Thursday, October 4, 2018

Jangan Pernah Mencela Angin dan Masa/Waktu .

Pernah saya posting sebenarnya.

Jangan Pernah Mencela Angin dan Masa/Waktu
.
#IndonesiaBertahid
.
-Bro, pernah denger gak yang komentar gini:
"Angin sialan, gak tahu waktu, tiba-tiba aja kenceng, mata gue sampe kelilipan"
.
"Hujan ini memang kagak pengertian, turun mendadak, gue jadi gak bisa berangkat, mana hari ini ujian lagi"
.
"Sial amat siang ini, super panas dah, gak bisa ngapa-ngapain gue, cuma depan kipas angin aja bisanya"
.
-Bukan apa-apa bro, ni dibahas dalam pelajaran TAUHID, yaitu "larangan mencela masa dan waktu"
.
-Ini termasuk yang mengurangi TAUHID kita, kalo pengen bercita-cita masuk surga tanpa hisab dan adzab, ni Tauhid perlu dijaga bener
.
-Nah, kalau TAUHID berkurang dan tidak dijaga dengan ilmu dan amal, bisa buyar harapan salah satu cita-cita tertinggi kita: masuk surga tanpa hisab
.
-Kenapa sih dilarang, gini bro, angin dan masa adalah perbuatan Allah dan Allah sendiri yang menekankan untuk hal ini dalam sebuah hadits
.
”Allah ’Azza wa Jalla berfirman,’Aku disakiti oleh anak Adam. Dia mencela waktu, padahal Aku adalah (pengatur) waktu, Akulah yang membolak-balikkan malam dan siang.” (HR. Muslim no. 6000)
.
-Mencela dan memakinya sama saja memaki perbuatan Allah yang menciptakan dan mengarahkan angin serta masa
.
-Sebenarnya semua takdir dan kejadian di semesta ini adalah perbuatan Allah, akan tetapi khusus angin dan masa sering jadi "sasaran umpatan dan makian" manusia yang kurang berilmu, dan termasuk kebiasaan orang Arab dahulunya mencela (masa) waktu dan dikaitkan dengan musibah
.
-Memang kelihatannya sepele bro, tapi kadang hal-hal sepele memang bisa berakibat fatal. Sepele bagi yang tidak berilmu dan tidak tahu
.
-Nah, yuk dakwahkan terus TAUHID kepada orang-orang terdekat kita dan keluarga tercinta, agat sama-sama bisa masuk surga tanpa hisab dan adzab, kemudian dakwah ke masyarakat
.
Baca Selengkapnya ا:
muslimafiyah.com/jangan-pernah-mencela-angin-dan-masawaktu.…

.
Penyusun: Raehanul Bahraen
Read More...

# Sering Terjadi Gempa, Pertanda Kiamat?

Copast lagi

# Sering Terjadi Gempa, Pertanda Kiamat?

Salah satu tanda kiamat dan akhir zaman adalah banyaknya terjadi gempa bumi. Terdapat beberapa nash yang menjelaskan hal ini.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَكْثُرَ الزَّلاَزِلُ

‘Tidak akan tiba hari Kiamat hingga banyak terjadi gempa bumi.” (HR. Bukhari)

Dalam riwayat yang lain disebutkan gempa bumi terjadi dalam waktu yang cukup lama selama beberapa tahun.

Dari sahabat Salamah bin Nufail as-Sakuni radhiallahu ‘anhu, beliau berkata,

كُنَّا جُلُوسًا عِنْدَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. (وَذَكَرَ الْحَدِيْثَ وَفِيْهِ) وَبَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ مُوتَانٌ شَدِيدٌ وَبَعْدَهُ سَنَوَاتُ الزَّلاَزِلِ

“Kami pernah duduk-duduk bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam… (lalu beliau menuturkan haditsnya) dan sebelum Kiamat ada dua kematian yang sangat dahsyat, dan setelahnya terjadi tahun-tahun yang dipenuhi dengan gempa bumi.” (HR. Ibnu Majah, shahih)

Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan gempa bumi terjadi hampir di seluruh penjuru bumi. Beliau berkata,

قد وقع في كثير من البلاد الشمالية والشرقية والغربية كثير من الزلازل، ولكن الذي يظهر أن المراد بكثرتها: شمولها، ودوامها

“Sungguh gempa banyak terjadi pada negara-negara di utara, timur dan barat, namun yang nampak dari maksudnya lafadz ‘banyak’ adalah mencakup keseluruhan dan terjadi terus-menerus.” (Fahul Bari 31/93-94)

Apabila kita mendengar kabar adanya orang yang terperosok ke dalam belahan bumi akibat gempa yang dahsyat, maka ini juga termasuk tanda dekatnya hari kiamat.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ مَسْخٌ وَخَسْفٌ وَقَذْفٌ

“Menjelang tibanya hari Kiamat akan ada (orang-orang) yang dirubah bentuknya, ditenggelamkan ke dalam bumi, dan dilempari batu.” (HR. Ibnu Majah, shahih)

Secara umum tanda kiamatadalah terjadinya gempa bersama bencana dan masalah-masalah yang besar.

Abdullah bin Hawalahradhiallahu ‘anhu berkata,

وَضَعَ رَسُـوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَيْ عَلَى رَأْسِي -أَوْ عَلىَ هَامَتِي- فَقَالَ: يَا ابْـنَ حَوَالَةَ! إِذَا رَأَيْتَ الْخِلاَفَةَ قَدْ نَزَلَتِ الأَرْضَ الْمُقَدَّسَةَ، فَقَدْ دَنَتِ الزَّلاَزِلُ وَالْبَلاَيَـا وَاْلأُمُورُ الْعِظَامُ، وَالسَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ أَقْرَبُ إِلَى النَّاسِ مِنْ يَدَيَّ هَذِهِ مِنْ رَأْسِكَ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meletakkan kedua tangannya di atas kepalaku, lalu beliau berkata, ‘Wahai Ibnu Hawalah! Jika engkau melihat kekhilafahan telah turun di atas bumi-bumi yang disucikan, maka telah dekatlah gempa, bencana dan masalah-masalah besar, dan hari Kiamat saat itu lebih dekat kepada manusia daripada dekatnya kedua tanganku ini dari kepalamu.’” (HR. Ahmad, shahih)

Hendaknya kita banyak intropeksi diri apabila terjadi banyak gempa di daerah kita. Bisa jadi ini merupakan tanda dan peringatan kepada kita semua agar kembali kepada Allah dan bertaubat.

Ibnu Mas’ud berkata ketika terjadi gempa,

يا أيها الناس ! إن ربكم يستعتبكم فأعتبوه

“Wahai manusia, sesungguhnya Allah menginginkan kalian untuk kembali, maka kembalilah pada-Nya.” (Tafsir At-Thabari 17/478)

Demikian semoga bermanfaat

@ Yogyakarta Tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslim.or.id

Read More...

Wednesday, October 3, 2018

Kesombongan Tidak Akan Membuat Tenang

Copast lagi.
# Kesombongan Tidak Akan Membuat Tenang
.
Memang ... dengan kesombongan
Engkau terlihat hebat
Engkau terlihat "wah" dan kuat
Tapi engkau tidak akan merasa tenang
Dada bergejolak dan pikiran sibuk
Mempertahankan kesombongan "posisi di atas"
Yang menyita waktu dan tenaga
Padahal engkau tidak selalu di atas
Atau hanya merasa di atas ... padahal tidak
.
Memang ... dengan pamer sombong
Engkau terlihat sempurna
Tapi engkau tidak akan bahagia
Sejatinya engkau tidak tenang
Menanti-nanti pujian & sanjungan
Tatkala tidak datang atau berkurang pujian itu
Engkau pun gelisah tidak tenang
Menghalalkan berbagai cara
Agar pujian itu datang kembali
.
Apa itu sombong?
.
ﺍﻟْﻜِﺒْﺮُ ﺑَﻄَﺮُ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﻭَﻏَﻤْﻂُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ
.
"Sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia” [HR Bukhari]
.
Iblis saja diusir dari surga karena sombong
Yang belum pasti masuk surga, kemudian sombong?
.
Allah berfirman,
.
ﻭَﺇِﺫْ ﻗُﻠْﻨَﺎ ﻟِﻠْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔِ ﺍﺳْﺠُﺪُﻭﺍ ﻟِﺂَﺩَﻡَ ﻓَﺴَﺠَﺪُﻭﺍ ﺇِﻟَّﺎ ﺇِﺑْﻠِﻴﺲَ ﺃَﺑَﻰ ﻭَﺍﺳْﺘَﻜْﺒَﺮَ ﻭَﻛَﺎﻥَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻜَﺎﻓِﺮِﻳﻦَ
.
“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah (sujud penghormatan dan pemuliaan) kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Namun ia ENGGAN dan SOMBONG. Dia termasuk golongan orang-orang yang kafir”. (QS. Al Baqarah: 34).
.
Semoga kita semua dijauhi dari sifat sombong
Menolak kebenaran karena gengsi dan merasa hebat
Merendahkan manusia (apapun kedudukannya)
Aamiin yaa rabbal 'aalamiin
.
@ Bandara Minangkabau, Padang

Penyusun: Raehanul Bahraen

artikel www.muslimafiyah.com

Read More...

Salah Ucap Sedikit Saja, Fatal Akibatnya (Pelajarilah Bahasa Arab)

Berikut ini saya copastkan lagi artikel lagi ya...

-Ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi agar menjadi motivasi agar lebih giat belajar bahasa Arab
.
-Kesalahan baca besar (lahn Jaliy) bisa membuat arti berbeda bahkan terbalik 180 derajat, kemampuan dasad bahasa Arab bisa menghindarinya
.
-Contonhnya:
.
-kalimat (الله أكبر) “Allahu akbar” artinya: Allah Maha Besar
.
Jika dibaca (آلله أكبر) “AAllahu akbar” dengan huruf alif dibaca panjang, artinya: apakah Allah Maha Besar?
.
Akibatnya fatal sekali
.
-surat Al-Fatihah ayat ke-5,
.
إياك نعبد وإياك نستعين
.
Jika dibaca “IYYaaka na’budu” dengan tasydid huruf “ya” artinya:
“Hanya kepada-Mu Kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan.
.
Jika dibaca “iYaaka na’budu” tanpa tasydid huruf “ya” maka artinya:
.
““kepada CAHAYA MATAHARI kami menyembah dan kepada cahayamatahari kami meminta pertolongan”
.
Ibnu Katsir menjelaskan hal ini dalam tafsirnya,
.
وقرأ عمرو بن فايد بتخفيفها مع الكسر وهي قراءة شاذة مردودة؛ لأن “إيا” ضوء الشمس
.
“’Amr bin Faayid membacanya dengan tidak mentasydid (huruf ya’) dan mengkasrah (huruf alif). Ini adalah bacaan yang aneh/nyeleneh dan tertolak. Karena makna “iya” adalah cahaya matahari.”[2]
.
Ini juga fatal akibatnya
.
Masih ada contoh yang lain misalnya “JamAAl” artinya keindahan sedangkan “jamAl” artinya unta.
.
Baca Selengkapnya ا:

https://muslimafiyah.com/salah-ucap-sedikit-saja-fatal-akib…

Penyusun: Raehanul Bahraen
Read More...

Thursday, September 13, 2018

Livery Sahabat

Blog ini jarang sekali update tentang livery, kali ini ada pengecualian, karena sekilas livery yang dibagikan oleh mas Hilman di fb ini tampak eye catching sekali sehingga mendorong saya untuk membagikannya di postingan kali ini. Mod livery seperti tampak pada gambar digunakan untuk model bus Legacy HD Prime mas Nyoman Restu.
drive.google.com/file/d/19lh18PYh96gdYhoO1bx8zmNs0I-Puu63/view
Read More...

Legacy SR2


Mod kali ini masih menggunakan model Legacy SR2, namun dimodifikasi ala STJ Amankora berwarna merah.

Copasan readmenya
Boyolali, 13 September 2018



Bismillahirohmanirokhim

Assalamu'alaikum Wr. Wb.



Selamat pagi siang sore malam


kali ini saya share mod



"Laksana SR2 NRS edit XHD Prime Jade Team Convert Andi Ari Wibowo"







saya hanya mengconvert dari game Haulin dan nambahin sedikit tekture
mohon maaf jika modnya tidak mirip dengan asli

Untuk penggunaan Mod

copy "NRS mod edit STJ Amancora" kedalam folder mod (My document>uk truck simulator>mod)


Thanks for

Nyoman Restu Sumitra
Fajar Fe Es
serta teman"


mediafire.com/file/p8mn4es8xr61dp4/SR2+STJ+020+Amancora.rar
Read More...

Tuesday, September 11, 2018

Boleh Mengucapkan Istirja' Jika Ada Non-Muslim Meninggal

Saya copast lagi ya,

Boleh Mengucapkan Istirja' Jika Ada Non-Muslim Meninggal
.
Mungkin menjadi pertanyaan, jika seorang non-muslim meninggal apakah boleh kita ucapkan kalimat istirja’ (inna lillahi wa inna ilaihi raji’un)? Jawabannya adalah boleh saja, karena inti dari kalimat istirja’ adalah kita semua milik Allah.
.
Hanya saja tidak boleh kita doakan dengan doa semacam:
.
“Semoga tenang di sisi-Nya”,
“Semoga diampuni dan mendapat tempat tertinggi”.
.
Tidak boleh kita doakan dengan doa semacam ini, yaitu doa diampuni, doa mendapat ketenangan dan sebagainya.
.
Berikut pertanyaan diajukan kepada syaikh bin Baz,
.
“Jika seorang laki-laki atau wanita kafir meninggal, apakah boleh kita ucapkan “inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” atau tidak boleh? Apakah boleh kita berkata “wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Rabb-mu dengan diridhai.”?
.
Beliau menjawab:
.
“Seorang kafir jika meninggal, tidak mengapa kita ucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, alhamdulillah, semisal keluargamu, ini tidak mengapa. Manusia kembali kepada Allah dan semuanya milik Allah, tidak mengapa hal seperti ini.
.
[Sumber:http://www.binbaz.org.sa/noor/9289
]
.
Sangat tegas dalam firman Allah, kita tidak boleh mendoakan ampun bagi orang kafir yang sudah meminggal.
.
Tidak sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman, memintakan ampun (kepada Allah) untuk orang-orang musyrik(at-Taubah: 113).
.
Imam An-Nawawi berkata,
.
“Adapun menshalati orang kafir dan mendoakan agar diampuni dosanya, makahukumnya haram, berdasarkan nash Al–qur’an dan Ijma’. (al-Majmu’ 5/120).

BACA Selengkapnya ا:

https://muslim.or.id/28149-boleh-mengucapkan-istirja-jika-a…

Penyusun: Raehanul Bahraen

Read More...