Friday, January 9, 2026

Perjalanan dengan Kereta Api Tawang Jaya Ekonomi Premium, Si Anteng, dan Royal Safari



Selamat malam semuanya, kali ini saya akan mencatat lagi trip perjalanan transportasi darat 3 jenis sekaligus, yaitu, kereta api, minitrans, dan bus besar. Perjalanan kali ini berangkat dari Jakarta tujuan Semarang.

Harga tiket kereta api
Harga tiket di aplikasi tiket.com 168k, namun saat pas bayar melalui virtual account mandiri menjadi Rp175k, rute Jakarta Semarang.


06:40 WIB
Start titik awal, pesan gojek mode hemat dapat harga Rp9.500,-,

06:50 WIB
Sampai Stasiun lari-lari kecil agar tidak telat, langsung scan tiket dari hp karena tadi sudah cek in online, untung saja tidak ada antrian, selesai scan tiket petugas, langsung saja menuju peron keberangkatan. Beberapa detik kemudian terdengar raungan loko dari arah Pasar Senen, Tawang Jaya telah tiba. Wah, bener-benar mepet ya.

06:55 WIB
Fix sampai di dalam kereta dengan interior yang terlihat baru


06:58 WIB
Kerta api diberangkatkan,
hanya 3 menit setelah di dalam kereta, mepet juga,

Perbandingan dengan naik bus
tentunya dibanding bus, waktu tempuhnya lebih cepat, hanya kurang lebih 7 jam, di dalam kereta juga bisa jalan-jalan apabila bosan. Ada juga gerbong makan, saya beli pop mie panas, harganya Rp11.000,- ternyata lebih murah daripada harga pop mie di kapal penyeberangan feri dulu Rp15.000,-.
Fasilitas di dalam kereta berbeda dengan kereta ekonomi biasanya, kursi kereta new generation, terlihat seperti kursi kelas bisnis bus akap, ada fasilitas arm rest dan reclining. Jika di bus, kursi seperti ini dihargai paling rendah Rp200K seperti PO Blue Line, plus dapat makan besar, mungkin jadinya sama saja bila dihitung dengan makan besarnya, hanya berbeda di waktu tempuh dan tempat turunnya saja.



Sekilas tentang si anteng trans Jateng
Sempat browsing angkutan di Semarang, nantinya akan naik apa, ternyata sekarang sudah ada Si Anteng yaitu aplikasi khusus bus trans jateng, sekilas aplikasi tersebut lebih menjanjikan dibandingkan aplikasi Teman Bus yang entah perkembangannya sekarang seperti apa, di Si Anteng ini, bisa memantau gps armada bus, selain itu ada fasilitas bayar dulu sebelum keberangkatan. Pembayaran ini bisa kita pakai dalam waktu 2 hari ke depan.

12:50 WIB
Sampai Stasiun Tawang,
Seluruh penumpang turun, karena ini adalah tujuan akhir, disini beli makan siang dulu CFC dengan harga Rp30K, setelah itu Sholat Zuhur di Mushola. lanjut menuju halte bus buat nyobain Si anteng atau Trans Jateng, posisi halte setelah keluar stasiun, sebelum polder, kita ke arah kanan, sampai ketemu bangunan halte berwarna merah.



013:35 WIB
Si Anteng bisa cek gps, dan akurat
menunggu kurang lebih 10 menit di halte tersebut, cek posisi bus di aplikasi, ternyata ada satu bus yang sudah dekat, setelah beberapa saat memang bus tersebut yang datang dan akurat juga.

Masalah pada Si Anteng
Bus Trans Jateng berangkat dari Halte Tawang, ternyata masalahanya adalah saat melakukan scan pembayaran kernet, dimana tentu sulit dilakukan saat posisi bus berjalan, akhirnya smartphone saya serahkan saja ke petugasnya untuk beliau sendiri menscan, dan ternyata langsung berhasil entah apa triknya.
Solusinya memang lebih enak bayar cash atau memakai e money sekalian ya ke depannya.
Selesai bayar/scan, kita mendapatkan selembar tiket kecil yang dipakai nanti saat transit

Transit di Tourist Information Center Semarang
disini penumpang Trans Jateng ganti bus di Semarang Tourist Information Center,

Sopir si anteng yang handal
TIC ini tempatnya tergolong sempit untuk ukuran minitrans, tapi sopir si anteng handal sekali memarkirkan kendaraannya, parkir mundur ditambah belok bisa dilakukan tanpa bantuan aba-aba kernet, hanya berbekal spion, sopir berhasil memarkirkan mundur kendaraannya.

selesai parkir penumpang turun, lalu langsung naik lagi bus di depannya, lalu driver dan kernet baru datang dan berangkat, tiket diminta kembali untuk dicoret-coret.

15:25 WIB
Sampai juga di Terminal Bawen ya, perjalanan Trans Jateng memakan waktu hampir 2 jam, muter-muter kota Semarang.
Di Terminal, lanjut berjalan menuju shelter pemberangkatan, untuk Shelter Solo Semarang letaknya di paling timur, dan sudah ada tulisannya, jadinya tidak terlalu bingung dimana saya harus menunggu bus.
Beberapa bus AKAP juga lewat situ, ada Rosalia Indah yang numpang lewat saja entah kemana arah tujaunnya.

15:35 WIB
Datang bus Royal Safari hijau, langsung naik, dan bus langsung berangkat tanpa ngetem, tarif Royal ini Rp20.000,- Bawen Ampel, jauh lebih murah daripada tarifnya eka yang bisa sampai Rp40K1, hanya saja kekurangannya di body bus yang sudah berlubang, tempat jalan masuk debu jalan, membuat permukaan interior dan korden sampai berubah warna.

16:40 WIB
Finish di Pasar Ampel, mampir sebentar di Bakso Amboy, pesan mie ayam, terlihat bedanya sama mei ayam Wonogiri pada warna dan porsinya.
Bakso Amboy Ampel Boyolali

harga segelas jeruk anget masih Rp3K

Biaya
Gojek 11K
Kereta api 175K
Makan Pom Mie 11K
Trans Jateng 5K
Bus Royal Safari 20K
Total 222K

Lama perjalanan +-10 jam

Reviu
Kereta api Tawang Jaya Ekonomi New Generation
+kursi ok, tepat waktu, tidak berisik jika berada di posisi kursi tengah gerbong
-Saat berjalan tidak terdengar pengumuman masinis tentang susunan gerbong, terutama posisi gerbong makan
-petugas yang jualan tidak menyebutkan harga saat jualan, jadinya takut terlalu mahal ya saat pesan
-penumpang sering tidak menutup pintu kembali saat pergi keluar gerbong, menyebabkan suara berisik masuk gerbong

Si Anteng Trans Jateng
+Posisi bus benar-benar sesuai gps, jadi bisa dipantau bus sampai mana,
+gps bus ada arah busnya kemana, tidak seprti teman bus
-Susah scan bukti pembayaran saat di atas bus, memang untuk pembayaran cashless, lebih cocok memakai kartu e money
-Trans Jateng sebaiknya dimodifikasi susunan kursinya, dibuat seperti bus umum saja, dengan kursi 2 2, karena ternyata jaraknya lumayan jauh juga, dari ujung Tawang sampai Bawen bisa sampai 2 jam, ini agar mengurangi risiko penderita varises. Kursinya pun sebaiknya memakai kursi yang tipis, karena juga tidak untuk sampai belasan jam.

Bus Royal Safari Solo Semarang
+Mesin masih OK
+Tarif murah
--Body terpantau kurang terawat, sebenarnya tidak penting body luar ditambal sulam seperti apa, menurut saya yang penting adalah tidak ada kebocoran baik kebocoran air ataupun udara, karena ternyata lubang udara yang kecil bisa membuat interior bus ini menjadi mbladus, korden, plafon dan sarung kursi terlihat hangus terkena debu, padahal sayang sekali dari segi mesin, terlihat masih ok, apalagi ini memakai mesin Mercedez Benz yang tentunya kenyamanannya tidak diragukan lagi, juga tidak ada mogok atau suara yang aneh aneh.


Referensi
1https://myspacenote.blogspot.com/2024/04/perjalanan-arus-balik-lebaran-2024.html
Read More...

Blueline BL21 Rp200k Sragen Cileduk Arus Balik Tahun Baru 2026


Selamat pagi, kali ini, saya catatkan lagi catper naik PO Blue Line, PO AKAPnya dari bus pariwisata Blue Star yang kini membuka kembali layanan AKAPnya. Bagiamana perjalananya? apakah ada upgrade setelah off beberapa bulan? masih ugal-ugalan? 1bagi yang penasaran silahkan simak terus tulisan di bawah ini.

Pencarian PO
Sebenarnya akan naik Rosalia Indah lagi, namun karena habis, terpaksa, mencari bus yang lain, kebetulan Blueline buka AKAP lagi, karena penasaran seperti apa pelayanannya apakah masih ugal-ugalan1 atau sudah berubah?, jadinya diputuskan naik ini saja.

Pencarian nomor agen
Agen Salatiga tercatat di hp saya +62 813-2521-4787. Namun itu masih dulu, sebelum PO ini off AKAPnya dan masih ragu itu apa bukan nomornya, untuk meyakinkan lagi, akhirnya cek postingan terdahulu1, saya cek nomor tersebut dengan nomor di lembaran tiket yang pernah saya catat di blog saya dulu, dan ternyata memang sama dan itu nomornya ya. Coba hubungi melalui Whatsapp, ternyata masih aktif, selanjutknya melakukan tranksaksi melalui transfer bank.

Oiya dari hasil penelusuran dan pengecekan melalui grup facebook, mendapatkan nomor beberapa agen blue line yang lain, ada agen ciledug pak heri 085887390966, dan agen pulo gebang 085719357337. Silahkan tuliskan di kolom komentar apakah nomor agen tersebut asli apa nomor penipu, karena Blueline sendiri tidak ada list/link tree nomor resmi yang terbaru, adanya nomor agen yang lama3, bahkan baru-baru saja, masih ada kejadian penipuan nomor agen di facebook.2.

Pencantuman nomor resmi penting, namun itu saja belum cukup, PO Rosalia yang sudah mencantumkan nomor resmi di websitenya saja, masih ada mengalami penipuan karena masih percaya nomor di google map, apalagi ini Blue Line yang tidak punya list resminya sama sekali. Namun memang jalan paling utama adalah jangan malas pergi ke terminal untuk memastikan daripada mencari melalui facebook atau google map. Kalau saya masih mempercayai nomor tersebut karena memang benar-benar tercantum di tiket resminya dan bisa dicek langsung1




Harga tiket
harga tiket entah ini harga promo atau harga reguler tidak disebutkan juga, yaitu Rp200k Salatiga ke Pulo Gebang
pembayaran melalui transfer bank dengan biaya transfer Rp1500,-

Bisa beli di situs online
saat tulisan ini ditulis, ternyata tiket blueline bisa dipesan online melalui tiket.com

Pilih menu (new)
hal yang baru kali ini, yaitu sebelum berangkat ditawari menu makanannya, terlihat menarik dan terlihat wah ya, walau rasanya entah bagaimana.


Okupansi penumpang
Bus yang saya tumpangi tertulis di sketsa tiket, memiliki jurusan Sragen Ciledug, okupansi penumpang h min 3 keberangkatan arus balik tahun baru 2026 masih terisi 14 kursi saja dari kapasitas 36 kursi, namun pada hari h terpantau penuh.


Catatan perjalanan
17:45 WIB
menunggu bus di titik awal, menunggu bus Solo Semarang sampai sekitar 25 menit, cukup lama juga ya, ternyata bus baru muncul sekitar 18:10 WIB, itu pun bukan Solo Semarang, tapi Sugeng Rahayu dari Surabaya.

18:10 WIB
Naik Sugeng Rahayu W7283, banyak penumpang berdiri. Ternyata tarikan busnya masih khas Suroboyonan, kencang, lepas Sruwen hujan deras turun, hal ini tak menghentikan semangat bus melaju kencang.

Kabar bagus buat PO lokal Solo Semarang?
saat naik Sugeng Rahayu ini dengan tarif harga Rp10.000,-, tidak diberi tiket, entah ini kebijakan po atau apa, menurut kamu ini kabar bagus atau kabar buruk buat po lokal Solo Semarang?

18:35 WIB
Sampai di Tingkir, turun di lampu bangjo karena bus tidak masuk terminal. cuaca rintik, lanjut berjalan menyeberang jalan ke Terminal, langsung naik ke lantai 2, tempat kumpulan agen.

Naik ke lantai 2, ketemu agen
Penampakan tiket, aneh juga bayar Rp200.000,- tapi dapat kelas Patas yang harganya Rp190.000,-, entah apa sebabnya ya, silahkan yang berkomentar kira-kira apa penyebabnya ya.


dan ini nomor agennya, secara desain dan tampilan, masih seperti dulu, entah nomor nomornya ada yang berubah apa tidak semenjak off


Selesai agen, langsung menuju ruang tunggu yang ternyata sudah ramai.


Salah naik Bus
Oleh agen saya diminta naik bus kelas Patas yang tulisan di tiketnya Rp190.000,- itu.
Menunggu di ruang tunggu bawah, muncul bus BL21 kelas bisnis, ternyata nama saya dipanggil, bahkan dengan nomor seat, dan tujuan sama, namun tetap tidak diperbolehkan naik agen karena menurut agen, saya harusnya naik kelas patas, anehnya, agen juga terus menerus memanggil nama saya, dengan kursi yang sama dengan tiket saya, dan tujuan yang sama dengan tiket saya.

Aneh juga agen di Salatiga ini bingung sendiri ha ha, padahal secara probabilitas sangat kecil kemungkinannya, ada dua orang di dunia ini, dengan nama sama, berangkat dari terminal yang sama, berangkat pada hari yang sama, menuju kota yang sama, bahkan nomor kursinya pun sama, itu bisa terjadi.

Ya seperti yang kita duga, sampai kering petugas yang memanggil-manggil, tetap tidak muncul orang tersebut, akhirnya bus berangkat meninggalkan "orang" tersebut.

Beberapa saat kemudian, saya dikabari kalau harusnya bus saya benar BL21, bukan Patas, sudah bener busnya yang tadi, akhirnya diikutkan bus berikutnya yaitu BL03 sampai rumah makan.

Keuntungan bagi saya karena bisa merasakan dua armada sekaligus pada perjalanan kali ini ya.



BL03

20:45 WIB
Berangkat dari Terminal Salatiga naik BL 03, okupansi BL03 hampir 90% terisi,

Bus BL03 Bocor
malang nasib penumpang 2D yang basah barangnya, karena terkena kebocoran air hujan. ternyata body BL3 ini bocor di bagian samping, tepatnya di posisi tiang jendela, penumpang menggerutu di dalam bus, sambil menyumpal lubang tersebut dengan korden bus. Kru berjanji menyampaikan masalah tersbut di rumah makan agar segera ditangani.

Beruntung bus hanya mampir di Agen Ungaran dan Banyumanik, sebelum sampai Rumah Makan Sari Rasa.

22:45 WIB
BL03 sampai Rumah Makan Sari Rasa, di rumah makan hanya terparkir 1 Blue Line, BL21, penumpangnya terpantau masih belum selesai makan. Ternyata kok selisihnya tidak lama ya, padahal tadi berangkatnya 40 menit lebih dulu dari Tingkir.

Menu bervariasi sesuai pesanan
saat mengambil makanan, ternyata makanan sudah siap, hanya saja, sayang sekali, makanan sudah dingin.


23:10 WIB
Berangkat dari Rumah Makan Sari Rasa naik BL21.

Sekilas interior BL21


23:20 WIB
Berhenti sekitar 15 menit, sebelum pintu tol Weleri, entah apa tujuannya tidak jelas.
Perjalanan di tol
Entah bus ini masih ugal-ugalan/kencang seperti dulu atau tidak, tidak bisa teridentifikasi karena posisi duduk saya yang di belakang. Saya pun memilih tidur, meskipun tidak benar-benar tidur ya, ya namanya juga di dalam kendaraan.

Suara gardan khas mobil lama yang berisik
suara gardan bus ini nyaring sekali ketika berada di kecepatan atas, mungkin sekitar 50 kmh ke atas muncul suara tersebut.


04:25 WIB
Mampir di Rumah Makan Markoni, entah ini tidak jelas mau berhenti lama apa cepet ya, jadinya penumpang bingung mau turun apa tidak, harusnya ada pengumuman ya, minimal perkiraan berapa lama berhenti. Tapi bagi yang terbiasa seharusnya sudah tidak bingung.

04:40 WIB
Ternyata bus hanya berhenti untuk cek penumpang saja, walau begitu penumpang yang ke toilet tetap ditunggu, total waktu berhenti sekitar 25 menit karena menunggu penumpang ke toilet tadi, ada juga penumpang yang turun membeli kopi di pagi hari.

05:10 WIB
Menurunkan penumpang di Cikopo, Cikampek

Masuk tol bayar 2 kali di GT Cikopo dan GT Cikampek
Oiya terpantau saat menuju jakarta dari Cikopo ini ternyata melewati gerbang tol dua kali dengan jarak yang dekat, yang pertama pintu tol Cikopo, yang kedua bayar lagi di pintu tol Cikampek. Entah kenapa bisa dua kali ya, mungkin ada yang tahu?

05:50 WIB
Menurunkan penumpang di Karawang Barat, lepas Karawang Barat, langsung disambut kemacetan, diperkirakan google map bisa lepas macet setelah 35 menit via tol, realitanya lebih dari itu, kali ini google mapnya bisa nguawur juga, silahkan baca di bawah.
disini terpantau ujung kemacetan masih di Karawang Barat



07:15 WIB
Sampai 1,5 jam, masih terjebak macet, bahkan terpantau kemacetan saat ini ekornya mencapai Karawang Timur, terbukti kali ini google map nguawur estimasinya, estimasi 35 menit lepas macet, eh sudah 1,5 jam masih posisi macet.


07:30 WIB
lepas macet, alasannnya ternyata...
ternyata tidak ada kejadian apa-apa di ujung kemacetan, murni hanya penyempitan lajur saja, tidak tampak kejadian kecelakaan, hanya tampak beberapa truk besar yang parkir di bahu jalan,
ternyata hal seperti ini saja bisa membuat macet sampai Karawang Timur. Mungkin efek arus balik ya.

07:35 WIB
Cikarang barat, turun di pinggir tol, di bawah kolong jalan, entah ini penumpang nanti naik dari mana.

07:50 WIB
macet masuk bekasi timur
Banyak PO lain juga telat
disini terpantau banyak PO lain telat masuk Jakarta. ada PO Mawar jurusan Surabaya Malang Jakarta, PO Rosalia Indah Madiun, Semin juga baru sampe sini. Mtrans Kediri juga baru sampai sini.

08:00 WIB
Baru bisa menurunkan penumpang di agen Bekasi Timur



08:30 WIB
Baru bisa lepas dari kemacetan Bekasi Timur, butuh waktu sampai 30 menit hanya untuk menurunkan penumpang di sini ya.

08:45 WIB
Sampai finish di Terminal Pulo Gebang

Bayar parkir motor Rp29.000,- dari Jumat malam sampai Senin pagi, atau 2 hari 12 jam


09:20 WIB
Sampai tujuan, perjalanan hanya sekitar 30 menit karena memang tidak ada macet.

Biaya
Bus Sugeng Rahayu Rp10K
Bus Blue Line Rp201K
Parkir motor Rp29K
Total Rp240K

Kesimpulan
Reviu Blue Line BL21 AC Toilet, Suspensi Udara, Reclining seat, arm rest, non leg rest, non footrest, non snack, makan 1 kali sesuai pilihan menu, non USB charger.

Agen
-Belum ada list agen terbaru sejak buka AKAP lagi, sempat harus mencari di facebook, yang rawan penipuan
-Salah kelas bus, bayar bisnis dapatnya patas, namun akhirnya direvisi lagi sesuai pembayaran, yaitu kelas bisnis

Perjalanan
-Sering berhenti tidak jelas untuk apa
-tidak ada pengumuman berhentinya buat apa, lama apa cepat, bisa ke toilet apa tidak, seperti saat di Markoni, jadinya bagi yang pertama naik pasti bingung mau turun apa tidak
+Kru tidak merokok di dalam bus +-Ampiran banyak, tapi wajar dan bisa diterima karena sudah ada jalan tol

Armada Bus
-Suara gardan muncul di kecepatan atas
-tidak ada colokan usb charger di atas penumpang, namun sebenarnya bisa colok di samping sopir, atau cas penuh sebelum berangkat
-harus mampir isi solar, apesnya dapat rest area yang muacet hari libur tahun baru, BL21 sampai menghabiskan 1,5 jam hanya buat antri isi solar.
-Ada unit yang bocor saat hujan seperti BL03
-menurut pendapat pribadi, tebalnya kursi tidak menggambarkan empuknya kursi ya, selama ini banyak kursi yang hanya menghabiskan space saja.
+Suspensi udara
+Single glass

Agen Terminal Bekasi Timur
-Akses masuk dan keluar macet, bahkan bisa sampai 40 menit di agen ini, terpantau penyebabnya karena lampu merah dan banyak bus berputar arah. Solusinya tentunya membuat fly over, atau para agen di sini patungan membeli tanah untuk dijadikan kumpulan agen, ruang tunggu dan akses berputar bus.

Akhir kata, terima kasih kepada para pembaca sekalian dan para pihak yang berperan dalam perjalanan kali ini sehingga sampai tujuan dengan aman.


Referensi
1https://myspacenote.blogspot.com/2023/03/blue-line-bl10-jakarta-salatiga.html
2https://www.facebook.com/groups/214887290190710/posts/1394753862204041/
3https://www.instagram.com/p/Ck-PDuKvZF3/?img_index=3
Read More...

Damri Jakarta Solo Yogyakarta 225Ribu Kelas Bisnis Libur Nataru 2025 2026


Halo selamat sore semuanya, kali ini saya akan mencatat lagi riwayat perjalanan bus-busan saya di blog ini, jangan khawatir karena perjalanan kali ini bukan Rosin rosinan lagi ya, kali ini saya naik PO yang belum pernah saya coba, Damri jurusan Jakarta Solo Yogyakarta, kalau dulu PO Damri Jakarta Solo ini, saya pernah ngompreng meteran Krapyak Boyolali, kali ini, seperti apa ya? silahkan disimak tulisannya.


Pembelian tiket
Mengejutkan sekali, ternyata DAMRI sudah online, bisa beli melalui website, bisa juga beli melalui aplikasi android, setauku sebelumnya hanya beberapa rute saja yang bisa dibeli online. Kali ini, rute Jakarta Solo, Damri bermain di segmen tiket murah, Jakarta Solo hanya 225K saja. Sinar jaya Rp220.000,-. Pembayarannya bisa dipilih sesuai keinginan, bisa transfer qris dsb.

Okupansi penumpang
h min 1 baru terisi 12 dari 32 kursi, catatan yang bagus, karena sebagai perbandingan, h min 1 Rosalia Indah jurusan dan jam yang sama terpantau masih belum terisi.

lokasi agen
lokasi agen di samping agen Harapan Jaya, bagi yang pengen lihat peta terminal pulo gebang, bisa intip postingan ini1

Hari h keberangkatan
rincian perjalanan
19:10 WIB
Start dari lokasi awal, naik motor, kondisi hujan rinti-rintik, jalan basah, jadinya harus hati-hati.

19:45 WIB
Sampai juga di Terminal Pulo Gebang, kondisi masih hujan rintik-rintik, menuju lokasi parkir motor yang tampak penuh, ternyata masih ada sisa slot ya.
Menuju agen, langsung konfirmasi tiket, dan mendapatkan selembar tiket fisik print-printan kertas kecil yang simpel, Tertulis plat bus 7518 dengan posisi parkir di pintu 9.


Sholat Isya dulu di Masjid lantai 1, setelah itu lalu lanjut ke atas, ternyata bus dengan plat 7518 belum datang, yang datang malah bus lain dengan plat 7520 dengan jam keberangkatan 19:00 WIB dari Kemayoran, akhirnya bertanya kepada petugas berseragam Damri, entah itu sopir atau siapa, diinfokan bahwa bus tujuan Solo Yogya adalah 7520, entah kenapa di tiket tertulis 7518, akhirnya langsung naik sesuai nomor kursi, toh kalau bukan bus ini nanti terkonfirmasi sendiri melalui nomor kursi ya.

Denah tempat duduk terbalik kiri dan kanan
ternyata posisi duduk bus 7520 ini kebalik dengan denah di kursi onlinenya, yang biasanya nomor 1 dimulai dari kiri, kalau bus ini nomor 1 dimulai dari kanan, namun tidak masalah karena jumlah masih sesuai.

20:10 WIB
Bus diberangkatkan dari Pulo Gebang dengan okupansi penumpang masih kosong 8 kursi.
pandangan ke depan

Ternyata Banter juga
untuk kecepatan Jakarta Cikampek tidak terlalu kencang karena memang kondisi jalannya merayap, tapi menjelang Cikampek ke timur, laju bus terpantau menunjukkan tajinya dengan menggeber di turunan Cikampek sampai 120kmh.

21:45 WIB
Berhenti di Rumah Makan Taman Lestari KM 102 untuk kontrol jumlah penumpang dilanjutkan makan malam, ternyata walau tiketnya Rp.225K, tetap dapat makan ya.

menu makanan


22:25 WIB
Bus berangkat dari rumah makan setelah istirahat selama kurang lebih 40 menit, di tol bus ini digeber banter juga. Berbeda dengan suspensi udara yang perlu ekstra hati-hati, pemakaian suspensi daun bus ini, menambah keyakinan sopir untuk tidak ragu menginjak pedal gas di tengah kondisi tol yang kadang bergelombang, beberapa kali bus sampai mumbul-mumbul saat melewati jalur yang bergelombang, menyalip berbagai macam bus. Tentu saja bagi beberapa penumpang, hal ini membuat kurang nyaman, karena selain goncangannya yang kencang juga suara angin sampai masuk kabin.

01:00 WIB
Isi solar selama 20 menit di KM 338 Pekalongan, antri 2 bus, sempat sopir berseloroh akan memodifikasi tangki agar bisa diisi dari kanan dan kiri agar lebih fleksibel memilih antrian di spbu.

01:20 WIB
Bus berangkat lagi

02:15 WIB
Gerbang Tol Kalikangkung

02:20 WIB
Menurunkan penumpang di exit tol Krapyak

03:50 WIB
Exit tol Ngemplak, berhenti selama kurang lebih 30 menit memperbaiki fan belt AC yang entah retak/putus/rusak

04:20 WIB
Bus berangkat lagi, tapi tanpa menyalakan AC karena fan belt tadi tidak kuat terpasang, setiap dicoba selalu lepas/putus, mungkin perlu diganti yang baru ya. Oiya di dalam bus ini, sopir/kru merokok di dalam bus, jadinya bisa dibayangkan berada di dalam bus tanpa jendela, acnya mati, plus asap rokok, ha ha

05:30 WIB
Finish Terminal Tirtonadi


Lanjut Sholat Subuh di Masjid, terpantau banyak juga yang istirahat di sini, sayang sekali tidak ada penjaga penitipan, jadinya barang tetap dibawa ke kamar mandi ya.

denah rute angkutan umum dari dan ke Terminal Tirtonadi, sayang sekali ternyata fotonya blur ya

Lanjut sarapan di warung terminal.
Lanjut menuju halte arah barat, nunggu Sugeng Rahayu belum muncul-muncul, akhirny naik Raya.

05:40 WIB
Raya berangkat dari Tirtonadi, tarifnya Rp20.000,- Solo-Amp, lagi-lagi tidak diberi tiket, entah ini memang kebijakannya seprti ini apa bukan ya he he.

06:50 WIB
Sampai tujuan, perjalanan 1 jam 10 menit di pagi hari, cepat juga walau tidak ngebut.




Biaya
Transport
Parkir motor 29K/2=14K
Damri 225K
Raya 20K
Total 260K

Data dari spionam
BERIKUT HASIL PENCARIAN ANDA :
Nomor Kendaraan : F7520AC
Nama Perusahaan : PERUM DAMRI CABANG BOGOR
Jenis Angkutan : AKAP
Nomor Kartu Pengawasan (KPS) : SK.00051/AJ.205/4/DJPD/2019/100002977-00006
Masa Berlaku KPS : 05 Oktober 2024
Kode Trayek : 3271330201
Trayek Kendaraan : TERMINAL BARANANGSIANG (BOGOR) - TERMINAL BULUPITU (BANYUMAS)
Rute Trayek : Terminal Baranangsiang - Terminal Harjamukti - Terminal Tegal - Terminal Bulupitu
Jenis Pelayanan : EKONOMI
Seat : 44
Nomor Uji Berkala : JKT-801638
Masa Berlaku Uji Berkala : Cek disini
Merek : MERCEDES BENZ
Nomor Rangka : MHK368006AJ00****
Nomor Mesin : 904973U082****
Nomor SRUT : -



Kesimpulan
Damri Kelas Bisnis Jurusan Jakarta Solo Yogyakarta, AC, Toilet, Non snack, Makan 1 kali, Arm Rest, tanpa leg rest, tanpa footrest
Mesin Hino RK8 leaf suspension



Kru
-Kru merokok di dalam bus, bagi yang tidak tahan bisa dipertimbangkan hal tersebut

Bus
+Single glass, sehingga pandangan ke depan leluasa, tidak membuat pusing, tanpa sekat
+Tersedia colokan USB tipe C

-Denah kursi tidak sesuai, kebalik antara kiri kanan dengan di menu
-Bus belum suspensi udara
-Tidak ada GPS bus memantau bus sampai mana, tapi saat itu kedatangan dan keberangkatan bus di Pulo Gebang, terpantau on time, jadi tidak terlalu bermasalah ya
-belum ada CCTV di dalam bus untuk keamanan

Pelayanan
-Bus terlalu ngebut di tol, suara angin sampai masuk kabin, jadinya mengganggu yang akan istirahat
-Penurunan penumpang terbatas di kota besar saja, misalnya Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, jadi nanti harus nyambung kendaraan umum lagi

Aplikasi Damri
-Walau tidak ada rute, namun tetap muncul di menu pencarian tiket online, misalnya tidak ada rute Salatiga Jakarta, namun di aplikasi, masih bisa memilih rute Salatiga Jakarta, walau setelah di klik search kosong, seharusnya bila memang tidak ada rute busnya, tidak dimunculkan di menu search.

Akhir kata terima kasih kepada para pembaca dan semua pihak yang berpartisipasi pada perjalanan ini sehingga selamat sampai tujuan.


Referensi
1https://myspacenote.blogspot.com/2023/10/gagal-naik-sant-gold-akhirnya-naik-bus.html
2https://spionam.dephub.go.id/?noken=F7520AC#kendaraan

Read More...