Selamat malam semuanya, kali ini saya akan catat perjalanan darat naik bus U Trans jurusan Yogyakarta Jakarta, seperti apa perjalanannya? silahkan simak terus tulisan di bawah ini ya.
Pembelian tiket
pembelian tiket secara online harus download dulu aplikasinya ternyata. Setelah download, daftar dulu, lalu bisa dilanjutkan dengan pemesanan tiket. Aplikasi U Trans ini identik sekali dengan aplikasinya rongrit ya, yang terlihat dari user interfacenya
Pembelian h min 7, okupansi penumpang sudah sekitar 70 an persen.
Harga tiket
u trans harga Rp315.000,- (admin aplikasi 3,5K, Admin bank 1,5K) Salatiga ke Pulo Gebang
Hari H Keberangkatan
pagi hari mendapatkan WA dari agen, Pak Ahmad +62 822-2552-5757 agar siap di agen mulai pukul 19:44, karena jadwal keberangkatnya jam 20:20 WIB. Pak Ahmad ini ternyata juga menjual tiket Cititrans ya.
19:10 WIB
Start awal, perjalanan lancar, meskipun banyak truk pasir, tapi masih ada ruang untuk menyalip, di Tengaran ketemu Sugeng Rahayu Semarangan yang jalannya cepat juga, malam-malam berani miyak miyak jalur yang padat.
Kurang lebih setengah jam bisa sampai Terminal Tingkir, termasuk lancar.
Sampai Terminal Tingkir langsung mencari loketnya u trans dimana, ternyata posisinya jadi satu dengan agen cititrans ya, kalau habis keluar dari lift, belok kir apa kanan saya lupa, lurus saja langsung ketemu agennya. Kebetulan Pak Ahmad pas ada di tempat ya, jadinya bisa langsung cek in ambil tiket berupa selembar kertas print.
Kode Bus yang unik
kode bus ini termasuk unik karena memakai julukan, bukan memakai angka dan huruf seperti kebanyakan bus. Di lembaran tiket yang diprint tertera kode bus yang akan saya naiki King Malik.
Lanjut menuju ruang tunggu lantai bawah, ramai juga walau hari Selasa ya. Terpantau sekarang kursi tunggunya sudah ditambah ya, sudah ada perkembangan, walaupun terpantau tetap saja masih ada yang menunggu berdiri.
Bus tiba terlalu cepat
19:50 WIB
Duduk di ruang tunggu, terpantau Bus U Trans datang, namun tidak begitu jelas itu bus saya apa bukan, mungkin itu u trans yang lain, karena seharusnya bus saya baru tiba setengah 9 an. Tiba-tiba nama saya dipanggil-panggil agen untuk naik, ternyata naik bus yang tadi datang.
Selain saya, beberapa penumpang terpantau belum pada siap, bahkan ada yang belum lapor ke agen
Bus menunggu sedikit lebih lama.
20:05 WIB
berangkat dari Terminal Tingkir, langsung menuju Rumah Makan Rosin karena tidak mampir agen lagi.
Makan sampai 2 kali
oiya dengan tiket 310 ribu tersebut ternyata walau naiknya dari Salatiga, mendapatkan jatah makan 2 kali, pertama saat di atas bus, dengan menu sejenis ayam KFC dengan nasi, saya lupa apa merknya, yang kedua di rumah makan, yang menunya kita pilih saat di atas bus.
22:10 WIB
Sampai Rumah Makan Rosin Pemalang
Sedikit reviu apa saja snack dan makanan yang dibagikan
Kalau ini kita intip spesifikasi busnya di spionam ya
Nomor Kendaraan : B7335UGA
Nama Perusahaan : PT. UMRINDO PRIMA TRANS
Jenis Angkutan : PARIWISATA
Nomor Kartu Pengawasan (KPS) : 31102302617580003/100030975-00003
Masa Berlaku KPS : 19 Agustus 2026
Seat : 48
Nomor Uji Berkala : JKT-2514022
Masa Berlaku Uji Berkala : Cek disini
Merek : HINO
Nomor Rangka : MJERK8JSLPJP1****
Nomor Mesin : J08EWDJ3****
Nomor SRUT : 551469/XI/SRUT-569/DJPD-SPD/10/2024
namun kalau lihat video ini2, ternyata memakai mesin MAN 480 HP
yang paham silahkan berkomentar sebenarnya mesinnya memakai hino apa man.
23:00 WIB
Bus diberangkatkan dari Rumah Makan, setelah istirahat kurang lebih 40 menit.
Bus Kencang
Oiya sopir tengah kali ini cara bawa busnya terbilang sat set untuk ukuran bus double decker, di jalan yang ramai, tetap berusaha nyalip, walau terkadang keganjel truk, bahkan saya sampai terbangun saat di Cipali gara-gara rem mendadak yang entah karena apa.
namun pas jalan sepi terpantau top speednya 120kmh
Kombinasi yang pas buat tidur
Kelebihan bus ini dibanding bus lain, menurut saya adalah suasananya yang benar-benar cocok buat tidur, apa sebabnya?
Depan bersekat, sehingga cahaya lampu jalan tidak masuk mempengaruhi kualitas tidur
Lampu kabin benar-benar dimatikan, tidak ada lampu motif atau lampu biru yang bercahaya di atas kita
Suspensi udara
Kursi lebar ditambah ada footrest yang lebih miring.
Suara mesin lebih kedap, ya memang rata-rata bus double decker di lantai atas lebih kedap suara mesin
Kekurangannya hanya cara sopir bawa bus yang sering ngerem mendadak, jadinya malah kebangun.
02:40 WIB
Sampai Agen Cikarang, disini sudah macet walau masih jam 2 pagi
03:20 WIB
Finish Pulo Gebang, lanjut naik TJ yang saat ini masih beroperasi 24 jam.
03:40 WIB
Start TJ
04:05 WIB
Transit
04:20 WIB
Sampai halte 7an
04:25 WIB
Sampai tujuan
U Trans King Malik B7335UGA
AC, Toilet, Suspensi Udara, Footrest miring, reclining seat, non leg rest, CCTV, Suspensi udara
+-Makan nasi sampai 2 kali
-Makan KFC tidak disediakan sarung tangan plastik
+Suasana istirahat malam lebih nyaman dibanding bus lain
-Memakai sekat di depan, jadi pandangan tertutup, hal yang positif kalau malam, tapi negatif kalau siang hari
-Jenis mesin bus tidak jelas
+Ngebut juga untuk ukuran bus double decker
-ada smooking room
+terpantau tidak tercium bau asap rokok, ya maungkin karena masih baru atau memang pas tidak ada yang merokok
Demikian cerita perjalanan kali ini, terima kasih bagi yang sudah membaca sampai akhir, dengan harga tiket 300 an ribu dengan fasilitas seperti di atas, bagaimana pendapatmu?
1https://spionam.dephub.go.id/?noken=B7335UGA#kendaraan
2https://youtu.be/P0cN3dySUyE?si=A5ysI9uLoVpRmnC6&t=4






0 comments :
Post a Comment
mohon koreksinya apabila salah (CMIIW), silahkan berkomentar dengan baik, penulis tidak bertanggung jawab atas apa yang anda sampaikan, jadi silahkan anda bertanggung jawab dengan apa yang anda sampaikan, terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat [ baca disclaimer]