Monday, June 20, 2016

Mengatasi Insufficient Memory or Disk Space, Cannot Display the Requested Font

Kejadian ini saya alami pada saat membuka Microsoft Word 2010 pada Windows 10, entah karena sebab apa tiba tiba muncul pesan error seperti itu, saya ga tau penyebabnya, apakah karena saya pasang 64 bit pada komputer saya atau apa saya ga ngerti, setelah saya googling kesana kemari, ketemulah sama cara yang ternyata setelah saya coba yang ternyata mudah dan ternyata bisa berhasil juga. Berikut ini caranya, saya catat disini semoga berguna.
Caranya adalah sebagai berikut :
Setting Show pada hidden files
lalu pergi ke alamat folder sebagai berikut
C:\Users\user\AppData\Roaming\Microsoft\Templates
ganti file bernama Normal.dotm menjadi Old.dotm
setelah selesai restart komputermu

Sumber : youtube Le Ngoc Tuan
Read More...

Monday, May 30, 2016

Supra X GTR 150 vs Jupiter MX King 150


Karena sekarang lagi banyak yang ngomongin Motor Supra baru ini saya jadi pengen ikut juga ngomongin motor yang satu ini, biar kekinian gitu hehe, namun ini hanyalah sebatas pengetahuan dari hasil browsing saja, bukan dari hasil survey serius ke pabriknya langsung, langsung saja cek this out.

Bagasi
Baik MX King sama Supra X menurut saya bagasi sama-sama sempit, melihat review blog blog keduanya sama saja menurut saya, jadi tidak bisa diunggulkan salah satu.
Kick Starter
Dari Informasi internet, ternyata Supra GTR cuman ditulis electric doang, sementara MX King ditulis Electric/Kick, ini artinya apa? Lah berarti kalo Supra cuman pake tombol dong? Misalnya electricnya rusak kalo MX masih bisa pake kick, la kalo GTR?
Harga dan Model
Harga GTR lebih mahal, kalau model sih menurut saya sama aja.
Kapasitas mesin
Ini juga menurut saya ga ada yang menang ga ada yang kalah, sama-sama mengusung kelas 150 cc, kalau sama-sama digeber sebelas dua belas lah, tergantung jokinya saja.
Bobot motor
Nah ini menurut berbagai info yang saya dapat, bobot MX King lebih ringan, yaitu 115 kg, sedangkan GTR 150 mencapai 122, bisa dibayangkan misalnya pas ban bocor lebih berat mana hehe, sebagai perbandingan, supra x 100 cc, bobotnya sekitar 97 kg, supra x 125 bobotnya 106, helm in beratnya 107 kg, mx 135 beratnya 109. Berat ini menurut saya kaitannya sama manuver saat di jalan raya. Bobot motor yang berat membutuhkan space manuver yang lebih luas juga.
Mesin
SpesifikasI Supra GTR ditulis
Tenaga Maksimal 15,74 dk(11,6 Kw)/9000 rpm, Torsi Maksimal 13,5 Nm/6500 rpm,
Pada MX King
Tenaga Maksimum 15,4 ps(11,3 Kw)/8500 rpm, Torsi maksimum 13,8 Nm/7000 rpm
Sebagai perbandingan pada Supra x 125 ditulis
Tenaga maksimum 10,1 ps(7,4 kW)/8000 rpm, Torsi maksimum 9,3 Nm/4000 rpm
Dan Helm In
Daya maksimum 9,63 ps/7500 rpm, torsi maksimum 1,08 kgf.m/5500 rpm
Jika informasi-informasi tersebut saya gabungkan, antara bobot kendaraan, torsi dan daya, yaitu rpm dan bobot saya setarakan dengan motor supra x 125, bobot saya jadikan semuanya dalam 106 kg, rpm saya sesuaikan dengan rpm supra 125 maka akan menghasilkan angka berikut (data ini bukan informasi yang valid, karena berdasarkan pemahaman pribadi penulis saja yang belum tentu benar, penulis juga sudah berusaha mencari cara yang tepat dalam membandingkan di atas kertas dengan data yang ada di spesifikasi motor, namun sampai sekarang masih belum nemu juga artikel yang jelas dan bikin penulis paham cara mbandingin motor tanpa dibawa ke jalan raya) kolom ini dibuat hanya sebagai coret2an otak-atik catatan penulis saja, dan bukan bertujuan untuk iklan, promosi, dsb, apabila ada kesalahan harap diperbaiki di kolom komentar yang telah disediakan) :
Kolom-kolom di atas saya asumsikan sebagai berikut :
Untuk data Daya Maksimum dan Torsi maksimum saya dapatkan dari internet, blog otomotif, dan bukan dari sumber resmi,
Saya gunakan Motor Supra 125 sebagai perbandingan biar memudahkan penulis sendiri dalam membandingkan, mengingat motor harian yang pernah saya pakai adalah Supra x 125, Shogun 125, HelmIn sama Supra 100.
Semua motor, bobot, rpm saya setarakan dengan Supra 125 sebagai perbandingan (kolom berwarna coklat)
Dengan analisis yang belum teruji kevalidannya ini, alias cara bodohnya saya simpulkan sebagai berikut :
Untuk top speed dipegang sama MX King bila dibandingkan sama GTR
Akselerasi bawah kedua motor MX King dan GTR ga jauh beda sama Helm In, tapi masih kalah sama Supra x 125.
Pada coret-coretan yang belum teruji kevalidannya ini, terlihat Shogun 125 RR berada di posisi bawah, dibawah Supra 125 maupun Helm In, namun pada kenyataanya saya pakai sehari2 tenaga Shogun RR ga kalah sama Supra 125 dan Helm In, naik tanjakan Gombel sama-sama kuat dengan speed 80 kmh, namun ternyata yang saya rasakan Shogun RR ini terasa lebih boros, mungkin ini adalah konsekuensi dari tarikan yang kuat kali ya.
Antara Helm In sama supra x 125, saya bandingkan pada saat pemakaian harian, memang untuk akselerasi, menurut saya Helm In lebih ngeden dibandingkan Supra 125, ini sesuai dengan coret-coretan excell saya di atas, sehingga bila saya ingin akselerasi Helm In seperti Supra X 125, harus membuka gas Helm In lebih dalam, beda banget pas pakai Supra 125, ga perlu digas ngeden ngeden amat, motor udah lari.
Masih antara Helm In vs Supra 125 untuk ukuran Jok menurut saya kok sama aja ya, untuk pemakaian jarak jauh jok lebar semacam helm in juga ga menjamin lepas dari rasa pegel, Helm In n pernah saya pakai Semarang-Lamongan PP dan tetep pegel juga, Supra x 125 pernah saya pakai Jakarta-Boyolali, juga sama pegelnya, tapi kedua-duanya masih lebih baik bila dibandingkan Supra 100.
Back to the laptop
GTR VS MX King, untuk tarikan bawah menurut analisis abal-abal saya, tarikan bawah akan seperti Helm In, namun untuk urusan top speed akan menang MX King, namun pada saat kecepatan tinggi bukaan gas MX King akan lebih tinggi rpmnya, karena hanya ada 5 speed, sedangkan Supra GTR kemungkinan masih bisa menambah kecepatan pada gigi 6 nya. Namun ini juga perlu dibuktika, top speednya gigi 5 MX king apakah setara dengan top speednya gigi 5 GTR.
Jadi menurutmu pilih GTR apa MX King? Saya juga masih belum punya prioritas mana yang harus saya pilih. Karena saya masih nyaman saya supra x125, karena saya juga lebih memperhatikan juga kapasitas bagasi yang lebih luas daripada keduanya, dan saya tidak terlalu mengejar speed diatas 100 kmh, 100 kmh di pantura menurut saya udah cukup, mengingat kondisi jalan, juga kondisi kiri kanan yang mungkin tidak bisa saya prediksikan. Tapi itu tergantung pilihan masing-masing ya. Kalau di Jakarta mau cc besar kecil kok rasanya ga ada bedanya ya. Di jalan pernah disalip Moge yang mosak masik, eh kesalip juga pas di lampu merah, ya kan sama aja ya, bedanya cuman suara knalpot lebih garang membuat pengendara motor di depan seperti terintimadsi sehingga memberikan jalan buat si moge (true story) hehe.
Selain itu faktor bobot motor, misalnya pas mau ndorong ndorong di garasi atau pas di parkiran gitu, juga satu lagi yang kurang sreg bagi saya GTR electric starternya cuman electric doang ya, ga ada kick starter gitu misalnya pas kondisi darurat.
Read More...

Friday, April 22, 2016

Mengatasi "The server for the printer does not have the correct printer driver installed."


Hal ini pernah dialami pada share printer, dimana printer server diinstal windows 64 bit, sementara printer yang pengen digabung diinstall 32 bit, ternyata tinggal klik printer properties pada printer server, lalu klik additional driver, pilik pada cek list 86 x, lalu bila disuruh mencari file berekstensi inf, cobalah cari pada driver printer tersebut, saya coba coba masukkan file bernama autorun, dan ternyata bisa.
Read More...

Tuesday, April 12, 2016

Gus Mus berpendapat meniru Nabi Muhammad tidaklah dengan cara....

Agung Setiady Timeline Photo
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10205927372483652&set=a.10205484139523105.1073741826.1239548855&type=3&theater
Yesterday at 6:32am ·
Kalimat indah tapi penuh racun...
Banyak menemukan gambar ini di share jadi gatal ingin komen..

Bagi orang-orang yang pernah belajar NLP, setidaknya bisa melihat ada 2 bentuk 'penyimpangan yang sengaja ditanamkan' pada kalimat2 pada gambar ini...

1. Meniru Nabi Muhammad tidaklah dengan cara memakai jubah, surban dan berjenggot.

Arti tersembunyi dari kalimat ini berarti bahwa SALAH BESAR setiap orang yang memakai jubah, surban dan berjenggot karena ingin mengikuti Nabi Muhammad.

Padahal, tahukah Anda apa tindakan logis dari mengidolakan seseorang? Menirunya SECARA FISIK.
Itulah sebabnya anak2 yang punya artis idola cenderung mengikuti penampilan artis yang diidolakannya... dan itu SAH-SAH SAJA.
Itu pula sebabnya Abdullah bin Umar mengelilingi kota Madinah dengan unta sebanyak 3 putaran.

Dan buat yang masih amnesia atau pura-pura amnesia, Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk mencukur kumis dan memelihara janggut.
Itulah sebabnya K.H. Hasyim Asy'ari memelihara janggut, bersorban, dan berjubah pula.
Apakah Anda akan mengatakan batapa salahnya K.H. Asy'ari ? Betapa tololnya cara beliau ?
Lalu di mana salahnya kalimat di atas?

Kalimat yang diambil dari artikel TEMPO ini mengandung penyesatan karena adanya DELETION.
Seharusnya, kata-katanya adalah: Meniru Nabi Muhammad tidaklah CUKUP HANYA dengan cara memakai jubah, surban dan berjenggot
Tapi kata2 'CUKUP HANYA' itu dihilangkan. Hasilnya tentu saja menyimpang jauh dari yang seharusnya.

Buat Anda yang masih amnesia atau pura2 amnesia, saya ingatkan lagi, kegemaran melakukan deletion ini adalah pekerjaan snouck hurgronje. Dia ambil ayat lalu dipotong seenaknya.
Lihat orang shalat, maka dia katakan Allah melarang. Buktinya Al Qur'an bilang: Fawailul lil Mushalliin..

Nah, sekedar mengingatkan saja yang seneng melakukan deletion ini, siapa sih yang Anda TIRU sebetulnya.
Ya... bukan Nabi Muhammad SAW tentunya, melainkan Snouck Hurgronje...

2. Orang-orang Arab yang memusuhi Nabi Muhammad juga memakai surban dan jubah, seperti Abu Jahal.
Nah, ini istilahnya adalah GENERALISASI. Maksudnya adalah untuk mengasosiasikan surban dan jubah dengan musuh Nabi, seperti Abu Jahal.

Ini mirip dengan generalisasi muslim di Indonesia yang selalu pake peci. Jadi biar diterima oleh ummat Islam, maka berbondong-bondonglah politikus, apapun agamanya, pake peci.

Nah, yang bikin tulisan ini sekarang berusaha untuk melakukan generalisasi, agar orang mengasosiasikan surban dan jubah dengan Abu Jahal.
Sungguh perbuatan jahil, dan sungguh jahil pula yang menyebarkannya tanpa ilmu.

Hati-hati membuat statemen atau share sesuatu di sosmed karena akan banyak yang membaca. Sekali kita menyimpangkan orang dari kebenaran karena apa yang kita tulis dan kita share, maka TIDAK ADA CARA LAGI untuk memperbaikinya.

Yang pasti adalah, belum tentu bahwa kalimat tersebut merupakan kata-kata yang diucapkan oleh Gus Mus TANPA DIPELINTIR. So, be smart lah...

Ini tambahan, karena banyak yang gagal faham dengan tulisan saya. Disangkanya saya menghujat Gus Mus yang juga saya hormati sebagaimana saya menghormati ulama-ulama lain yang berbeda pendapat dengan beliau. Mari kita cermati lagi tulisannya ya...

Ini perkataan asli Gus Mus (diberi tanda petik) :
"Jika pakai jubah tapi wajahnya selalu marah, maka itu bukan mengikuti Muhammad, tapi mengikuti Abu Jahal," kata Gus Mus.

Nah, perkataan ini kemudian dibumbui opini dengan kata-kata : "Gus Mus berpendapat meniru Nabi Muhammad tidaklah dengan cara memakai jubah, surban, dan berjenggot. Sebab, kata Gus Mus, orang-orang Arab yang memusuhi Nabi Muhammad juga memakai surban dan jubah, seperti Abu Jahal".

Bagi pembaca yang tidak jeli (saya tekankan sekali lagi ya: TIDAK JELI. Dan itu tidak selalu orang awam), maka asumsinya adalah tambahan opini ini adalah perkataan Gus Mus juga. Padahal jelas-jelas itu pendapat sang penulis.

Bagaimana hasilnya? Langsung ada kubu yang menyalahkan Gus Mus dan ada kubu pembela Gus Mus.

Padahal, perkataan siapa yang sebetulnya dihujat dan dibela? OPINI SI PENULIS.

Silahkan baca lagi ya, perkataan Gus Mus itu sudah jelas diberi tanda kutip. DAN TIDAK PERNAH MENYERANG SIAPAPUN !!!

Nah, sekarang jelaskan maksud saya? banyak orang ribut di sosmed gara-gara potongan tulisan model begini, padahal belum tentu yang diucapkan oleh sang tokoh sesuai dengan yang dituliskan.

Jadi, sekali lagi hati-hatilah.

Ingat, hidup ini akan ada yang harus dipertanggungjawabkan.
"Sekali-kali jangan begitu, kelak mereka akan mengetahuinya..."
Sumber http://m.tempo.co/read/news/2015/04/01/173654548/gus-mus-media-online-dikuasai-orang-tak-paham-agama

Read More...

Saturday, March 12, 2016

Muji Jaya Citra Mandiri Trans CM17

Gak seperti agen-agen yang lain, pas pesen 5 hari sebelum keberangkatan, langsung saja bapak agen langsung nulis kode bus CM 17 di lembar tiketnya, masih penasaran ini pelari apa bukan ya, karena jarang terlihat postingan tentang si CM 17 ini di dunia maya. OK, tinggal menunggu hari, pada hari H, saya datang ke terminal Rawamangun, jam 6 sore, padahal di tiketnya ditulis kumpul jam 17, berangkat jam 18.00, iya setahuku biasanya bus bus pada berangkat jam setengah tujuh malam. dan ternyata benar Bus bermesin Mercedez Benz OH 1626 itu masih bergeming di tempatnya sampai pukul 18.30. Pada jam itu pula Bejeu Berkode B47 entah apa julukannya juga mulai bergerak, HR 90 New Shapira sudah berangkat duluan tadi,

pada saat berangkat ini si B47 langsung belok ke kanan menuju arah Pemuda, sedangkan si MJCM CM 17 Bergerak ke kiri akan melewati cipinang, Seperti biasa jumat sore lalu lintas ramai, Apalagi Jakarta, paling macet pas lewat Jalan Raya Bekasi, sebelum lampu merah, dua lajur jalan penuh dengan kendaraan, macet sampai timur. di saat enak enak menikmati macet ini, wuss, Bejeu livery Kuning api, entah apa nama liverynya, yang jelas bukan livery black gold, tapi livery kuning yang biasa itu, melaju mulus di jalur Busway yang kosong mlompong, Si Bejeu ini sampai di Lampu merah langsung potong kiri, set, trus menghilang, ck ck ck, ini baru permulaan, nanti masih ada lagi.

Masuk Tol, jalannya bus ini santai banget, ga terlalu kenceng, kalau saya bilang samalaha kayak style soloensis, alon-alon asal kelakon. diasepin sama Haryanto entah HR Berapa,
di Cipali diasepin entah KD Berapa, nyalip langsung hilang, di Brebes juga diasepin Bejeu entah B berapa, juga langsung menghilang di depan. Mungkin karena ada Cipali ini ya jadi jalannya nyantai banget. MJCM ini nyampe terboyo aja jam setengah 4 pagi dengan style nyantainya. Harga tiket Haryanto, Shantika MJCM, Bejeu sama-sama 200 K, tapi larinya beda.

Oiya di rumah makan di Cipali ini MJCM berhenti sama Nusantara, trus disitu parkir juga Madu Kismo, la pas di rumah makan ini kan pas di pinggir jalan, sambil menikmati bus-bus yang lewat, eh ada bus Muji Jaya Livery Hitam yang bablas aja, ternyata beda ya servis makan Muji jaya sama MJCM. Sempet lewat juga ada Sinar Jaya, Kramat Djati.

Sepanjang perjalan ga ada overa vantura, apalagi adanya Cipali, ga bakal ketemu lagi jalur mulus Pantura Cirebon ke barat yang bisa dilalui dengan kenceng, karena begitu keluar Tol Cipali masuk Brebes ketimur jalanan bikin bus gemblodag, walau udah pake air sus, nyatanya pak sopir ga berani banter2, lubang jalan masih sering terdeteksi, lagi-lagi disini ketemunya sama truk, mobil, karena tidak ada opra pantura yaudah saya memejamkan mata saja.

Sampai Rumah makan, penumpang ga turun, cuman ganti sopir, entah aturan sebenarnya gimana, tapi kalo menurut saya emang enak gini sih, penumpang udah pada pw tidur pules juga soalnya. Tapi ga tau menurut yang lain, mungkin ada yang pengen berhenti pengen ke toilet, atau pengen turun meregangkan badan, kan ga tau juga.
Read More...

Comic 8 Casino Kings Part 2


Sebuah film yang anti mainstream, punya perbedaan kebiasaan dengan film film biasa, dikemas dengan rasa humor ala stand up comedian, sehingga penonton tidak melulu disajikan adegan tentang jalan cerita yang gitu-gitu saja alias mainstream, apalagi sajian ala sinetron yang bisa kita tebak stylenya.

Memang di film ini ada adegan berkelahi yang kita tahu itu bukan berkelahi beneran, tapi dengan efek ciamik, perpotongan gerakan, dari atas, samping, kiri kanan, pertarungan tersebut tetap terlihat keren, tidak sadis, juga tidak sekedar menggoyangkan kamera. karena sama sama adegan berkelahi tapi dengan efek yang berbeda, bisa malah terlihat lebih sadis, atau bisa juga malah terlihat lebih kurang mengena.

Selain itu ada juga efek dinosaurus yang menurut saya pribadi memang masih kelihatan animasi, tapi bagi saya juga merupakan pencapaian animasi paling jos sampai saat ini dibandingkan animasi Indonesia yang selama ini saya lihat, perlu ditingkatkan, paling tidak bisa bikin kayak film Men In Black, MIB 1 aja bisa bikin kayak gitu dibikin tahun 1997, sekarang adalah tahun 2016, dan film Indonesia masih belum ada yang membikin kayak gitu. Ok semoga semakin berkembang ya.

Juga Kredit pembuka film juga udah ciamik menurut saya, soal jalan cerita, walau khayalan dan berada entah di dunia mana, namun karena dikemas dengan ciamik, unsur pembawaan lebih menarik menurut saya. Seperti film Dono Kasino Indro yang dilihat berkali-kali orang masih aja ketawa, disini ada tambahan perkembangan ala jaman sekarang. Tak masalah orang mengatakan pertarungan dua wanita niru stylenya Resident Evil.

Read More...

Monday, February 22, 2016

Memanfaatkan Kombinasi VLOOKUP dan MATCH Untuk Mencari Hasil Kombinasi Data Dengan Dua Kriteria Vertikal Dan Horizontal


Ngomong-Ngomong judulnya panjang juga ya, gapapa biar yang nyasar kesini makin gampang, sebenarnya kalau mau nyari cara di internet sudah tersedia berbagai macam cara yang bisa kita pilih ya, namun kali ini saya akan menulis lagi cara yang pernah saya pakai, siapa tahu ada berguna bagi kalian yang pengen misalnya mencari hasil dari kombinasi dua kriteria, vertikal dan horizontal.

Pertama-tama kita harus berlatih dulu fungsi MATCH, match ini berfungsi mencari baris keberapa sih, atau kolom keberapa sih dihitung dari kiri atau atas, misalnya kita punya data sebagai berikut
A
1 Apel
2 Anggur
3 Jambu
4
5 Jambu

Misalnya cell A5 saya isi Jambu, nah pertanyaannya jambu ini berada di baris keberapa? kan keliatan disitu jambu berada di urutan ketiga ya, nah kalau datanya sampai ratusan kan ga mungkin menghitung satu persatu y, kita bisa memanfaatkan rumus MATCH sebagai berikut

=MATCH(A5;A1:A3;0)
di menu help excell sendiri syntaxnya adalah MATCH(lookup_value,lookup_array,match_type)
A5 ini adalah cell referensi yang mau kita cari
A1;A3 maksudnya adalah range cell yang mau kita cari
0 ini adalah Match type, ane isi aja yang excact, yang pasti pasti aja, mungkin nanti bisa dikembangkan dicari yang lebih kecil atau yang lebih besar, tergantung kebutuhan, dan saya belum mencoba-cobanya soalnya

Maka hasilnya adalah 3

MATCH ini juga bisa mencari secara horizontal

A B C D E
1 Apel Anggur Jambu
2
3 Jambu

Misalnya cell isian adalah cell A3, tapi sumber datanya adalah mendatar, nah kita bisa mencari tahu Jambu ini berada di kolom nomor berapa

tinggal pakai aja rumus
MATCH(A3; A1:C1; 0)
maka hasilnya adalah angka 3
3 ini maksudnya adalah kolom ketiga


selanjutnya kita bisa menggunakan rumus VLOOKUP
VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,range_lookup)

jika vlookup gampangannya mencari hasil dari referensi dalam satu baris, dst, wah memang lebih enak kalau memakai contoh langsung daripada berkata-kaat secara teori.
Jadi intinya, vlookup ini pada bagian col_index_num diganti dengan fungsi MATCH tadi

CONTOH BISA DIDOWNLOAD DISINI
pada gambar di atas, kita ingin mencari hasil dari kriteria 1 dan kriteria 2, dengan menggunakan rumus VLOOKUP dan MATCH yang bisa dilihat di cell I, range saya lock dengan dolar agar ga bergeser.
Read More...