Wednesday, January 4, 2023

M Trans Denpasar Malang Kediri


Perjalanan kali ini akan bercerita dengan mengunakan transportasi umum Bus M Trans jurusan Denpasar, Malang Kediri, bagaimana ceritanya, silahkan disimak cerita di bawah ini, siapa tahu bisa memberikan informasi yang dibutuhkan.


Pemesanan tiket melalui website, dimana seperti yang saya ceritakan di sini, pemesanan cukup mudah dengan tampilan websitenya yang user friendly, setelah dibuka, ternyata okupansi penumpang saat pemesanan tiket dua minggu sebelum keberangkatan sudah terisi sekitar 10 persen untuk keberangkatan libur natal tahun baru 2022. Untuk tujuan Denpasar Malang Kediri saat itu ada dua keberangkatan, yang pertama adalah Sultan Class seat 1 1 1, yang kedua adalah kelas eksekutif, saya membeli kelas eksekutif, yang tentu harganya lebih murah daripada Sultan Class, padahal fasilitasnya sama saja ya, yang berbeda hanya letak kursinya saja, tidak juga membuat lebih dempet, juga tidak membuat lebih luas, yang sultan class kursinya dipisah, namun untuk lebar gang kurang lebih sama sempitnya. Saya membeli tiket untuk jam keberangkatan jam 14.45 WITA dengan harta RP.290.000,- secara online.

Hari H
Saat hari H, kurang lebih setengah jam sebelum keberangkatan, agen menelpon untuk konfirmasi titik keberangkatan, sekaligus saya menanyakan apakah ada penitipan motor di sana, dan ternyata dijawab ada, kita disuruh tinggal konfirmasi ke satpamnya langsung. Namun ternyata sampai disana, oleh satpam, baru dikasih tau ada biaya penitipan Rp.10.000,- sehari, mahal atau tidak mungkin bisa menjadi referensi sendiri bagi pembaca ya, saya kira gratis seperti penitipan di cerita yang ini. Bisa menjadi referensi penumpang apakah akan membawa kendaraan sendiri atau naik gojek saja.

OK back to the laptop, selesai urusan penitipan motor, sekarang kita menuju loket tiketting yang bangunannya berada di seberang utara jalan untuk cek in. Petugas langsung memberikan tiket yang sudah dimasukkan ke dalam sampul tiket yang cukup bagus, ternyata sudah diprint sejak tadi rupanya. di lembaran tiket tersebut juga sudah ada kupon makannya, jadinya bisa langsung diambil, oiya bila ada bagasi, kita juga tinggal minta tag bagasi kepada satpamnya. Nanti oleh satpam, tas yang masuk bagasi akan diberikan semacam stiker yang cukup bagus juga.

Dari loket, kita menuju ke ruang tunggu, yang cukup lengkap fasilitasnya, ada ruang tunggu AC dan non AC, toilet, namun masih belum ada mushola.

Sistem keberangkatan bus disini mengantri absen satu satu dipanggil petugas, jadinya cukup lama.


Catatan waktu
15.00 WITA
Bus diberangkatkan dari Garasi Jalan Gurita Sesetan Denpasar,
Telat 15 Menit dari jadwal

16.10 s.d. 16.25 WITA
Istirahat 15 menitan di Terminal Mengwi, mengambil snack.


17.20 WITA
Macet di Salemandeg, gara-gara pengaspalan jalan, macetnya sampai 4 kilometeran, pertama kali macetnya berhenti lama, lalu jalan sedikit sekitar 300 meter, berhenti total lagi, jalan 300 meter lagi, berhenti lagi, dan seterusnya sampai 1 jam, ternyata ujung kemacetan berupa pengaspalan jalan di jalur kiri, sehingga kendaraan dialihkan ke lajur kanan, dan harus bergantian dengan kendaraan dari lawan arah.

20.30 WITA
Sampai di Pelabuhan Gilimanuk Bali
Ternyata Bus bisa langsung masuk ke kapal, sempet meminta ijin ke sopir untuk pergi ke toilet pelabuhan, namun karena bus akan segera masuk kapal, sopir menyarankan ke toilet kapal saja. Dan ternyata bus benar-benar langsung masuk kapal tanpa antri, benar benar luar biasa, mungkin saja M Trans sudah membayar lebih agar cepat masuk, tapi entahlah.

21.15 WITA Kapal Feri diberangkatkan
Kondisi kapal tidak terlalu besar seperti feri di Selat Sunda, namun masih tersedia fasilitas standard yang cukup seperti kantin, mushola, toilet, tempat duduk. Perjalanan feri dilakukan selama kurang lebih 1 jam.

21.10 WIB
Bus sampai di Pelabuhan Ketapang, langsung keluar dari kapal, kali ini M Trans tidak ada pemeriksaan bagasi seperti cerita ini dulu

21.40 WIB
Sampai di Rumah Makan Niki di Banyuwangi
disini sempat bertemu dengan rombongan pariwisata yang juga servis makan disini, jadinya kondisinya sangat ramai, bahkan sholat pun harus antri.

22:20 WIB
Bus berangkat lagi dari Rumah Makan Niki Banyuwangi
Selanjutnya saya mencoba tidur saja, meskipun terasa lebih sulit karena suspensi belum air suspension, ditambah dengan selimut yang masih memakai model rajutan yang tidak mampu melindungi dinginnya AC.

Jadinya ya hanya tidur tidur ayam, mata merem namun tidak tidur.

Sesampainya di Pasuruan, Bus keluar tol menuju jalan Raya Malang Pasuruan, yaitu jalur memotong "ngancas" paling dekat ke Malang, karena kalau mengikuti jalur tol, bus akan menempuh jarak yang lebih jauh. Mungkin karena pertimbangan kalau masih pagi, kondisi jalan masih lancar, sehingga memutuskan lewat jalur biasa saja.

04:20 WIB Sampai di Karang Lo Malang
Bus dari Malang melalui jalur selatan Tulungagung, Blitar, lalu baru menuju Kediri.
Bus sempat berhenti di daerah Kepanjen Malang, untuk isi solar, kesempatan ini saya gunakan untuk turun dan memotret bus dengan hasil seperti yang terlihat pada gambar paling atas.


09.00 WIB Sampai di Kediri, Bus tidak masuk Terminal Tamanan, terakhir bus berhenti di Kantornya di Tosaren, Pesantren, penumpang yang sampai Kediri hanya menyisakan 3 4 penumpang saja.


Fasilitas umum
Tiket online dan terintegrasi dengan kursi, tidak perlu datang ke agen
Tag Bagasi
Power Charger
Reclining seat, AC

Kelebihan :
Perawatan kaki-kaki cukup bagus, dari awal berangkat sampai tujuan tidak terdengar suara kriyet kriyet khas suspensi per daun
-Kursi lebar
-Jajan snack relatif lebih banyak dibandingkan bus lainnya dengan rute sejenis
-Kru tidak merokok

Kekurangan :
Masih belum menggunakan air suspensi
Selimut menggunakan jenis kain rajut, sehingga tidak cukup efektif melindungi dinginnya AC
Untuk rute Denpasar Kediri tergolong memiliki waktu tempuh yang lebih lama 2 sampai 3 jam daripada Gunung Harta, karena M Trans lewat jalur selatan.

Related Posts by Categories



0 comments :

Post a Comment

mohon koreksinya apabila salah (CMIIW), silahkan berkomentar dengan baik, penulis tidak bertanggung jawab atas apa yang anda sampaikan, jadi silahkan anda bertanggung jawab dengan apa yang anda sampaikan, terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat [ baca disclaimer]