Selamat malam semuanya, kali ini saya akan mencatat lagi trip perjalanan transportasi darat 3 jenis sekaligus, yaitu, kereta api, minitrans, dan bus besar. Perjalanan kali ini berangkat dari Jakarta tujuan Semarang.
Harga tiket kereta api
Harga tiket di aplikasi tiket.com 168k, namun saat pas bayar melalui virtual account mandiri menjadi Rp175k, rute Jakarta Semarang.
06:40 WIB
Start titik awal, pesan gojek mode hemat dapat harga Rp9.500,-,
06:50 WIB
Sampai Stasiun lari-lari kecil agar tidak telat, langsung scan tiket dari hp karena tadi sudah cek in online, untung saja tidak ada antrian, selesai scan tiket petugas, langsung saja menuju peron keberangkatan. Beberapa detik kemudian terdengar raungan loko dari arah Pasar Senen, Tawang Jaya telah tiba. Wah, bener-benar mepet ya.
06:55 WIB
Fix sampai di dalam kereta dengan interior yang terlihat baru
06:58 WIB
Kerta api diberangkatkan,
hanya 3 menit setelah di dalam kereta, mepet juga,
Perbandingan dengan naik bus
tentunya dibanding bus, waktu tempuhnya lebih cepat, hanya kurang lebih 7 jam, di dalam kereta juga bisa jalan-jalan apabila bosan. Ada juga gerbong makan, saya beli pop mie panas, harganya Rp11.000,- ternyata lebih murah daripada harga pop mie di kapal penyeberangan feri dulu Rp15.000,-.
Fasilitas di dalam kereta berbeda dengan kereta ekonomi biasanya, kursi kereta new generation, terlihat seperti kursi kelas bisnis bus akap, ada fasilitas arm rest dan reclining. Jika di bus, kursi seperti ini dihargai paling rendah Rp200K seperti PO Blue Line, plus dapat makan besar, mungkin jadinya sama saja bila dihitung dengan makan besarnya, hanya berbeda di waktu tempuh dan tempat turunnya saja.
Sekilas tentang si anteng trans Jateng
Sempat browsing angkutan di Semarang, nantinya akan naik apa, ternyata sekarang sudah ada Si Anteng yaitu aplikasi khusus bus trans jateng, sekilas aplikasi tersebut lebih menjanjikan dibandingkan aplikasi Teman Bus yang entah perkembangannya sekarang seperti apa, di Si Anteng ini, bisa memantau gps armada bus, selain itu ada fasilitas bayar dulu sebelum keberangkatan. Pembayaran ini bisa kita pakai dalam waktu 2 hari ke depan.
12:50 WIB
Sampai Stasiun Tawang,
Seluruh penumpang turun, karena ini adalah tujuan akhir, disini beli makan siang dulu CFC dengan harga Rp30K, setelah itu Sholat Zuhur di Mushola. lanjut menuju halte bus buat nyobain Si anteng atau Trans Jateng, posisi halte setelah keluar stasiun, sebelum polder, kita ke arah kanan, sampai ketemu bangunan halte berwarna merah.
013:35 WIB
Si Anteng bisa cek gps, dan akurat
menunggu kurang lebih 10 menit di halte tersebut, cek posisi bus di aplikasi, ternyata ada satu bus yang sudah dekat, setelah beberapa saat memang bus tersebut yang datang dan akurat juga.
Masalah pada Si Anteng
Bus Trans Jateng berangkat dari Halte Tawang, ternyata masalahanya adalah saat melakukan scan pembayaran kernet, dimana tentu sulit dilakukan saat posisi bus berjalan, akhirnya smartphone saya serahkan saja ke petugasnya untuk beliau sendiri menscan, dan ternyata langsung berhasil entah apa triknya.
Solusinya memang lebih enak bayar cash atau memakai e money sekalian ya ke depannya.
Selesai bayar/scan, kita mendapatkan selembar tiket kecil yang dipakai nanti saat transit
Transit di Tourist Information Center Semarang
disini penumpang Trans Jateng ganti bus di Semarang Tourist Information Center,
Sopir si anteng yang handal
TIC ini tempatnya tergolong sempit untuk ukuran minitrans, tapi sopir si anteng handal sekali memarkirkan kendaraannya, parkir mundur ditambah belok bisa dilakukan tanpa bantuan aba-aba kernet, hanya berbekal spion, sopir berhasil memarkirkan mundur kendaraannya.
selesai parkir penumpang turun, lalu langsung naik lagi bus di depannya, lalu driver dan kernet baru datang dan berangkat, tiket diminta kembali untuk dicoret-coret.
15:25 WIB
Sampai juga di Terminal Bawen ya, perjalanan Trans Jateng memakan waktu hampir 2 jam, muter-muter kota Semarang.
Di Terminal, lanjut berjalan menuju shelter pemberangkatan, untuk Shelter Solo Semarang letaknya di paling timur, dan sudah ada tulisannya, jadinya tidak terlalu bingung dimana saya harus menunggu bus.
Beberapa bus AKAP juga lewat situ, ada Rosalia Indah yang numpang lewat saja entah kemana arah tujaunnya.
15:35 WIB
Datang bus Royal Safari hijau, langsung naik, dan bus langsung berangkat tanpa ngetem, tarif Royal ini Rp20.000,- Bawen Ampel, jauh lebih murah daripada tarifnya eka yang bisa sampai Rp40K1, hanya saja kekurangannya di body bus yang sudah berlubang, tempat jalan masuk debu jalan, membuat permukaan interior dan korden sampai berubah warna.
16:40 WIB
Finish di Pasar Ampel, mampir sebentar di Bakso Amboy, pesan mie ayam, terlihat bedanya sama mei ayam Wonogiri pada warna dan porsinya.
Bakso Amboy Ampel Boyolali
harga segelas jeruk anget masih Rp3K
Biaya
Gojek 11K
Kereta api 175K
Makan Pom Mie 11K
Trans Jateng 5K
Bus Royal Safari 20K
Total 222K
Lama perjalanan +-10 jam
Reviu
Kereta api Tawang Jaya Ekonomi New Generation
+kursi ok, tepat waktu, tidak berisik jika berada di posisi kursi tengah gerbong
-Saat berjalan tidak terdengar pengumuman masinis tentang susunan gerbong, terutama posisi gerbong makan
-petugas yang jualan tidak menyebutkan harga saat jualan, jadinya takut terlalu mahal ya saat pesan
-penumpang sering tidak menutup pintu kembali saat pergi keluar gerbong, menyebabkan suara berisik masuk gerbong
Si Anteng Trans Jateng
+Posisi bus benar-benar sesuai gps, jadi bisa dipantau bus sampai mana,
+gps bus ada arah busnya kemana, tidak seprti teman bus
-Susah scan bukti pembayaran saat di atas bus, memang untuk pembayaran cashless, lebih cocok memakai kartu e money
-Trans Jateng sebaiknya dimodifikasi susunan kursinya, dibuat seperti bus umum saja, dengan kursi 2 2, karena ternyata jaraknya lumayan jauh juga, dari ujung Tawang sampai Bawen bisa sampai 2 jam, ini agar mengurangi risiko penderita varises. Kursinya pun sebaiknya memakai kursi yang tipis, karena juga tidak untuk sampai belasan jam.
Bus Royal Safari Solo Semarang
+Mesin masih OK
+Tarif murah
--Body terpantau kurang terawat, sebenarnya tidak penting body luar ditambal sulam seperti apa, menurut saya yang penting adalah tidak ada kebocoran baik kebocoran air ataupun udara, karena ternyata lubang udara yang kecil bisa membuat interior bus ini menjadi mbladus, korden, plafon dan sarung kursi terlihat hangus terkena debu, padahal sayang sekali dari segi mesin, terlihat masih ok, apalagi ini memakai mesin Mercedez Benz yang tentunya kenyamanannya tidak diragukan lagi, juga tidak ada mogok atau suara yang aneh aneh.
Referensi
1https://myspacenote.blogspot.com/2024/04/perjalanan-arus-balik-lebaran-2024.html




















