sumber gambar bluebirdgroup.com1
Selamat pagi semuanya, kali ini saya kan reviu perjalanan naik bus Cititrans dari Salatiga tujuan Jakarta pada arus balik lebaran 2026, seperti apa perjalanannya?, silahkan simak terus tulisan di bawah ini.
Harga Tiket Bus naik tinggi
Entah ini harga bus AKAP selisihnya jauh sekali antar PO, ada yang 700 an ada juga yang 425, padahal jarak dan tujuannya sama, malah lebih aneh lagi Sinar Jaya, terpantau Salatiga Jakarta 750K info redbus, tapi yang lebih jauh Kediri Jakarta, malah harganya 320K, info agen, berdasarkan pantauan harga, didapatkan beberapa informasi harga sbb:
Rosin Reguler 710K Salatiga Gebang
Indorent 750K Salatiga Gebang
Sinar Jaya 550K Sruwen Gebang
Sinar Jaya 320K Kediri Bogor
CityTrans 425K Salatiga Jakarta Kelapa Gading
Rosalia Indah Bantuan Pariwisata 515K 40an seat non toilet
Pembelian tiket
Akhirnya diputuskan beli Cititrans saja, dengan jadwal di websitenya 22:30 WIB dari Salatiga Tingkir dan dijadwalkan sekitar pukul 07:00 WIB sampai di Blue Bird Kelapa Gading, saat membeli okupansi penumpang masih sekitar 30% dari total kursi, pembelian sekitar h min 20 untuk keberangkatan 25 Maret.
Pembelian tiket
Pembelian tiket sendiri bisa melalui website dengan manyiappkan kuota internet, email aktif, nomor wa aktif, dengan mengakses ke situs resminya yang saat itu beralamat di https://www.cititrans.co.id/
Rincian perjalanan
20:50 WIB
Start dari titik awal, perjalanan lancar walau suasana lebaran, hanya macet sedikit di Klero, berbeda sebelum ada jalan tol, kemacetan dari Tingkir bisa jauh sampai Ampel, cuaca terang, tidak hujan.
21:31 WIB
Sampe di Terminal Tingkir, disini langsung menuju lantai 2 untuk cek in, melalui lift, namun ternyata agen tidak ada di tempat, padahal kita hanya pengen tau nomor busnya berapa, akhirnya menghubungi melalui whatsapp dan ternyata dijawab juga. Dari WA tersebut malah diminta langsung menuju lantai 1, tidak disebutkan busnya nomor berapa, mungkin saja bus yang berangkat hanya satu unit ya, jadinya tidak perlu disebutkan nomor lambungnya. Akhirnya menuju lantai 1.
Nomor agen Cititrans Salatiga
Agen Salatiga terpantau dipegang Pak Ahmad yang dulu pegang Sudiro Tungga Jaya, nomornya pun terpantau masih sama dari 10 tahun yang lalu, 082220141919, disini juga ada agen Rosalia Indah Tingkir 081567704736, sebagaimanana terpampang di bannernya.
22:00 WIB
Bus citytrans tiba, entah bus saya atau tidak, memang pelayanan agen cititrans tidak begitu jelas, saya harus menanyakan sendiri ke kru busnya yang saat itu turun, dan ternyata benar itu busnya. Bus ternyata datang terlalu cepat 30 menit dari keberangkatan, jadinya harus menunggu jadwal aslinya dan sekaligus menunggu beberapa penumpang yang belum datang.
Titik turun tidak sesuai aplikasi
Ternyata berdasarkan konfirmasi kernet, bus bisa juga turun di Terminal Pulo Gebang, akhirnya saya turun di situ saja.
Okupansi penumpang full
Terpantau sekitar 5 sampai 6 orang naik dari Terminal Tingkir. Okupansi penumpang tidak perlu ditanya, di tengah lonjakan harga tiket yang rata-rata sampai 700 Ribuan, Cititrans memberikan angin segar dengan harga tiket yang hanya 425K.
22:30 WIB
Bus diberangkatkan, benar-benar pas sesuai jadwal,
Fasilitas di dalam bus
fasilitas di dalamnya lengkap, snacknya juga termasuk banyak untuk ukuran rata-rata bus Salatiga Jakarta.
Selain itu ada juga fasilitas lain, seperti dispenser, air panas, kopi, footrest, selimut ac toilet colokan charger dsb, bandingkan dengan rosalia indah, dengan harga yang lebih mahal 510K, namun hanya memakai bus bantuan pariwisata 40 seat, tanpa toilet, tanpa snack, apalagi kopi dan pop mie, kalau hari biasa memang Rosalia Indah lebih murah.
Tidak ada pandangan ke depan
karena desain bus ini yang bersekat antara kelas super eksekutif dan kelas suite, jadinya saya memilih tidur saja sepanjang perjalanan, karena startnya sendiri juga sudah sangat malam sekali, yaitu jam 10 malam.
Makam malam berupa ayam CFC
Ternyata bus tidak berhenti di rumah makan, servis makannya ternyata berupa nasi ayam saus tomat dan saus sambal, jadinya sesekali boleh lah makan fast food, jam makannya pun juga malam, jadinya bila naik bus ini harus mempertimbangkan juga jadwal makannya. Ternyata di dalam kotak CFC tersebut juga sudah disediakan sarung tangan plastik agar tidak belepotan saat makan pakai tangan, namun terpantau tidak semua nasi kotak disediakan sarung tangan plastik.
04:20 WIB
Keluar tol Brebes Barat melewati jalur non tol Kanci
Melintasi Rumah Makan Haryanto Cirebon, ternyata bus keluar tol, melewati pantura, untuk menghindari macet, memang saya cek di google map, jalur tol berwarna merah menyala, sedangkan jalur non tol berwarna hijau.
05:05 WIB
Bus keluar lagi dari tol, karena memang jalur tol macet, exit tol plumbon, bisa dilihat di gambar jalur tolnya lumayan macet
sedangkan kondisi saat keluar Brebes tadi pas tidak saya screenshot,
Salah seorang penumpang protes kenapa keluar masuk tol, mengejar jadwal pesawat terbang
Menjelang Cikampek, terdengar sayup-sayup penumpang ibu-ibu yang akan terbang ke Sumatera yang protes mengapa busnya tadi keluar tol, padahal kalau tadi memperhatikan google map, jalur tol memang warnya merah pekat, atau lagi macet, jadinya bus diarahkan keluar tol melalui jalan pantura yang lebih lancar.
Hal tersebut terbukti dalam pantauan mata, saat melewati persimpangan antara jalan non tol dan jalur tol di daerah Ciwaringin, laju bus di jalan raya terpantau lebih cepat daripada kendaraan di dalam tol yang padat kendaraan. Beberapa PO seperti Harapan Jaya bermain aman dengan tetap memerintahkan kru bus melewati tol, sesuai rutenya.
08:35 WIB
Akhirnya sampai di Pulogebang, ternyata penumpang yang protes tadi turun juga di sini juga, langsung pesan taksi menuju bandara, Saya perkirakan bus sampai di Kelapa Gading jam 09 an pagi, atau telat 2 jam dari estimasi awal, jika perjalanan lancar.
Naik Blue Bird
Memang perjalanan kali ini, kita kebetulan memperkaya emiten berkode BIRD, karena memang entah kenapa saat akan pesan gocar, tarifnya naik gila-gilaan. Biasanya 50an, eh ini dicek di aplikasi bisa naik sampai 107K, rute Pulo Gebang Jatinegara, padahal jarak tidak terlalu jauh juga, dan tentunya belum macet, karena orang-orang rata-rata masih cuti dan anak sekolah masih libur, memang GOTO ini saat ini mulai makin mahal dan aneh pelayanannya. Berdasarkan informasi, driver yang cancel, malah customer yang dikenakan rating buruk. Akhirnya balik lagi ke taksi Blue Bird saja, dan benar saja, perjalanan naik taksi ini menghabiskan ongkos lebih murah, 94K+6K, ditambah lagi dengan armada yang bisa dibilang lebih proper.
09:40 WIB
Sampai tujuan,
Total perjalanan 12 jam 50 menit, untuk ukuran hari normal memang terasa lama, tapi coba anda bandingkan saat belum ada tol, yang bisa sampai dua hari baru sampai.
Reviu
Agen
-Agen tidak berada di tempat, namun positifnya tetap aktif menjawab Whatsapp.
-Tidak ada fitur cek in mandiri berdasarkan geotag lokasi, jadinya bingung naik bus nomor berapa, ditambah agen kurang informatif mengenaik nomor bus yang akan dinaiki
Bus
+Kursi lega, bisa selonjor, footrest model meja, dengan jok footrestnya terpantau lebih empuk daripada Rosalia Indah
+Harga tidak naik segila po lain Sinar Jaya dan Rosalia Indah di musim lebaran
+Snack melimpah, ada juga kopi, pop mie dan air panas di dalam bus
+Walau posisi toilet di tengah, tidak menimbulkan bau, padahal saya posisinya tepat di belakang toilet. Dispensernya pun diatur sedemikian rupa agar posisi toilet tidak mendominasi.
+Posisi toilet di tengah, minim goncangan
-Titik penurunan tidak sesuai yang tercantum di website, misalnya bus ternyata berhenti di Pulo Gebang, padahal di website hanya ada tujuan Blue Bird Kelapa Gading, BSD, atau Baranangsiang.
-Toilet Sempit, namun bersih, entah beberapa tahun kemudian.
+-Namun entah beberapa tahun kemudian, apakah kerapatan pintu toilet bisa terjaga atau tidak agar tidak menimbulkan bau
-Kelas Super Eksekutif tidak ada pandangan ke depan
-Tidak semua nasi kotak CFC ada sarung tangan plastiknya
-Tidak ada fitur rating, masukan, dan saran setelah perjalanan di aplikasi website, namun hal tersebut mungkin kita bisa chat wa ke kontak center Bebi atau blue bird contact center di nomor wa +62 811-1794-1234, klaimny aktif 24 jam.
+-ada wifi, namun belum sempat mencoba apakah benar-benar ada, dan bagaimana kecepatannya.
+-tidak tercium baru rokok, namun entah beberapa tahun kemudian, terbukti bus lama yang bersekat akan tetap bocor bau rokok dari ruang sopir, contoh pengalaman di Sugeng Rahayu, Eka, Laju Prima.
Itu dia reviu singkat dari saya, akhir kata terima kasih kepada kru yang bertugas mengantar hingga sampai tujuan, dan para pembaca yang menuangkan waktunya membaca sampai akhir.
Ref
1https://www.bluebirdgroup.com/product/cititrans?lang=id



0 comments :
Post a Comment
mohon koreksinya apabila salah (CMIIW), silahkan berkomentar dengan baik, penulis tidak bertanggung jawab atas apa yang anda sampaikan, jadi silahkan anda bertanggung jawab dengan apa yang anda sampaikan, terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat [ baca disclaimer]