Showing posts with label mudik. Show all posts
Showing posts with label mudik. Show all posts

Tuesday, March 31, 2026

Biaya Mudik/Arus Balik 4 Orang naik mobil 20 jam perjalanan


pic by chatgpt,
selamat pagi semuanya, kali ini saya akan catat lagi trip report punya orang lain, siapa tahu berguna.


copasan perjalannya
ROADTRIP INDONESIA ·
Farell Aqshaa
·
26 March at 13:55
·
ARUS BALIK 2026, JOGJA - JAKARTA
8 orang, 3 driver, 2 mobil (Innova Reborn Bensin MT & Xpander Ultimate AT) masing-masing mobil isi 4 orang. Baris ketiga full barang.
Rabu 25 Maret 2026
10:45: Start dari Sewon Bantul
12:00: Sholat zuhur sekalian jamak ashar di Kalasan
12:30: Masuk tol di GT Prambanan
14:00: Istirahat di Rest Area 456 Salatiga, beli kopi
15:30 Sampai di Semarang
17:00: Istirahat di Rest Area 360 Batang, makan, sholat maghrib jamak isya, ganti supir
18:30: Lanjut perjalanan dari Batang
22:30: Isi bensin Innova di Rest Area 208 Cirebon
Kamis 26 Maret 2026
00:30: Istirahat di Rest Area 164 Tol Cipali Majalengka, makan, ngopi, isi bensin Xpander, ganti supir
02:00: lanjut perjalanan dari Majalengka
03:30: Exit GT Cikampek karena ngantuk, rest area tol penuh jadi cari tempat yang gak ramai. Tidur bentar di masjid di daerah Cikampek sekalian sholat subuh
05:00: lanjut perjalanan dari Cikampek
06:30: Finish Pasar Rebo Jaktim
Lama perjalanan: hampir 20 jam
BBM: Xpander isi Pertamax 600.000, Reborn isi Pertamax 800.000
Tol ga ngitungin intinya masing² mobil isi 1 juta. Jogja - Batang iring-iringan tapi setelah rest area Batang terpisah karena pembawaan drivernya beda. Imbas macet di tol Kanci Pejagan, Innova reborn exit GT Pejagan lewat Losari pantura lama dan masuk tol lagi di GT Kanci sedangkan Xpander tetap stay di tol macet-macetan. Ketemu lagi di rest area Cipali KM 164
Start lewat tol di GT Prambanan finish tol di Pasar Rebo. Innova reborn sempat exit di Pejagan kemudian masuk tol lagi di GT Kanci. Xpander sempat exit tol di Cikampek karena nyari rest area yang gak ramai sekalian sholat subuh di masjid dekat Gerbang Tol Cikampek sementara Innova reborn jalan terus. Innova reborn finish Pasar Rebo jam 05:00 sedangkan Xpander finish Pasar Rebo jam 06:30.
Overall perjalanan lancar, macet cuma di beberapa titik dekat rest area, umumnya musim liburan rest area penuh dan banyak yang istirahat di bahu jalan karena gak bisa masuk ke rest area. Macet di tol Kanci Pejagan gak tau karena apa pokoknya supir Innova cek maps dan ternyata macet yaudah langsung memutuskan exit Pejagan sementara supir Xpander tetap bertahan di kemacetan tol.
Jogja - Kendal: nyetir Xpander
Kendal - Batang: istirahat
Batang - Cirebon: nyetir Innova Reborn
Cirebon - Majalengka: istirahat
Majalengka - Jakarta: nyetir Xpander
Sekian laporan perjalanan arus balik 2026 kali ini, Alhamdulillah perjalanan lancar dan semua selamat. Sampai jumpa di perjalanan berikutnya 😊


Sekarang mari kita tuliskan juga jawaban chatgpt :
Kita hitung dari data yang kamu tulis:
### Total biaya:
* BBM:
* Xpander: 600.000
* Innova: 800.000
→ Total BBM = **1.400.000**

* Tol:
* 2 mobil × 1.000.000
→ Total tol = **2.000.000**

### Total keseluruhan:
**1.400.000 + 2.000.000 = 3.400.000**
---
### Dibagi 8 orang:
**3.400.000 ÷ 8 = 425.000**
---
✅ **Rata-rata per orang ≈ Rp425.000**

Itu belum termasuk pengeluaran pribadi ya (kopi, makan tambahan, dll), tapi untuk biaya utama perjalanan segitu udah cukup efisien untuk jarak Jogja–Jakarta pas arus balik 👍


Itu dia pengalaman salah seorang pemudik, bagaimana menurutmu?

Ref
1https://web.facebook.com/groups/273410696890014/permalink/2018172869080446/?locale=id_ID
Read More...

Saturday, April 5, 2025

Mudik Gratis 2025


Copasan tulisan di facebook1 mengenai Mudik Gratis 2025, berbagai macam cerita, salah satunya ini ya. Bagaimana menurutmu? Mengapa ini bisa terjadi?, dan Apa solusi mengatasi ini?, Beberapa orang tidak ikut mudik gratis karena jadwalnya yang belum pas, selain itu biasanya mudik gratis memakai bus pariwisata non toilet, jadinya harus berhenti di rest area untuk ke toilet, padahal rest area selalu penuh dan antri saat musim mudik ya, mungkin ini juga mudik gratis selalu dijadwalkan jauh-jauh hari dari tanggal perkiraan puncak mudik agar tidak mengalami macet. Ada yang setuju dan bisa mengikuti mudik gratis. Ada juga yang tidak ikut karena berbagai alasan. Ada juga mungkin yang mendaftar tapi tidak ikut mudik karena tergantung hari libur tempat kerja masing-masing, Ada yang berpendapat harus blokir NIK jika tidak jadi kut mudik, Jika harus memblokir NIK, kira kira apa saja nanti kendalanya? mengingat kita terkenal memiliki sistem yang hobinya down di saat dibutuhkan, Dan pastinya jika memakai sistem biayanya makin banyak apa makin sedikit? dan lain sebagainya, banyak cerita mudik gratis ini, Silahakn simak terus tulisan di bawah ini ya.

Raehanul Bahraen
oseonSpdrt1ach24ig4ut694l0284a565a2ig3u174m39h71u9uc2ltl6fhi ·
Infonya yg ikut mudik hanya 5-6 orang saja, selebihnya bus KOSONG, Rakyat & Pejabat juga sama2 memperbaiki diri untuk sama-sama membangun Indonesia ...

Henni Syamsudin
Subhanallah semoga Allah mudahkan buat saudara kita yang ingin pulang kampung fii amanillah

17h

Reply

Dwi Sugiarti Suratman
“Pemimpin yang Bodoh lahir dari tangan Pemilih yang Bodoh.”
(Jendral Besar Soedirman)

16h

Reply

Eka Agustina
Padahal banyak yang bner2 ingin mudik gratis

17h

Reply

Abdullah Arief
Alhamdulillah sy pemanfaat mudik gratis 5tahun belakangan. Sy berhusnudzon bahwa WAR TICKET yg sy jalani insyaAlloh Fair... Ini yg sy tekankan sebelum ada kesimpulan liar terlebih dahulu. Secara sistem sy simpulkan Fair.
Pengalaman saya, Ramadhan Tahun barusan sy War Ticket barengan istri.
Pakai HP spek sama, jaringan wifi yg sama.
Pada saat masuk sistem war ticket, sy pastikan hanya terjeda pilih kursi bus yg bikin sy kalah sekian detik, 1 atau 2 detik saja, sy kebih lambat.
Jadi istri yg berhasil duluan.
Beberapa saat kemudian, baru saya Klik utk daftar, seketika langsung TERBACA : NIK SDH TERDAFTAR....
Yang sy baca di sistemnya, 1BUS dirilis utk 40tiket.
Sekira 1orang daftar utk 4Tiket (Suami+Istri+2Anak), ARTINYA CUMA 10 PENDAFTAR SAJA YG KEBAGIAN, BERSAING DG RIBUAN PENDAFTAR SECARA BERSAMAAN DI DETIK YG SAMA.
ALHAMDULILLAH, HANYA ATAS PERTOLONGAN DARI ALLOH SAJA, SY KEBAGIAN TIKET MUDIK GRATIS 2025 INI.
Sepengalaman saya beberapa tahun kebelakang, di lapangan, di titik keberangkatan, BUS PENUH.
Adapun Katanya-katanya, foto² yg beredar di medsos Bus Kosong, ada beberapa kemungkinan yg sering terjadi:
-Jauhnya titik kumpul keberangkatan dari kediaman di perantauan.
-Jauhnya terminal kedatangan dari Kampung Halaman tujuan.
-Libur / cuti yg belum ketahuan, War Ticket sdh kadung dpt duluan, akhirnya tiket hangus, kursi yg terdaftar jadi kosong.
-dan kemungkinan lainnya
Sebagian pemudik, untung²an datang ke tempat keberangkatan, minta tolong panitia supaya bisa ngisi kursi yg kosong, ada yg dibolehin ada yg tidak.
Ada panitia yg nakal, ngasih kursi dg minta ganti kisaran 100-200rb rupiah, tapi ada panitia yg Fair, ngasih kursi tanpa imbalan, atau malah panitia yg strik ga ada tiket gaboleh naik bus. Semua karna ada kebutuhan, saling sepakat dan kesempatan.

16h

Reply

Hasan Ayahnya Hany
dalam kasus tranmigrasi juga gk jauh beda
banyak yang daftar hanya untuk mendapat kan tanah pekarangan seperempat hektar dan tanah kebun dua hektar uang makan selama 6 bulan jika uang makan dah abis mereka jual semua nya lalu balik ke kampung halaman ketika pemerintah buka gelombang selanjutnya mereka daftar lagi dan begitu lagi
gk banyak tapi lumayan karna yang sukses dari program transmigrasi juga banyak

17h

Reply

Andes Achmad Fauzi
Pemimpin cerminan dari rakyatnya. Rakyatnya culas juga ternyata🥲

17h

Reply

Arif Setiawan
Untuk selanjutnya goodibag dan uang saku di berikan ketika sudah sampai tujuan hehe 😊

17h

Reply

Maelani Berlian
Dari ujung ke ujung sulit sekali menemukan orang yang punya integritas diri, kebanyakan orang selalu mencari celah dari setiap peraturan yang berlaku di masyarakat.

17h

Reply

Yulian Dewi
kemarin saya sekeluarga pun ikut mudik gratis , memang g ada dikasih uang hanya bingkisan makanan cemilan saja. Digroup kan 1 bus 40/44 sya lupa, dan dilist group pun sudah penuh, tp anehnya pas hari pemberangkatan hanya sekitar 10-15 org yg benar2 mudik yg lainnya entah alasan apa g jadi mudik. Padahal pembaruan lis group itu siang, besok pagi udah harus kumpul aneh banget pda g berangkat dari 44 hanya sekitar 10 lebih org yg ikut

13h

Reply

Ikhwan Mawon
Rakyatnya banyak yang mbeler, wajar saja keberkahan di negeri ini di cabut..
Wallahu A'lam

17h

Reply

Safitri Khan
Ikhwan Mawon koyo irung wae Beler pak😂

16h

Reply


Adia Rahmah
Padahal banyak yang bener² butuh dan ga kebagian tiket akhirnya ga bisa mudik karena gda dana lebih. Dzolim banget si mereka. Btw ada juga yg dijual belikan tiketnya

17h

Reply

Putri Layarsari
Adia Rahmah bener banget Mbak 😭

13h

Reply

Nursahid
saya nggak bisa pulang... ngarepin banget mudik gratis... ternyata masuk aplikasi... penuh terus

12h

Reply


Shohib Madu
Kejadian bukan hanya diatas, tapi ditengah dan dibawah.
11 12 dengan kisah bon kosong.
Kita sering diminta bon kosong atau kadang2 diminta markup harga dengan nilai ga masuk akal. Meski nilai belanjanya banyak dan kita lagi butuh²nya putaran tetep kita bilang hanya keluarin bon sesuai belanja. Atau kita cancel aja.
Lucunya kebanyakan kita, pengen hidup berkah, punya anak sholeh sholehah, mati mau masuk surga terus pengen punya pemimpin yang amanah, tapi belanja kok minta bon kosong?
Umur ga ada yang tau.

17h

Reply
Edited

Abu Rusydan Jaka Prasetya
Ngasih uang sakunya harusnya pas sampai tujuan saja.

17h

Reply

Alim Setiawan
Abu Rusydan Jaka Prasetya
Seharusnya seperti itu.. supaya tidak ada yang ngunthet..
Namun yang menjadi masalah penyelenggara atau panitianya tidak ikut berangkat..
Karena tugas penyelenggara atau panitia hanya sampai keberangkatan saja..
Adapun untuk pengantaran para pemudik diserahkan kepada armada angkutan yang disewa oleh pihak penyelenggara atau panitia..
Tapi mungkin bisa juga dilakukan kerja sama antara penyelenggara atau panitia dengan armada angkutan untuk pembagian bingkisan atau uang saku.. dengan konsekwensi pihak penyelenggara atau panitia mengeluarkan biaya tambahan untuk tugas yang dilimpahkan kepada pihak armada angkutan.. supaya armada tidak merasa keberatan.. 😅🤭☺️
Wallahu a'lam..

17h

Reply


Anugrah Atmaja
Ada kalimat hikmah “Kalian akan dipimpin oleh orang yang seperti kalian”
Ini bukan hadist tapi jd sesuatu yg benar adanya.

16h

Reply

Gelang Emas
Anugrah Atmaja
Kata Ali bin Abi Thalib
Pemimpin cerminan dari rakyat

15h

Reply


Andika Doni Cahya Putra
Mereka tanpa sadar merugikan dirinya sendiri
Semoga Allah memperbaiki keadaan kita semua.
Aamiin

17h

Reply

Nel Andalas
Andika Doni Cahya Putra Aamiin 🤲🏻

16m

Reply


Yan Evries Al Arumi
Alhamdulillah selama 3 tahun ini sy menikmati fasilitas mudik gratis ,tahun ini full 1 gerbong kereta terisi sm pemudik, ntah klo yg pakai fasilitas bus,bahkan ada info yg d turunkan di tengah2 ternyata setelah d klarifikasi ternyata pemudik itu memang kelewatan tempat turunya karena tertidur...jf sy selalu husnuzon sj fasilitas mudik saat ini bagus pelayananya, walau mungkin saja ada oknum2 yg tidak bertanggung jawab mencari kesempatan semoga d berikan hidayah tdk mengulanginya lagi

9h

Reply

Immatul Qoimah
Alhamdulillah sepupu beserta anggota keluarga lainnya tahun ini bisa mendapatkan kesempatan mudik gratis dari pemerintah ,
Tahun2 kmrn selalu penuh dan gagal ikut mudik gratis ternyata alasannya itu to 🥀

17h

Reply

Karla Binti Adam
Immatul Qoimah cepet cepetan daftarnya

17h

Reply


Nandang Adi Saputra
Tetangga pernah cerita, kala dia naik bis gratis. Baru kemarin dia foto-foto sampai berangkat, ternyata bis yang ditumpangi sebagian kosong. Loh kok bisa ya gak penuh penumpangnya padahal WAR TICKETS saja sulitnya minta ampun bagi yang bener bener serius ingin pulang kampung.
Padahal saya sendiri sudah berulang kali refresh, tapi hasilnya sudah TERBOOKING sudah habis sama sekali tak tersisa.

14h

Reply

Tomy A. Wijaya
Nandang Adi Saputra paling dimakan kroninya sendiri kak, kata komentar diatas peserta mudik gratis dapat uang saku, makan dan goodybag. Mayan kan.

13h

Reply


Shalahuddin Hizburrahman Ma'ruf
Izin Ustadz, ini memang terjadi pada beberapa armada mudik bersama kemarin.. Alhamdulillah armada bus yang diberangkatkan dari kantor saya full dan tidak ada penumpang mangkir
Menurut hemat saya, memang sistem pendaftarannya yang belum rapi karena satu orang bisa daftar beberapa instansi/penyelenggara. Selain itu, memang ndilalah ada juga yang nakal seperti itu, hanya mengharapkan amplop dan isi goodie bag.

17h

Reply

Ieda
Dzalimnya pada saudara2 lainnya yg mmg benar2 ingin mudik

17h

Reply

Muthia Puteri Kurnia
Th lalu ada juga sih yg begini, dia cerita daftar mudik 4org, diambil marchindise dan fasilitas2nya untuk 4org. Yg naik kereta cuma 1org, sisanya katanya udah mudik duluan pake mobil sendiri.
Mana kereta pula.. org2 pada susah KLO mau ngewar kereta

11h

Reply

Riana Siska Tambunan
Belum pernah ketemu kasus mudik gratis bus kosong selama ini. Karena bus-bus di daerah saya bener2 full & beneran mudik. Bukan cuma pengen bingkisan atau uang makan

17h

Reply

Erni Anugeraheni
Saya pernah ikut sekeluarga... Dan alhamdulillah busnya full semuanya mudik

17h

Reply

Fajar AdeTian
Bahkan dulu ada temen yg emang cari tiket mudik gratis niatnya di jual lagi

16h

Reply

Neni Triana Siregar
Astagfirullah, padahal ada yg benar-benar butuh.

17h

Reply

Idah Rohyati
Gak semua mudik gratis bis nya kosong, saya saksinya, saya sejak 2018 sd 2025 ikut mudik gratis, jadi jangan menebar isu.

11h

Reply

Hamidah Msi
Kasian yang betul2 pengen mudik ngak kebagian kuota

17h

Reply

Septian Andri
mari perbaiki adab & akhlaq mulai dr diri sendiri & keluarga drumah... ibarat pohon yg tumbuh dmulai dr akar yg baik sehingga menghasilkan batang, ranting, daun & buah yg baik pula... insyaAllah 🤲

16h

Reply

Meda Yulianti
Septian Andri sangat setuju pak....jgn teriak2 pemerintah dan pejabat begini begitu tp diri sendiri jg menyumbang kebobrokan di negeri ini...

15h

Reply

Supardi Z Abidin
Septian Andri sekarang kita memulai dari diri sendiri dan anak 2 kita

14h

Reply


Mulia Rahman
berarti sebagian watak masyarakat kita masih banyak yang mengemis aja ya pak De Alim Setiawan

17h

Reply

Alim Setiawan
Mulia Rahman
Seperti itu lah kira-kira..

17h

Reply

Untung Widodo Wicaksono
Mulia Rahman lebih tepatnya sebagian besar

17h

Reply


Hendri Nugraha
Padahal ada banyak orang yg pengen mudik tapi terbentur biaya

17h

Reply

Lukman El Pagarin
Hendri Nugraha tiket gratis kehabisan karena di main kan oleh mafia2 dalam

17h

Reply


Yuyun Sarima Ulfa Harahap
Tetangga saya cerita dia ikut mudik gratis, di website udah dibilang full. Alhamdulillah dia kebagian bangku, tapi pas berangkat banyak yg kosong bangku nya.

17h

Reply

Rainia Santoso
Yang tidak nyari gratisan saja, harus ikut war tiket kereta, bangun jam 12 malam, sampe subuh ngga berhasil dapetin tiket
Yg dikasih gratisan ga tahu diri

17h

Reply

Uchie Guntur
Rainia Santoso demi saudara suami bisa nyaman pulang kampung naik kereta saya n suami bela2in war tiket kereta api -45H pemberangkatan n balik kampung. sampe begadang2 karena sepupu suami gaptek abis. kalo masalah tukar tiket online ke offline kita suruh mrk buat minta tolong porter kereta di stasiun Senen nanti ksh upah lah ke porter.
pernah dadakan pulkam lebaran pake bis dr terminal lebih 24jam baru nyampe kampung pdhl cuma di Jateng.

17h

Reply
Edited


Annaas
Nyata, kemarin ikut mudik gratis tgl 27 dr pasar senen kereta jayakarta, gerbong 13 banyak yg kosong, tp waktu WAR tiket gratis banyak yg kehabisan

17h

Reply
Edited

Rusmalina Lina
Kecurangan yg begitu dibanggakan.
Kasian saudara yg bener bener pengin mudik

15h

Reply

Dewi Rayesha
Kalo d tempat yg saya tau.. d kantor suami.. susah bgt daftar. Bahkan kita pegawainya aja ga tau prosedurnya gimana.
Tiap ngajuin tetangga yg bener2 butuh selalu d tolak.. panitia mentingin keluarga dan kenalannya sendiri..

17h

Reply

Abu Khonsa Indra Ar-Rotaniyy
Astaghfirullah..

13h

Reply

Tris Abu Fiya
Sama kejadiannya kaya saya pas naik keetajaya 26 maret 2025 kmren. Kertajaya kereta 14 kosong. Entah pada kemana manusia-manusinya.
Padahal waktu war riket, susahnya minta ampun
Mudik bareng Jasa Raharja

11h

Reply

Hong Yen
Mental miskin

17h

Reply

Yazid Hasna Pakne Ahmas
Alim Setiawan weh... Mashur tenan... Wayahe dhe

16h

Reply
See translation

Alim Setiawan
Yazid Hasna Pakne Ahmas
Wayahe ngopi.. eh.. ngopo iki..
🤭☺️

16h

Reply
See translation

Alim Setiawan
Yazid Hasna Pakne Ahmas
Pak Kadi mudik nang Cepogo ora..?

11h

Reply
See translation


Herahadi An
KenapaUang saku dan goody bag tidak dibagiin di tempat tujuan aja??

10h

Reply

Ramzi Alfatih
Systemnya kurang ketat.
Pernah ikut Dishub kudus, yang daftar harus ikut, kalau batal gak boleh hari H. Kalau udah daftar tapi gak ikut atau batal maka kena blacklist. Pas hari H memang full. Bahkan ada yg maksa duduk di tangga.

16h

Reply

El Farra
Tp stiap mau daftar mudik knp selalu full yaa

17h

Reply

Karla Binti Adam
El Farra daftar di awal, catat baik baik kapan jam bukanya, siapkan semua dokumennya
Saya begini daftarnya setiap tahun

16h

Reply


Luthfiyah Nawaaj
Faktanya saya daftar tidak di acc.karena peminatnya banyak dan quota sudah full

17h

Reply

Bambang Suparyono
Saya beberapa kali ikut mudik gratis jasaraharja alhamdulillah full.

17h

Reply

Sudrun Kamali
Ntar lama lama ngga ada yang mau jadi sponsor

15h

Reply

Yulia Binti Abubakar
Wahh.. kenapa gak bagi² nya dia atas bis aja.. saat bisnya udah stengah jalan..

11h

Reply

Irfan Irianto
Sering terjadi kaya gini ustadz

11h

Reply

Muhammad Yudhi Perdana
Padahal yg emang perlu dan niat mudik masih banyak

17h

Reply

Untung Abu Sulaiman
Terus balik ke rumah?

17h

Reply

Bima S. Ariyo
Namanya serakah ya kalau seperti itu

17h

Reply

Susiekawati S. Duma Dahlan
Pulang basamo ke sumatera barat penuh ustadz....rebutan daftarnya

17h

Reply

Nisaa'ur Rasyid
Yg lebih parah, tiket mudik gratis dibooking orang² gratis, trus di jual kursinya ke orang lain yg gk kebagian mudik gratis🙂

16h

Reply

Febri Luvita Ummu Ghaziya
Kasian yg bener2 pingin mudik, tp gk kebagian tiket ya, dzolim bener2 org2 itu

17h

Reply

Anuar Abu Ahmad Hariz
Nah..
Zolim ya..
Saya yg tiap tahun coba daftar, selalu gak kebagian.

17h

Reply

Ari Ari
Pasti kaum 58

17h

Reply

Anna Misbah
Ari Ari ada apa sih dengan angka 58, 24, dan 16 ? Kok anda suka mengaitkan dengan pilpres?

17h

Reply

Lina Santi
Anna Misbah 58 itu vote pak presiden mbak menang pilpres kalo g salah.entahlah di buzzer atau apa..merasa klo dia jd presiden bsa betul selalu keputusan nya.manut rakyat nya sama ky ari2

17h

Reply

Annisa Maulana
Ari Ari kaum 24 masih belum kelar pilpres kah?

16h

Reply

Karla Binti Adam
Siapapun presidennya, rakyat mental pengemis itu pasti ada

16h

Reply


Anita Darusia
Kami sekeluarga termasuk yg mudik gratis beneran smp tujuan, nyarinya susah bgt, byk syarat dan ketentuan, tahun lalu mudik ke Semarang naik kapal Pelni, 2 tahun lalu mudik naik kapal TNI AL, thn ini mudik k Semarang naik bis. Kok bs ya mereka hanya mudik mau cari goodybag? Pdhal war tiketnya aja ga mudah, penuh perjuangan 💆

15h

Reply

Rahmad Subekti
Yg begini kok mengharapkan dapet pemimpin yg jujur dan amanah, padahal masih banyak di kalangan masyarakat engga mau jujur dan amanah, maunya mikirin perut masing² 🥺

7h

Reply

Ani Istiqlalia
Gak semua spt itu ust.... Sy ikut mudik gratis kmrn dan terbantu banget 🤗🤗

59m

Reply

Heera Khoirunniisa
Aku pengen ih.. tapi arah Sukabumi

15h

Reply

Verdika Ismardiansyah
Rakyat maling pengen di pimpin sama pejabat jujur? Ngimpi😅. Tikus ga mungkin dipimpin sama singa, tikus dipimpin sama tikus lg lah🤭

14h

Reply

Endah Nurh
Subhaanallah sudah budayanya dzalim kepada sesama bangsa sendiri 👀

16h

Reply

Herma Ally
Yg mudik berbayar mesti nyari tiket susah2, harga bisa jadi 2x lipat (bis)... Nah ini sdh gratis,..
dikasih makan,
dikasih uang saku pulak... Ga tau diri!

13h

Reply

Istiqomah
Ya Allah perbaiki negeri kami...para pemimpinya...sistemnya...dan masyarakatnya ..آمِــــــــــــــــــينْ يَــارَبَّ الْعَالَمِيـنْ

16h

Reply

Muhammad Fadhil
Knp ga buat karyawan yg abis kena pHK aja, Kan secara ia membutuhkan adanya mudik gratis biar bisa ketemu sanak saudara di kampung

13h

Reply

Karno Abu Syaddad
Biasanya pembagian mah di pertengahan jalan, dulu sempat ikut mudik bareng Yamaha Motor Indonesia lewat pt yg ada di pulojahe pembagian jaket dan snack di pertengahan jalan

15h

Reply

Deeyahsajalah
Rakyat cermin pemimpinnya kalo suka curang ya ga bisa diharapkan dapat pemimpin yang amanah

17h

Reply

Lina Santi
Ya banyak yg kosong d grub mudik gratis tu.entah karna calo atau gimana... Ada yg dh byar 500/5orang tp pas scan malah ga diterima jadi pulang duit hangus

17h

Reply

Rendra Ridho Haqiqi
Padahal di luar sana ada yang benar-benar butuh mudik gratis, dan semoga ada prosedur yang baik dan lebih terverifikasi, entah bagaimana caranya, semoga Allah mudahkan pemimpin dan pejabat negara dalam ngurusin rakyatnya, begitu juga sebaliknya.

12h

Reply

Nurul Hidayah
Alhamdulillah sya n keluarga peserta mudik gratis dr pemerintah selama 4 thn ini, sangat membantu sekali bagi sya n keluarga, suami kalo war tiket kalo udh tau pasti kpn liburnya, kalo blm tau cuma sya n anak2 yg ikut mudik gratis biar gak mubadzir tiketnya

4h

Reply

Irh Mgirh
Qadarullah sy blm pernah dapat ustadz hehehe pdhl kdang bner Bner butuh mudik utk ktmu ortu.. dan mau dftr enggak tau caranya lewat mana

15h

Reply

Eka Rahayu Ningsih
Padahal nge war nya susah banget buat dapat kuotanya, sudah dapat malah seenaknya.
Kasihan sama yang beneran butuh

17h

Reply

Anka Wishtriiart
Biasanya banyak calo juga. Mendekati hari H tiket dijual dengan alasan lagi mau mati dadakan

17h

Reply

E'enk Rono Wijoyo
Pantesan kuota habis terus yg bener bener mau mudik malah terlantar zolim zolim

16h

Reply

Ida Dwi
Astaghfirullah. Padahal banyak yang beneran pengen mudik tapi terkendala biaya

16h

Reply

Abu Salamah Sakti
Yg ana perhatiin kebanyakan untuk Mutis yg sering kosong itu di moda bis, Klo di moda kereta selalu penuh.walaupun ada yg bangku kosong, itu bisa di hitung jari (hanya 1 2). Di grup Mutis sendiri banyak tiket² Mutis yg perjual belikan, padahal itu gratis. Ketika war Mutis, padahal mencantumkan nik. Entah tu permainan ordal atau da oknum sengaja memanfaatin momen tsb.
Ada postingan di grup Mutis, Sampai ada orang yg kena tipu hingga ngluarin uang, karena ingin ikut Mutis.
Padahal jelas² namanya mutis ya mudik gratis.

8h

Reply

Anang Dwi Prasetyo
Pemilihnya seperti itu, maka yg dipilih ga akan jauh2 dari yg seperti itu jg.

16h

Reply

Hasan Basri
Keadaan pemimpin itu tergantung bagaimana keadaan masyarakatnya

17h

Reply

Emilyati Melia
Ya allah ada rezeki gratis buat pulang kampung kok gak di mamfaatkan dengan baik
Lah kami yang mau pulang kampung harus ngumpulin dulu sediki" demi sedikit bahkan bertahun" ngumpulin uwang buat beli tiket
Apa lagi harga tiket pas waktu lebaran melonjak tinggi bayangin aja dari jogja ke sumatra tiket 1 orang 700 rb di kali kan 6
Berapa tu pp nya uwang 10 juta baru buat ongkos pulang pegi sama makan di jalan
Kalau pulang minimal siapin 12- 13 juta baru bisa pulang kampung

11h

Reply

Zelenski
Budaya menipu yg tinggi, tak perlu pemerintah yg berbuat aneh2 rakyatpun klo ada kesempatan akan korupsi jg

56m

Reply

Imami Nur Afiati
Memang sampe akar sdh bobrok

16h

Reply

Osuka Ahsan
Untuk informasi tambahan
Yang ikut tranmigrasi ke luar jawa juga gitu
Di sangoni(kasi uang saku) di kasih tanah trus brankat tapi sampe disana tanah nya di jual orange pulang lagi.....
Kadang tanah nya di sewakan ke PT bukan nya di olah malah ga amanah😭

1h

Reply

Ardian Pratama
Mudik gratis jg banyak yg dimanfaatin oleh calo, dia dapet habis itu dijual
Klo daftarnya lewat aplikasi atau web sering terjadi seperti itu

11h

Reply

Endang Umm Aisyah
Saya bbrp kali ikut proses mudik gratis gak ada itu uang saku dan makan gratis. Yang ada malah kita dipungut iuran untuk uang rokok dan makan sopir, tapi kami gak ngasih sih... Malah baru tahu kalau ada uang saku dan makan... Kalau snak pernah dapat... yang dikasih cuma yg bayar iuran.

11h

Reply

Ma'e Rafif Arkan
Ya Allah sy nge war tiket mudik gratis susahnya minta ampun baru semenit udh abis ternyata yg dpt orang2 yg ga butuh2 bgt

14h

Reply

RaTna PiPpo FaJar
Mirisssnyaaa Astaghfirullah manusia2 itu

17h

Reply

Mbak Solli Solikha
Subhanallah padahal yg ingin asli mudik ada ,tapi biaya gak ada

16h

Reply

Savhia Elly
Ustadz, tolong bahas tentang mental health. Pengen tahu pandangan islam dengan “penyakit” ini. Syukron

17h

Reply

Nfew Nfew Ummuyusairoh
Savhia Elly anu itu kayaknya....

17h

Reply

Husnul Fitri
Savhia Elly nyimak

17h

Reply

Atin Ummu Khansa Maryam
Nyimak 🙁

16h

Reply

Siti Halimah Ummu Aisyah
Savhia Elly ikut nyimak

16h

Reply

John Sri
Savhia Elly bayar dong. Enak aja gretongan???

11h

Reply


Ahmad Robik
Pernah ikut mudik gratis dari Monas satu bus isi 16 orang begitu juga bis lain dengan tujuan sama isinya hanya beberapa jok saja, ntah peserta ga niat mudik atau kebentur libur kerja.

17h

Reply

Nisa Chypa
Sya yg 10 tahun g mudik menangis liat ini 😭😭

16h

Reply

Sigit Prastiyo
Pejabat memang cerminan dari mayoritas rakyatnya...

11h

Reply

Akung Lintang
Memang untk memperbaiki negeri ini tidak hanya penguasanya namun juga rakyatnya...karna penguasa lahir dan ada juga dari rakyat...ibarat rumah jika pondasinya lemah semegah apapun bangunan akan hancur juga...

10h

Reply

Da Iv
apakah ini modus dari oknum tertentu jadi gak suka keberadaan hal yang gratis jadi dibuat semacam cara sabun. Kaya gini kita pesan pakai identitas habis itu kita gak naik seolah sudah pesan semua nya alias habis. pikirannya, yang mau pesan² benar butuh ingin naik tapi ternyata habis eh dapat info ternyata kosong. kaya permainan sih

17h

Reply

Ib Sant
Saya serius mau ikut tidak pernah dapat.

10h

Reply

Krisnasakti Anggar
Berarti seharusnya fasilitas uang saku dll itu diberikan di tempat tujuan, bukan sebelum berangkat

15h

Reply

Ipah Giza Mom's
Pdahal ada yg daftar pingin ikut tetapi ngga bisa masuk linknya pdhal butuh karena kurang mampu😢

17h

Reply

Arul Aragani
Rakyat2 tolollllllll

8h

Reply

Qonitah Amani
SDM negeri ini harus diperbaiki memang 🥲🥲🥲

17h

Reply

Moena Khoe Ja
Astaghfirullah ...
Knp ya warga +62 masih banyak yg berjiwa pengemis ???

12h

Reply

Triez No
Kemarin ikut pulang kampung dianter pks , kapasitas bus 45 orang yang terdaftar 44 orang yang berangkat hanya 30 orang, padahal masih banyak orang lain yang ingin mudik gratis tapi kuota sudah full giliran hari H di cancel ....

12m

Reply

Febriana DHea
Indonesia

15h

Reply

Fadillah
Tahun ini pun begitu kaya dari tahun ke tahun

16h

Reply

Danny RK
Ga juga banyak yg memang mudik beneran....yg oknum gini ya ada aja

15h

Reply

Abu Azkayra
persis seperti yang saya alami dulu tahun 2016/2017, penumpang mudik gratis satu bus hanya 7 orang aja. Padahal awal pendaftaran full

16h

Reply

Ummi Har
Uang saku dan goddie bagnya mgasihnya pas mau turun aja...biar modal dulu masing2.

16h

Reply

Aeng Purwanto Yafi
May be an image of text that says "Begitulah keadaan kebanyakan rakyat ina pak, kurang bersyukur, diberi pekerjaan dengan gaji sekian dan sekian, lalu kerja malas malasan kemudian menuntut insentif dan tetekbengeknya lalu bila tidak dituruti seolah pengusahanya zolim, akhirnya produktifitas menurun dan perusahaan merugi. Mereka merasa gaji itu bukan sesuatu lagi, mereka merasa gaji itu sdh kewajiban pengusaha tanpa mereka kerja. Akhirnya dapatlah kita asn dan pejabat pemalas dan mental korup Pejabat dan pemimpin negeri ini sebenarnya cerminan dari rakyatnya. Pemalas dan korup"

17h

Reply

Setiawan Jr.
Mentalnya 11-12

12h

Reply

Mas Nugroho
common mental : menzalimi orang lain itu wajar saja karena saya pun juga biasa dizalimi dan biasa saja kok ...

16h

Reply

Dani Papua
Rakyat bgtu krn pejabat2nya juga banyak yg sdh hilang integritasnya.

16h

Reply

Didi Tri Prangguno
Seyemm

17h

Reply

Yulia Pramesti
Yg butuh bgt malah ga dapet

13h

Reply

Dien Rahmayanti
Padahal kalo tau banyak bgt yg mau mudik gratis

16h

Reply

Lek Jo
yg beneran mau mudik sampai ga kebagian padahal.

16h

Reply

Umar Hasan
Kenapa ada uang saku n goodie bag ya?
Gratis kendaraan harusnya cukup

11h

Reply

Tias Ismawandari
Ya ampun... Saya yang bnr-bnr pingin ikut mau dpt tiket nya aja susah, lah yang dpt malah ky gitu.

17h

Reply

آدم
pejabatnya korup

17h

Reply

Aris Nugroho
kuncinya di aturan.. bisa dicontoh aturan di KAI antara dulu dan sekarang..

12h

Reply

Muhammad Iqbal Firdaus
Kalau situ bisa maling, saya juga bisa.
Begitu kira² mental rakyat melihat pejabat.

16h

Reply

Asharianto
Ganti sistem nya dari dulu ga ada guna nya

15h

Reply

Muhammad Sukimin Aljugjawi
Mobil kena musibah saja barangnya dijarah.. Apalagi ada yg bagi2 duit, auto Langsung meluncur 🤭

17h

Reply

Ardan Nugroho
Lebih ke arah tidak tepat sasaran

11h

Reply

Muhammad Maulana
Gak salah memang kalau sdm kita rendah

16h

Reply

Syamsu Alam Al-Bugisii
Kelakuan rakyat sama pejabatnya sama aja

15h

Reply

Kaklisin Ae
Oh....gitu toh....?

16h

Reply

Dokter Gigi Vivi Batusangkar ·
Sop nya ngak bener brarti

17h

Reply

Fadly Halim Hutasuhut
Saya sepakat dg Bu Dokter Gigi Vivi Batusangkar ... perlu penataan penyelenggaraan yg lbh baik dan saling terkoneksi dg dinas penyelenggara lainnya. 1 NIK hanya bs mendaftar utk 1 orang saja, di manapun...

17h

Reply


Delfi Yenti
Bukti nyata
Rakyat yang buruk
Menghasilkan pemerintah yang buruk juga

14h

Reply

Agus Kurniawan
Seharusnya mah gak perlu dikasih uang makan, uang saku plus goodybag....

12h

Reply

Dewi Kartika Sari
astaghfirullah

17h

Reply

Karla Binti Adam
Setiap tahun saya ikut mudik dan balik gratis dari dishub Alhamdulilah gak ada kejadian begini, bis akan berhenti di kota tujuan dan goodie bag dibagikan sesaat sebelum bis jalan
Padahal pendaftaram di dishub termasuk paling gampang dan bener bener gratis tanpa harus misal setor uang jaminan

17h

Reply

Oby Syam
Real kah Mohammad Khasib Choirul Umam ?

16h

Reply

Dhannie Setiawan ·
Allah memberi pemimpin sesuai dengan rakyatnya. Jadi, kalo pemimpinnya banyak yg korup, rakyat jangan marah2 dulu, introspeksi dulu.

13h

Reply

Suti Afina Inaima
Subhanallah padahal banyak yg ingin mudik gratis...

12h

Reply

Bertie Tia
ya Allah... ga rakyatnya ga pemerintahan nya sama aja... yuk kita mulai dari hal kecil say no to " duit serangan fajar"

16h

Reply

Muhamad Husein
Kemaren ngeliat sendiri, ada aja alasannya tuk ga ikut mudik. allahu a'lam

16h

Reply

Mohamad Akhirudin
Coba yang memanfaatkan celah seperti ini harus dihukum penjara selama setahun lah. Karena sudah dzalim

9h

Reply

Mul Yono
#IndonesiaDaruratKejujuran
#IndonesiaDaruratIntegritas
#IndonesiaDaruratAkhlak
#IndonesiaGiniAmat 😥

9h

Reply

Nur Amimah A
🥀

17h

Reply

Khaerul Anwar
Subhan Sumbhan Subhan

14h

Reply

Siti Fatimah Ummu Zainab
Pernah ikut mudik gratis dan ga ad hal begini
Waktu mudik gratis 2019 bandung - Wonogiri bis yang kami naiki penuh. Uang saku ga ada. Tapi kami di beri Tote bag yg berisi topi dan Snack juga nasi kotak.

16h

Reply

Lukman El Pagarin
Paling2 penumpang hantu nya ya saudara2 / genk2 mereka juga (pejabat dan calo2 bus)

17h

Reply

Teguh Ruqyah
Saya dah bertahun2 ga pernah dapet, kok mrka bisa mudah dapet🤔🤔

16h

Reply

Ical Faisal
Mirisnya Indonesia ku kini..😥😥

30m

Reply

Hendar Ahmad Wibisono
SDM oh… SDM

16h

Reply
See translation

Ahmad Abu Adnan
Zolim zolim

17h

Reply

Nazam Bae
Ngeri

16h

Reply




sumber1


1https://web.facebook.com/raehanul.bahraen/posts/pfbid02ixrELALMbj9eHy1G3theNC8SUz189MruRKF428SZRHudYgkaXJtHtiBmJifzkmCkl
Read More...

Friday, September 27, 2019

Perjalanan Arus Balik Motor 2019 H+7

Perjalanan mudik menggunakan motor memang menjadi hal yang membuat orang terheran-heran, karena berbagai faktor yang mereka pikirkan, mulai dari faktor kelelahan, faktor keselamatan, faktor mesin, faktor dan anggapan kurang kerjaan karena ada mudik gratis dan lain sebagainya, memang hal itu wajar, apalagi bagi mereka yang tidak paham cara mengatasinya, atau mungkin sebenarnya bisa paham tapi malas untuk memahaminya. misalnya faktor kelelahan, tentu kalau perjalanan dilakukan terus menerus badan tidak akan kuat, namun jika menemukan caranya badan tidak akan terlalu capek, untuk faktor keselamatan, hal itu mungkin karena kurangnya jam terbang mereka, sehingga apa yang mereka tahu hanya sebatas apa yang ada di atas kertas, padahal apa yang ada di atas kertas itu tidak selalu menjadi pembenaran, misalnya kalian riding di jalan lalu di depan kalian ada yang berhenti mendadak, mungkin kalian akan emosi, tapi kalau kalian selalu siap, dan tidak emosi, akan sangat mendukung faktor keselamatan, dan juga yang jelas perjalanan mudik maupun balik adalah perjalanan yang cukup menyenangkan.


KM 0 Jam 05.05 selesai Sholat Subuh, cus berangkat dari tempat start

KILOMETER 27 05.35
Berhenti di Tutang isi Bensin 24 K entah ini pertamax apa pertalite saya lupa
habis isi bensin, selanjutnya isi perut dengan sarapan ala pokwe, alias njupuk dewe di rumah makan gading yang rasanya pantas untuk kalian coba, letaknya dari pom bensin terus menuju utara sekitar 1 km kiri jalan.
Selesai makan perjalanan dilanjutkan, di Bawen, ketemu motor plat AD dengan barang bawaan yang cukup banyak, entah ini mau menuju Jakarta atau ke Semarang saja atau kemana.
Jalur Bawen Ungaran tidak menemui kemacetan yang berarti.
Sampai semarang masih pagi, lewat bangjo sebelum jembatan goyang, karena terlalu lama, saya langsung belok kiri lalu putar balik, lalu belok kanan, hal ini menghemat waktu sekali daripada menunggu lampu merah yang lama.

Selanjutnya ketemu lampu merah Kalibanteng, kalo yang ini tidak bisa diakali dengan belok kiri dulu, karena jalan ke kiri ada pembatas jalannya, dan belum diketahui sejauh mana ada putaran balik, iya kalo deket, kalau jauh, ya sama saja.
Memasuki daerah Krapyak ke barat bertemu dengan pekerja yang kearah barat, jadi jalan cukup ramai disini, motor-motor berjalan bersamaan, tapi si supra 125 ini cukup mudah menyalipnya.
Lepas Mangkang, jalan mulai lebih sepi, hanya tinggal motor-motor luar kota yang melakukan perjalanan jauh, hal ini terlihat dari perlengkapan yang dibawa, mulai dari slayer, sarung tangan, tas yang besar. Kalau pas di kota tadi kan ketemunya motor dalam kota yang tidak melakukan perjalanan jauh, hal ini terlihat dari pakaian yang dikenakan, ada yang ga pakai sarung tangan, ga pakai jaket, dsb.

Kondisi jalur Krapyak sampai Mangkang ini cukup bagus, berbeda sekali dengan tahun lalu yang masih banyak lubang.

dari Mangkang sammpai alas roban bareng dengan pengendara plat AD juga motor gede, kalau jalur pas sepi, kenceng banget, namun pas macet kesalip lagi oleh saya karena tidak pinter cari jalan mana yang macet, pas memasuki alas roban kami berpisah, saya lewat jalur ringroad, sedangkan dia belok kanan masuk jalur lama yang berkelok kelok.

Jalur

KILOMETER 154 Jam 08.10 Berhenti istirahat dan isi bensin di Perbatasan Batang Pekalongan, isi Pertamax 23 K, selesai isi bensin, menuju Mushola untuk tepar sejenak, disitu ada juga yang jualan sarapan, mengais rejeki kepada para pengguna jalan yang singgah disitu, ada pom mie, nasi kucing, kopi, teh, dsb. Karena saya sudah makan jadi saya tidak membeli disitu. Tiba-tiba pas mau naik motor datang seseorang berbaju lusuh meminta uang parkir, 2000 kuberikan.
Selanjutnya perjalanan dilanjutkan, ternyata baru jalan sekitar 1 km, motor plat AD tadi menyalip dari belakang, ternyata dia juga istirahat di alas roban, akhirnya contoy otomatis pun terjadi, pas jalanan kosong si tiger melaju kencang di depan, tapi pas kena macet, berhasil disalip lagi begitu seterusnya sampai Pemalang, tiap lampu merah si tiger tidak memanfaatkan celak entah itu kanan atau kri, kalau saya memanfaatkan goyang kanan sehingga bisa berada paling depan, pas ijo pas jalan.

Terus gitu salip salipan dari Batang sampai Pemalang, hingga akhirnya pada saat memasuki Brebes, pas dia terganjel lampu merah, pas ijo saya pas di depan, akhirnya jalan memang padat, motor saya nyelap nyelip dengan aman, tapi si tiger ternyata ogah2an dan akhirnya tertinggal, tidak kelihatan sampai Cirebon.

Memasuki Cirebon sedikit was-was karena biasana perbatasan Cirebon ada cegatan, dulu pernah naruh tas di depan kena tilang, tas saya pakai di punggug biar tidak kena tilang. Ternyata sampai masuk Pleredpun tidak ada yang namanya cegatan, mungkin karena masih dalam masa lebaran, jadi cegatannya diliburkan.

Jalur Cirebon macet, bahkan motor harus lewat jalur pinggir.



KILOMETER 285, Jam 10.51 berhenti di Cirebon isi Pertamax 24 K
Dari Cirebon

KILOMETER 403 Jam 13.10 berhenti lama di Subang isi bensin Pertalit 16k, ternyata bensin masih penuh, ini gara-gara indikator digital yang sok modern tapi ngacau itu

KILOMETER 535 Jam 16.55 sampai di tujuan, di Jakarta Timur
Read More...

Thursday, September 19, 2019

Mudik Motor 2019

Postingan kali ini adalah catatan saya dalam mudik lebaran tahun 2019 naik motor dari Jakarta ke Boyolali
Mudik
Start dari Jakarta Timur jam 04.52 dengan posisi bensin masih full karena hari sebelumnya baru saja diisi
Langit masih gelap, motor kunyalakan, posisi standar tengah, gigi kumasukkan 1, rantai berjalan, lalu kuolesinya dengan oli rantai untuk menjaga pelumasan saat perjalanan nanti. hal ini penting karena bila tidak diberi pelumas, rantai menjadi rawan putus karena gesekan dengan gir. selesai kuoles dengan oli, kupasang sarung tangan, kuarahkan motor ke jalan, tidak lupa kupanjatkan doa sebelum perjalanan agar lancar.

perjalanan sampai di Bekasi, jalan sudah ramai, namun tidak macet seperti jam kerja, hanya saja lalu lalang kendaraan sudah ramai, terlihat juga beberapa pemudik motor yang membawa tas besar, dan tulisan uniknya. motor tidak bisa dipacu dengan kencang, hanya bisa berjalan dengan gas tipis tipis sambil menganalisa kondisi di depan untuk mencari jalur tercepat dan aman. Misalnya saat mobil di depan mulai melambat, kulakukan analisis samping kiri kanan depan belakang, untuk mengubah manuver tunggangan agar lepas dari kemacetan, hal ini dilakukan dengan cepat dan terus menerus menjadikan kita tidak ngantuk, berbeda sekali bila jalannya adalah jalan tol yang bagi sebagian orang malah bikin ngantuk, namun bikin sebagian orang lagi jadi kurang hati-hati.

Manuver ke kiri atau ke kanan tergantung situasi apa yang ada di depan mobil tadi, apakah mobil tadi melambat karena ada penyeberang jalan, ataukah ada lampu merah, ataukah ada jalan rusak, hal ini kita antisipasi semua dengan melihat dan memperhatikan dengan seksama. Dalam manuver ini terbesit keinginan melengkapi spion dengan spion cembung agar lebih leluasa melihat sekitar, sebab dengan spion bawaan pabrik, saya terkadang masih harus menoleh ke kiri/kanan dengan cepat untuk bisa manuver.

Seperti dalam permainan sepak bola, pandangan sekitar atau visi itu sangat penting sekali, apalagi dalam mengendarai kendaraan visi ke belakang paling tidak setiap tiga detik sekali, dalam sepak bola pun demikian, kita harus menoleh ke samping kiri dan kanan untuk mencari ruang dan waktu untuk menghasilkan peluang, selain itu ditutntut pula kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kejadian mendadak, misalnya saat si motor ompong alias matic tiba-tiba memelan tanpa indikator remnya yang menyala, matic yang mendadak pelan ini sebagai jawaban penjual motor bahwa dulu pada awal awalnya matic dianggap tidak ada engine brake, saat ini pabrikan motor matic mendesain matic ada engine breaknya, alhasil, kalau kita bawa supra dan di depan ada matic kita harus berhati-hati sekali bila si matic tadi tiba-tiba melambat tanpa ada indikator rem yang menyala.

Perjalanan pagi sampai Cikampek tidak menemui kemacetan yang sampai harus turun pinggir jalan, berbeda sekali dengan perjalanan tahun lalu dimana saya menemukan kemacetan-kemacetan karena berbarengan dengan arus buruh pabrik.

Kejadian Horor di Cikampek
Sampai di Cikampek, indikator yang sok sok modern digital tapi fungsinya yang rusak menunjukkan nyala strip satu yang berkedip-kedip, masalah indikator ini sebenarnya sudah pernah saya tanyakan kepada dealer resmi Honda, dan dulu pernah dilakukan penggantian pada entak itu pada pelampung atau apalah, namun beberapa saat kemudian sudah rusak kembali, padalah ini motor tahun 2006, motor tahun 2000 yang memakai indikator jarum malah masih awet sampai saat ini, memang ini yang tidak saya sukai dari motor supra 125 yang menggunakan indikator digital, lebih sering erornya, kadang bensin masih banyak, tapi udah berkedip, kadang bensin udah habis eh masih nyala, alhasil pernah dorong motor 2 kiloan buat nyari penjual bensin eceran, pabrikan sekarang hendaknya mencontoh ZX 130 yang memiliki fitur lebih bagus daripada supra 125, namun sayang sekali zx 130 sudah tidak diproduksi lagi.

Kilometer 80
Sesampainya di Cikampek, indikator bensin berkedip-kedip satu strip, lalu kucari pom bensin pinggir jalan, setelah ketemu, ternyata bensin masih banyak, hal ini tidak sesuai sekali dengan apa yang dikatakan dari indikator yang sok digital itu, kuisi dengan bensin seharga RP.15.000,-, dari kapasitas fullnya yang sampai 23 K, Masalah indikator digital ini saya duga karena kegagalan pada saat tampilan menampilkan hasil sensor pada pelampung, entah apa yang salah, rasanya indikator jarum ini posisinya lebih akurat daripada digital, hal ini kasusnya sama dengan pesawat Max, dimana apa yang terdengar keren, belum tentu aman dan bermanfaat bagi kita, dimana dengan sistem komputer membaca suatu sensor, padahal masih ada faktor lain, yang mempengaruhi sensor tersebut yang bisa membedakan dengan posisi kemiringan pesawat sebenarnya yaitu faktor x, paling gampang, saat anda membuka kompas, apakah jarum anda tepat menunjukkan arah kutub selatan dan kutub utara, padahal kita tahu posisi jarum tersebut selalu bergoyang kesana kemari karena ada faktor posisi saat memegang, medan magnet di sekitar kompas, dan lain sebagainya.

Selesai isi bensin, kucoba menstarter, namun mesin tidak mau hidup, ternyata walau posisi kunci sudah on, indikator pada motor masih off, entah ini karena apa, kalau kondisi saat itu memang aki dalam keadaan lemah, hal ini karena adanya konslet pada tombol power di stang, dimana dulu pernah dibawa teman, pas jalan tiba-tiba starter hidup terus dan dia bingung bagaimana cara mematikannya, alhasil starter kepanjer sampai 20 menitan yang membuat aki menjadi drop, kejadian sekitar bulan januari lalu yang menghasilkan efek sampai saat ini.

Akhirnya saya berhenti sejenak, berdiam diri dengan berharap motor bisa posisi on saat kunci di on kan, terbesit segala macam pikiran bagaimana bila nanti belum juga bisa hidup, dimana bengkel terdekat, apakah saat ini masih ada yang buka mengingat mau hari raya. terbesit juga langkah antisipasi darurat bila ini sampai benar-benar butuh perbaikan. Setelah saya diampakan beberapa menit kucoba meng on kan posisi kunci, ternyata motor juga bisa on ditandai dengan lampu hijau menyala, tidak berani menghidupkan via pencetan, khawatir drop akinya, langsung kuselah motor, dan Alhamdulilah bisa hidup kembali,

Dengan mencucap doa dan bismillah, saya langsung lanjutkan perjalanan mengejar untuk sampai menuju cirebon dengan irama yang lebih cepat daripada dari Jakarta Cikampek. Perjalanan dilanjutkan, dan kali ini motor bisa digeber dengan speed 100 kmh on spedo tanpa hambatan yang berarti, jalur Subang ternyata sudah diaspal dengan halus, yang memanjakan para pengguna jalan, di Subang ketemu lagi sama orang-orang yang mengharapkan sumbangan seiklasnya dari para pengendara yang lewat, kendaraan harus mengurangi kecepatan karena bisa saja orang-orang tersebut melompat ke tengah jalan mengambil uang yang dilempar tadi.

Masuk Indramayu jalur begitu mulus, saya lewat jalur lama bus malam yang dua lajur itu, disitu sempet ketemu pengendara dari arah berlawanan yang perlu diklakson panjang, karena dari arah berlawanan/selatan dia ke arah utara dimana jalur dari selatan menikung ke kiri, saya dari arah utara berjalan memasuki tikungan juga. nah si orang tersebut akan minggir ke sisi kanan pas di tikungan tersebut, dari kejauhan posisi itu sudah saya baca, namun orang tersebut tidak membaca pergerakan saya, alhasil orang tersebut dengan santainya motong jalur saya, saya pun mengantisipasinya dengan melakukan manuver pencegahan ke kanan agar dia bisa langsung membaca pergerakan saya, bila saya ragu-ragu ke kiri atau kanan akan sangat berbahaya, lebih baik melakukan manuver yang jelas dan paling aman, dimana yang paling aman adalah manuver ke kanan tadi, sesaat sebelum manuver tentu harus cek kondisi spion, apakah ada yang akan menyalip dari kanan, semua itu dilakukan dengan analisis yang cepat dan memikirkan segala kemungkinan, sampai kondisi kiri kanan dan kondisi jalan juga diperkirakan, tidak sembarangan manuver ala motovlog yang direkam itu.

Kilometer 229
Masuk Cirebon sekitar jam 9 pagi, jadi perjalanan sudah 4 jam dari jakarta yang berangkan jam 5, sungguh perjalanan yang menyenangkan bila tidak menemui macet. di Plered istirahat 20 menit sambil isi bensin Rp.28.000,-, istirahat di tenda penjual di dalam kompleks pom bensin, terima kasih kepada ibu-ibu penjual menyediakan tikarnya,

Perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri jalur perkotaan Cirebon, Brebes, Sampai Pemalang, di Pemalang ini isi bensin lagi

Kilometer 337 Pukul 11.27 sampai di pemalang, disini saya isi bensin 23ribu

Kilometer 456 jam 13.24 atau 119 kilometer berikutnya dari Pemalang tadi, saya sampai di Mangkang Semarang, saya isi lagi 26 Ribu

Kilometer 531 atau 75 km perjalanan sampai di Tujuan

Arus Balik 2019
next aja ya





Read More...

Wednesday, August 1, 2018

539 Kilometer

Mudik 2018 melalui jalur Pantura secara umum dapat saya simpulkan lebih lancar daripada mudik 2017 dan 2016, hal ini karena adanya libur Panjang selama satu minggu yang membuat arus kendaraan menjadi terpecah menjadi beberapa hari.


Odo KM Selisih Mudik 2018 Waktu Ket
422907 0 0 Berangkat 05.04
423620 71.3 71.3 Cikampek 07.00 Isi Bensin
424823 191.6 120.3 Arjawinangun 09.39
426492 358.5 166.9 Pemalang 12.37 Isi Bensin
Salatiga 16.40 Isi Bensin
428305 539.8 181.3 Sampe 16.51
11 Jam 50 Menit
Balik 2018
429509 0 0 Berangkat 05.36
Makan Tuntang 06.05
430458 94.9 94.9 Kendal 07.27 Isi Bensin
432116 260.7 165.8 Brebes 10.37 Isi Bensin
433978 446.9 186.2 Cikampek 14.17 Isi Bensin
434895 538.6 91.7 Sampe 17.50
12 Jam 20 Menit


Read More...

Thursday, March 15, 2018

Info Tol 2018



Sekilas info tol yang saya copast dari FB, bila ada yang bertanya silahkan menuju ke link ini langsung



copasan dari fb
Husna Mubarok‎Karawang Info (www.karawanginfo.com)
22 hrs near Karawang ·

Ini tarif tol Jakarta - Surabaya

Dengan telah diberlakukannya sistem tol integrasi sejak tahun lalu, maka sistem pembayaran dibagi menjadi dua cluster. Cluster pertama merupakan gabungan dari tol Jakarta-Cikampek dan Cikampek-Palimanan dan Purbaleunyi ke arah Bandung. Jadi, nanti masuk pintu tol Cikarang Utama, ambil tiket. Kemudian, baru bayar di pintu tol Palimanan.

Di Cikarang Utama-Palimanan, pemudik akan dikenakan tarif Rp 109.500. Dengan rincian Cikarang Utama-Cikopo Rp 13.500 dan Cikopo-Palimanan Rp 96.000.

Kemudian, pemudik bisa melanjutkan kembali perjalanan lewat tol secara operasional melalui tol Palimanan-Kanci Rp 11.500 dan Kanci-Pejagan Rp 24.000.

Untuk mudik Lebaran tahun ini, pemudik tak perlu keluar dulu di gerbang tol Brexit (Brebes Exit) untuk sampai ke Pemalang karena seksi III dan IV sudah beroperasi. Pada ruas Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 km, pemudik dikenakan biaya sekitar Rp 57.500 hingga ke Pemalang.

Di ruas tol Pemalang-Batang, jalur tol operasional yang bisa dilewati sepanjang 6 km dari Segmen Sewaka ke Pemalang. Dengan asumsi tarif Rp 1.100/km (berdasarkan PPJT), maka biaya yang dibutuhkan melewati ruas ini adalah Rp 6.600.
Lalu, dari Batang hingga ke Semarang, pemudik bisa melewati tol secara gratis karena masih dibuka secara fungsional. Setelah sampai di Semarang, pemudik bisa kembali melanjutkan perjalanan lewat tol hingga Salatiga secara operasional sepanjang 40,4 km dengan biaya Rp 40.400 (tarif Rp 1.000/km).

Setelah tol bisa dilewati secara operasional hingga Salatiga, pemudik masih bisa melanjutkan perjalanan hingga ke Solo lewat tol fungsional (gratis) dari Salatiga hingga Kartosuro. Setelah itu, pemudik bisa menuju Jawa Timur dengan melewati tol Solo-Ngawi yang sudah beroperasi sepanjang 90,42 km dengan biaya Rp 117.546 (tarif Rp 1.300/km).

Dari Ngawi, perjalanan lewat tol operasional bisa terus dilanjutkan hingga Nganjuk Wilangan sepanjang 49,51 km dengan biaya Rp 64.363 (tarif Rp 1.300/km). Dari Nganjuk Wilangan, perjalanan lewat tol dilanjutkan secara fungsional sepanjang 37 km sampai Kertosono.

Sebelum sampai di Surabaya, pemudik harus melewati dua ruas tol lagi yang kini sudah bisa dilewati penuh secara operasional, yakni Kertosono-Mojokerto 39,6 km dan Mojokerto-Surabaya 36,47 km. Biaya untuk kedua ruas tol tersebut masing-masing Rp 28.116 (Kertosono-Mojokerto) dan Rp 38.293 (Mojokerto-Surabaya).
Dengan demikian, total biaya transportasi lewat tol menggunakan kendaraan pribadi (golongan I) dari Jakarta hingga Surabaya diperkirakan mencapai Rp 388.427.

Berikut rincian tarif per perjalanannya:
Cikarang Utama-Palimanan Rp 109.500
Palimanan-Kanci Rp 11.500
Kanci-Pejagan Rp 24.000
Pejagan-Pemalang Rp 57.500 (57,5 km)
Pemalang-Batang Rp 6.600 (6,6 km)
Semarang-Solo Rp 40.400 (40,4 km)
Solo-Ngawi Rp 117.546 (90,42 km)
Ngawi-Kertosono Rp 64.363 (49,51 km)
Kertosono-Mojokerto Rp 28.116 (39,6 km)
Mojokerto-Surabaya Rp 38.293 (36,47 km)

#Mudik2018
Read More...

Wednesday, July 12, 2017

Catatan Perjalanan Arus Balik 2017 Naik Motor Supra 125

Berikut ini saya catatkan perjalanan arus balik dengan menggunakan Motor Supra X 125 oleh kawan saya
KM 0 sekitar jam 05.30 WIB
Mulai berangkat

KM 84 07.11 WIB
Berhenti cari bensin 20 K Pertalite di daerah jalur lingkar Kaliwungu antara Mangkang Kendal, sekaligus istirahat kurang lebih 15 menit an

KM 218 09.42
Berhenti di Tegal, Isi bensin 20 K Premium plus istirahat setengah jam, Konsumsi BBM Kendal sampai Tegal 134 Kilometer memakai 20 Ribu Pertalite

KM 391 Jam 13.08 WIB
Berhenti di Indramayu, Isi bensin 20 Ribu Pertalite, Plus Istirahat dan Sholat kurang lebih 30 menit
Konsumsi BBM dari Tegal Brebes Cirebon, Indramayu, 20 ribu Premium untuk 173 kilometer

km 537 Jam 16.47 WIB
Alhamdulilah sampai di tujuan, Konsumsi BBM terakhir dari Indramayu Subang Cikampek Karawang Bekasi Jakarta 146 Kilometer, 20 Ribu pertalite, sampai sini bensin kosong dan hampir macet hehe




Read More...

Catatan Perjalanan Mudik 2017 Naik Motor Supra 125

Mudik naik motor masih menjadi pilihan transportasi bagi sebagian orang untuk menuju kampung halaman, karena dirasakan memiliki keunggulan dibandingkan moda transportasi lainnya, misalnya mudik naik motor memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi, waktu yang lebih cepaT, tidak terikat dengan waktu, bisa menikmati pemandangan, dan juga tentu sangat membantu transportasi di tempat tinggal nantinya, namun ada juga yang memiliki pendapat lain, terlepas dari berbagai pendapat disini saya catatkan perjalanan mudik naik motor yang dilakukan oleh kawan saya dari Jakarta menuju Solo.

Berangkat dari Jakarta Timur pukul 05.09 pagi selepas Sholat Subuh

06.30 WIB
Kampas Jatuh
memang kampas jatuh ini terjadi diluar dugaan karena sebelum-sebelumnya tidak pernah ada masalah pada bagian ini, lokasi jatuh masih berada di Bekasi. Awalnya saat riding terdengar suara seperti logam berbenturan di jalan, saya pikir ini hanya karena logam yang terlindas oleh pengendara samping saya, ternyata setelah itu, rem kaki saya injak tidak ngerem, malah blong, ternyata yang tadi asalnya dari rem saya nih, akhirnya berhenti pelan-pelan memakai rem depan, dan mengecek kondisi rem belakang, dan benar ternyata kampas rem jatuh. Mau putar arah bermaksud mencari si kampas yang jatuh saya urungkan karena kondisi jalan yang ramai serta pasti nanti sulit mencari logam sekecil itu di tengah jalan raya selebar itu, juga pasti malah tambah macet ya.

Tukang Bengkel Bingung pasang kampas rem
Jalan pelan-pelan, sampailah saya di bengkel pinggir jalan.
dibantulah saya oleh tukang di bengkel tersebut, dan diganti dengan kampas yang baru, akhirnya si mas mas bengkel mencoba memasang lagi, namun terlihat mas-masnya kesulitan mensetting rem cakram belakang supra x 125, saya pun menyuruh mas-mas bengkel pokoknya pasang dulu nanti mampir bengkel berikutnya saja sambil jalan pelan pelan, berhenti di bengkel ini sampai dua jam, setelah membayar, perjalanan dilanjutkan. penyebabnya baca terus ada dibawah ya, baca terus.

Cari bengkel Resmi masih 5 kilo an
Berbekal smartphone yang ada aplikasi google mapnya, saya mencoba mencari bengkel resmi terdekat, ternyata masih sekitar 6 kilo di depan, okelah saya jalan pelan-pelan saja.
Jalan pelan pelan dengan kondisi kampas rem belakang masih kendor suka menghantam pusat velg, saya ga ambil gambar karena ga sempat, jalan pelan pelan dengan kecepatan maksimal 20 kmh

Ketemulah sama Bengkel resmi Honda dan ternyata penyebab mas bengkel tadi susah pasang kampas belakang, ternyata yang diambil adalah kampas rem depan, oalah pantesan bingung tadi ya, tapi gapapa lah, semoga jadi pelajaran bagi ane dan ente pembaca budiman sekalian. hehehe

Pasang di Bengkel resmi tanpa antri karena pas mekaniknya ada yang lagi ga ngerjaian apa-apa, pasang kampas baru, sedangkan kampas depan tadi saya simpan untuk persediaan. Sama sekalian setting rantai biar tidak terlalu kendor maupun tidak terlalu kencang.

Ngejoss lagi sampai Subang, isi pertalite 20 ribu pertama

Kampas rem hampir lepas lagi.
Sampai di Indramayu, rem belakang terasa ngeblong lagi, diinjak ga mau ngerem, tapi rem depan masih ok, saya mencoba berhenti di pinggir jalan, ngecek lagi rem belakang, ndilalah kampas belakang mau ucul lagi, waduh, padahal udah masuk bengkel resmi ya, alhasil nyari lagi bengkel resmi paka smartphone lagi, dan ketemu di depan, Jalan pelan-pelan masuklah saya ke bengkel resmi untuk yang kedua kalinya.

Masuk bengkel ketiga (jam 11 siang)
disini rem dibetulkan serta cek rantai lagi, setelah selesai saya cek lagi ban belakang apakah ada seret-seretnya selepas bongkar pasang rem tadi, ternyata lancar, ok perjalanan dilanjutkan

Waktu menunjukkan kurang lebih jam 11 siang menuju zuhur dan saya masih berkutat di Jawa Barat, masih berkutat di Indramayu memasuki Cirebon, Total waktu masuk ke bengkel kurang lebih 3 jam an, artinya jika perjalanan normal, posisi saya sudah masuk Brebes Tegal, tapi hal ini tidak menjadi masalah ya gan hehe.

Istirahat di brebes jam 2 siang

lanjut lagi

Istirahat di Jalur Pekalongan Batang sudah menunjukkan pukul 5 sore memasuki waktunya buka puasa.
Memasuki jalur Batang Subah cuaca diguyur hujan deras, jadi harus berhenti sejenak untuk memakai mantol, Sampai di Kota Kendal hujan reda, mantol saya lepas, Jalan Kota sudah macet lagi.

Semarang macet di Mangkang sampai kalibanteng, mobil pribadi berjejer sampai pinggir, bahkan sampai dilakukan contra flow arah timur, namun malah yang ikut contra flow jalannya lebih lambat karena arus kendaraan dari arah timur masih ramai.

Semarang Salatiga Boyolali Solo perjalanan lancar jaya
Berhenti dulu di Tuntang jam setengah sepuluh

Lanjut perjalanan sampai Solo kurang lebih jam sepuluh malam.

Total perjalanan Jakarta Solo kurang lebih 17 Jam (sudah termasuk Istirahat di bengkel 3 jam, Istirahat di Pom bensin dan rest area 2 jam)
Read More...