Monday, August 24, 2026

Agra Mas HQ 009 Parung Ciputat Purwantoro


pic by penumpang.bis and gibsonwiryos4
Selamat pagi semuanya, kali ini saya akan menulis catatan perjalanan naik bus Agra Mas HQ 009 jurusan Jakarta Wonogiri Purwantoro, naiknya dari Pulo Gebang, turun di Terminal Tingkir Salatiga, bagaimana perjalanannya? yang penasaran silahkan simak tulisan berikut ini.


Pencarian tiket
kali ini saya mencari tiket melalui website2 saja, harga tiket 280K, pas beli ternyata harus buat akun dulu ya.

Pembayaran
Pembayaran bisa melalui virtual account BCA saja, bank lain terpantau belum bisa VAnya, namun setelah googling, ternyata masih bisa pakai bank lain melalui menu transfer.

Setelah selesai ini, tiketnya tidak dikirim email, namun hanya bisa kita lihat di akun https://agramasgroup.com/


Hari H keberangkatan

16:25 WIB
start awal

16:30 WIB
sampai di halte awal, menunggu bus, ternyata baru sekitar 3 atau 5 menit, bus sudah tiba. Transit satu kali Transitnya pun tidak kalah cepat, hanya menunggu sekitar 2 menit saja, Untuk okupansi TJ Koridor 11 tujuan Pulo Gebang tidak terlalu penuh, terisi rata kursi, hanya 5-6 orang yang berdiri, itupun bisa duduk semua lepas Walikota Jakarta Timur.

17:00 WIB
Ternyata cepat juga perjalanan kali ini, hanya memakan waktu 30 menit, ya maklum, karena hari libur ya. Sampai di Terminal Pulo Gebang, langsung tap out, dilanjutkan jalan kaki menuju loket bus. Lokasi loket Agra Mas ada di zona A1, searea dengan loket Mahkota Trans.

Konfirmasi yang simpel
Tidak seperti Sinar Jaya yang harus menunjukkan KTP, konfirmasi di Agra Mas, cukup menyebut nama pemesan,
selembar tiket kertas putih keluar dari mesin printer wireless berukuran mini, terlihat canggih juga, selanjutnya tiket tersebut dimasukkan amplop putih.

Beginilah penampakannya, disitu ada nomor nomor penting agen bus Agra Mas Pulo Gebang yang bisa dihubungi ya.

sedangkan ini adalah penampakan tiketnya



Sebelum ke atas beli oleh-oleh dulu di Toko Roti lantai bawah, terpantau harganya sbb:
x1 Black Forest Mini Rp 26.127
x1 Arumanis Besar Rp 11.712
x1 Pia Krispy Rasa Mix Rp 25.225
x1 Makaroni Daun Jeruk Pedas Rp 16.217
x1 Reyal Ice Cream Medium Cokelat Rp 3.604
x1 Plastik Mataram 3 Rp 901
x1 Tissue Siliwangi Free Rp 0
x1 Pisau Plastik Free Rp 0
------------------------------------------------
Subtotal : Rp 83.786
PPN : Rp 9.216
Diskon: (Rp 0)
Pembulatan : (Rp 2)
Total : Rp 93.000

Selanjutnya menuju loket Dishub untuk cek in yang sebenarnya entah apa gunanya harus cek in selain menambah birokrasi saja ya, ternyata sekarang jika membawa barang bagasi akan diminta uang Rp10K, padahal dari POnya sendiri biasanya gratis, eh ini malah diminta bayar 10K ya? bagi yang paham buat apa silahkan berkomentar di bawah ya.

Menunggu di Ruang Tunggu
suasana Pulo Gebang, walaupun bukan jumat sore weekend, tetap ramai, ini adalah hari Sabtu, hari pertama libur panjang HUT RI.

Pulo Gebang, bangunan megah tapi seperti hutan rimba
Di dalam bangunan megah, tapi kok seperti hutan rimba? ada apa?
kalau sudah di ruang tunggu ini, memang pasti bingung busnya sudah datang apa belum, karena minimnya informasi baik dari visual maupun melalui audio. Visual tidak jelas, karena desain terminal ini kacanya ditutup stiker, televisi pun hanya sebagai pajangan saja, bahkan layar LED yang besar tampak hanya sebagai tempat iklan saja atau ajang pejabat narsis saja, tidak ada manfaatnya bagi penumpang terkait informasi kedatangan bus, memang dari dulu orang Indonesia itu ahli dalam hal gaya-gaya saja, kalau soal apa manfaatnya itu nanti-nanti dulu.
Audio juga tidak jelas, karena selain kualitas speakernya yang kurang jelas, intonasi petugas saat mengumumkan bus apa dan kode berapa juga tidak begitu jelas. Apalagi jika kondisinya bising ramai seperti pasar, makin kabur suara pengumumannya. Ditambah lagi yang antri mengumumkan sudah pasti bukan hanya satu PO, jadinya pengumuman tersebut tidak selalu diulang-ulang dan hanya sekali saja, menambah makin terlewatkannya informasi.
Dengan kondisi seperti ini sudah menjadi pemandangan lumrah calon penumpang sibuk memeriksa ke depan bus sudah datang apa belum, atau memilih berdiri saja di luar, sekedar memantau busnya sudah datang apa belum, sebaliknya para agen terpantau sibuk mencari penumpangnya saat busnya sudah tiba, Terminal baru, namun ternyata kondisinya tidak jauh berbeda dengan terminal pada jaman dulu, sisi positifnya yaitu ruang tunggu sudah ber AC ya.
Saya pun juga memilih ngecek sendiri di parkiran sudah datang apa belum, karena po ini juga tidak ada gps yang bisa dipantau sudah sampai mana, ditambah ini pengalaman pertama naik PO ini, apakah nanti dihubungi atau tidak jika busnya sudah datang, mengantisipasi hal tersebut, inisiatif ngecek sendiri, yang ternyata hal ini sia sia saja, karena ternyata belakangan pas bus datang, parkirnya malah di ujung selatan, lepas dari pandangan saya yang sudah siap di depan, jadi memang paling bener duduk manis saja di ruang tunggu saja ya, dengan kondisi hp yang stand by siap siap dihubungi agen.
Kalaupun memaksakan informasi kedatangan ditampilkan di televisi atau layar LCD tentunya juga tidak bakalan siap, karena bus tidak secanggih pesawat terbang yang ada gpsnya yang otomatis muncul di layar ketika tiba. Paling banter diinput manual bus apa yang tiba, dan apa yang sudah berangkat yang sudah pasti juga tidak efektif, dan juga sudah pasti petugas di pos paling depan yang menginput datanya harus membutuhkan perangkat lagi seperti komputer dan internet, butuh biaya lagi, jadi memang Terminal di Indonesia itu masih akan selalu mengandalkan agen yang aktif.

19:00 WIB
Dapat panggilan melalui WA Telepon, walau nomor asing, tetap saya angkat karena kemungkinan besar dari agen, dan ternyata benar, agen agra, menginfokan bus sudah datang, setelah ketemu orangnya (Mba Tias 087705257474), langsung diantar menuju tempat bus parkir, yang ternyata ada di ujung selatan, karena slot parkiran masih penuh.

Tidak menyangka ternyata bus yang datang adalah sejenis double decker bermesin Volvo B11R, jumlah kursi atas terpantau 36 kursi dengan fasilitas leg rest, reclining seat, non footrest, smooking room, pas duduk di posisi paling depan ini tidak ketemu charger USB ternyata ya.

Agra Mas Volvo B11R Double Decker B7736KGA
intip spesifikasinya di spionam3
Nomor Kendaraan : B7736KGA
Nama Perusahaan : PT. ANUGERAH MAS CAB. BEKASI
Jenis Angkutan : AKAP
Nomor Kartu Pengawasan (KPS) : SK.00213/AJ.205/4/DJPD/2018/100001223-00131
Masa Berlaku KPS : 05 Agustus 2027
Kode Trayek : 3671331302
Trayek Kendaraan : TANGERANG PORIS PLAWAD-SOLO
Rute Trayek : TANGGERANG (PORIS PLAWAD)-TOL LINGKAR LUAR JAKARTA-JAKARTA-TOL CIKAMPEK-TEGAL-PEMALANG-PEKALONGAN-SEMARANG-SOLO
Jenis Pelayanan :
Seat : 46
Nomor Uji Berkala : BKS-251422
Masa Berlaku Uji Berkala : Cek disini
Merek : VOLVO DOUBLE DECKER
Nomor Rangka : YV3T2T129SA22****
Nomor Mesin : D11208****
Nomor SRUT : 609046//XI/SRUT - 596/DJPD - SPD/05/2025



19:05 WIB
Bus diberangkatkan dari Pulo Gebang,

Servis Makannya ternyata di Jateng
Ternyata servis makan bus ini bukan di KM 102, Tapi di Weleri, jadi lebih baik makan dulu sebelum naik bus ini ya, karena sudah pasti sampai sana tengah malam.

00:30 WIB
Sampai RM Kendil Mas, ramai juga bus Agra Mas disini, disini langsung istirahat sholat dan makan

makan nasi bihun, lauk dijatah, snak berupa
roti isi mentega coklat
wafer wafello 15 gram
roti pia 100 kino 23 gram
akua sedang
kacang sukro oven lupa berapa gram



01:00 WIB
Sudah dipanggil lagi naik bus, singkat juga waktu istirahatnya, hanya sekitar 30 menit saja.


Sisi lain dari Rumah Makan ini yang sekarang sudah jarang ditemui, yaitu masih tampak penjual rebusan singkong, kacang rebus, jagung bakar, dsb, bahkan sampai dini hari mereka masih buka ya, namun sayang sekali, posisinya menurut saya terlalu dekat dengan knalpot bus ya, karena berkaitan dengan kualitas dan kebersihan makanannya ya.



02:00 WIB
Gerbang Tol Banyumanik, lanjut isi solar di rest area

03:00 WIB
Sampai Terminal Tingkir Salatiga
Akhirnya sampai tujuan dengan selamat,


Agra Mas Jakarta Wonogiri B7736KGA entah B77331KGA
Ticketing
+Bisa beli online
-Kode bus masih ditulis manual, belum terintegrasi dengan aplikasi

Pelayanan
+pelayanan ke pembeli online tetap dilayani dengan baik
-Belum ada gps, tapi agen aktif menghubungi ketika bus sudah tiba
+Kedatangan bus on time, walau libur panjang, kemungkinan besar bukan bus puter walikan.

Terminal Pulo Gebang
-Suara pengumuman tidak begitu jelas, terutama petugas wanita, bus apa kode berapa tidak terlalu jelas, karena terlalu cepat intonasinya
-Desain terminal tidak mengakomodasi kebutuhan penumpang untuk mengetahui bus apa yang datang, kaca tertutup stiker, sementara pengumuman di atas juga tidak begitu jelas, memaksa handphone untuk selalu standby. Sering terlihat penumpang berdiri di luar karena bingung bus sudah datang apa belum, sebaliknya agen juga terpantau tidak kalah sibuk mencari penumpangnya.
-Bagasi nambah 10k saat di loket dishub


Armada
+Dek atas depan suara kedap, belum ada bunyi kreket kreket (karena juga masih baru ya, baru rilis 2025 tahun lalu)
-Dek atas kursi paling depan tidak ada/ketemu fasilitas USB charger
+-ada smooking room, sementara selama perjalanan tidak tercium bau asap rokok, ya mungkin karena bus baru ya, atau mungkin pas tidak ada yang merokok selama perjalanan.
+getaran mesin Volvo B11R Agra Mas ini ternyata lebih halus dibandingkan B11Rnya Indorent5 yang dulu pernah saya.coba, mungkin ada perbaikan ya.

Pertamina
-Masih suka membatasi solar, padahal terpantau kebutuhan bus terpantau sudah tidak sejalan dengan pembatasan solar, terbukti adegan pas di Terminal Tingkir.


Demikian cerita perjalanan kali ini, terima kasih bagi pembaca dan para pihak yang yang berperan, dengan harga 280K, mendapatkan fasilitas seperti itu, bagaimana menurutmu?



1https://myspacenote.blogspot.com/2023/10/gagal-naik-sant-gold-akhirnya-naik-bus.html
2https://agramasgroup.com/
3https://spionam.dephub.go.id/?noken=b7736KGA#kendaraan
4https://www.instagram.com/p/DKv5sE2xf8J/?img_index=8
5https://myspacenote.blogspot.com/2023/03/naik-bus-indorent-salatiga-jakarta.html

Related Posts by Categories



0 comments :

Post a Comment

mohon koreksinya apabila salah (CMIIW), silahkan berkomentar dengan baik, penulis tidak bertanggung jawab atas apa yang anda sampaikan, jadi silahkan anda bertanggung jawab dengan apa yang anda sampaikan, terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat [ baca disclaimer]