Friday, April 22, 2016

Mengatasi "The server for the printer does not have the correct printer driver installed."


Hal ini pernah dialami pada share printer, dimana printer server diinstal windows 64 bit, sementara printer yang pengen digabung diinstall 32 bit, ternyata tinggal klik printer properties pada printer server, lalu klik additional driver, pilik pada cek list 86 x, lalu bila disuruh mencari file berekstensi inf, cobalah cari pada driver printer tersebut, saya coba coba masukkan file bernama autorun, dan ternyata bisa.
Read More...

Tuesday, April 12, 2016

Gus Mus berpendapat meniru Nabi Muhammad tidaklah dengan cara....

Agung Setiady Timeline Photo
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10205927372483652&set=a.10205484139523105.1073741826.1239548855&type=3&theater
Yesterday at 6:32am ·
Kalimat indah tapi penuh racun...
Banyak menemukan gambar ini di share jadi gatal ingin komen..

Bagi orang-orang yang pernah belajar NLP, setidaknya bisa melihat ada 2 bentuk 'penyimpangan yang sengaja ditanamkan' pada kalimat2 pada gambar ini...

1. Meniru Nabi Muhammad tidaklah dengan cara memakai jubah, surban dan berjenggot.

Arti tersembunyi dari kalimat ini berarti bahwa SALAH BESAR setiap orang yang memakai jubah, surban dan berjenggot karena ingin mengikuti Nabi Muhammad.

Padahal, tahukah Anda apa tindakan logis dari mengidolakan seseorang? Menirunya SECARA FISIK.
Itulah sebabnya anak2 yang punya artis idola cenderung mengikuti penampilan artis yang diidolakannya... dan itu SAH-SAH SAJA.
Itu pula sebabnya Abdullah bin Umar mengelilingi kota Madinah dengan unta sebanyak 3 putaran.

Dan buat yang masih amnesia atau pura-pura amnesia, Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk mencukur kumis dan memelihara janggut.
Itulah sebabnya K.H. Hasyim Asy'ari memelihara janggut, bersorban, dan berjubah pula.
Apakah Anda akan mengatakan batapa salahnya K.H. Asy'ari ? Betapa tololnya cara beliau ?
Lalu di mana salahnya kalimat di atas?

Kalimat yang diambil dari artikel TEMPO ini mengandung penyesatan karena adanya DELETION.
Seharusnya, kata-katanya adalah: Meniru Nabi Muhammad tidaklah CUKUP HANYA dengan cara memakai jubah, surban dan berjenggot
Tapi kata2 'CUKUP HANYA' itu dihilangkan. Hasilnya tentu saja menyimpang jauh dari yang seharusnya.

Buat Anda yang masih amnesia atau pura2 amnesia, saya ingatkan lagi, kegemaran melakukan deletion ini adalah pekerjaan snouck hurgronje. Dia ambil ayat lalu dipotong seenaknya.
Lihat orang shalat, maka dia katakan Allah melarang. Buktinya Al Qur'an bilang: Fawailul lil Mushalliin..

Nah, sekedar mengingatkan saja yang seneng melakukan deletion ini, siapa sih yang Anda TIRU sebetulnya.
Ya... bukan Nabi Muhammad SAW tentunya, melainkan Snouck Hurgronje...

2. Orang-orang Arab yang memusuhi Nabi Muhammad juga memakai surban dan jubah, seperti Abu Jahal.
Nah, ini istilahnya adalah GENERALISASI. Maksudnya adalah untuk mengasosiasikan surban dan jubah dengan musuh Nabi, seperti Abu Jahal.

Ini mirip dengan generalisasi muslim di Indonesia yang selalu pake peci. Jadi biar diterima oleh ummat Islam, maka berbondong-bondonglah politikus, apapun agamanya, pake peci.

Nah, yang bikin tulisan ini sekarang berusaha untuk melakukan generalisasi, agar orang mengasosiasikan surban dan jubah dengan Abu Jahal.
Sungguh perbuatan jahil, dan sungguh jahil pula yang menyebarkannya tanpa ilmu.

Hati-hati membuat statemen atau share sesuatu di sosmed karena akan banyak yang membaca. Sekali kita menyimpangkan orang dari kebenaran karena apa yang kita tulis dan kita share, maka TIDAK ADA CARA LAGI untuk memperbaikinya.

Yang pasti adalah, belum tentu bahwa kalimat tersebut merupakan kata-kata yang diucapkan oleh Gus Mus TANPA DIPELINTIR. So, be smart lah...

Ini tambahan, karena banyak yang gagal faham dengan tulisan saya. Disangkanya saya menghujat Gus Mus yang juga saya hormati sebagaimana saya menghormati ulama-ulama lain yang berbeda pendapat dengan beliau. Mari kita cermati lagi tulisannya ya...

Ini perkataan asli Gus Mus (diberi tanda petik) :
"Jika pakai jubah tapi wajahnya selalu marah, maka itu bukan mengikuti Muhammad, tapi mengikuti Abu Jahal," kata Gus Mus.

Nah, perkataan ini kemudian dibumbui opini dengan kata-kata : "Gus Mus berpendapat meniru Nabi Muhammad tidaklah dengan cara memakai jubah, surban, dan berjenggot. Sebab, kata Gus Mus, orang-orang Arab yang memusuhi Nabi Muhammad juga memakai surban dan jubah, seperti Abu Jahal".

Bagi pembaca yang tidak jeli (saya tekankan sekali lagi ya: TIDAK JELI. Dan itu tidak selalu orang awam), maka asumsinya adalah tambahan opini ini adalah perkataan Gus Mus juga. Padahal jelas-jelas itu pendapat sang penulis.

Bagaimana hasilnya? Langsung ada kubu yang menyalahkan Gus Mus dan ada kubu pembela Gus Mus.

Padahal, perkataan siapa yang sebetulnya dihujat dan dibela? OPINI SI PENULIS.

Silahkan baca lagi ya, perkataan Gus Mus itu sudah jelas diberi tanda kutip. DAN TIDAK PERNAH MENYERANG SIAPAPUN !!!

Nah, sekarang jelaskan maksud saya? banyak orang ribut di sosmed gara-gara potongan tulisan model begini, padahal belum tentu yang diucapkan oleh sang tokoh sesuai dengan yang dituliskan.

Jadi, sekali lagi hati-hatilah.

Ingat, hidup ini akan ada yang harus dipertanggungjawabkan.
"Sekali-kali jangan begitu, kelak mereka akan mengetahuinya..."
Sumber http://m.tempo.co/read/news/2015/04/01/173654548/gus-mus-media-online-dikuasai-orang-tak-paham-agama

Read More...

Saturday, March 12, 2016

Muji Jaya Citra Mandiri Trans CM17

Gak seperti agen-agen yang lain, pas pesen 5 hari sebelum keberangkatan, langsung saja bapak agen langsung nulis kode bus CM 17 di lembar tiketnya, masih penasaran ini pelari apa bukan ya, karena jarang terlihat postingan tentang si CM 17 ini di dunia maya. OK, tinggal menunggu hari, pada hari H, saya datang ke terminal Rawamangun, jam 6 sore, padahal di tiketnya ditulis kumpul jam 17, berangkat jam 18.00, iya setahuku biasanya bus bus pada berangkat jam setengah tujuh malam. dan ternyata benar Bus bermesin Mercedez Benz OH 1626 itu masih bergeming di tempatnya sampai pukul 18.30. Pada jam itu pula Bejeu Berkode B47 entah apa julukannya juga mulai bergerak, HR 90 New Shapira sudah berangkat duluan tadi,

pada saat berangkat ini si B47 langsung belok ke kanan menuju arah Pemuda, sedangkan si MJCM CM 17 Bergerak ke kiri akan melewati cipinang, Seperti biasa jumat sore lalu lintas ramai, Apalagi Jakarta, paling macet pas lewat Jalan Raya Bekasi, sebelum lampu merah, dua lajur jalan penuh dengan kendaraan, macet sampai timur. di saat enak enak menikmati macet ini, wuss, Bejeu livery Kuning api, entah apa nama liverynya, yang jelas bukan livery black gold, tapi livery kuning yang biasa itu, melaju mulus di jalur Busway yang kosong mlompong, Si Bejeu ini sampai di Lampu merah langsung potong kiri, set, trus menghilang, ck ck ck, ini baru permulaan, nanti masih ada lagi.

Masuk Tol, jalannya bus ini santai banget, ga terlalu kenceng, kalau saya bilang samalaha kayak style soloensis, alon-alon asal kelakon. diasepin sama Haryanto entah HR Berapa,
di Cipali diasepin entah KD Berapa, nyalip langsung hilang, di Brebes juga diasepin Bejeu entah B berapa, juga langsung menghilang di depan. Mungkin karena ada Cipali ini ya jadi jalannya nyantai banget. MJCM ini nyampe terboyo aja jam setengah 4 pagi dengan style nyantainya. Harga tiket Haryanto, Shantika MJCM, Bejeu sama-sama 200 K, tapi larinya beda.

Oiya di rumah makan di Cipali ini MJCM berhenti sama Nusantara, trus disitu parkir juga Madu Kismo, la pas di rumah makan ini kan pas di pinggir jalan, sambil menikmati bus-bus yang lewat, eh ada bus Muji Jaya Livery Hitam yang bablas aja, ternyata beda ya servis makan Muji jaya sama MJCM. Sempet lewat juga ada Sinar Jaya, Kramat Djati.

Sepanjang perjalan ga ada overa vantura, apalagi adanya Cipali, ga bakal ketemu lagi jalur mulus Pantura Cirebon ke barat yang bisa dilalui dengan kenceng, karena begitu keluar Tol Cipali masuk Brebes ketimur jalanan bikin bus gemblodag, walau udah pake air sus, nyatanya pak sopir ga berani banter2, lubang jalan masih sering terdeteksi, lagi-lagi disini ketemunya sama truk, mobil, karena tidak ada opra pantura yaudah saya memejamkan mata saja.

Sampai Rumah makan, penumpang ga turun, cuman ganti sopir, entah aturan sebenarnya gimana, tapi kalo menurut saya emang enak gini sih, penumpang udah pada pw tidur pules juga soalnya. Tapi ga tau menurut yang lain, mungkin ada yang pengen berhenti pengen ke toilet, atau pengen turun meregangkan badan, kan ga tau juga.
Read More...

Comic 8 Casino Kings Part 2


Sebuah film yang anti mainstream, punya perbedaan kebiasaan dengan film film biasa, dikemas dengan rasa humor ala stand up comedian, sehingga penonton tidak melulu disajikan adegan tentang jalan cerita yang gitu-gitu saja alias mainstream, apalagi sajian ala sinetron yang bisa kita tebak stylenya.

Memang di film ini ada adegan berkelahi yang kita tahu itu bukan berkelahi beneran, tapi dengan efek ciamik, perpotongan gerakan, dari atas, samping, kiri kanan, pertarungan tersebut tetap terlihat keren, tidak sadis, juga tidak sekedar menggoyangkan kamera. karena sama sama adegan berkelahi tapi dengan efek yang berbeda, bisa malah terlihat lebih sadis, atau bisa juga malah terlihat lebih kurang mengena.

Selain itu ada juga efek dinosaurus yang menurut saya pribadi memang masih kelihatan animasi, tapi bagi saya juga merupakan pencapaian animasi paling jos sampai saat ini dibandingkan animasi Indonesia yang selama ini saya lihat, perlu ditingkatkan, paling tidak bisa bikin kayak film Men In Black, MIB 1 aja bisa bikin kayak gitu dibikin tahun 1997, sekarang adalah tahun 2016, dan film Indonesia masih belum ada yang membikin kayak gitu. Ok semoga semakin berkembang ya.

Juga Kredit pembuka film juga udah ciamik menurut saya, soal jalan cerita, walau khayalan dan berada entah di dunia mana, namun karena dikemas dengan ciamik, unsur pembawaan lebih menarik menurut saya. Seperti film Dono Kasino Indro yang dilihat berkali-kali orang masih aja ketawa, disini ada tambahan perkembangan ala jaman sekarang. Tak masalah orang mengatakan pertarungan dua wanita niru stylenya Resident Evil.

Read More...

Monday, February 22, 2016

Memanfaatkan Kombinasi VLOOKUP dan MATCH Untuk Mencari Hasil Kombinasi Data Dengan Dua Kriteria Vertikal Dan Horizontal


Ngomong-Ngomong judulnya panjang juga ya, gapapa biar yang nyasar kesini makin gampang, sebenarnya kalau mau nyari cara di internet sudah tersedia berbagai macam cara yang bisa kita pilih ya, namun kali ini saya akan menulis lagi cara yang pernah saya pakai, siapa tahu ada berguna bagi kalian yang pengen misalnya mencari hasil dari kombinasi dua kriteria, vertikal dan horizontal.

Pertama-tama kita harus berlatih dulu fungsi MATCH, match ini berfungsi mencari baris keberapa sih, atau kolom keberapa sih dihitung dari kiri atau atas, misalnya kita punya data sebagai berikut
A
1 Apel
2 Anggur
3 Jambu
4
5 Jambu

Misalnya cell A5 saya isi Jambu, nah pertanyaannya jambu ini berada di baris keberapa? kan keliatan disitu jambu berada di urutan ketiga ya, nah kalau datanya sampai ratusan kan ga mungkin menghitung satu persatu y, kita bisa memanfaatkan rumus MATCH sebagai berikut

=MATCH(A5;A1:A3;0)
di menu help excell sendiri syntaxnya adalah MATCH(lookup_value,lookup_array,match_type)
A5 ini adalah cell referensi yang mau kita cari
A1;A3 maksudnya adalah range cell yang mau kita cari
0 ini adalah Match type, ane isi aja yang excact, yang pasti pasti aja, mungkin nanti bisa dikembangkan dicari yang lebih kecil atau yang lebih besar, tergantung kebutuhan, dan saya belum mencoba-cobanya soalnya

Maka hasilnya adalah 3

MATCH ini juga bisa mencari secara horizontal

A B C D E
1 Apel Anggur Jambu
2
3 Jambu

Misalnya cell isian adalah cell A3, tapi sumber datanya adalah mendatar, nah kita bisa mencari tahu Jambu ini berada di kolom nomor berapa

tinggal pakai aja rumus
MATCH(A3; A1:C1; 0)
maka hasilnya adalah angka 3
3 ini maksudnya adalah kolom ketiga


selanjutnya kita bisa menggunakan rumus VLOOKUP
VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,range_lookup)

jika vlookup gampangannya mencari hasil dari referensi dalam satu baris, dst, wah memang lebih enak kalau memakai contoh langsung daripada berkata-kaat secara teori.
Jadi intinya, vlookup ini pada bagian col_index_num diganti dengan fungsi MATCH tadi

CONTOH BISA DIDOWNLOAD DISINI
pada gambar di atas, kita ingin mencari hasil dari kriteria 1 dan kriteria 2, dengan menggunakan rumus VLOOKUP dan MATCH yang bisa dilihat di cell I, range saya lock dengan dolar agar ga bergeser.
Read More...

Eror-eror Pada Saat Pertama Kali Memasang Virtualdub


sebenarnya artikel ini pernah saya share disini dan disini sih, tentang apa itu, manfaat, bagaimana memasang, sampai plug in plug in yang handal buat aplikasi free ini, tapi disinisaya tulis kembali sebagai pengingat saja. Karena barusan saya pasang virtual dub pertama kali, mungkin bisa berguna bagi yang nyasar kesini, dan untuk lebih lengkapnya silahkan buka saja link di atas. Artikel dibawah adalah sebenarnya juga bukan hal yang baru.

Pesan eror : Missing Codec pada saat memasang virtual dub
The file .xxx.MOV is of an unknown or unsupported file type
Solusi pasang plugin QuickTime.vdplugin di folder plugin
Jadi plugin yang terpasang sekarang adalah
AMDeshaker.vdf, AMQuickTime.vdplugin, AMreadme.txt, AMSubtitler.vdf, AMtextsub.vdf

Setelah dipasang plug in ternyata mau buka file berjenis MOV malah muncul eror seperti ini

MISSING CODEC AVC1
Solusi : install K-Lite_Codec_Pack-1000_Mega

Masalah pun beres
Read More...

Sunday, February 21, 2016

Sebuah pandangan lain dari Rio Haryanto

Sebuah pandangan lain dari Rio Haryanto, tentu menarik disaat bagi sebagian besar orang tentu pengen lagu Indonesia Raya berkumandang di podium. Tak masalah ada keinginan seperti itu, di tengah kesulitan yang menghadang, mengingat bagi Rio ini yang pertama dan bisa dikatakan masih level rookie dibandingkan yang lain. dan juga karena memang sudah terlanjur, ane dukung aja untuk menjadi yang terbaik. Berikut ini artikel yang saya copast dari status Foto fb Made Supriatma.
Made Supriatma Follow
17 hrs · Cedar Grove, NJ, United States ·
Pembalap Indonesia Juara F1: Sulit untuk saya membayangkan bahwa ada dana sebesar US $12.4 juta atau Rp 221 milyar diberikan kepada seorang sopir F1. Dua ratus dua puluh satu milyar, Sodara-sodara! Hanya untuk mengupah seorang anak yang kebetulan berwarganegara Indonesia nyupirin F1.

Saya nggak akan mempersoalkan kalau duit yang dipakai adalah duit swasta atau duit pribadi. Tapi duit yang disetor ke klub F1 itu berasal dari Pertamina (perusahan negara) dan KONI (yang dananya dari APBN). Jadi ini dana publik.

Setahu saya, orang Indonesia itu selalu merasa dirampok dan dikadalin oleh bangsa-bangsa Barat. Sumberdaya alamnya dikeruk. lingkungannya dicemarkan, kekayaan lautannya dikuras. Itu keluhan sehari-hari yang kita dengar.

Nah, kalo Sodara mau cari contoh nyata pengkadalan itu, coba perhatikan baik-baik 'deal' antara Manor Racing dan Rio Heryanto ini. Pertama, prestasinya Rio. Dia nomor empat di F2. Kedua, Manor Racing tahun lalu hanya duduk di ranking nomor 10. Ketiga, untuk bisa masuk ke F1 dia butuh klub. Manor Racing mensyaratkan dia membawa sponsor sebesar US$ 16.35. Tapi rupanya US$12.4 juta saja sudah cukup. Ya itu tadi, duit dari Pertamina dan KONI (Kemenpora sebenarnya).

Yang menarik untuk saya adalah pernyataan si pemilik Manor Racing, Stephen Fitzpatrick, di CNN. Dia mengatakan, "Penggemar Rio yang sangat besar di Indonesia itu baik untuk tim ini dan untuk F1. Orang Indonesia sangat ingin melihat dia di arena balapan dan kami yakin kita akan melihat dia menikmati beberapa pertarungan yang menggairahkan di tahun-tahun mendatang."

Jadi Manor Racing tentu sudah melihat potensi ini. Sponsor yang mudah didapat, yakni dari negara, dan pasar penonton yang melimpah ruah, yang pada gilirannya akan meningkatkan rating TV. Itu artinya, ya duit lagi. Bisa dibayangkan keuntungan Manor Racing dan F1. Perlu Anda ingat F1 itu adalah badan swasta alias perusahan juga. Dia beroperasi sepenuhnya sebagai perusahan swasta.

Tidak terlalu mengherankan jika Alexander Rossi, pembalap yang ditendang Manor, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak mungkin untuk mengalahkan Rio. Rossi mengaku bahwa tidak mungkin untuk mengalahkan negara. Dia sendiri juga sudah membawa sponsor swasta untuk Manor Racing. Namun tawaran sponsornya kalah dari Rio yang didukung oleh pemerintah RI dan perusahan negara.

Jadi ini semua adalah urusan dagang. Siapa yang menawar lebih banyak dia yang dapat.

Nah, sekarang, untuk Sodara-sodara para rakyat yang dianggap tidak berguna ini, mungkin pertanyaan bego ini bisa mempertajam masalah: Lalu bangsa Indonesia dapat apa dari duaratusduapuluhsatumilyarrupiah yang dipersembahkan kepada Manor Racing ini? Dapat apa?

Mungkin Sodara akan jawab: bangga dong! Paling tidak kita bangga sebagai bangsa. Ada putera Indonesia membawa nama bangsa di tingkat internasional. Baik. Itu sah-sah saja. Memang bangsa ini kurang kebanggaannya, ya? Ada teman saya yang menunjuk, "Itu Joey Alexander mendapat pujian setinggi langit dan tampil di Grammy tanpa sepeser pun meminta dana publik."

Saya sendiri punya pikiran nyleneh. Sebenarnya bangga-bangga itu untuk apa? Kok kayaknya rendah diri banget.

Sodara pernah ke Malaysia atau Thailand? Lihat kota-kota kecil disana dan bandingkan dengan kota Anda. Mungkin Sodara tidak perhatikan betapa bersihnya kota-kota itu dibandingkan dengan kota-kota yang ada di negeri kita ini.

Saya masih ingat persis seorang teman dari Burma pergi menghadiri konferensi di Yogyakarta. Sekembali dari konferensi, dengan antusias saya tanya dia, "Bagaimana? Apa yang bagi kamu paling menarik dari Jogja?" Jawabnya membikin saya mules. "Kok kotanya kotor banget ya? Kami di Rangoon itu jauh lebih miskin. Tapi jauh lebih bersih." Saya belum pernah ke Rangoon jadi tidak bisa membuktikan. Tapi pernyataan ini meruntuhkan semua kebanggaan saya.

Karena ini urusan dagang, sekali lagi pertanyaannya: Apa yang didapat bangsa Indonesia dari 'investasi' duaratusduapuluhsatumilyarrupiah?

Untuk saya, Sodara-sodara, kegunaannya F1 itu cuman satu: Anda mentheleng depan TV sambil kukur-kukur peli dan lupa ndak punya beras! Ha, itu dia!

Credit foto: CNN.
sumber https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10153608307908533&set=a.397689983532.175889.784153532&type=3
Read More...