Saturday, October 26, 2019

Alur Cek Fisik Bantuan Motor Samsat Jakarta Timur

Cek Fisik bantuan dapat dilakukan di samsat Jakarta Timur bila kendaraan berplat luar kota Jakarta yang ingin memperpanjang pajak 5 tahunan kendaraan bermotor, jadi kita tidak perlu membawa pulang kampung motor kita saat mengganti plat yang habis masa berlakunya selama lima tahun. Ini adalah pengalaman alur cek fisik bantuan di samsat Jakarta Timur

Lokasi Samsat berada di jalur jalan raya, sebaiknya dicari dulu di google map, lalu diingat-ingat posisinya, setelah siap, bawa motor menuju kesana, nyalakan lampu di siang hari, karena ada razia di jalan raya, lengkapi surat surat sim stnk, helm, jika sudah mau sampai, jalankan motor dengan pelan, kalau perlu tanya orang dimana samsat, jika sudah masuk, langsung saja masuk, muter ke arah cek fisik, tidak perlu kita parkir di tempat parkiran.

setelah ketemu antri dahulu, seperti ini

setelah menuju petugasnya mesin akan dicek nomor rangka dan nomor mesinnnya, petugas akan menggosok selembar kertas kecil pada nomor rangka, selesai gosok, kertas hasil gosok akan ditempelkan pada selembar kertas tebal, dan diserahkan kepada kita setelah itu kita akan diminta ke tempat berikutnya untuk foto dan legalisir, jalan sekitar 10 meter ke depan, antri, lalu bilang mau bantuan cek fisik, kertas tebal dan stnk tadi kita serahkan ke petugas, lalu kita akan diminta foto motor kita dengan posisi foto terlihat plat nomor,

selesai foto kita kembalikan foto tadi ke petugasnya, kita menunggu dipanggil, dipanggil nama kita kita akan dapat kertas tebal yang sudah dicap dan ditandatangan beserta stnk kita tadi, setelah itu selesai, dan kertas hasil cek fisik nanti kita bawa ke kota tempat asal motor.
itu tadi adalah part 1, part 2nya bisa baca di sini


Untuk cek fisik terbaru bisa mampir di https://myspacenote.blogspot.com/2023/12/alur-cek-fisik-bantuan-part-2-samsat.html



Read More...

Wednesday, October 16, 2019

ETS2 SR2 K410

pic by m malik safrudin
Mod bus dengan mesin besar kekinian jaman now

https://drive.google.com/file/d/1-hx_2iRN1Q_aZq4Kup6k5DLpMkjbi6y6/view?usp=embed_facebook&fbclid=IwAR2bWzX0Wq8Lg7ete2qgcAkBdM0HoPJ-nABZC-g5IsBc1Zl09mPhRkEYxaQ


Copas share
Numpang share kaka 😊😊

Laksana sr2 k410 nya 😊😊

Mod di test versi 1.35 , mod berada di dealer scania 😁😁

Yank baik hati copy paste ini dong biar masuk file grup ?

Maacih 😊😊

Kalau dlc cabin ada yank merah merah pakai mat ini copy paste ke mod edit nya.

Link :

https://drive.google.com/…/1-uKIyG995E0KOuVwAzQtA1-A_…/view…

Link :

copasan livery
M MALIK SAFRUDIN·RABU, 16 OKTOBER 2019·
Selamat pagi menjelang siang semuanya :)
Alhamdulilah masih Diberi kesehatan, sehingga saya bisa Berbagi.
Izin Upload yah Om Chan Putra Chaniago. Dan Terima kasih mba Diny Mod editannya Mantull.
awalnya mau saya sale kan, tapi entah apa yang merasukimu ..., kwak..., kwak..., :v
masa, modnya aja free kok cuma livery 2 biji di sale kan. :v
============================================================
dengan Rilisnya 2livery ini, berdasarkan peraturan undang - undang maka livery ini secara otomatis menjadi milik publik.
saya tidak mengambil keuntungan seberapapun besarnya dalam bentuk apapun.
Terima kasih sudah mendownload.
saya tunggu screenshot nya :v
============================================================
Isi 2 livery
Tinggal simpan di Folder Mod
===========================================================
Pass : Nama Bandara yang ada di jakarta
Clue : yang Jawab Soekarno-hatta pasti salah :v
Penulisan Capital Di awal
===========================================================
Link :
https://drive.google.com/open?id=1n7b_BHZpOkVD7tCI1p26AMNlmCG-HHNO
Read More...

Monday, October 7, 2019

ETS 2 Marco Trisakti

facebook.com/notes/agus-cahyono/marco-trisakti-tiger/2486122918140447/
Read More...

Tuesday, October 1, 2019

Rosalia Indah 353

Perjalanan menggunakan armada Rosalia Indah, kelebihan PO ini adalah adanya kepastian posisi bus yang terintegrasi dengan gps yang dipasang di tiap bus, sehingga agen tahu dengan pasti posisi bus, dan efeknya tentu penumpang juga lebih jelas menunggu kedatangan bus, hal ini berbeda dengan PO lain, bahkan PO yang terkenal banter pun STJ dan Haryanto masih belum menerapkan sistem ini.

Beli tiket via aplikasi pilih keberangkatan jam 19.00, bayar via online.
di hari H jam 18.45 sudah disuruh datang ke agen, namun ternyata bus datang jam 19.40 dari Ampel
lanjut jalan masuk tol Salatiga keluar tol Ungaran

Jam 20.440 mampir agen Banyumanik, masuk tol Sukun, keluar Krapyak
Jam 21.00 mampir agen krapyak jalan lagi masuk pintu tol mangkang
21.49 sampai rumah makan sari rasa
22.18 melanjutkan perjalanan kembali, sopir kedua lebih sos daripada sopir pertama, bagaikan bumi dan langit, sopir pertama jalannya kayak keong, yang sopir tengah ini jalan macam Haryanto dan STJ, bedanya hanya ga terlalu banyak seset kiri di tol

Mampir mampir di agen dulu agen Badami, Cikarang timur, barat sampai Bekasi
04.02 sampai di Bekasi
Jam 04.24 sampai di Pulo Gebang

perjalanan termasuk efektif untuk ukuran bus ini mengingat selama perjalan gas tidak terlalu diinjak dalam-dalam seperti Haryanto dan STJ, namun adanya manajemen waktu saat keberangkatan menjadikan perjalanan ini menjadi tak kalah efektif, kekurangannya yaitu pada saat pesen via online, posisi dudu tidak bisa milih karena otomatis terisi sendiri, sehingga calon penumpang tidak leluasa menentukan lokasi duduknya. Kekurangan yang lain adalah armada memakai topi dan adanya kursi yang rusak. dengan melihat kelebihan dan kekurangan di atas, saya kasih nilai 7 masih di bawah STJ, karena kursi yang rusak, sering dol ke belakang.

Read More...

Makanan yang merusak Jantung

Sebaiknya hindari makanan ini, didukung konsumsi makanan sehat seperti buah-buahan dan sayuran, serta olahraga teratur
makanan buruk untuk jantung:
1. Makanan dalam kaleng
2. Permen
3. Minuman ringan
4. Kreamer
5. Martabak
6. Jeroan
7, Junk Food
8, Gorengan
sumber : halosehat
Read More...

Monday, September 30, 2019

Jetbus Haulin

pic by fajar fe es
http://www.mediafire.com/file/5crqsmo6qdlbzsb/Jetbus_Primajasa_Fe_ES_Creation_%2528HAULIN%2529_Base_Jetbus_HD_Annas_feat_Evo_X_Faiz_Fathonie.rar/file?fbclid=IwAR1oUhQLflEVuGr4ggqBnY2GdrEc8F1HgGuR0rJtYb5NXXYrprx7Rq6T_z8
Read More...

Friday, September 27, 2019

Perjalanan Arus Balik Motor 2019 H+7

Perjalanan mudik menggunakan motor memang menjadi hal yang membuat orang terheran-heran, karena berbagai faktor yang mereka pikirkan, mulai dari faktor kelelahan, faktor keselamatan, faktor mesin, faktor dan anggapan kurang kerjaan karena ada mudik gratis dan lain sebagainya, memang hal itu wajar, apalagi bagi mereka yang tidak paham cara mengatasinya, atau mungkin sebenarnya bisa paham tapi malas untuk memahaminya. misalnya faktor kelelahan, tentu kalau perjalanan dilakukan terus menerus badan tidak akan kuat, namun jika menemukan caranya badan tidak akan terlalu capek, untuk faktor keselamatan, hal itu mungkin karena kurangnya jam terbang mereka, sehingga apa yang mereka tahu hanya sebatas apa yang ada di atas kertas, padahal apa yang ada di atas kertas itu tidak selalu menjadi pembenaran, misalnya kalian riding di jalan lalu di depan kalian ada yang berhenti mendadak, mungkin kalian akan emosi, tapi kalau kalian selalu siap, dan tidak emosi, akan sangat mendukung faktor keselamatan, dan juga yang jelas perjalanan mudik maupun balik adalah perjalanan yang cukup menyenangkan.


KM 0 Jam 05.05 selesai Sholat Subuh, cus berangkat dari tempat start

KILOMETER 27 05.35
Berhenti di Tutang isi Bensin 24 K entah ini pertamax apa pertalite saya lupa
habis isi bensin, selanjutnya isi perut dengan sarapan ala pokwe, alias njupuk dewe di rumah makan gading yang rasanya pantas untuk kalian coba, letaknya dari pom bensin terus menuju utara sekitar 1 km kiri jalan.
Selesai makan perjalanan dilanjutkan, di Bawen, ketemu motor plat AD dengan barang bawaan yang cukup banyak, entah ini mau menuju Jakarta atau ke Semarang saja atau kemana.
Jalur Bawen Ungaran tidak menemui kemacetan yang berarti.
Sampai semarang masih pagi, lewat bangjo sebelum jembatan goyang, karena terlalu lama, saya langsung belok kiri lalu putar balik, lalu belok kanan, hal ini menghemat waktu sekali daripada menunggu lampu merah yang lama.

Selanjutnya ketemu lampu merah Kalibanteng, kalo yang ini tidak bisa diakali dengan belok kiri dulu, karena jalan ke kiri ada pembatas jalannya, dan belum diketahui sejauh mana ada putaran balik, iya kalo deket, kalau jauh, ya sama saja.
Memasuki daerah Krapyak ke barat bertemu dengan pekerja yang kearah barat, jadi jalan cukup ramai disini, motor-motor berjalan bersamaan, tapi si supra 125 ini cukup mudah menyalipnya.
Lepas Mangkang, jalan mulai lebih sepi, hanya tinggal motor-motor luar kota yang melakukan perjalanan jauh, hal ini terlihat dari perlengkapan yang dibawa, mulai dari slayer, sarung tangan, tas yang besar. Kalau pas di kota tadi kan ketemunya motor dalam kota yang tidak melakukan perjalanan jauh, hal ini terlihat dari pakaian yang dikenakan, ada yang ga pakai sarung tangan, ga pakai jaket, dsb.

Kondisi jalur Krapyak sampai Mangkang ini cukup bagus, berbeda sekali dengan tahun lalu yang masih banyak lubang.

dari Mangkang sammpai alas roban bareng dengan pengendara plat AD juga motor gede, kalau jalur pas sepi, kenceng banget, namun pas macet kesalip lagi oleh saya karena tidak pinter cari jalan mana yang macet, pas memasuki alas roban kami berpisah, saya lewat jalur ringroad, sedangkan dia belok kanan masuk jalur lama yang berkelok kelok.

Jalur

KILOMETER 154 Jam 08.10 Berhenti istirahat dan isi bensin di Perbatasan Batang Pekalongan, isi Pertamax 23 K, selesai isi bensin, menuju Mushola untuk tepar sejenak, disitu ada juga yang jualan sarapan, mengais rejeki kepada para pengguna jalan yang singgah disitu, ada pom mie, nasi kucing, kopi, teh, dsb. Karena saya sudah makan jadi saya tidak membeli disitu. Tiba-tiba pas mau naik motor datang seseorang berbaju lusuh meminta uang parkir, 2000 kuberikan.
Selanjutnya perjalanan dilanjutkan, ternyata baru jalan sekitar 1 km, motor plat AD tadi menyalip dari belakang, ternyata dia juga istirahat di alas roban, akhirnya contoy otomatis pun terjadi, pas jalanan kosong si tiger melaju kencang di depan, tapi pas kena macet, berhasil disalip lagi begitu seterusnya sampai Pemalang, tiap lampu merah si tiger tidak memanfaatkan celak entah itu kanan atau kri, kalau saya memanfaatkan goyang kanan sehingga bisa berada paling depan, pas ijo pas jalan.

Terus gitu salip salipan dari Batang sampai Pemalang, hingga akhirnya pada saat memasuki Brebes, pas dia terganjel lampu merah, pas ijo saya pas di depan, akhirnya jalan memang padat, motor saya nyelap nyelip dengan aman, tapi si tiger ternyata ogah2an dan akhirnya tertinggal, tidak kelihatan sampai Cirebon.

Memasuki Cirebon sedikit was-was karena biasana perbatasan Cirebon ada cegatan, dulu pernah naruh tas di depan kena tilang, tas saya pakai di punggug biar tidak kena tilang. Ternyata sampai masuk Pleredpun tidak ada yang namanya cegatan, mungkin karena masih dalam masa lebaran, jadi cegatannya diliburkan.

Jalur Cirebon macet, bahkan motor harus lewat jalur pinggir.



KILOMETER 285, Jam 10.51 berhenti di Cirebon isi Pertamax 24 K
Dari Cirebon

KILOMETER 403 Jam 13.10 berhenti lama di Subang isi bensin Pertalit 16k, ternyata bensin masih penuh, ini gara-gara indikator digital yang sok modern tapi ngacau itu

KILOMETER 535 Jam 16.55 sampai di tujuan, di Jakarta Timur
Read More...