Saturday, March 19, 2011

Sumber Kencono

sumber kencono
Semangat dan lincah, itulah pendapat saya setelah naik SK. Jika ada peluang pasti dikejar, karena daripada membuang peluang, lebih baik dimanfaatkan. Melaju di jalur yang sempit dan berkelok, tentu butuh kehati-hatian, dukungan, perkiraan dan kepastian agar selamat.


Perkiraan pun harus matang, apakah peluang itu bisa sukses atau tidak, selain itu juga butuh keberanian menentukan keputusan, tidak ada kata ragu dalam hal ini, yang ada hanya kata ya dan tidak. tentunya juga memikirkan kondisi yang mungkin terjadi dari a sampai z.

Namun disaat keputusan telah diambil terkadang muncul hambatan di tengah proses, hambatan itu tidak bisa diduga oleh siapapun, saat itulah keputusan "ya" bisa menjadi "tidak". Kejadian yang mendadak inilah yang membuat perencanaan berubah, bahkan bisa menimbulkan kekacauan. Misalnya ada kendaraan yang tiba-tiba memotong jalan, rem mendadakpun pasti membuat kaget.

Itulah kondisi yang masih ada sampai sekarang, jalan sempit memaksa kendaraan mengambil jalur lawan untuk mendahului, selain itu kendaraan kecil dari arah berlawanan juga "dipaksa" minggir, selama terlihat jelas dan pasti jalur lawan kosong, saat itulah SK berusaha maju.

Okelah seperti itu menurut saya tidak masalah, yang bermasalah tentu saat perencanaan tidak matang yang menimbulkan hasil yang tidak pas, menimbulkan kejadian yang luar biasa.

Itulah sisi lain yang bisa dilihat jalur timur ditengah pendapat yang selama ini beredar, setiap masalah pasti punya sisi yang berbeda setiap orang. Kali ini saya akann mencoba jalur barat, tiket sudah ditangan, eksekusi tinggal dilaksanakan.
Selamat jalan!

gambar diambil dari sini

Wednesday, March 16, 2011

Headline

Headline hari ini mengangkat tema bom, kemarin masih tsunami, kemarinnya adalah narkoba, kemarinnya minyak tanah, Khadafi, Headline bertubi-tubi dan memang nyata, tapi ini seperti rangkaian episode tanpa akhir, sekali lagi jika orang berimajinasi, satu peristiwa memang ada kaitannya dengan peristiwa lain, headline sebuah berita memang karena isinya lebih fokus pada kejadian aktual, penting, dan tentu saja menarik. tetapi bagi saya penting buat apa ya?

Bagi saya itu seperti rangkaian episode tanpa henti, yang bisa berfungsi pengalihan isu, karena headline memang bisa dikatakan sebuah isu, terutama jika berita tentang ketidakpastian, jadilah itu sebuah isu, tetapi sebaliknya headline bisa jadi hal yang positif, menggerakkan orang untuk bertindak, berhati-hati, waspada, dan siap.

Saya lalu berimajinasi misalnya bom ini sengaja ditaruh orang yang benci, karena merasa terusik, siapa dia yang terusik? pasti orang bisa berimajinasi seperti itu, sah sah saja berimajinasi, karena memang tidak ada bukti, asalkan tidak main hakim sendiri. Karena semuanya pasti butuh solusi, jangan seperti pelaku peledakan itu, siapapun dia urat nadinya pasti telah putus.

Seperti saya mending nulis, daripada blog ini saya "anggurin" nulis hal yang bermanfaat, bermutu, walaupun bahasanya buruk dan terkesan berlebihan, setidaknya pembaca sudah tahu maksudnya, karena jika harus mengarang indah, prosesnya sulit, memakan waktu, dan bisa jadi hasilnya lebih buruk, yang penting menggunakan data empiris, terukur, dan bisa dibuktikan, cie hehe

Sudah dulu, adzan subuh sudah terdengar samar-samar, terdengar pula suara mesin kapal, suara nelayan yang pulang mencari ikan?


Monday, March 14, 2011

Angkot

Waktu sudah menunjukkan pukul 19.00, langit sudah gelap dan saya pun harus melanjutkan perjalanan sepanjang 25 kilometer menyusuri jalan raya sepanjang pantai ini. Naik angkot bukanlah pilihan buruk di kota ini, malah ini bisa menjadi pilihan alternatif ketika bepergian. Karena memang kendaraan umum yang mendominasi adalah angkot, selain murah, kalau beruntung makan bisa jadi kita dapat angkot full musik.

Namun yang cukup mengganggu yaitu penataan pasar bercampur terminal itu. Penjual menggelar dagangannya dengan memanfaatkan tepi jalan sebagai lapak. Angkotpun terjebak macet saat masuk atau keluar terminal. Apalagi saat ini muncul lubang-lubang di jalan akibat tergerus genangan air, sebenarnya jalan itu tidak dilewati kendaraan besar, bisa jadi gara-gara hujan yang tergenang.

Lalu lalang orang yang ingin membeli ikan pun harus lebih ekstra hati-hati karena bercampurnya jalur angkot dengan lapak ikan. Sebenarnya jika bisa menambah lahan di atas pantai dan memindahkannya disana, lapak lapak itu tidak akan mengganggu. Memang berjualan di tempat itu merupakan tempat yang strategis, dilewati orang. La wong namanya juga pasar. Solusinya tentu harus mengorbankan salah satu, mau pilih pedagang atasu jalan hayo?

Surya Hatimbar, Gajah Mada adalah contoh Karoserinya, walau berbeda merk tapi tetap aja bagi saya angkot namanya, karena memang tidak terlalu dirasakan perbedaan keduanya, yang membedakan tentu saja apa yang ada di dalamnya, terutama menyangkut aksesori. Sudah dulu, yang jelas angkot punya cerita, dan lebih banyak cerita angkot yang suka membuat orang kaget dan marah daripada yang tidak.

Sunday, March 13, 2011

Benteng Tolukko

benteng Tolukko atau Santo Lucas Ternate

Benteng Tolukko merupakan peninggalan abad 16 yang dibangun bangsa Portugis di Ternate. Sebelum kedatangan Portugis, Ternate sedang bersaing dengan Tidore dalam hal penjualan rempah-rempah, Kedatangan Portugis yang membutuhkan rempah-rempah disambut gembira Ternate karena pada saat yang sama Tidore telah bersekutu denga Spanyol.

Ternate pun mengijinkan Portugis mendirikan benteng salah satunya Benteng Tolukko yang aslinya bernama Santo Lucas didirikan oleh Fransisco Searow. Selain Benteng Tulukko, benteng lain yang dibuat Portugis yaitu benteng Santo Pedro, Benteng Santa Lucia, Benteng Santo Paulo/Nostra Senhora Del Rosario dan juga Benteng Orange. Benteng benteng tersebut dibangun pada antara tahun 1512 s.d. 1540.

Portugis ternyata berubah, dan berbuat ulah dengan mengusulkan monopoli perdagangan dengan harga terlalu murah. Hal ini yang menjadi penyebab Rakyat Ternate melawan. Tahun 1533 Ternate membakar Benteng dibawah Pimpinan Dajalo, akhirnya perdamaian tercipta kembali antara Portugis dan Ternate.

Lanjut cerita, Sultan Khairum dibunuh (entah oleh siapa) yang mengakibatkan permusuhan kembali antara keduanya, Pertempuran dilanjut lagi kali ini Ternate dipimpin Sultan Babullah anak dari Sultan Khairun. Memasuki masa tujuh tahun barulah Portugis bisa diusir, tepatnya tahun 1577. huh lega juga y!

Portugis pergi eh giliran Belanda datang pada tahun 1605. (susah juga mbayangai tahun 1600 hihihi). Tidak tahu lagi saat itu mereka damai atau tidak, yang jelas Benteng Tulukko diperbaiki pada masa VOC tahun 1610, dan Gubernur Van Pieter Both membuat pahatan lambang pada dinding kiri pintu masuk.

eit sp ni?
Narsis di Benteng Tolukko
Penyebutan nama Benteng Tulukko berasal dari nama penguasa Ternate pada tahun 1692, dan sejak tahun 1996 Benteng ini dipugar menjadi tempat wisata sampai sekarang.

Memang Benteng ini sekarang hanyalah sebuah tumpukan batu yang disusun kokoh menghadap laut, namun Benteng ini menjadi bukti bahwa Ternate memiliki sejarah perjuangan yang bisa kita ceritakan, sekaligus menjadi sumber pendapatan pemerintah setempat.
sumber cerita : pamflet

Saturday, March 12, 2011

Keyboard


Hari ini saya harus mencari keyboard baru, gara-gara keyboard fleksible saya tidak bertahan lama, cuma sekitar 8-9 bulanan, keypadnya rusak tidak bisa merespon tekanan. mau nulis huruf harus pindah pindah antara keyboard di laptop dengan di yang flexible. Ternyata di Ambon mudah juga menemukan toko komputer, yang susah adalah harganya. Sebelumnya harus rela kecewa karena dua toko yang saya datangi ternyata kehabisan stok, dan akhirnya ketemu di toko ketiga, langsung saja saya mencari yang minimalis. Eh ternyata harganya malah lebih mahal dibandingkan yang biasa, daripada nanti susah dapetin yang lain dan juga kebutuhan sudah mendesak, saya ambil langsung keyboar itu tanpa ba bi bu.

Setelah mengecek, dan bersua dengan mbaknya, akhirnya saya beli tunai barang itu sebesar Rp110.000,- tunai. walaupun kata mbaknya tidak ada garansi barang ini, tetap saja saya beli, karena memang tadinya telah saya coba sendiri, dan menurutku jarang ada keyboard yang cepet rusak, kecuali keyboard flexible. telah saya buktikan sendiri tulisan "undestruckable keyboard" di cover itu ternyata salah, contohnya punya saya, punya teman saya di Jakarta, dan punya teman saya lagi di Bintaro.

Akhirnya saya tulis blog ini memakai keyboard ini, lebih enak, dan terasa pas di tangan. Walaupun tadi sempat tertunda oleh mati lampu, dan sekarang langit mulai mendung, pertanda hujan segera datang. Saya heran juga kenapa di Ambon ini jarang ditemui petir, seperti pernah saya ceritakan dulu di blog yang lain.(lupa judul yang mana)

Setelah kegiatan ngeblog ini saya sebenarnya punya banyak rencana persiapan, buat smpta, buat nyusun abk, ada laporan yang belum kelar, semoga hari ini bisa selesai.
gambar saya ambil dari ufukteknoloji.com

Friday, March 11, 2011

Gempa


Berita hari ini adalah seputar gempa, dan saya pun "ikut-ikutan" tertarik membahas itu. Padahal hari yang lalu masih hangat-hangatnya berita tentang narkotika, sampai kemacetan di Merak, dan juga kekacauan Negeri antah berantah dimana orang nomor satu negeri tersebut kerasukan entah apa yang ada di pikirannya. Karena selain mengacaukan Negaranya sendiri, juga mengacaukan harga minyak yang saya beli. Pemerintah harus menghadapi kenaikan harga minyak dunia.

Sebenarnya media sangat membutuhkan berita, tapi masyarakat juga butuh berita bagus, bukan berita jelek, masalahnya karena memang kenyataannya demikian, dan para pembawa berita pun bisa saja salah mengangkat tema berita atau bisa saja mengangkat tema berita berdasarkan pesanan demi kepentingan tertentu.

Berita terutama televisi entah itu benar atau setengah benar selalu bisa menyihir penonton di pelosok tanah air. Demikianlah kondisinya, media benar benar memiliki posisi strategis.

Kembali ke masalah gempa, peringatan yang disiarkan di televisi itu pasti membuat orang takut, karena tsunami memang berbahaya dapat mengancam jiwa. Sampai sampai warga langsung panik bukan main. Semoga kita diberikan kekuatan menghadapinya, dan yang masih sehat wal afiat tetap mendapat berkah.

Jepang yang terkenal dengan negara maju, kali ini harus sibuk merenovasi puing bangunan setelah sebelumnya saya baca di koran sedang mencoba meningkatkan kekuatan persenjataannya. Saya sendiri tidak tahu pasti mengapa Jepang bisa maju seperti itu, menurutku karena ada sifat tekun dalam diri mereka, tak kenal menyerah, dan semangat.

Namun yang saya dengar dari penuturan teman yang pernah berinteraksi dengan dengan orang Jepang secara langsung, justru berbeda. Jadi saya simpulkan orang Jepang sama seperti saya, yang berbeda hanya lingkungan dan fisik. Permasalahannya seperti saya melihat orang lain kenapa bisa begini dan begitu di sekitar saya sendiri. Dan saya sangat mensyukuri apa yang diberikan dariNya walaupun masih terus mencari yang lain.

Tulisan kebawah Makin gak jelas aja, daripada nanti kemana-mana sudahlah semoga yang baca bisa ngambil hikmahnya.

Thursday, March 10, 2011

Cerita apa saja boleh

Malam ini hujan rintik-rintik mengguyur wilayah ambon, membasahi jalan menimbulkan suara gemericik renyah ketika sebuah ban melaju di atasnya. Namun udara terasa gerah di dalam kamar. sebenarnya sih ini gara-gara belum mandi, jadi terasa gerah.
Membaca koran yang headlinya tentang skandal narkotika di lp nusakambangan membuat saya berimajinasi. Terbitnya berita di media elektronik dan cetak ternyata membuat pelaku kejahatan kalang kabut segera memusnahkan rumah dengan sengaja untuk menghilangkan invesigasi di tempat tersebut. Jadi dari imajinasi saya mungkin anda bisa menebak arahnya kemana kan?

Harapannya semoga mereka sadar, namanya juga narkotika yang terlarang, pasti ada sebabnya dilarang. dan semoga mereka mendapatkan rejeki yang berkah, bisa menyekolahkan anak sampai tercapai cita-citanya, keluarga tenteram, mawadah warohman, memang kalau saya hubung-hubungkan dengan itu pasti ada hubungannya.

Sampai di paragraf ini, hujan turun lagi di luar sana, saya imajinasikan lagi ada orang yang tidak peduli pada dirinya sendiri dan orang lain tidak ada yang memedulikan dia di luar sana, tetapi memang dia tidak dikenal. Orang-orang yang tentu lebih kesulitan dari kita, entah siapa saja disana.

Ngomong-ngomong tentang cuaca, di Ambon ini saya kok jarang mendengar suara petir yah? kalau hujan pasti cuma hujan deras,tidak tahu kenapa, dan juga saya baca di koran membahas badai matahari yang entah kapan datangnya. Ternyata bisa mengganggu komunikasi bumi. Pancaran proton dan elektron yang disebut badai matahari menimbulkan radiasi. Tidak berbahaya bagi manusia tetapi merusak komunikasi, misalnya terganggunya jaringan satelit, bahkan sampai penerbangan komersial.

Monday, March 7, 2011

Undangan Pernikahan

Pagi hari sehabis sampai di kantor, ada sepucuk undangan cantik bermotif batik di atas meja kerja saya. Setelah dilihat ternyata undangan teman saya mas A yang sekarang telah mutasi ke Jawa. Jauh juga ya ngirimnya sampai Ambon, begitulah jika teman tersebar di seluruh pelosok tanah air, seakan jarak bukan menjadi masalah untuk sekedar mengirim undangan. Karena dalam pertemanan tentu siapa yang bisa menjadi teman terbaik dialah yang benar benar teman, tidak selalu berdasarkan jarak.
Maksudnya teman bukan berarti dia harus bertemu terus menerus, dan bertemu terus juga bukan berarti musuh. Seperti itulah saat anda bertemu dengan seseorang yang bisa memahami dirimu dan bisa memberikan semangat kepada dirimu itulah seorang teman.

Tentu ada banyak arti yang lain tergantung individu anda masing-masing, banyak yang masih harus digali, termasuk juga tulisan ini tentu masih banyak kekurangan disana sini.

Seperti dalam undangan itu, yang sebenarnya kita tahu pastinya mau tak mau yang diundang akan mengirim sesuatu dalam amplop yang tertutup. Dengan pengorbanan seperti itu rasanya sudah cukup untuk bisa meyakinkan harapan dan cita-citanya tanpa harus mengeluarkan sepatah kata.

Apapun pendapatnya saya ucapkan selamat menikah, semoga diberikan berkah, memang belakangan ini sering saya lihat janur kuning melengkung, entah teman saya, saudara, maupun teman di fesbuk, ada dua nama berlainan jenis tertera disitu, yang jelas nanti nama kita (bagi yang belum menikah) akan tertera disana bersama seorang wanita yang dicintai. Amin

Saturday, March 5, 2011

Menambal Ban Mobil

Hari ini rencana saya pagi hari adalah mengganti ban mobil kijang. Ban depan sebelah kanan kempes sejak kamis, tetapi baru sempat ditambal sekarang, Setelah mencari-cari dongkrak akhirnya ketemu juga, tapi kesulitan memasang karena posisi ban telah kempes, akhirnya ketemu tempat yang pas, dan ban pun dapat dicopot, tapi masalah muncul lagi saat memasang ban, posisi dongkrak ternyata kurang naik, padahal sudah pol.
Akhirnya saya dan teman saya mencari sebuah batu besar, dan mengganjalkannya di bawah rangka, dan dongkrak saya pindah ke tempat yang lebih pas, lalu saya pompa dan ban pun bisa dimasukkan.

Eh tenyata ban yang saya pasang itu belum ditambal sejak dulu, alhasil saya harus menambal dua ban sekaligus dengan menambal salah satu dulu ke tukang tambal ban sementara ban yang dipasang tetap disitu, sudah tiga jam saya meninggalkan ban di tukang tambal ban, semoga nanti siang bisa selesai,

Sekedar tips yang pernah saya baca di artikel internet untuk membuka dan mengencangkan baut dilakukan dengan teknik menyilang, yaitu baut dikendorkan sedikit pada pukul 12, kemudian 6, lanjut ke 9, kemudian ke 3, selanjutnya putar baut pukul 12 dan seterusnya masing masing sekali putar, begitu juga dengan memasangnya.

Saya juga pernah membaca tips meambal ban tubeles menggunakan lem, entah itu cara yang benar atau tidak, bagi saya sangat menggiurkan, karena saya pengen menggunakan cara itu dengan motor saya, kalau mobil menurut saya lebih enak dibawa ke tukang tambal ban saja.