumber terbuka
- Selalu tanyakan juga estimasi biaya terendah sampai tertinggi sebelum memberikan persetujuan tindakan pada motor kita.


-Bila solusi solusi di atas terasa membuat pusing, jalan terbaik adalah dengan menjual motor tersebut dan menggantinya dengan yang baru


Read More...

Sunday, January 22, 2023

Penyebab Supra 125 Lama Lebih Nyaman Joknya Dibandingkan Versi Terbaru


Di berbagai grup media sosial, sering sekali bertemu dengan komentar bahwa supra helm in posisi joknya sering melorot ke depan ya, joknya juga lebih cepat panas dibandingkan varian supra 125 lainnya, kira kira apa penyebabnya ya?
penulis sendiri juga merasakan hal yang sama, karena penulis sendiri juga pernah menggunakan supra helm in selama kurang lebih 2 tahun yaitu dari tahun 2012 sampai 2013, kalau perjalanan 30 menit sih tidak terlalu terasa, tapi kalau perjalanan yang sampai 1 jam ke atas, baru terasa lebih cepat panas daripada varian supra lainnya.

Hal yang mengejutkan ketika penulis kemudian beralih menggunakan supra lama di tahun 2013, penulis memakai supra 125 DD tahun pembuatan 2006, untuk perjalanan 4 jam, ternyata bokong masih nyaman nyaman saja tidak sepanas ketika menggunakan helm in yang sudah panas walau naik motor baru 1 jam. kira kira apa penyebabnya? silahkan baca terus artikel di bawah ini.






Sebelum membahas lebih lanjut, saya akan mengelompokkan jenis supra 125 menjadi 3 jenis
1. Jenis Supra 125 lama

Meliputi Supra lama lampu satu, Supra Betmen knalpot racing lampu dobel


2. Jenis Supra 125 Helm In

Meliputi Supra Helm in dengan bagasi lebar


3. Jenis Supra 125 All New

Meliputi Supra 125 dengan embel embel All New, indikator bensin sudah memakai jarum, lebih presisi dari digital sebelumnya.




Analisa Penyebab Helm In duduknya lebih cepat panas dibandingkan varian lainnya
Nah sekarang kita akan menganalisa penyebab masalah jok pada Supra Helm In


Ternyata produk baru tidak selalu mengalami peningkatan seperti yang diiklankan ya. Supra Helm ini merupakan generasi penerus supra lama, diklaim memiliki "jok yang lebih lebar" sehingga diklaim lebih menunjang kenyamanan oleh iklannya, namun ternyata realitanya berbeda,

Kemiringan jok Supra 125 Helm In yang terlalu melorot ke depan
desain jok Supra Helm in, ternyata terlalu melorot ke depan, bisa kalian lihat gambar di atas tingkat kemiringan supra Helm In ada di garis warna merah, cenderung lebih curam dibandingkan varian supra lainnya. Ya kalau dari segi desain yang miring-miring memang terlihat lebih sporty dan eye catching, namun ternyata kenyataannya malah membuat tidak nyaman.

Jok lebar yang ternyata tidak benar-benar lebar
Penyebab kedua kenapa jok helm in terasa lebih panas, karena ternyata penampang jok di bagian ujung, ada keprasan di pinggirnya, menjadikan bentuk joknya seperti piramida dengan ujung atas lancip, jadinya malah membuat tumpuan bokong tidak selebar supra lama. Kalau pada motor supra lama, keprasan pinggirnya tidak seagresif Helm In,
Ya memang kalau dilihat dari atas ya memang lebih lebar, namun keprasan pinggirnya ternyata memiliki pengaruh yang signifikan. Mengulang pernyataan di atas, tampilan tidak selalu menjamin kenyamanan dan itu sudah terbukti.


Bagaimana analisa kenyamanan Supra X All New
Seperti yang terlihat pada gambar paling atas, tingkat kemiringan All New Supra 125 (warna kuning) ternyata tidak securam helm in(warna merah), namun ternyata juga tidak selandai supra lama(warna hijau), jadi posisinya berada diantara keduanya.

Sementara bentuk keprasan All New Supra 125 sampai saat ini penulis masih belum memiliki pengalaman yang cukup untuk membuat testimoninya, hanya saja bila melihat dari tampilan gambar yang beredar di internet, keprasan All New Supra 125 kemungkinan berada diantara keduanya, sehingga kesimpulan sementara tingkat kenyamanan All New Supra 125 berada di tengah-tengah keduanya, silahkan koreksi bila salah.


Setiap motor memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tulisan di atas hanyalah membahas salah satu fitur saja, yaitu jok motor. Supra Helm in memiliki segudang fitur yang lebih unggul, jok yang lebar, indikator bensin sudah menggunakan jarum sehingga lebih presisi dan modern, ingat lebih presisi berarti lebih modern, modern bukan hanya soal penggunaan lampu LED dan indikator digital saja, konsep modern sering disalahartikan orang hanya sebatas penggunaan digital, padahal konsep modern apabila bisa menjadikannya lebih spesifik dan presisi.



Read More...

Monday, January 16, 2023

Perpanjangan Sim A dan C di Denpasar


pic by kompas
Halo selamat malam semuanya, semoga dalam keadaan sehat walafiat, kali ini saya akan mencatat langkah-langkah perpanjangan SIM A dan SIM C di tahun 2022. Ternyata perpanjangan SIM ini cukup mudah dilakukan, karena tinggal mengikuti petunjuk petugasnya juga bisa selesai, hanya memerlukan waktu kurang lebih setengah jam saja untuk kartu yang masa berlakunya setahun. Namun bila masih penasaran tahap-tahapnya bisa menyimak tulisan di bawah ini, berikut ini pengalaman perpanjangan sim di daerah Denpasar, bila ada yang berbeda silahkan berkomentar ya.


Tes Psikologi
bisa dilakukan secara online, namun bisa juga dilakukan secara offline, menurut pengalaman, untuk tes secara online hanya membutuhkan biaya sekitar Rp.40.000,-,

sedangkan biaya tes offline di lokasi, membutuhkan biaya sekitar Rp.110.000,- untuk Sim C, dan Rp.120.000,- untuk Sim A, lokasi bila ingin tes offline bisa langsung datang ke Jalan Gunung Sanghyang di sekitar Polresta Denpasar, di sekitar sana, nanti sudah terpampang papan kantor pelayanan psikologi, saat itu saya menemukan kurang lebih ada 3 kantor pelayanan psikologi disana. Di tes psikologi ini, setelah membayar, kita akan mengerjakan soal pilihan ganda sebanyak 15 soal, dan soal pilihan A B sebanyak 10 soal, soalnya cukup mudah, tinggal dikerjakan saja.

Tes Kesehatan
Tes kesehatan ini cukup datang langsung ke Dokter Praktik yang juga ada di sepanjang jalan itu, bila tidak tahu, bisa langsung bertanya saja dimana lokasinya, biayanya Rp.25.000,-, waktu itu saya melakukan tes kesehatan di sini -8.648280280614127, 115.18364140493755, di dalam diperiksa tekanan darah, dan tes buta warna.

Fotocopy
Fotocopy KTP dan SIM yang akan diperpanjang
dengan membayar Rp.2000,-

Menuju Gedung Polresta Denpasar
Menuju loket pendaftaran dengan menyerahkan berkas yang diperlukan
Menuju loket pembayaran di BRI, biaya yang dibutuhkan untuk perpanjangan SIM A dan SIM C Rp.150.0000,-
Menuju loket entry data disini petugas entry data sekaligus wawancara agar datanya bisa benar
Menuju loket pengambilan sidik jari dan foto wajah
Menuju loket tes teori, namun disini langsung skip karena hanya perpanjangan
Menuju loket tes praktik, namun disini juga skip, karena hanya perpanjangan
Terakhir menuju loket pengambilan Sim, Sim lama ternyata tidak dikembalika, yaudah, buat jadi koleksi saja kalau begitu ya
Prosesnya cukup cepat juga, dan jangan lupa cek kembali data di SIM sebelum pulang.
Read More...

Gunung Harta Jurusan Denpasar Jakarta Hino RM 280


Selamat siang semuanya, semoga dalam keadaan sehat wal afiat, kali ini saya akan mencatat trip report perjalanan darat paling jauh saya, yang ditempuh selama kurang lebih 24 jam dengan jarak lebih dari 1000 kilometer menggunakan transportasi umum bus dari Denpasar menuju Jakarta. Saya menggunakan jasa PO Gunung Harta karena kemudahan pemesanan tiketnya, yang saat itu bisa dipesan tengah malam karena menggunakan sistem online, sebenarnya ada beberapa kandidat PO seperti Pahala Kencana, KG Transport, namun kedua PO ini mengharuskan saya datang ke agen untuk pemesanan tiketnya.

Berbicara perjalanan selama 24 jam ini tentu berbeda dengan perjalanan naik bus 1 malam saja, karena perjalanan 24 jam bakal melewati titik rawan kebutuhan manusia yang tidak ditemui saat perjalanan bus yang hanya semalam saja, Titik rawan apakah itu? silahkan disimak saja trip report catatan perjalanan di bawah ini.


Pemesanan tiket
Pemesanan tiket untuk keberangkatan H min 2 melalui website gunungharta dot com hanya menyisakan 4 kursi saja di bagian tengah dan belakang, saya memilih kursi di bagian tengah saja, harga tiket dibanderol seharga Rp.580.000,- dengan sistem pembayaran transfer ke rekening bank BRI, seperti biasa agar tidak hangus saya langsung transfer ke rekening yang dituju sesuai petunjuk di websitenya, namun ternyata terjadi masalah manakala akan konfirmasi via web, entahlah mungkin karena ada perbedaan nominal, karena saya transfernya melalui bank mandiri dimana terkena cas Rp.2500,- sehingga tidak bisa konfirmasi melalui website, atau mungkin karena memang websitenya yang eror, entahlah, saya pun langsung saja konfirmasi melalui nomor WA nya admin Gunung Harta +62 821-4544-4544, barulah bisa berhasil terkunci kursi tersebut.

Harga tiket pesawat melambung di hari minggu
Untuk harga tiket Denpasar Jakarta bila melalui pesawat saat itu harganya sudah melambung tinggi di hari minggu, mencapai Rp.1000.000,- berbeda dengan hari lainnya, misalnya untuk hari sabtu masih berkisar di angka Rp.720.000,- melalui aplikasi tiket.com. Jika naik pesawat keuntungannya adalah di waktu tempuh yang 4 kali lebih cepat dibandingkan naik pesawat. jadi bila waktu tempuh naik bus itu 24 jam, maka waktu tempuh naik pesawatnya adalah 6 jam, loh kok bisa 6 jam? bukannya Pesawat Denpasar Jakarta itu cuman 1,5 jam? iya terbangnya hanya 1,5 jam, namun waktu naik trnasportasi dari rumah ke bandara, waktu cek in, waktu jalan kaki menuju ruang tunggu, waktu menunggu bagasi, jalan kaki dari turun pesawat sampai DAMRI, waktu tunggu DAMRI, sampai rumah ternyata memakan total waktu 6 jam, karena pernah saya hitung-hitung sendiri.

Hari H Keberangkatan
Sesampai di sana, saya pun langsung menuju bagian tiketting untuk melapor, setelah konfirmasi, saya diberikan tag bagasi berupa selembar kertas kecil yang cukup sederhana, walaupun kertasnya cukup sederhana tidak seperti tag bagasi lainnya yang berupa stiker full lem, namun hal kecil seperti ini memiliki efek yang besar agar barang penumpang tidak sampai tertukar. di dalam tag bagasi tersebut terdapat informasi lokasi turun, dan nomor kursi yang bisa langsung dicek ketika menurunkan barang. Sayapun langsung merekatkan tag bagasi di barang bawaan saya.



Kondisi pool Cokro saat itu cukup padat, terlihat beberapa penumpang terpaksa berdiri karena sudah kehabisan tempat duduk, beberapa penumpang juga memanfaatkan ruang kosong dimanapun bisa dipakai, yang penting tidak berada di jalur jalan saja. Posisi barangnya pun juga terlihat tergeletak begitu saja dimanapun ada ruang kosong.


Ini adalah salah satu kondisi poolnya



Sayapun juga memilih berdiri saja menunggu bus datang karena memang kursinya sudah penuh.



terpantau yang parkir di situ ada gunung harta jurusan Semarang 1, semarang 2, Surabaya, Madura, serta Gunung Harta Sleeper Combi Bus jurusan Yogyakarta. disini belum ditemui Gunung Harta tujuan Kediri karena memang rata-rata berangkatnya jam 15.30 WITA, FYI biasanya sampai Kediri jam 05.00 WIB. Jauh lebih cepat dengan selisih waktu 3 jam dibandingkan PO ini.

Akhirnya sekitar pukul 12.00 WITA, datanglah bus berstrobo memasuki pool, ternyata itu adalah bus yang saya naiki dengan nopol DK7135GH, menggunakan mesin Hino RM 280, yang merupakan jenis mesin terbaru keluaran Mei 2022, jadi baru 7 bulanan mengaspal di Indonesia. Mesin ini diklaim lebih bertenaga dibandingkan Hino RK8 dan lebih ramah lingkungan karena ditambahkan filter di pembuangannya. Entahlah, kalau bagi saya, semua mesin itu sama saja, yang membuat berbeda adalah sudah air suspension atau belum ya. Bus ini sudah dilengkapi air suspension.


Fasilitas yang sering ditanyakan penumpang di bus yaitu sudah disediakan colokan charger tipe USB di setiap kursinya, jadinya tidak perlu khawatir bila kehabisan daya, lokasi colokan kursi sisi gang ada di sebelah kiri bawah di bawah pijakan tangan kiri seperti tampak pada gambar di bawahh ini, sudah dilengkapi lampu sehingga tidak susah mencarinya, sedangkan untuk yang duduk di sisi jendela, bisa mengambil colokan yang ada di atas, yang menarik dari colokan disini adalah ternyata setelah saya coba, mampu menyajikan mode fast charging, tidak seperti colokan-colokan bus biasanya.


Fasilitas yang cukup penting juga yaitu reclining seat sehingga kursinya bisa direbahkan agar punggung tidak pegal.

Fasilitas tambahan yang lain yaitu wifi, namun internetnya kadang dimatikan, yaitu saat berada di atas kapal, serta setelah dari rumah makan.

Fasilitas yang lain adalah selimut model bedcover, snack 1 kali, makan 2 kali.

Bus ini terdiri dari 26 kursi menggunakan merk Rimba Kencana




Keberangkatan dijadwalkan Pukul 12.00 WITA, namun ternyata molor 20 menit menunggu penumpang yang belum datang. Padahal saya sudah di agen sejak tadi dari pukul 11.30 WITA lho.


Rincian Perjalanan
12:20 WITA
Bus diberngkatkan dari Kantor Cokro

12:45 WITA
Istirahat 15 menit di Terminal Mengwi
...
Perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk ditempuh kurang lebih 3 jam
...
Isi solar pertama di Pom Bensin Gilimanuk
...
Selesai isi solar bus berhenti sejenak menunggu penumpang datang, setelah penumpang naik, bus langsung menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Di Pelabuhan ini bus langsung naik ke atas kapal tanpa antri lama, mungkin memang belum begitu padat ya, namun di depan terlihat Surya Bali masih belum masuk kapal juga, padahal bus saya bisa langsung masuk. Kapal yang saya naiki ini berbeda dengan kapal yang dinaiki Surya Bali.


16:30 WITA
Bus naik kapal Feri

17:35 WITA / 16:35 WIB
Bus keluar kapal

18.00 WIB
Masuk Rumah Makan Situbondo untuk servis makan pertama, disini istirahat kurang lebih 30 menit


01:50 WIB
Isi solar kedua di Rest Area Sragen

04:07 WIB
Istirahat di Rumah makan Weleri Kendal, jam 4 pagi ini adalah waktu biasanya orang untuk buang air besar, di Rumah Makan ini, tersedia toilet yang banyak, sehingga tidak khawatir harus antri, selain itu ternyata waktu istirahatnya juga pas dengan waktu sholat subuh, bus istirahat kurang lebih 40 menit.
...
Perjalanan dilanjutkan melintasi Jalan Tol, Bus sempet keluar tol menurunkan penumpang di Brebes, Cirebon, Cikopo, Cikampek, namun semuanya langsung putar balik di depan pintu tol. Sempat juga mampir Rest Area untuk isi solar kedua.

Ini adalah saat berhenti di Cikampek


di exti Tol Cikampek ini, ketemu sama Prima Jasa, dan bus lainnya



10.00 WIB
Sampai di Terminal Pulo Gebang, langsung disambut oleh porter terminal, yang mematok biaya Rp.20.000,- untuk membawakan koper sampai di tempat penjemputan penumpang di pintu barat, namun saya nego Rp.10.000,- saja.

Total Waktu perjalanan 23 Jam dari Pool Gunung Harta Cokro sampai di Terminal Pulo Gebang

Fasilitas
Website ticketting
Snack 1 x
Makan 2 x
Pop Mie 1x
Coffee
USB Charger (support fast charging), AC, Wifi, Smooking Room, Toilet, AC, Selimut Bedcover, Air Suspension, legrest, armrest
Waktu tempuh 24 jam
Minus
Ruang tunggu kurang kursi
Tidak ada footrest
Read More...

Saturday, January 7, 2023

Perjalanan Naik Bus Restu Mulya Solo Denpasar



Perjalanan kali ini kita akan menggunakan transportasi Bus Restu Mulya Jurusan Yogyakarta Solo Denpasar saat libur natal dan tahun baru 2023, sebenarnya perjalanan menggunakan PO ini sudah pernah saya lakukan sebelumnya, namun karena kursi PO incaran sudah habis, maka saya naik Restu Mulya lagi. PO Incaran tersebut adalah PO Tami Jaya, karena belum pernah nyobain Tami Jaya Solo Denpasar, Kalau Denpasar Solo sudah pernah mencobanya di cerita ini. namun Tami Jaya ini ternyata hanya menyisakan kursi CD CB di samping sopir yang tentu saja tidak ada reclening seatnya, padahal perjalanan cukup jauh, jadinya tidak saya ambil, entah apa jadinya jika saya nekat membeli kursi tersebut, pastinya pegal pegal sampai tujuan ha ha atau mungkin malah ngga bisa tidur. Incaran kedua, PO Sedya Mulya sebenarnya juga ada, namun saat itu malah tidak kepikiran sama sekali akan PO ini. Tapi tenang saja, walaupun trip report, fasilitas, kekurangan dan kelebihannya sudah pernah saya tulis pada postingan sebelumnya, trip report ini ternyata ada yang berbeda dan baru daripada trip sebelumnya. Silahkan disimak saja tulisan di bawah ini untuk lebih jelasnya.


Pemesanan tiket
Untuk pemesanan tiket bisa diperoleh dengan menghubungi nomor whatsapp +62 821-4600-8585. Nomor ini saya dapat dari agen Restu Mulya Yogyakarta, sedangkan nomor agen Yogya saya dapat saat trip report yang lalu, Jadi seperti yang saya jelaskan di postingan tersebut, nomor kontak resmi agen Restu Mulya sampai saat ini memang belum tersedia di google dan media sosial, jadinya memang harus datang langsung ke agen biar lebih pastinya ya. Namun bagi yang membaca tulisan ini, bisa menghubungi nomor tersebut.

Pembayaran tiket pembayaran ternyata bisa melalui transfer bank atau bisa juga dibayar langsung saat berangkat, saya memilih membayar langsung saat berangkat saja. Metode pembayaran yang cukup memudahkan calon penumpang, PO ini memang belum menggunakan sistem tiket yang terintegrasi dengan pembayaran, jadinya masih manual.

Ketersediaan kursi Saya tidak terlalu ingat berapa jumlah okupansi penumpang H-5 keberangkatan, yang saya ingat saat itu saya masih bisa mengambil kursi baris kedua, sementara baris paling depan sudah full terisi. Untuk harga tiketnya menggunakan tarif libur natal dan tahun baru Rp.390.000,-, Sebagai perbandingan, harga tiket moda transportasi lain berupa pesawat saat postingan ini ditulis, Solo Denpasar ternyata ada yang Rp.500 ribuan, wah ternyata ngga jauh berbeda ya, karena hanya selisih Rp100 ribuan, bisa menghemat waktu perjalanan yang cukup signifikan.

Hari H keberangkatan
Sebelum berangkat, saya mendapatkan informasi dari agen kalau busnya telat datang, dan kita diminta siap di agen pukul 15:00 WIB dari semula jam 14:00 WIB. Poin pelayanan yang cukup bagus dengan menginfokan waktu keterlambatan, jadinya tidak menunggu lama di agen, ya iya karena penumpang di agen tersebut cuman saya seorang, jadinya masih bisa kehandle dengan baik. kalau penumpangnya banyak, agen pasti akan repot juga.

13:40 WIB
Agen menginfokan lagi, bus baru saja berangkat dari Yogyakarta, artinya menurut perhitungan saya dan juga kebiasaan trip report Denpasar yang lalu lalu, jika jalanan lancar, bus sampai di agen Solo sekitar 2 jam, atau pukul 15:40 WIB.


15:00 WIB

Sebelum berangkat saya mengecek lokasi agen dari google map. Lokasi agen kalau dilihat dari google map memang masih berupa toko kelontong biasa ya, belum ada tanda-tanda agen restu mulya disitu. Saya sampai di agen pukul 15:00 WIB, namun masih belum menemukan agennya, barulah setelah saya bertanya kepada bapak penjual tiket bus campuran disitu, ternyata agen Restu Mulya posisinya masih berjarak sekitar 40 an meter ke arah timur dari agen campuran ini, jadi posisinya pas sebelah baratnya Hotel Setia Kawan ternyata, karena kalau dari barat memang tidak terlalu terlihat. Mungkin saja ini merupakan agen baru, sehingga masih belum muncul fotonya di google map

Tampilan agen cukup unik, menggunakan warna dominan ungu seperti warna busnya, agen ini terletak di pinggir jalan pas, namun agen ini masih belum menyediakan area parkir bus, jadinya jika ada bus lewat cukup berhenti di bahu jalan saja yang bisa saja mengganggu arus lalu lintas jalur tersebut. Entah kenapa ya, tidak menunggu di Terminal Tirtonadi saja.


Fasilitas di dalam agen ini terbilang nyaman, ada kursi tunggu, power charger, ac, toilet, namun belum ada fasilitas berupa Mushola, jadi yang mau sholat, silahkan sholat di rumah sebelum berangkat, dengan dijamak.


16:40 WIB
Bus baru sampai agen, ternyata telat 1 jam lebih lama dari perhitungan saya di atas, ya karena memang kondisi jalur Yogyakarta Kartasura Solo macet efek libur nataru 2023.


Bus yang membawa saya ternyata sama dengan bus yang saya naiki pada trip report sebelumnya dengan julukan "Aurora". jadinya tidak perlu saya reviu ulang pada postingan ini lah ya. tinggal lihat foto paling atas saja, bus ini sudah menggunakan suspensi udara dan selimut bedcover, jadinya cukup hangat, tidak seperti bus ini yang malah menggunakan selimut rajut, jadinya penumpang masih kedinginan, penyebabnya apa, silahkan dibaca saja postingan tersebut.


Perjalanan dilanjutkan dengan bus masuk terminal Tirtonadi, walaupun hanya numpang lewat saja, lanjut bablas menuju pintu timur menuju agen Setia Budi Solo. Di agen ini, kru bus menaikkan beberapa penumpang, kemudian bus langsung melanjutkan perjalanan, situasi lalu lintas kota Solo cukup padat, namun tidak mengalami kemacetan yang berarti, bus terus berjalan menuju arah Sragen, kemudian masuk pintu Tol Sragen.
Di tol ini, kru sempat berkomunikasi dengan seorang penumpang untuk janjian naik di exit tol Ngawi.

KASUS PERTAMA
18:25 WIB
Bus keluar pintu tol Ngawi, di depan pintu tol ini sudah menunggu seorang penumpang yang sudah kontak kontakan dengan kru tadi, naiklah penumpang tersebut ke atas bus, namun ternyata diluar dugaan, penumpang tersebut ternyata tidak mendapetkan kursi, namun memegang tiket sampul asli. cukup aneh memang, alhasil penumpang tersebut hanya duduk beralaskan kardus di samping sopir, karena di bus ini tidak ada seat di samping sopir, hanya ada kursi kernet, padahal perjalanan masih panjang juga, Entah penumpang tersebut belinya dari mana, apakah dari kantor Denpasar, atau beli dari agen bus Maospati, atau beli dimana, menurut info yang saya dengar, penumpang tersebut sebenarnya dari Maospati, dan menuju Ngawi menggunakan grab car.
Pertanyaan lagi, apakah penumpang tersebut sudah tahu kalau akan dapat kursi CD sehingga berkesempatan untuk menolak di awal, ataukah penumpang tersebut sudah kepepet mending naik dulu daripada kesulitan mencari bus lain? apakah ada kebijakan dari PO tersebut untuk menjual tiket CD?, entahlah, dengan kondisi libur panjang seperti ini memang terkadang ada cerita-cerita unik, semoga tidak ada yang dirugikan,

Kemudian Sopir mengarahkan penumpang tersebut untuk komplain ke kantor Denpasar, Pulau Kawe, perihal kursi setibanya bus di sana, sementara memang kursi penumpang saat itu sudah full terisi, jadinya juga tidak bisa membantu penumapng tersebut.



19:10 WIB s.d. 20:50 WIB
Masuk rumah makan Utama Caruban
Kondisi menu kali ini terlihat ada perbaikan setelah sebelumnya mengalami penurunan kualitas menu dengan menghilangnya menu bubur baning, namun saat ini, menu bubur baningnya sudah tersedia kembali, mungkin saja karena efek liburan natal dan tahun baru jadinya pelayanan ditingkatkan, atau mungkin efek persaingan dengan Rumah makan Nikki yang berlokasi pas di pintu gerbang tol yang lebih strategis. sehingga berlomba-lombalah para pemilik rumah makan itu untuk menarik perhatian PO agar mampir di Rumah Makan, entahlah, tapi bagi penumpang, persaingan tersebut semoga bisa memberikan keuntungan semuanya.


Istirahat di Rumah makan ini kurang lebih 30 menit saja, waktu yang cukup untuk ke toilet, istirahat, sholat dan makan, tidak terlalu lama juga tidak terlalu cepat.


KASUS KEDUA
Selesai istirahat makan, bus melanjutkan perjalanan dan mampir pom bensin untuk mengisi solar, selesai isi solar ini terdengar percakapan kru di depan, yang intinya ternyata jumlah uang cash di tangan tidak mencukupi untuk membeli solar berikutnya, selisih kurangnya mencapai satu juta, entah ini mungkin salah perhitungan atau salah mencatat saat kru menerima uang dari kantor, dari sini terlihat sistem uang jalan di bus ini, dimana uang dibagikan saat di Kantor Denpasar untuk perjalanan PP ya. Wah ada ada saja ya, semoga segera menemukan solusi ya, apakah nanti dibayar patungan ketiga kru atau bagaimana.

Dari rumah makan ini dibawa driver kedua, yang pembawaanya lebih smooth, karena tidak sering menginjak rem, driver kedua nginjek gas seperlunya, sehingga tidak sering ngerem, maksudnya nginjek gas seperlunya ini adalah, menginjak gas seperlunya saja sehingga saat gas dilepas, bus tersebut akan melaju "ngglender" memperkirakan posisi bus itu berhenti, aduh ini gimana ngejelasinnya ya, intinya gas mulai diilepas, ketika dirasakan bus sudah bisa melaju sendiri sampai berhenti tepat pas di kemacetan depan, tanpa harus direm. Jadi cara ini adalah cara agar pengendara nyaman dan tidak stres di tengah kemacetan ya.

Perjalanan dari Ngawi sampai Pelabuhan Ketapang saya gunakan untuk tidur saja, istirahat.


04:00 WIB
Sampai di Pelabuhan Ketapang
ternyata antrian kendaraan yang masuk pelabuhan mengular sampai jalan raya, jadinya harus menunggu cukup lama, bus dengan sabar mulai masuk jalur cetak tiket, setelah melewati jalur tiket cetak ini, keterampilan driver memilih jalur mana yang paling cepat diuji disini, dengan pengalaman dan jam terbang yang tinggi, sekaligus dengan melakukan pemantauan turun dari bus, akhirnya bus yang saya naiki ini kemudian memilih lajur mana yang paling cepat, dan ternyata benar sekali pilihan driver kali ini, bus mendapatkan lajur yang duluan masuk halaman pelabuhan, namun ternyata sampai di depan masih ada masalah lagi.

Bus lalu distop petugas, namun dengan jurus ampuh pak sopir, bus langsung bisa masuk jalur pemberangkatan di depan, Bahkan bisa sejajar dengan bus Restu Mulya Jawa Timuran yang notabene sampai disini dari tadi. Selain Restu Mulya Jatim, terpantau juga Gajah Safari Dharma Raya Temanggung takhluk oleh gerakan maut lumba-lumba restu Mulya dengan meninggalkannya di posisi belakang. Sementara si lumba-lumba ini juga berhasil memindahkan posisi belasan bus-bus pariwisata yang awalnya berada di tampilan kaca depan, berubah posisinya ke spion SR2 Restu Mulya ini.

Posisi di paling depan, ternyata feri belum ada yang sandar, di atas bus, kru membagikan makanan kepada penumpang berupa nasi, mie, ayam dengan wadah stereofoam. Kesempatan menunggu ditambah belum tampak tanda-tanda kapal feri yang berlabuh, saya gunakan untuk menunaikan Sholat Subuh di Mushola pelabuhan.

...
Perjalanan Menuju Pelabuhan Gilimanuk, kapal feri ternyata juga harus antri dulu untuk sandar,
...
Memasuki Pelabuhan Gilimanuk, ternyata ada pemeriksaan vaksin, penumpang diminta turun dari bus, kepada petugas kesehatan, saya berikan foto vaksin dari HP, dan langsung diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

Selesai pemeriksaan, bus kemudian masuk terminal Gilimanuk untuk sekedar laporan, entah laporan apa, selesai laporan, bus meneruskan perjalanan menusuri jalur Gilimanuk, Denpasar.


Macet di Terminal Mengwi
Sampai di Terminal Mengwi, waktu sudah hampir Zuhur, namun kemacetan masih mengular beberapa kilometer. Memang liburan natal dan tahun baru saat itu membuat lalu lintas menjadi begitu padat karena orang liburan.

Keluar dari Terminal Mengwi, arus lalu lintas menjadi lebih lancar, namun kemacetan sekarang terlihat padat di jalur lawan arah. \

Bus kemudian melewati jalan Cargo, mampir sebentar di Pom Bensin, lalu menuju jalan Teuku Umar Denpasar.

14.30 WITA
Finish Kantor Restu Mulya di Jalan Pulau Kawe, Denpasar, saya pun dijemput ojek online yang sudah siap disitu.


Total perjalanan mulai dari berangkat agen solo sampai Denpasar Pulau Kawe memakan waktu kurang lebih 21 an jam, karena memang sedang macetnya jalan efek libur natal dan tahun baru.
Read More...

Wednesday, January 4, 2023

M Trans Denpasar Malang Kediri


Perjalanan kali ini akan bercerita dengan mengunakan transportasi umum Bus M Trans jurusan Denpasar, Malang Kediri, bagaimana ceritanya, silahkan disimak cerita di bawah ini, siapa tahu bisa memberikan informasi yang dibutuhkan.


Pemesanan tiket melalui website, dimana seperti yang saya ceritakan di sini, pemesanan cukup mudah dengan tampilan websitenya yang user friendly, setelah dibuka, ternyata okupansi penumpang saat pemesanan tiket dua minggu sebelum keberangkatan sudah terisi sekitar 10 persen untuk keberangkatan libur natal tahun baru 2022. Untuk tujuan Denpasar Malang Kediri saat itu ada dua keberangkatan, yang pertama adalah Sultan Class seat 1 1 1, yang kedua adalah kelas eksekutif, saya membeli kelas eksekutif, yang tentu harganya lebih murah daripada Sultan Class, padahal fasilitasnya sama saja ya, yang berbeda hanya letak kursinya saja, tidak juga membuat lebih dempet, juga tidak membuat lebih luas, yang sultan class kursinya dipisah, namun untuk lebar gang kurang lebih sama sempitnya. Saya membeli tiket untuk jam keberangkatan jam 14.45 WITA dengan harta RP.290.000,- secara online.

Hari H
Saat hari H, kurang lebih setengah jam sebelum keberangkatan, agen menelpon untuk konfirmasi titik keberangkatan, sekaligus saya menanyakan apakah ada penitipan motor di sana, dan ternyata dijawab ada, kita disuruh tinggal konfirmasi ke satpamnya langsung. Namun ternyata sampai disana, oleh satpam, baru dikasih tau ada biaya penitipan Rp.10.000,- sehari, mahal atau tidak mungkin bisa menjadi referensi sendiri bagi pembaca ya, saya kira gratis seperti penitipan di cerita yang ini. Bisa menjadi referensi penumpang apakah akan membawa kendaraan sendiri atau naik gojek saja.

OK back to the laptop, selesai urusan penitipan motor, sekarang kita menuju loket tiketting yang bangunannya berada di seberang utara jalan untuk cek in. Petugas langsung memberikan tiket yang sudah dimasukkan ke dalam sampul tiket yang cukup bagus, ternyata sudah diprint sejak tadi rupanya. di lembaran tiket tersebut juga sudah ada kupon makannya, jadinya bisa langsung diambil, oiya bila ada bagasi, kita juga tinggal minta tag bagasi kepada satpamnya. Nanti oleh satpam, tas yang masuk bagasi akan diberikan semacam stiker yang cukup bagus juga.

Dari loket, kita menuju ke ruang tunggu, yang cukup lengkap fasilitasnya, ada ruang tunggu AC dan non AC, toilet, namun masih belum ada mushola.

Sistem keberangkatan bus disini mengantri absen satu satu dipanggil petugas, jadinya cukup lama.


Catatan waktu
15.00 WITA
Bus diberangkatkan dari Garasi Jalan Gurita Sesetan Denpasar,
Telat 15 Menit dari jadwal

16.10 s.d. 16.25 WITA
Istirahat 15 menitan di Terminal Mengwi, mengambil snack.


17.20 WITA
Macet di Salemandeg, gara-gara pengaspalan jalan, macetnya sampai 4 kilometeran, pertama kali macetnya berhenti lama, lalu jalan sedikit sekitar 300 meter, berhenti total lagi, jalan 300 meter lagi, berhenti lagi, dan seterusnya sampai 1 jam, ternyata ujung kemacetan berupa pengaspalan jalan di jalur kiri, sehingga kendaraan dialihkan ke lajur kanan, dan harus bergantian dengan kendaraan dari lawan arah.

20.30 WITA
Sampai di Pelabuhan Gilimanuk Bali
Ternyata Bus bisa langsung masuk ke kapal, sempet meminta ijin ke sopir untuk pergi ke toilet pelabuhan, namun karena bus akan segera masuk kapal, sopir menyarankan ke toilet kapal saja. Dan ternyata bus benar-benar langsung masuk kapal tanpa antri, benar benar luar biasa, mungkin saja M Trans sudah membayar lebih agar cepat masuk, tapi entahlah.

21.15 WITA Kapal Feri diberangkatkan
Kondisi kapal tidak terlalu besar seperti feri di Selat Sunda, namun masih tersedia fasilitas standard yang cukup seperti kantin, mushola, toilet, tempat duduk. Perjalanan feri dilakukan selama kurang lebih 1 jam.

21.10 WIB
Bus sampai di Pelabuhan Ketapang, langsung keluar dari kapal, kali ini M Trans tidak ada pemeriksaan bagasi seperti cerita ini dulu

21.40 WIB
Sampai di Rumah Makan Niki di Banyuwangi
disini sempat bertemu dengan rombongan pariwisata yang juga servis makan disini, jadinya kondisinya sangat ramai, bahkan sholat pun harus antri.

22:20 WIB
Bus berangkat lagi dari Rumah Makan Niki Banyuwangi
Selanjutnya saya mencoba tidur saja, meskipun terasa lebih sulit karena suspensi belum air suspension, ditambah dengan selimut yang masih memakai model rajutan yang tidak mampu melindungi dinginnya AC.

Jadinya ya hanya tidur tidur ayam, mata merem namun tidak tidur.

Sesampainya di Pasuruan, Bus keluar tol menuju jalan Raya Malang Pasuruan, yaitu jalur memotong "ngancas" paling dekat ke Malang, karena kalau mengikuti jalur tol, bus akan menempuh jarak yang lebih jauh. Mungkin karena pertimbangan kalau masih pagi, kondisi jalan masih lancar, sehingga memutuskan lewat jalur biasa saja.

04:20 WIB Sampai di Karang Lo Malang
Bus dari Malang melalui jalur selatan Tulungagung, Blitar, lalu baru menuju Kediri.
Bus sempat berhenti di daerah Kepanjen Malang, untuk isi solar, kesempatan ini saya gunakan untuk turun dan memotret bus dengan hasil seperti yang terlihat pada gambar paling atas.


09.00 WIB Sampai di Kediri, Bus tidak masuk Terminal Tamanan, terakhir bus berhenti di Kantornya di Tosaren, Pesantren, penumpang yang sampai Kediri hanya menyisakan 3 4 penumpang saja.


Fasilitas umum
Tiket online dan terintegrasi dengan kursi, tidak perlu datang ke agen
Tag Bagasi
Power Charger
Reclining seat, AC

Kelebihan :
Perawatan kaki-kaki cukup bagus, dari awal berangkat sampai tujuan tidak terdengar suara kriyet kriyet khas suspensi per daun
-Kursi lebar
-Jajan snack relatif lebih banyak dibandingkan bus lainnya dengan rute sejenis
-Kru tidak merokok

Kekurangan :
Masih belum menggunakan air suspensi
Selimut menggunakan jenis kain rajut, sehingga tidak cukup efektif melindungi dinginnya AC
Untuk rute Denpasar Kediri tergolong memiliki waktu tempuh yang lebih lama 2 sampai 3 jam daripada Gunung Harta, karena M Trans lewat jalur selatan.
Read More...